12 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pasca Minikino Film Week 5: Bali International Short Film Festival Gelar Workshop dan Layar Tancap di Lombok

tatkala by tatkala
November 3, 2019
in Lingkungan
Pasca Minikino Film Week 5: Bali International Short Film Festival Gelar Workshop dan Layar Tancap di Lombok

Foto Dok Minikino

Tim Penulis: I Made Suarbawa, Fransiska Prihadi, Rickdy Vanduwin S

Setelah kegembiraan festival film pendek selama sepekan penuh di pulau Bali, Minikino Film Week 5 dilanjutkan dengan mengadakan Pop Up Cinema Roadshow kembali ke pulau Lombok pada 31 Oktober – 5 November 2019. Minikino kembali mengadakan POST FESTIVAL POP-UP CINEMA ke Lombok, bekerja sama dengan Rotary Disaster Relief (RDR) D3420 dan Rotary Club Mataram, didukung oleh PICTURES PURIN, Yayasan KINO MEDIA dan Program Anak-Anak Festival Film Pendek Clermont-Ferrand.

Roadshow Minikino Film Week 5 di Lombok dimulai pada hari Jumat, 1 November 2019. Para relawan berjumlah tujuh orang berangkat sehari sebelumnya dan menempuh perjalanan selama hampir tujuh jam dengan dua kendaraan membawa berbagai perlengkapan pemutaran layar tancap atau yang disebut pop-up cinema. Pagi hari dibuka melakukan workshop visual story telling bersama remaja di Desa Karang Bajo, Lombok Utara. Peserta workshop sejumlah 8 orang dengan beragam profil. Ada dua orang peserta yang masih kuliah sambil menjadi guru TK, ada yang sekolah tingkat SMU, bahkan ada yang masih bersekolah dan memutuskan untuk menjadi Youtuber. Rata-rata para peserta workshop sudah kenal produksi video. Pengambilan gambar dilakukan dengan HP, mengedit, serta menyebarkan hasil videonya ke sosial media dan platform seperti Youtube.

Fasilitator workshop I Made Suarbawa dan Edo Wulia memulai pelatihan dengan perkenalan diri, mulai dari seluruh tim kerja Minikino sampai peserta; dengan teknik visual storytelling. Keseluruhan peserta yang hadir diminta untuk melakukan visualisasi dirinya masing-masing ke dalam gambar. Ada yang membuat 3 gambar pada sehelai kertas, ada juga yang 4. Dari situlah mereka bercerita siapa mereka, apa yang mereka lakukan dan apa harapan mereka ke depan.

Sesi kedua workshop adalah membaca gambar. Ada dua teknik yang diterapkan pada lokakarya, yaitu Deskripsi dan Narasi. Teknik Deskripsi mengungkap apa yang ada dalam gambar. Sementara teknik Narasi diarahkan membuat cerita apa yang mungkin terjadi di balik gambar. Langkah berikutnya adalah membangun narasi dari beberapa gambar. Sebenarnya bagian ini adalah pengenalan teknik editing. Dalam artian, susunan gambar ketika 3 buah gambar disusun menghasilkan cerita. Kemudian semua peserta diajak mencoba salah satu gambar digantikan dengan gambar lain. Para peserta menemukan cerita serta efek yang berbeda dari susunan gambar yang baru itu.

Sesi ketiga adalah bagian dimana para fasilitator workshop memancing teman-teman remaja untuk menceritakan sesuatu tentang desa mereka. Ada beberapa usulan di sana; menceritakan Desa Adat Bayan, yang merupakan desa asal-usul dari masyarakat Karang Bajo. Para remaja menganggap desa tersebut sebagai asal-usul mereka. Mereka masih mengikuti upacara dan kegiatan di rumah adat serta masjid tua yang ada di sana. Ide lain saat workshop adalah menceritakan tentang kondisi desa mereka; tentang masjid, lapangan, ruang publik dan rumah mereka.

Keseluruhan workshop seharusnya selesai pada pukul 12, tapi karena para peserta masih antusias maka seluruh ide cerita tadi dicatat. Sesi workshop tetap dibubarkan sementara karena para peserta harus pergi ke masjid untuk sholat Jumat. Seusai sholat jumat, kami berkumpul lagi, dan akhirnya diputuskan untuk mengangkat ide cerita tentang masjid. Masijd desa saat gempa Lombok 2018 rusak dan banyak retak sehingga tak ada yang berani menggunakan. Akhirnya Masjid tersebut diratakan dengan tanah dan rencananya akan dibangun. Saat ini mereka menggunakan Masjid sementara, sebuah Masjid darurat yang dibangun di atas lapangan yang semula merupakan lapangan voli.

Pada sesi setelah sholat Jumat, para remaja peserta workshop menceritakan masjid sebagai subjek ide cerita. Mereka bercerita bagaimana kondisi Masjid sebelum gempa, setelah gempa, dan apa rencana untuk masjid itu ke depannya. Cerita mereka lengkap tentang renovasi sampai rencana pembangunan yang tahan gempa. Di sana tercermin harapan mereka dan desanya. Mereka juga menceritakan tentang trauma yang masih ada, dan bagaimana caranya mengatasi trauma tersebut.

Setelah para peserta workshop merekam suara dan cerita, mereka melanjutkan pengambilan gambar. Ada yang mengambil gambar puing-puing Masjid, kemudian saat Masjid darurat digunakan, serta lingkungan lapangan yang menjadi pasar sekaligus Masjid juga. Saat gempa Lombok 2018, lapangan luas bernama Ancak tersebut menjadi titik pusat pengungsian, baik warga dari Karang Bajo sendiri, maupun luar Desa Karang Bajo.

Ada para peserta yang sangat aktif sekali selama workshop. Mereka bercerita dengan artikulatif dan memiliki pengetahuan yang baik tentang desa mereka. Baihaqi dan Febi, merupakan beberapa peserta yang memiliki channel Youtube dengan followers 20 ribuan. Mereka menciptakan karakter; seorang ibu yang mereka sebut sebagai ibu terkuat di Lombok. Uniknya, yang memerankan karakter Ibu adalah Febi, seorang laki-laki remaja. Genrenya adalah komedi, kerap meliput berbagai kegiatan di seputaran Lombok, termasuk isu-isu yang berkaitan dengan isu-isu kebersihan dan sampah.

Tak terasa sore mulai menjelang dan sudah saatnya membangun layar untuk memutar film di pop-up cinema alias layar tancap malam pertama ini di Desa Karang Bajo. Pemutaran film malam ini diadakan di Lapangan Ancak, tepat di sebelah Masjid darurat merupakan tempat pemutaran layar tancap malam ini. Saat ini proses editing sedang berlangsung dan diputar pada akhir sesi layar tancap. Pemutaran baru bisa dilakukan setelah sholat Isha sekitar pukul 8 malam atau lewat 15 malam ini.

Film-film pendek yang diputar malam ini ialah program film pendek untuk semua umur, termasuk program film pendek untuk usia 7-10 tahun yang dipilih khusus oleh Festival Film Pendek Internasional Clermont-Ferrand untuk Minikino Film Week 5 yaitu SNEJINKA karya sutradara Natalia Chernysheva dari Rusia, PANIEK! karya Joost Lieuwma & Daan Velsink dari Netherland, LE LION ET LE SINGE karya Benoit Feroumont dari Belgia,

DVA TRAMVAYA karya Svetlana Andrianova dari Rusia, THE BIRD & THE WHALE karya Carol Freeman dari Irlandia, VIVAT MUSKETEERS! karya Anton Dyakov dari Russia, LE RENARD MINUSCULE karya Aline Quertain & Sylwia Szkiladz dari Prancis, Belgia dan Switzerland serta HORS PISTE karya sutradara Léo Brunel, Loris Cavalier, Camille Jalabert, Oscar Malet dari Prancis. Selain itu juga diputar empat film pendek dari Indonesia yaitu ARA NGIDAANG NAANANG karya sutradara Putu Yuli Supriyandana,

SALAH TAMPI karya I Made Suisen, FADE OUT karya Achmad Rezi Fahlevie, dan PENDEKAR TAFSIR MIMPI karya sutradara Kevin Muhammad yang juga merupakan pemenang kompetisi pembuatan film pendek 34 Jam Begadang Filmmaking Competition 2019. [T]

Tags: filmfilm pendekLombokMinikinoMinikino Film WeekNTB
Share10TweetSendShareSend
Previous Post

Membaca Bagaimana Peristiwa ‘65 Disembunyikan Lewat Karya Sastra

Next Post

Anomali Diri dalam “Api Kata”

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

by tatkala
September 21, 2026
0
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

Read moreDetails

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

by tatkala
August 21, 2026
0
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

Read moreDetails

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026
0
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

Read moreDetails

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

by Nyoman Budarsana
June 6, 2026
0
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, dan Coca-Cola Europacific...

Read moreDetails

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails
Next Post
Anomali Diri dalam “Api Kata”

Anomali Diri dalam “Api Kata”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin
Esai

Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin

KEPEMIMPINAN sejati bukan sekadar kemampuan memerintah, melainkan kesanggupan mengendalikan diri. Sebab, tantangan terbesar seorang pemimpin sering kali bukan datang dari...

by Raka Prama Putra
October 10, 2026
Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?
Ulas Rupa

Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?

KITA yang terlampau serius atau memang ongkos sebuah industri adalah kekakuan kreatifitas. Barangkali unek-unek semacam ini yang berputar-putar di kepalaku...

by Made Chandra
October 10, 2026
“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara
Esai

“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara

"De Liunan Lala-Lele!" Kalimat itu sering saya dengar sebagai orang Bali, terutama ketika maksud lawan bicara dianggap kurang jelas, berputar-putar,...

by Angga Wijaya
October 10, 2026
China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga
Esai

China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga

China yang Membuat Dunia Terpesona China hari ini sulit untuk tidak dikagumi. Dalam beberapa dekade, negeri itu berubah menjadi salah...

by Agung Sudarsa
October 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

“In Money We Trust”, Kembalikan Baliku Padaku

SIDANG pembaca yang budiman, akhir-akhir ini ramai dibicarakan orang, menyoal lontaran Arya Wedakarna (AWK). Di tengah polemik tentang pengalaman sejumlah...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 9, 2026
Sandyakalaning Demokrasi — Sekumpulan Esai Sosial dan Politik
Buku Tatkala

Sandyakalaning Demokrasi — Sekumpulan Esai Sosial dan Politik

Judul: Sandyakalaning Demokrasi - Sekumpulan Esai Sosial dan Politik Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Teddy Chrisprimanata Putra ISBN: Masih...

by Buku Tatkala
October 9, 2026
 “Kembalikan Kedua Orang Tuaku!” Begitu Seorang Anak Memohon Pada Film “Spirited Away” Karya Hayao Miyazaki
Ulas Film

 “Kembalikan Kedua Orang Tuaku!” Begitu Seorang Anak Memohon Pada Film “Spirited Away” Karya Hayao Miyazaki

SUDAH bertahun-tahun semenjak film ini lahir, saya tak pernah sekalipun menonton film-film Ghibli. Karena terhalang kendala biaya, juga karena saya...

by Wisnu Oktaditya
October 9, 2026
Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University
Persona

Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

by Wayan Jengki Sunarta
October 9, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Transformasi Kontrak Digital dan Masa Depan Notaris Indonesia…

SEMUA orang bicara kontrak/perjanjian digital. Apakah ini hanya tren teknologi, atau sudah menjadi realitas hukum? Perkembangan teknologi digitalisasi begitu pesatnya,...

by I Made Pria Dharsana
October 8, 2026
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya
Panggung

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Kita Semua Sehat, Sampai Tubuh Menuntut Tagihannya

KAPAN terakhir kali kita bertanya, "Gimana kabar mental gue hari ini?" Kita hafal jadwal servis motor. Kita ingat tanggal bayar...

by Tri Nugroho Adi
October 8, 2026
Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca
Esai

Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca

MEMBACA selama ini kerap diposisikan sebagai keterampilan reseptif dalam pembelajaran bahasa. Bersama menyimak, membaca dipahami sebagai keterampilan untuk menerima bahasa,...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 8, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co