23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Masihkah Bali sebagai Pulau Kartun?

Roikan by Roikan
July 21, 2019
in Esai
Masihkah Bali sebagai Pulau Kartun?

https://twitter.com/bogbogcartoon

Saat toko buku Togamas masih berada di kawasan go skate sebelah barat Tunjungan Plaza Surabaya, kunjungan rutin menjadi agenda ajeg yang dilakukan setiap dua minggu sekali. Pandangan mata tertuju pada sampul lucu nan kartunal. Sebuah majalah bernuansa Bali yang tipis tapi bikin penasaran.

Bog-Bog Bali Cartoon Magazines menjadi salah satu prioritas ketika masuk toko buku. Majalah yang berpusat di Jalan Kedondong Denpasar ini menyajikan kartun tematik yang hampir sebagian besar gambarnya mengangkat unsur budaya Bali.

Bog Bog Bali Cartoon Magazine adalah majalah terbitan beberapa kartunis yang menetap di Bali dan selalu menyajikan kartun-kartun tematis karya orang dalam maupun kiriman dari kartunis lepas. Ciri khas dari majalah ini adalah kartun-kartun yang ada sengaja ‘dibungkus’ dalam setting budaya bali. Majalah ini dirintis oleh Jango Pramartha

Tokoh kartun memakai udeng, iring-iringan yang membawa sajen, upacara, barong, bangunan pura dan gambaran turis mancanegara lengkap dengan baju pantai dan sebuah kamera. Beberapa kali saya mengirim via pos kartun ke majalah ini, tidak ada satupun yang dimuat. Dulu merasa yakin sudah lucu karena belum sadar bahwa standar kelucuan kelayakan pemuatan berada di tangan redaksi.

Dari majalah yang menampilkan iklan dalam format kartun inilah kita bisa membaca Bali melalui sebuah gambar kartun. Termasuk kartun yang berisi sentilan terhadap masifnya pengembangan pariwisata di Bali yang mencerabut unsur lokal. Ritual tertentu yang dulu sakral berubah menjadi profan karena tuntutan pasar.

Julukan Bali bertambah menjadi Pulau Kartun, tidak hanya sebagai pulau dewata setelah diresmikannya Museum Kartun pada 13 Maret 2008. Museum Kartun digadang-gadang menjadi museum kartun yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.

Atas prakarsa dari pengusaha kaos kartun Jangkrik85, Istio Adi yang didukung oleh sejumlah kartunis senior tanah air GM Sudarta, Priyanto Sunarto, Pramono R. Pramooedjo, Jango Peramartha dan Praba Pangripta. Museum Kartun menyajikan karya masterpiece kartunis tanah air yang didukung penuh oleh komunitas kartunis yang tumbuh subur di berbagai pelosok. Diharapkan pengunjung dapat menikmati sajian baru pelengkap berwisata di Bali.

Bagaimana perkartunan di Bali saat ini? Saya mengamati pasca pergantian era baru dalam media secara perlahan tapi pasti terjadi perubahan manual ke digital. Media cetak menuju media daring. Salah satu keunikan dalam Majalah Bog-bog adalah kartun pada semua lini termasuk iklan.

Itulah pernah terbersit dalam angan saya terhadap kartunisasi Bali. Kartun yang merambah segala lini kehidupan. Namun majalah kebanggaan para kartunis dan penikmat humor telah tutup seiring  cerita pilu berpamitnya beberapa media cetak legendaris melalui edisi terakhirnya.

Demikian juga museum kartun, saat menghadiri Borobudur Cartoonist Forum (BCF) 2017 kepada salah satu kartunis senior saya menanyakan tentang museum terunik dan terasyik yang sedari dulu ingin berkunjung ke sana. Namun, jawaban diluar perkiraan karena museum sudah tutup karena persoalan manajerial. Bali sebagai pulau kartun harus menghadapi dua permasalahan yang dilematis. Majalah kartun selesai dan museum kartun tutup.

Kartunis Bali pasca ditutupnya museum kartun dan Bog Bog tanpa majalah berupaya melakukan berbagai strategi adaptasi agar dapat eksis dan terus berkarya. Dunia maya maya yang merambah segala lini kehidupan tidak bisa membuat kartunis terlalu berharap banyak pada media cetak. Mereka terus berkarya dan menjaga proses kreatifnya dengan berbagai inovasi dan menyesuaikan dengan panggilan jaman.

Kartunis Gerilyawan

Media sosial dan berkomunitas menjadi salah satu tumpuan karunis Bali untuk tetap eksis berkarya. Saya mencatat ada beberapa kartunis yang bergerak secara progresif tanpa harus tergantung pada media.

Kartunis gerilyawan yang berjuang dalam ekspresi dan dedikasi pada seni. Pinsiana (Pinsiana Cartoon), Ardi (Ardi Mengartun Lagi), Jango Pramartha, Pak Cok Padmanaba, Agung Windu Segara, Nuriarta , Afrizal la adalah beberapa nama yang dengan totalitas terus mengembangkan diri meskipun lahan kartunis di dunia media cetak yang makin menyempit.

Bukan berarti sudah kehabisan media, masih ada media cetak yang masih mendukung proses berkarya kartunis. Seperti Bali Post yang menyediakan satu rublik kartun pada hari Minggu yang juga menerima kiriman kartun dari kontributor.  

Selebihnya para kartunis harus berinovasi dalam ‘memasarkan’ karyanya melalui pameran tunggal atau pameran bersama, ngamen ngarikatur ataupun lukis wajah, bekerja sama dengan event organiser yang menyediakan lapak karikatur pada suatu acara sampai mengirim karya untuk kompetisi kartun tingkat nasional maupun internasional.

Roikan ala Jiwenk network

Permasalahan umum yang terjadi tidak hanya pada menyempitnya ruang kreasi kartunis di media cetak, namun regenerasi kartunis sendiri. Tidak banyak anak muda yang tertarik untuk mengembangkan diri melalui seni kartun. Proses kreatif sampai menjadi seorang kartunis tidak hanya sekadar bisa menggambar.

Perlu kemampuan instuitif dan kognitif pada kepekaan pada persoalan sosial dan penciptaan humor yang cerdas. Semua membutuhkan proses yang tidak semudah membalikan telapak tangan. Lantas tidak semua orang bisa menggambar bisa menjadi kartunis.

Semoga Bali masih menjadi pulau kartun sementara Kota Semarang masih menjadi Ibukota kartun.  [T]

Tags: baliBog Bog Bali Cartoon MagazinkartunSeni RupaSurabaya
Share47TweetSendShareSend
Previous Post

Hari Raya Galungan dan Kesehatan Kita

Next Post

Kecanduan Kopi Itu Berat, Kayak I and U Forever

Roikan

Roikan

Asisten Peneliti di Center for Security and Welfare Studies (CSWS) FISIP UNAIR. Blogger dan Kartunis Lepas di www.roikansoekartun.com

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
Kecanduan Kopi Itu Berat, Kayak I and U Forever

Kecanduan Kopi Itu Berat, Kayak I and U Forever

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co