6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Outing ke Sekolah Minggu di Desa Padangan- Pupuan: Senangnya Bermain Bersama Anak-anak

Ni Putu Vira Astri Agustini by Ni Putu Vira Astri Agustini
January 13, 2025
in Tualang
Outing ke Sekolah Minggu di Desa Padangan- Pupuan: Senangnya Bermain Bersama Anak-anak

Sekolah minggu di Desa Padangan, Pupuan, Tabanan

DI Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, ada sekolah Minggu, di mana anak-anak belajar dan bermaian di tengah-tengah alam yang asri.

Kami, mahasiswa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali yang tergabung dalam UKM Jurnalistik berkunjung ke sekolah itu, Minggu, 12 Januari 2025, sekaligus turut merasakan keceriaan anak-anak di sekolah itu. Kunjungan kami menandai berakhirnya masa kepengurusan UKM jurnalistik periode 2023-2024.

Sekolah Minggu adalah  sekolah rumahan yang dikelola suami istri, yakni Rudyaswati yang kerap dipanggil Mama dan Wayan Warditha yang kerap dipanggil Pak Mekel, karena ia memang sebagai Perbekel (Mekel/Kepala Desa) Desa Padangan. Sekolah itu berdiri sejak tahun 2016. Sekolah Minggu dilaksanakan dalam sebulan 2 kali.

I Made Adnyana, S.H., M.H selaku pembina UKM Jurnalistik menjadi pemandu perjalanan menuju Sekolah Minggu itu. Perjalanan dimulai dari Kampus UPMI di Denpasar, pada pukul 07.15 WITA.

Hujan pagi hari tak menurutkan niat kami untuk berkunjung ke sekolah itu. Kami beranggotakan 24 orang, dengan menumpang mobil, menerobos hujan.

Kami lewati terminal Mengwi, lalu masuk wilayah Kota Tabanan. Terus ke barat, sampailah kami di wilayah Selemadeg. Di situ ada pertigaan, ada patung polisi. Kami belok kanan menuju arah Pupuan.

Sepanjang jalan kami mencium bau durian yang semerbak. Begitu banyak pohon durian sepanjang jalan di Pupuan.

Pukul 09.00 kami sampai di sekolah Minggu dengan keadaan terkena hujan gerimis. Sampai di sana kami duduk dan memperkenalkan diri kepada adik-adik yang berjumlah 31  di sekolah Minggu.

Bertemu anak-anak di Sekolah Minggu di Desa Padangan, Pupuan, Tabanan | Foto: Vira

Di sekolah itu kami mengagendakan bermaian bersama. Dayu Putri, teman kami, menyampaikan ada 3 agenda yang dilaksanakan bersama adik-adik di sekolah itu, yaitu tebak gambar, estafet karet, dan lomba membuat majalah dinding (mading).

Agenda pertama yaitu tebak gambar, dimana adik-adik dipandu oleh kami dengan memberikan gambar dan satu orang akan memperagakan gerakan sesuai gambar dan gerakan diikuti oleh teman di belakangnya. Siapa yang gerakan benar sesuai dengan gambar, maka itulah pemenangnya.

Agenda kedua yaitu, estafet karet. Estafet karet ini dimana kami memberikan tusuk gigi dan karet kepada adik-adik. Cara bermainnya yaitu tusuk gigi dijepit di bibir, lalu peserta di depan akan diberikan karet oleh panitia. Peserta pertama memberikan karet kepada teman di belakang melalui mulut.

Agenda ketiga yaitu lomba membuat majalah dinding. Peserta dibagi menjadi 3 kelompok, setiap kelompok berisi 10 peserta. Peserta disuruh membuat membuat majalah dinding dengan bebas sesuai kreativitas peserta. Mulai dari menulis pantun, bercerita tentang alam, membuat kreasi dari kertas seperti kapal, bunga, ada juga yang menulis kata-kata hari ini.

Setelah perlombaan selesai, pemenang lomba akan diberikan hadiah berupa snack coklat.

Lomba mading | Foto: Vira

Tepat pukul 12.00 acara selesai dan adik-adik pun pulang dijemput orang tuanya. Kami panitia disuguhkan sate, jajan basah, dan air oleh Mama Sebelum makan bersama, kami mendengarkan sedikit obrolan dari suami Mama, yaitu Pak Mekel.

Ia menceritakan sedikit tentang berdirinya sekolah Minggu yang awalnya memakai dana sendiri dan sekarang dibantu oleh desa.

“Istri saya dulu hanya ibu rumah tangga, karena dia suka anak-anak jadinya dia menampung anak dengan biaya sendiri,” kata Pak Mekel.

Dengan keuletan dan kesabaran Mama, sekarang sekolah ini dibiayai desa. Banyak yang mau meniru sekolah itu, tapi banyak juga yang tak bertahan lama.

“Kami disini buat buat anak-anak menjadi langsung pintar, kami di sini menciptakan anak-anak berbudi pekerti luhur, sopan santun,” kata Pak Mekel.

Lomba mading | Foto: Vira

Sekolah Minggu sangat sejuk dan asri penuh dengan pohon buah dan tanaman bunga. “Di sini banyak tanaman, itu menjadi laboratorium alam bagi anak-anak kami disini,” katanya.  

“Binatang sekecil semut pun tak akan kamu bunuh, jika dibunuh, itu akan merusak ciptaan Tuhan apalagi tanaman,” sambung Mama.

Setelah mendengar sedikit cerita, kami makan sate, sungguh enak walaupun hanya 3 tusuk sate dan lumayan mengganjal perut yang sudah keroncongan dari pagi. Setelah makan kami berpamitan dengan Mama.

Berfoto bersama anak-anak di Sekolah Minggu | Foto: Vira

Pada tahun lalu anggota UKM Jurnalistik UPMI Bali sudah pernah berkunjung ke Sekolah Minggu dan sekarang kembali datang ke sekolah Minggu itu.

Menurut Dayu Putri, selaku ketua UKM Jurnalistik periode 2023-2024, alasan memilih sekolah Minggu karena memang tertarik pada kegiatan di sekolah itu. “Dan tidak ada alasan bertemu kembali dengan orang lama kembali. Maunya mencari bakso seperti tahun lalu tetapi dapatnya sate, hahaha,” kata Dayu Putri.

Perjalanan dilanjutkan ke Vihara Dharma Giri yang berlokasi di Jalan Raya Pupuan, kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan.

Patung Buddha Tidur di Vihara Dharma Giri | Foto: Vira

Menurut I Made Adnyana, alasan memilih Vihara Dharma Giri tidak ada alasan khusus.  “Kebetulan salah satu objek yang menarik dikunjungi di seputaran Pupuan ya patung Reclining Buddha atau Sang Buddha dalam posisi terbaring. Kebetulan juga sebagian besar anggota UKM Jurnalistik belum pernah berkunjung kesana,” ujarnya.

Anggota UKM Jurnalistik makan siang ronde kedua di tempat itu. Adnyana dan Dayu Putri mengambil konsumsi. sembari menunggu konsumsi datang, anggota yang lain berfoto menikmati alam dan patung Buddha tidur, ada juga yang memberi makan burung-burung di sana.

Konsumsi datang, kami makan bersama menikmati nasi bungkus dengan lauk ayam suwir dan sate ditemani dengan pemandangan alam Pupuan. [T]

Reporter/Penulis: Vira Astri Agustini
Editor: Adnyana Ole

Catatan: Artikel ini adalah hasil dari pelatihan jurnalistik berkaitan dengan program magang mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali di tatkala.co

Obyek Wisata Alas Pala di Desa Sangeh: Menonton Kera, Menikmati Taman-Hutan dan Sejuk Pepohonan
Cerita Air dari Kawasan Taman Mumbul, Desa Sangeh: Tempat Rekreasi, Irigasi, dan “Malukat”
Lewat Lorong Karang Menjelajah Keindahan Tersembunyi Pantai Suluban di Bali
Eksplorasi Pesona Keindahan Alam Tersembunyi di Suwat Waterfall
Tags: Desa PadanganPendidikanPupuantabananUniversitas PGRI Mahadewa Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Minggu Pagi, Sepeda dan Raungan Motor Trail

Next Post

“Di Sini Aku Berdiri”, Single Terbaru Hydra

Ni Putu Vira Astri Agustini

Ni Putu Vira Astri Agustini

Lahir di Blahkiuh, Badung. Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali

Related Posts

Menyusuri Heritage Kota, Memeluk Kaum Terpinggir —Kado Kecil Keluarga Sejarah Universitas Udayana untuk HUT ke-238 Kota Denpasar

by Kadek Surya Jayadi
February 28, 2026
0
Menyusuri Heritage Kota, Memeluk Kaum Terpinggir —Kado Kecil Keluarga Sejarah Universitas Udayana untuk HUT ke-238 Kota Denpasar

ADA banyak cara merayakan hari jadi suatu kota. Tak selamanya meski meriah, sebab yang sederhana pun kadang terasa semarak. Sebagaimana...

Read moreDetails

Berkunjung dan Belajar ke Desa Wisata Krebet, Bantul, Yogyakarta

by Nyoman Nadiana
February 26, 2026
0
Berkunjung dan Belajar ke Desa Wisata Krebet, Bantul, Yogyakarta

TANGGAL 4-8 Februari 2026 lalu, saya kembali menapaki Jakarta. Saya berkesempatan terlibat di pameran INACRAFT 2026, pameran craft dan textile...

Read moreDetails

Hujan Februari di Istana Maskerdam: Ziarah Romantis KEMAS UNUD di Situs Puri Agung Karangasem

by Kadek Surya Jayadi
February 21, 2026
0
Hujan Februari di Istana Maskerdam: Ziarah Romantis KEMAS UNUD di Situs Puri Agung Karangasem

RINTIK hujan mengiringi perjalanan kami Keluarga Mahasiswa Sejarah (KEMAS) Universitas Udayana, menuju Puri Agung Karangasem, Jumat 20 Februari 2026. Percuma...

Read moreDetails

Catatan Perjalanan Bodhakeling: Dialog Lintas Iman dan Upaya Membaca Situs Sejarah Baru

by Kadek Surya Jayadi
February 18, 2026
0
Catatan Perjalanan Bodhakeling: Dialog Lintas Iman dan Upaya Membaca Situs Sejarah Baru

SINAR mentari pagi menyambut dengan hangat, menghiasi perjalanan Keluarga Besar Prodi Sejarah Universitas Udayana menuju Desa Bodhakeling. Bus Universitas Udayana...

Read moreDetails

Benteng Van der Wijck, Gombong: Jejak Silam Kolonial Belanda

by Chusmeru
February 1, 2026
0
Benteng Van der Wijck, Gombong: Jejak Silam Kolonial Belanda

GOMBONG merupakan satu kecamatan yang terdapat di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kecamatan ini memiliki lokasi yang strategis, karena dilewati oleh...

Read moreDetails

Kilas Balik Sejarah Kelam di Kamp Konsentrasi Auschwitz

by Nadia Pranasiwi Justie Dewantari
January 27, 2026
0
Kilas Balik Sejarah Kelam di Kamp Konsentrasi Auschwitz

KATOWICE, kota tempat saya menjalankan exchange di Polandia, menawarkan kesibukan layaknya kota modern pada umumnya. Namun, hanya satu jam dari...

Read moreDetails

Lebih dari Sekadar ‘Exchange’: Pengalaman Berharga di Polandia

by Nadia Pranasiwi Justie Dewantari
January 22, 2026
0
Lebih dari Sekadar ‘Exchange’: Pengalaman Berharga di Polandia

Dzień dobry! Nama saya Nadia Pranasiwi Justie Dewantari, mahasiswi kedokteran Universitas Gadjah Mada, Indonesia. Pada bulan Agustus 2025, saya mengikuti...

Read moreDetails

Jejak Sunyi di Negeri Sakura

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
January 8, 2026
0
Jejak Sunyi di Negeri Sakura

JEPANG kerap dijuluki sebagai negeri Sakura yang disinari matahari terang, sebuah citra yang terpatri kuat melalui benderanya: lingkaran merah di...

Read moreDetails

Mengamati Wolfdog di Alpha Wolf Lodge Nuanu

by Doni Sugiarto Wijaya
January 6, 2026
0
Mengamati Wolfdog di Alpha Wolf Lodge Nuanu

DI kabupaten Tabanan, tepatnya tak jauh dari lokasi Pantai Nyanyi, Desa  Beraban, ada tempat wisata bernama Nuanu. Nuanu dikenal sebagai...

Read moreDetails

Mengagumi Branding Negeri Perak, Ipoh, Malaysia

by Nyoman Nadiana
December 30, 2025
0
Mengagumi Branding Negeri Perak, Ipoh, Malaysia

PERJALANAN di penghujung tahun 2025 kemarin, saya menaruh Ipoh di Negeri Perak Malaysia sebagai destinasi setelah Singapura. Mengambil jalur darat...

Read moreDetails
Next Post
“Di Sini Aku Berdiri”, Single Terbaru Hydra

“Di Sini Aku Berdiri”, Single Terbaru Hydra

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co