6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Teruntuk Sekaa Gong Kebyar Dewasa dari Paguyuban Seniman Muda Jembrana: “Warna Outfit-mu, Keren Banget, Wi!”

Julio Saputra by Julio Saputra
July 6, 2024
in Gaya
Teruntuk Sekaa Gong Kebyar Dewasa dari Paguyuban Seniman Muda Jembrana: “Warna Outfit-mu, Keren Banget, Wi!”

Paguyuban Seniman Muda Jembrana saat tampil di PKB 2024

SETELAH menempatkan sepeda motor di parkiran, saya bergegas menuju tempat pementasan, menerobos hujan menggunakan jas hujan 15 ribuan. Saya berjalan pelan-pelan, perhatian saya fokus di jalan. Bukan karena saya takut air yang menggenang, atau kubangan-kubangan yang beberapa kali saya temukan. Saya takut ada clegongan yang samar-samar tak kelihatan. Jika saya jatuh dan terjerembab, pastilah rasanya sangat menyakitkan.

Malam itu, Rabu, 3 Juli 2024 saya merapat ke Panggung Terbuka Ardha Chandra, Taman Budaya Provinsi Bali, untuk menyaksikan penampilan Gong Kebyar Dewasa Yayasan Lilanjani Kerta Bumi, Banjar Belumbang Kaja, Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan sebagai Duta Kabupaten Tabanan.

Duta Tabanan itu tampil bersama alias mebarung dengan gong kebyar duta dari Kabupaten Jembrana, yakni Paguyuban Seniman Muda (PSM) Jembrana, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo.

Pementasan Gong Kebyar Dewasa Yayasan Lilanjani Kerta Bumi yang saya jagokan itu sangat mengagumkan. Ulasan pementasan gong kebyar duta Tabanan itu sudah saya tulis di tatkala. Baca saja:

Gong Kebyar Dewasa dari Yayasan Lilanjani Kerta Bumi, Tabanan, Sajikan Sunar Genjong, Raga Sidhi, dan Jayaning Singasana di PKB 2024

Namun penampilan Paguyuban Seniman Muda (PSM) Jembrana juga tak kalah. Seniman-seniman muda dari Bali Barat itu menampilkan tabuh kreasi pepanggulan dengan judul “Sikut Oton”, lalu tabuh kreasi kekebyaran dengan tajuk “Ceburan Mesehe” dan terakhir menampilkan Fragmentari Wiweka Ala yang mendapat tepuk tangan meriah dari ribuan penonton.

Tabuh Sikut Oton dimainkan secara atraktif dengan susunan melodi yang memanjakan telinga. Sementara itu, Tari Kreasi Kekebyaran “Ceburan Mesehe” terdengar unik karena terinspirasi dari suara Air Terjun Mesehe di Banjar Pasatan, Desa Pohsanten, Jembrana. Karya ini mempertunjukkan gerakan tari dan musik yang dinamis untuk menggambarkan keeksotisan dan keanggunan dari Air terjun Ceburan Mesehe.

Fragmentari Wiweka Ala yang ditampilkan duta dari Kabupaten Jembrana ini juga memikat. Ini sebuah karya yang menggambarkan karakter Pan Balang Tamak dalam cerita tradisional Bali. Karya ini menyoroti kecerdikan dan strategi yang diambil untuk menghadapi tantangan, memberikan pesan moral dalam kesusastraan Bali.

Saya yakin sudah banyak yang mengulas tentang pementasan yang mereka sajikan. Namun dalam tulisan ini saya mengulas hal lain. Saya cukup terkesan dengan warna pakaian yang mereka kenakan.

Di dalam benak saya, warna atasan mereka malam itu menimbulkan keraguan dan perdebatan. Apakah itu warna perak atau warna biru, atau jangan-jangan warna perak kebiru-biruan atau biru keperak-perakan? Sampai akhirnya saya berujung pada sebuah kesimpulan. Silvery blue menjadi jawaban dan perdebatan saya dengan diri saya sendiri pun dapat diselesaikan.

Jika jawaban itu salah, mohon maaf sebelumnya dan mohon dibenarkan. Namun, yang jelas, warna pakaian mereka memancarkan keindahan. Warna tersebut tidak hanya memperindah penampilan, namun juga membawa kesan magis yang menenangkan.

Sekaa gong kebyar dewasa dari Paguuban Seniman Muda Jembrana saat tampil di PKB 2024 | Foto: Dok Peguyuban

Saya merasa warna pakaian mereka menyerupai kilauan batu biduri bulan, atau cahaya bulan di malam hari yang memancarkan keindahan. Saat berada di bawah pencahayaan, ada efek reflektif yang muncul dari pakaian yang mereka kenakan. Efek tersebut cukup menarik perhatian, menciptakan tampilan yang dinamis dalam kehidupan.

Kombinasi warna abu kebiru-biruan atau biru keabua-abuan tersebut juga menghadirkan kesan elegan. Warna tersebut sering diaktikan dengan sophistication dan kemewahan, membuatnya sangat cocok untuk dijadikan pakian yang ingin menonjolkan kewibawaan, atau kesan tampan dan rupawan.

Warna silvery blue tersebut dipadukan dengan warna-warna lain yang saling menghidupkan, seperti udeng berwana coklat muda, atau bawahan berwarna kuning keemasan. Mereka memadukan kontras yang menarik dan memperkaya tampilan secara keseluruhan. Daya tarik tentu saja mengalami peningkatan. Visual dari pakaian yang mereka kenakan pun tampak lebih mencolok namun tetap mempesona penuh kewibawaan.

Di samping itu, unsur biru pada warna pakaian yang mereka kenakan juga memberi kesan ketenangan, kedamaian, dan kestabilan, sementara warna perak menghadirkan melahirkan kesan kebijaksanaan dan kemurnian. Kombinasi dua warna tersebut memberi kesan positif dan menyenangkan, yang secara psikologis menarik bagi orang-orang kebanyakan. Tak heran, mereka dapat tampil dengan sangat menakjubkan, memukau sekian banyak penonton yang jumalhnya bisa jadi ratusan bahkan ribuan.

Pada akhirnya, kehadiran Paguyuban Seniman Muda Jembrana tidak hanya sebagai sebuah pertunjukan atau pementasan., tapi juga sebuah perayaan terhadap kegantengan, kegagahan, dan keelokan dalam berpenampilan.

Sekaa gong kebyar dewasa dari Paguuban Seniman Muda Jembrana saat tampil di PKB 2024 | Foto: Dok Peguyuban

Setiap kilauan yang muncul dari pakaian yang mereka kenakan, meninggalkan kesan tersendiri pada pementasan yang mereka bawakan penuh kebanggaan. Mereka juga menjadi pengingat bahwa warna-warna yang akan dihadirkan dalam berkesenian harus saling menghidupkan, harus sangat diperhitungan, tidak bisa sembarang diputuskan, atau seenaknya ditentukan tanpa adanya pertimbangan.

Hari itu, hujan-hujan yang turun dari pagi meinggalkan genangan, sementara pakaian yang Paguyuban Seniman Muda Jembrana meinggalkan kesan dan kenangan. [T]

Editor: Adnyana Ole

Baca artikel lain dari penulis JULIO SAPUTRA

Arja Sewagati dari Jembrana: Arja Negak, “Dramatic Reading” ala Bali
Tembakan Teatrikal dan Musik yang Beda dari “Raja Buduh” – Catatan Baleganjur Duta Jembrana di PKB 2024
Logika Kacau Kriteria Lomba Gong Kebyar Wanita di Jembrana
Ninjo Haji, Tradisi Unik Melepas Jama’ah Haji di Kabupaten Jembrana

Jembatan Movement : Ruang Ekspresi Musisi Jembrana dan Musik Untuk Kemanusiaan
Tags: fashiongong kebyarjembranaPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2024
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Rahim Bahari” dari Komunitas Aghumi: Pantulan Budaya Perempuan Tangguh

Next Post

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pariwisata

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Suara Anak Gianyar Tahun 2026: Menolak Normalisasi Perkawinan Anak Hingga Etika Penggunaan ‘Artificial Intellegence’ Pada Anak

by Wahyu Mahaputra
March 2, 2026
0
Suara Anak Gianyar Tahun 2026: Menolak Normalisasi Perkawinan Anak Hingga Etika Penggunaan ‘Artificial Intellegence’ Pada Anak

SUDAH empat belas tahun Forum Anak Daerah (FAD) Gianyar hadir sebagai salah satu wadah partisipasi anak di Kabupaten Gianyar, dan...

Read moreDetails

Rintik Hujan di Living World Denpasar Saksi Lahirnya Duta GenRe UNHI 2026

by Dede Putra Wiguna
February 26, 2026
0
Rintik Hujan di Living World Denpasar Saksi Lahirnya Duta GenRe UNHI 2026

MINGGU sore, 21 Februari 2026, langit Denpasar sempat berawan. Namun di Amphitheater Living World Denpasar, semangat justru menyala terang. Di...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Instiki 2026: Regenerasi Teladan, Siap Berdampak dan Menginspirasi

by Dede Putra Wiguna
February 26, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Instiki 2026: Regenerasi Teladan, Siap Berdampak dan Menginspirasi

SORAK sorai pendukung memenuhi Gedung LLDIKTI Wilayah VIII Kota Denpasar, Bali, Sabtu, 31 Januari 2026. Nama-nama finalis dipanggil satu per...

Read moreDetails

Ketika Mereka Terpilih, Amanah Disematkan –-Dari Grand Final Pemilihan Duta GenRe UPMI Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
February 25, 2026
0
Ketika Mereka Terpilih, Amanah Disematkan –-Dari Grand Final Pemilihan Duta GenRe UPMI Bali 2026

TEPUK tangan menggema panjang di Auditorium Redha Gunawan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, Jumat, 20 Februari 2026. Jarum jam...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Poltekkes Denpasar 2026: Menyemai Teladan, Meneguhkan Komitmen

by Dede Putra Wiguna
February 25, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Poltekkes Denpasar 2026: Menyemai Teladan, Meneguhkan Komitmen

MINGGU pagi, 15 Februari 2026, menjadi momentum penting di Auditorium Kampus A Poltekkes Kemenkes Denpasar. Kala itu, Grand Final Pemilihan...

Read moreDetails

‘Swasthi Yuva Naya’: Cerita Tentang Grand Final Pemilihan Duta Kesehatan Kesbam 2026

by Dede Putra Wiguna
February 22, 2026
0
‘Swasthi Yuva Naya’: Cerita Tentang Grand Final Pemilihan Duta Kesehatan Kesbam 2026

HUJAN sempat mengguyur pagi itu. Saya berdiri di sisi panggung halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar, memandangi kursi-kursi yang sudah...

Read moreDetails

Ketika Remaja SMP Bicara Kesehatan: Lahirnya Duta Remaja Sehat Provinsi Bali 2026 di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Ketika Remaja SMP Bicara Kesehatan: Lahirnya Duta Remaja Sehat Provinsi Bali 2026 di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

SEPULUH finalis tampil bergantian dengan penuh percaya diri. Selempang terpasang di dada, sikap tegap, dan tatapan fokus mengarah ke hadapan...

Read moreDetails

Menyaksikan Bocah SD Peragakan Busana Adat ke Pura di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 16, 2026
0
Menyaksikan Bocah SD Peragakan Busana Adat ke Pura di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

HARI itu, Senin pagi, 9 Februari 2026, sepuluh pasang bocah SD tampil penuh percaya diri di aula SMK Kesehatan Bali...

Read moreDetails

Sawitri, Aditya, dan Trianjani Sajikan “Ratna Mukha”, Tafsir Jiwa dalam Tata Rias Pengantin Bali ─Dari Gelar Karya Kreativitas Mahasiswa UPMI Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
January 29, 2026
0
Sawitri, Aditya, dan Trianjani Sajikan “Ratna Mukha”, Tafsir Jiwa dalam Tata Rias Pengantin Bali ─Dari Gelar Karya Kreativitas Mahasiswa UPMI Bali 2026

LANGKAH para model menyusuri panggung Gedung Ksirarnawa berlangsung berurutan dengan elegan. Sorot lampu jatuh pada kain Bali yang berkilau, mahkota...

Read moreDetails

Putra Pradyana, Winner Pro Bali Ambassador: Siap ‘Berkarya, Berbagi, dan Menginspirasi’

by Dede Putra Wiguna
January 1, 2026
0
Putra Pradyana, Winner Pro Bali Ambassador: Siap ‘Berkarya, Berbagi, dan Menginspirasi’

PUTRA tidak pernah membayangkan namanya akan disebut sebagai pemenang. Ketika pembawa acara mengucapkan “I Kadek Putra Pradyana”, pemuda asal Klungkung...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pariwisata

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co