31 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Koalisi Indonesia, Filipina, dan Vietnam Dorong Perlindungan Stok Tuna Madidihang di Wilayah Samudra Pasifik Barat

tatkala by tatkala
May 2, 2024
in Lingkungan
Koalisi Indonesia, Filipina, dan Vietnam Dorong Perlindungan Stok Tuna Madidihang di Wilayah Samudra Pasifik Barat

Small outrigger boat with fisherman pulling up a newly caught yellowfin tuna by hook and line. Gorontalo, North Sulawesi, Indonesia 27 December 2009

DENPASAR | TATKALA.CO — Pada Hari Tuna Sedunia, para ilmuwan perikanan dan pembuat kebijakan di Indonesia, Filipina, dan Vietnam mendesak visi kolektif dan strategi regional yang lebih kuat untuk mempertahankan perikanan tuna sirip kuning di Western Central Pacific Ocean (WCPO), atau Samudera Pasifik Tengah Barat.

Ini merupakan pertemuan keempat sejak tahun 2022, para delegasi menyatakan meningkatnya urgensi untuk menyelaraskan langkah-langkah konservasi tuna sirip kuning (Thunnus albacares) di WCPO – yang menampung perikanan tuna terbesar di dunia – untuk menghindari aktivitas perikanan tuna yang merusak.

“Implementasi harvest strategy sebagai kebijakan pengelolaan perikanan tuna di Western & Central Pacific Fisheries Commission itu penting. Namun trend penurunan stok tuna di perairan ini nyata, sehingga tidak perlu menunggu pengesahannya tetapi perlu segera dilakukan langkah mitigasi seperti mereduksi tangkapan juvenile tuna, meningkatkan pengelolaan di area pemijahan, dan langkah lainnya untuk memastikan stok tuna di perairan ini tetap berada pada batas aman, karena waktu tetap berjalan,” ujar Dr. Imam Musthofa Zainuddin, Direktur Program Kelautan dan Perikanan, Yayasan WWF Indonesia.

Meski telah dinyatakan overfished oleh Indian Ocean Tuna Commission (IOTC), populasi tuna madidihang terus mengalami penurunan di Samudra Hindia. Rencana pemulihan stok tuna madidihang yang kritis masih menjadi perdebatan di antara para pemangku kepentingan dan akan dibahas kembali pada pertemuan tahunan IOTC di Bangkok, 13-17 Mei 2024 mendatang. Para pelaku perikanan dipanggil untuk tidak menunda aksi pengelolaan tuna dengan dalih membutuhkan lebih banyak data maupun waktu.

“Terlalu riskan jika kita berasumsi laju penurunan populasi madidihang di wilayah WCPO akan mengikuti tren data terkini. Dengan adanya faktor perubahan iklim, tingkat rekrutmen ikan yang rendah, serta faktor-faktor kompleks lainnya, kita perlu menyiapkan diri untuk melaksanakan strategi pengelolaan yang telah disepakati agar populasi tuna madidihang tetap bertahan, selagi populasinya masih dalam batas aman,” ujar Dr. Fayakun Satria, Kepala Pusat Riset Perikanan, BRIN.

Penangkapan ikan berlebih dan peningkatan suhu laut telah mengguncang dinamika perikanan tuna, sehingga mempengaruhi masyarakat pesisir yang bergantung padanya. Berdasarkan pengalaman komunitas nelayan tuna di Selat Mindoro, Filipina, mereka mengaku kini harus memacu kapal hingga 40 kilometer dari tepi pantai dan menghabiskan satu sampai dua minggu di laut untuk mendapatkan hasil tangkapan sepadan dengan 3-7 hari melaut di masa lalu.

Pemerintah Indonesia mengumumkan pengurangan kuota tangkapan tuna madidihang dan cakalang di wilayah perairan kepulauan hingga 10% untuk tiga tahun mendatang. Hal ini dilakukan sebagai implementasi pendekatan Strategi Pemanfaatan Tuna Tropis yang telah disepakati oleh para pelaku perikanan tuna di Indonesia tahun lalu. Di sisi lain, Filipina dengan produksi tuna mencakup 10% dari total produksi perikanan nasionalnya, melakukan langkah pengelolaan tuna melalui kebijakan Strategi Pengelolaan Tuna Nasional yang menjadi kunci untuk menyeimbangkan kebutuhan sosio-ekonomi dan perikanan berkelanjutan.

Meski 43% produksi tuna madidihang di WCPO bersumber dari perikanan kepulauan, sebagian besar hasil produksinya (57%) beredar di luar wilayah perairan kepulauan WCPO. Hal ini membuat strategi panen yang diselaraskan secara regional menjadi sangat penting, agar stok tuna sirip kuning di WCPO dapat dikelola dengan efektif.

Didukung oleh WWF dan Masyarakat dan Perikanan Indonesia, rangkaian dialog ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam menyamakan pemahaman akan tujuan, tantangan, dan ambisi kebijakan pengelolaan tuna tropis masing-masing negara. Koalisi informal ini akan terus menggawangi diskusi antara Indonesia, Filipina, dan Vietnam dalam mempererat komitmen dan kerja sama regional di Western Central Pacific Fisheries Commission (WCPFC).

“Koalisi tiga negara ini merupakan wadah yang penting untuk mendiskusikan posisi masing-masing negara dalam pengelolaan stok perikanan tuna di wilayah ini, mengingat ketiga negara merupakan negara kepulauan dan berkembang. Dengan bekerja sama, kita dapat mengidentifikasi isu-isu penting untuk mengambil langkah dan diskusi bersama di level WCPFC,” ujar Joeren Yleana, Pengawas Akuakultur Bureau Fisheries and Aquatic Resources (BFAR), Filipina.

“Keterlibatan antara Vietnam, Indonesia, dan Filipina dalam pengelolaan tuna bukanlah hal baru. Kami telah bekerja sama lebih dari 10 tahun untuk isu ini melalui wadah West Pacific East Asia Project. Ini merupakan langkah konkrit kami dalam mempererat kolaborasi dan kepercayaan satu sama lain melalui dialog-dialog reguler. Di sini, kita dapat mengidentifikasi dan membahas isu-isu penting yang, tidak hanya menguntungkan ketiga negara, tetapi juga pihak dan lembaga lain yang lebih besar, seperti WCPFC,” jelas Dr. Hai Duyen Vu, Direktur Perikanan Tangkap Department of Fisheries (DoF) Vietnam. Kini, Vietnam sedang menyusun rencana pengelolaan tuna pertamanya yang akan mengatur kuota perikanan dan zona tangkap yang diperbolehkan.

Koalisi ini menegaskan bahwa visi dan strategi regional untuk perikanan tuna sirip kuning yang berkelanjutan adalah suatu keharusan. Hal ini akan berpengaruh pada komitmen penting lainnya terhadap isu perubahan iklim, keanekaragaman hayati, dan tujuan pembangunan berkelanjutan lainnya; sebuah poin yang telah disampaikan pada pertemuan tahunan WCPFC lalu. Selain itu, koalisi ini juga membahas topik-topik perikanan penting lainnya, termasuk kesejahteraan nelayan skala kecil, pengurangan tangkapan tuna kecil, pemberantasan praktik perikanan ilegal, serta penguatan keamanan pangan dan resiliensi perubahan iklim melalui penguatan pasar domestik dan keseimbangan sosio-ekonomi. [T][Rls/Ado]

Tags: lingkungantuna madidihangWWF
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gede Eka Setia Darma dari Pedawa, Dulu Sekolah Jalan Kaki, Kini Jadi Pengusaha Alat-alat Sekolah

Next Post

Di EP Album Ketiga, IGAP Bercerita Tentang Rumah

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

by tatkala
September 21, 2026
0
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

Read moreDetails

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

by tatkala
August 21, 2026
0
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

Read moreDetails

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026
0
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

Read moreDetails

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

by Nyoman Budarsana
June 6, 2026
0
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, dan Coca-Cola Europacific...

Read moreDetails

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails
Next Post
Di EP Album Ketiga, IGAP Bercerita Tentang Rumah

Di EP Album Ketiga, IGAP Bercerita Tentang Rumah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Taman Pecangakan Disulap Jadi Playground Kreatif, Jembrana Creative Festival Digelar Dua Hari
Budaya

Taman Pecangakan Disulap Jadi Playground Kreatif, Jembrana Creative Festival Digelar Dua Hari

AKHIR pekan ini, Taman Pecangakan di jantung Kota Negara, Jembrana, punya agenda yang berbeda dari biasanya. Selama dua hari, Sabtu–Minggu,...

by tatkala
October 30, 2026
Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek
Khas

Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek

SETIDAKNYA 7,05 juta wisatawan mancanegara melintasi pintu gerbang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai setiap tahunnya. Bali telah lama...

by Wahyu Mahaputra
October 30, 2026
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik
Esai

Di Ruang Tunggu Kehidupan

PAGI itu, saya kembali terbangun dengan pikiran yang sama: hari ini harus ke rumah sakit mana lagi? Hampir setengah tahun...

by Ahmad Sihabudin
October 30, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Elegi Rumah Pusaka Bernama Papua

SIDANG pembaca yang budiman, saya mengajak anda semua main ke sebuah rumah yang sangat luas. Rumah ini sangat asri, halamannya...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 30, 2026
Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak
Khas

Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak

WAJAH-wajah polos penuh semangat memenuhi Jimbaran Hub, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Kamis pagi, 29 Oktober 2026. Sisa air hujan...

by Nyoman Budarsana
October 30, 2026
Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu
Esai

Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu

Potensi Manusia dan Lingkungan yang Membentuknya Kisah Alvin Tedjo menarik untuk direnungkan, bukan semata-mata karena ia merupakan keturunan Indonesia yang...

by Agung Sudarsa
October 29, 2026
Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam
Panggung

Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam

BAGAIMANA menuliskan luka yang sulit diungkapkan? Ketika trauma, kehilangan, dan ketidakadilan terasa begitu berat, mampukah kata-kata menggambarkan pengalaman yang menyakitkan...

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia
Panggung

Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia

PERAGAAN busana yang mengusung konsep tekstil berkelanjutan tampil memikat dalam Labdanation Fashion Week Season III di panggung terbuka Sira Village,...

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan
Khas

Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

ALUNAN lembut gamelan gangsa dan moncong reong berpadu dengan tembang-tembang klasik nan sakral, menghadirkan suasana khidmat yang sarat nuansa spiritual....

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
Melancaran ke Desa Les: Melihat Les dari Sisi yang Lain
Liputan Khusus

Pemberdayaan Produk Lokal Setelah Desa Les Diganjar Penghargaan ADWI 2024

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...

by Jaswanto
October 29, 2026
Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen
Panggung

Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen

SELAMA ini Henry Manampiring dikenal sebagai penulis nonfiksi, terutama melalui Filosofi Teras yang mengupas filsafat Stoikisme. Namun, lewat kumpulan cerpen...

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Ujian Menuju Kedewasaan: Saat  Cinta Tidak Lagi Menuntut Kesempurnaan

Tidak semua masalah dalam hubungan dapat diselesaikan dengan percakapan ringan atau kompromi sederhana. Fase Ujian Perjalanan relasi cinta pasangan yang...

by Tri Nugroho Adi
October 29, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co