6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kotor atau Bersih Bukan Tentang Sampah Plastik, Tapi Tentang Manusianya | Cerita dari Singapura

Nyoman Nadiana by Nyoman Nadiana
February 9, 2024
in Tualang
Kotor atau Bersih Bukan Tentang Sampah Plastik, Tapi Tentang Manusianya | Cerita dari Singapura

Singapura | Foto-foto Nyoman Nadiana

SEORANG teman pernah berujar kepada saya. Kotor atau kebersihan bukan tentang plastik atau sampah plastik, tapi tentang manusianya.

Korelasi ujaran teman itu kembali saya renungkan ketika sedang jalan-jalan di Singapura. Di negera itu, orang-orang tetap menggunakan plastik dengan enjoi, tapi bagaimana kemudian mereka mengelolanya agar tempat mereka tetap bersih dari sampah plastik.

Saya menemukan kebiasaan masyarakat yang seperti cinta mati pada kebersihan. Mereka akan mengembalikan tempat makan saat selesai makan di stall house atau di hawker, mereka berjalan seberapa jauh pun tempat sampah. Memang, mereka tak perlu berjalan terlalu jauh, karena pada setiap beberapa meter memang ada tempat sampah.

Jadi, sesungguhnya bukan jauh atau dekat tempat sampahnya. Banyak atau sedikit tempat sampahnya. Namun bagaimana masyarakat bisa dengan tulus iklas menemui tempat sampah itu untuk mengumpulkan sampah.

Itulah yang membuat setiap tempat di Singapura kelihatan bersih, langka akan plastik yang berserakan.

Plastik di negara ini tetap digunakan. Setiap orang yang akan membeli teh tarik misalnya pasti akan menenteng plastik untuk take away. Jadi, benar kata seorang teman, kebersihan bukan karena sampah atau plastiknya tapi karena manusianya.

Saya tiba di Singapura, Rabu, 7 Februari 2024. Dari desa pesisir Desa Les, di Tejakula, Buleleng, Bali, saya bersama keluarga  melakukan perjalanan ke Singapura.

Penerbangan Bandara Ngurah Rai-Changi Singapura ditempuh kurang lebih 2 jam 40 menit. Ini kelima kalinya saya ke negara yang sarat dengan cerita tentang Stamford Raffles itu.

Tahun 2012 pertamakali saya training di salah satu hotel di negara yang juga dikenal sebagai “Fine City” ini.

Penulis bersama Joy, sang anak

Singapura adalah negara yang sangat ketat menerapkan aturan dan denda bagi siapa saja, termasuk pendatang dan warga negaranya, yang melakukan pelanggaran, terutama soal kebersihan.

Saya jadi ingat kenangan buruk. Kala itu salah seorang teman training saya merokok sembarangan, dan mengakibatkan uang sebesar 250 Dolar Singapura harus di setor lewat mesin ATM untuk membayar dendanya. Wah, jadi ingat masa-masa di mana  jalan kaki adalah kemewahan yang hakiki, entah beberapa kilometer setiap hari.

Kali ini perjalanan ke Singapura saya juga akan kembali melihat dan merasakan serta mengenal beberapa tempat yang barangkali belum pernah saya kunjungi. Tapi jauh dari itu kemanapun saya pergi, sesungguhnya untuk mencari referensi pribadi tentang bagaimana dan seperti apa hal-hal baik untuk dikembangkan dan sekaligus sebagai pemacu semangatagar  bisa melakukan hal yang sama.

Terlebih bagi saya, sebagai orang yang suka jalan dan bekerja sebagai pemandu lepas pariwisata di desa, perjalanan adalah berkah tiada tara. Syukur-syukur cari relasi sambil cari inspirasi.

Setiap kembali ke Singapura saya selalu menemukan hal yang berbeda meski sudah berkali-kali berkunjung ke sini. Saya mencoba memberikan gambaran bagaimana Singapura selalu menjadi primadona bagi pengunjung, khususnya warga negara Indonesia.

Selain jarak yang dekat , Singapura menawarkan setiap sudut kotanya sebagai tempat berwisata dan berolahraga. Semua tempat di sudut-sudut kota dan luar kota di negara ini menawarkan tata kota dan tempat yang membuat pengunjung harus mengambil foto benerapa kali.

Bagi yang suka jalan kaki atau menikmati kota dengan naik bus atau kereta, Singapura adalah juaranya. Tinggal isi kartu SMRT dan bisa digunakan untuk bus dan kereta. Terlebih jika malam hari suasana seluruh kota akan bertambah warna-warni seperti negeri di cerita dongeng cahaya.

Saya tidak akan terlalu banyak bercerita tentang keindahan, karena keindahan itu ada di mana-mana. Selain tentang kebersihan, saya akan cerita tentang pepohonan.

Satu hal yang paling menarik dari Singapura adalah setiap lahan dan jalan serta pusat perbelanjaan akan selalu ditemukan sebuah taman dengan pohon perindang yang seakan membawa imajinasi kita bahwa Singapura memiliki banyak hutan.

Padahal itu hanya kebun -kebun kecil dan mampu memberi manfaat yang luar biasa bagi warganya dan wisatawan. Bagi yang berkunjung membawa anak -anak, Singapura adalah pilihan yang paling ideal.

Transportasi sangat mudah, semua rata-rata memiliki tempat untuk tempat bermain anak dan ruang untuk bermain dan berjalan-jalan. Saya berkunjung ke beberapa tempat salah satunya adalah Port Canning Park.  Itu sebuah taman yang dulu adalah rumah Stamford Raffles, yang pada akhirnya menjadi Ikon bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Singapura. Beberapa pohon dan taman tampak menghiasi sudut-sudut bangunan bersejarah di dekat sungai ini.

Mungkin di Indonesia ada ribuan tempat yang menawarkan variant tumbuhan yang lebih bervariasi. Tetapi kenapa harus ke Singapura?  Itu celoteh saya pada diri sendiri.

Saya pun menjawab sendiri, dulu di era kejayaan Majapahit kekuasaannya sampai di Singapura, berarti Singapura belajar banyak dari cara-cara leluhur kita di masa lalu. Mungkin saja kita sudah melupakan itu dan sekarang mereka menjadi tempat bagi kita untuk belajar. [T]

  • BACA artikel tentang TUALANG lainnya
Siasat Singapura Membangun Gedung Megah Tanpa Boros Energi
Negeri “Kedas Silapin Meong” Sampai Bangsa Yang Tak Pernah Cebokan | Catatan Liburan Akhir Tahun
Invisible City, Penghuni Kota yang Tidak Terlihat
Tags: daur ulang sampah plastikKotaperjalanansampah plastikSingapura
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jurnal Kajian Bali (Journal Of Bali Studies) Universitas Udayana Masuk Index Scopus

Next Post

Konservasi Lontar di Desa Panji Buleleng, Awalnya “Sambrag”, Akhirnya Teridentifikasi

Nyoman Nadiana

Nyoman Nadiana

Anak dari pelosok utara Bali. Suka ke semua penjuru arah mata angin menemukenali semua hal tentang hidup dan kehidupan lewat cerita-cerita

Related Posts

Menyusuri Heritage Kota, Memeluk Kaum Terpinggir —Kado Kecil Keluarga Sejarah Universitas Udayana untuk HUT ke-238 Kota Denpasar

by Kadek Surya Jayadi
February 28, 2026
0
Menyusuri Heritage Kota, Memeluk Kaum Terpinggir —Kado Kecil Keluarga Sejarah Universitas Udayana untuk HUT ke-238 Kota Denpasar

ADA banyak cara merayakan hari jadi suatu kota. Tak selamanya meski meriah, sebab yang sederhana pun kadang terasa semarak. Sebagaimana...

Read moreDetails

Berkunjung dan Belajar ke Desa Wisata Krebet, Bantul, Yogyakarta

by Nyoman Nadiana
February 26, 2026
0
Berkunjung dan Belajar ke Desa Wisata Krebet, Bantul, Yogyakarta

TANGGAL 4-8 Februari 2026 lalu, saya kembali menapaki Jakarta. Saya berkesempatan terlibat di pameran INACRAFT 2026, pameran craft dan textile...

Read moreDetails

Hujan Februari di Istana Maskerdam: Ziarah Romantis KEMAS UNUD di Situs Puri Agung Karangasem

by Kadek Surya Jayadi
February 21, 2026
0
Hujan Februari di Istana Maskerdam: Ziarah Romantis KEMAS UNUD di Situs Puri Agung Karangasem

RINTIK hujan mengiringi perjalanan kami Keluarga Mahasiswa Sejarah (KEMAS) Universitas Udayana, menuju Puri Agung Karangasem, Jumat 20 Februari 2026. Percuma...

Read moreDetails

Catatan Perjalanan Bodhakeling: Dialog Lintas Iman dan Upaya Membaca Situs Sejarah Baru

by Kadek Surya Jayadi
February 18, 2026
0
Catatan Perjalanan Bodhakeling: Dialog Lintas Iman dan Upaya Membaca Situs Sejarah Baru

SINAR mentari pagi menyambut dengan hangat, menghiasi perjalanan Keluarga Besar Prodi Sejarah Universitas Udayana menuju Desa Bodhakeling. Bus Universitas Udayana...

Read moreDetails

Benteng Van der Wijck, Gombong: Jejak Silam Kolonial Belanda

by Chusmeru
February 1, 2026
0
Benteng Van der Wijck, Gombong: Jejak Silam Kolonial Belanda

GOMBONG merupakan satu kecamatan yang terdapat di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kecamatan ini memiliki lokasi yang strategis, karena dilewati oleh...

Read moreDetails

Kilas Balik Sejarah Kelam di Kamp Konsentrasi Auschwitz

by Nadia Pranasiwi Justie Dewantari
January 27, 2026
0
Kilas Balik Sejarah Kelam di Kamp Konsentrasi Auschwitz

KATOWICE, kota tempat saya menjalankan exchange di Polandia, menawarkan kesibukan layaknya kota modern pada umumnya. Namun, hanya satu jam dari...

Read moreDetails

Lebih dari Sekadar ‘Exchange’: Pengalaman Berharga di Polandia

by Nadia Pranasiwi Justie Dewantari
January 22, 2026
0
Lebih dari Sekadar ‘Exchange’: Pengalaman Berharga di Polandia

Dzień dobry! Nama saya Nadia Pranasiwi Justie Dewantari, mahasiswi kedokteran Universitas Gadjah Mada, Indonesia. Pada bulan Agustus 2025, saya mengikuti...

Read moreDetails

Jejak Sunyi di Negeri Sakura

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
January 8, 2026
0
Jejak Sunyi di Negeri Sakura

JEPANG kerap dijuluki sebagai negeri Sakura yang disinari matahari terang, sebuah citra yang terpatri kuat melalui benderanya: lingkaran merah di...

Read moreDetails

Mengamati Wolfdog di Alpha Wolf Lodge Nuanu

by Doni Sugiarto Wijaya
January 6, 2026
0
Mengamati Wolfdog di Alpha Wolf Lodge Nuanu

DI kabupaten Tabanan, tepatnya tak jauh dari lokasi Pantai Nyanyi, Desa  Beraban, ada tempat wisata bernama Nuanu. Nuanu dikenal sebagai...

Read moreDetails

Mengagumi Branding Negeri Perak, Ipoh, Malaysia

by Nyoman Nadiana
December 30, 2025
0
Mengagumi Branding Negeri Perak, Ipoh, Malaysia

PERJALANAN di penghujung tahun 2025 kemarin, saya menaruh Ipoh di Negeri Perak Malaysia sebagai destinasi setelah Singapura. Mengambil jalur darat...

Read moreDetails
Next Post
Konservasi Lontar di Desa Panji Buleleng, Awalnya “Sambrag”,  Akhirnya Teridentifikasi

Konservasi Lontar di Desa Panji Buleleng, Awalnya “Sambrag”, Akhirnya Teridentifikasi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co