6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komunikasi dan Eksistensi: Manusia-Manusia Berisik di Ruang Maya

Itsna Hidayatul Khusna by Itsna Hidayatul Khusna
August 3, 2023
in Esai
Komunikasi dan Eksistensi: Manusia-Manusia Berisik di Ruang Maya

Ilustrasi Tatkala.co

BUNDA TERESA pernah berkata “the worst sickness is not leprosy or tuberculosis, but the feeling of being respected by no one, of being unloved, deserted by everyone”.  Kata-kata dari Bunda Teresa tersebut bisa dibaca dalam tulisannya Elisabeth Noelle-Neumann pada Teori Spiral of Silence. Apa yang ditakuti oleh manusia? Ialah ketakutan akan terisolasi, ketakutan dikucilkan, dan diasingkan.

Takut tidak satu orang pun melihat dan merasakan keberadaan kita. Dalam Teori Spiral of Silence disebutkanbahwa kita akan lebih banyak berkomunikasi dan menyatakan pendapat apabila kita merasa berada di kelompok mayoritas, dan kita akan semakin diam bahkan takut untuk berpendapat ketika kita merasa berada di luar mayoritas.

Spiral of silence merupakan teori tentang opini publik dan pengaruhnya pada kelompok-kelompok tertentu. Teori ini menjelaskan bahwa dorongan-dorongan manusia untuk berkomunikasi dan berpendapat karena adanya dorongan dari masyarakat mayoritas agar kita tidak dikucilkan atau diasingkan oleh mereka. Keterasingan berarti ketiadaan. Manusia yang eksis adalah manusia yang berkomunikasi.

Ada teori menarik lain yang bisa kita lihat untuk memahami komunikasi dan eksistensi. Expectations-State Theory, perkembangan dari teori ini diawali oleh Robert F. Bales kemudian dikembangkan oleh Joseph Berger, Bernard Cohen, Morris Zelditch, dan kolega-kolega mereka. Teori ini menjelaskan tentang terbentuknya hierarki status dalam situasi-situasi di mana para aktornya dituntut untuk melaksanakan dan mencapai suatu tujuan atau tugas kolektif.

Fokus para anggota kelompok terhadap tujuan kelompok menghasilkan tekanan pada diri masing-masing anggota kelompok untuk mengantisipasi kualitas relatif dari kontribusi setiap anggota dalam menyelesaikan tugas untuk memutuskan bagaimana bertindak.

Kesempatan berpartisipasi akan diberikan kepada para aktor yang menurut anggota kelompok memberikan kontribusi yang lebih baik. Dikenal dengan harapan kinerja, kontribusi kita dipengaruhi oleh harapan-harapan yang dilekatkan kepada kita. Makin tidak terlihat berkontribusi, pendapat kita makin diabaikan oleh masyarakat, kita tidak terlihat oleh mereka.

Melihat kedua teori tersebut dengan konteks fenomena yang terjadi di ruang maya dalam platform media sosial. Bisa dijelaskan dengan terlebih dahulu mengetahui tentang apa itu media sosial. Media sosial bisa dipahami dengan melihat dua hal, pertama yaitu mehamai tentang definisi media.

Dalam konteks komunikasi, media merupakan alat yang digunakan untuk berkomunikasi. Kedua, yaitu memahami tentang definisi sosial. Dalam ilmu sosiologi, sosial dipahami sebagai sebuah relasi. Media sosial memberikan medium bagi pengguna untuk terhubung secara mekanisme teknologi. Jaringan yang terbentuk antarpengguna ini pada akhirnya membentuk komunitas atau masyarakat yang secara sadar maupun tidak akan memunculkan nilai-nilai yang ada di masyarakat.

Media sosial menjadi seperti wadah bagi komunitas-komunitas, bisa dibilang sebagai sebuah komunitas, masyarakat tersendiri. Jaringan dari para pengguna ini akhirnya membentuk suatu nilai-nilai. Ini bisa terlihat dari ciri-ciri dari masing-masing platform media sosial. Suka foto dan video bisa “berkumpul” di Instagram, suka bercerita melalui video bisa bergabung di TikTok atau YouTube, suka menulis bisa bergabung di Twitter. Pada akhirnya pengguna-pengguna ini saling membentuk aturan dan nilai sendiri.

***

Kembali pada Teori Spiral of Silence yang juga terjadi di media sosial. Orang akan cenderung pasif untuk menulis gagasannya saat dia merasa bahwa dia adalah minoritas. Pada media sosial, minoritas berarti dia yang memiliki pengikut yang sedikit, bukan tokoh terkenal, tidak memiliki sirkel pertemanan dengan tokoh-tokoh yang berpengaruh, memiliki ideologi yang berbeda dengan masyarakat, bukan akademisi, maupun artis.

Media sosial juga mengikuti hukum-hukum yang ada di kehidupan nyata. Siapa yang tidak berpengaruh tidak layak untuk berbicara dan didengar, pengguna yang berbeda pandangan dari mayoritas otomatis tidak akan mendapatkan spotlight. Maka dari itu, pengguna berlomba-lomba untuk mencuri pengaruh di media sosial, berbagai cara ditempuh.

Media sosial menjadi tempat yang sangat berisik, walau penggunanya berada di ruang-ruang kesunyian. Orang berlomba-lomba untuk mencuri pengaruh dengan membuat beragam konten, yang menilai? Pengguna media sosial yang lain. Media sosial dibanjiri dengan konten-konten yang dibuat oleh para pengguna, hanya agar mereka terlihat, eksis.

Manusia-manusia berisik di ruang maya ini juga didorong akan adanya harapan yang dilekatkan oleh mereka. Tokoh politik yang sangat berpengaruh membuat thread berbelas-belas postingan di Twitter karena harapan pengguna lain tokoh tersebut untuk berpendapat. Saat tokoh tersebut tidak bisa memenuhi harapan komunitas, dia akan ditinggalkan. Jadi tidak heran jika banyak “war” di media sosial, karena ini bentuk dari eksistensi.

Seorang selebtweet dengan jutaan pengikut, harus terus membuat postingan hanya agar tidak ditinggalkan oleh pengikutnya. Kita dituntut untuk terus berkomunikasi sebagai tanda eksistensi kita sebagai manusia dengan harapan-harapan dari status dan peran yang dilekatkan oleh masyarakat atau komunitas kepada kita. Karena itu pesan diproduksi secara terus menerus dengan menggunakan berbagai media.[T]

  • BACA ESAI-ESAI KOMUNIKASI LAINNYA DI SINI
Teknologi Komunikasi dan Perubahan Masyarakat
Menjaga Reputasi Melalui Interaksi dengan Netizen
Teknologi Komunikasi: Analisis Trade Policy Marketplace di Indonesia
Tags: ilmuilmu komunikasikomunikasikomunikasi informasimedia sosial
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Berita Kisah: Berita yang Nyaris Ditinggalkan Media

Next Post

Timnas Indonesia U-17 Digulung Barcelona Juvenil A 0-3, Bima Sakti: Pelajaran Berharga

Itsna Hidayatul Khusna

Itsna Hidayatul Khusna

Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Fisip, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Timnas Indonesia U-17 Digulung Barcelona Juvenil A 0-3, Bima Sakti: Pelajaran Berharga

Timnas Indonesia U-17 Digulung Barcelona Juvenil A 0-3, Bima Sakti: Pelajaran Berharga

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co