6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Festival Cerita Rasa 2023: Bercerita Bersama, Mendokumentasikan Cita Rasa dan Peristiwa

I Komang Sutirtayasa by I Komang Sutirtayasa
July 31, 2023
in Budaya
Festival Cerita Rasa 2023: Bercerita Bersama, Mendokumentasikan Cita Rasa dan Peristiwa

Ilustrasi Festival Rasa 2023

SIAP-SIAP, Festival Cerita Rasa akan kembali berlangsung tahun ini di desa kami yang cantik bernama Tukadaya di Kabupaten Jembrana, Bali, pada tanggal 5 dan 6 Agustus 2023. Cerita Rasa hadir sebagai upaya mempromosikan literasi, kepedulian lingkungan, dan kemanusiaan.

Kamu pasti penasaran dengan apa yang ditawarkan di Festival Cerita Rasa 2023. Nah, persiapkan diri buat bercerita, berpetualang, dan menikmati suasana alam yang menyegarkan, karena festival ini punya banyak kegiatan menarik.

Berikut ini mata acara Festival Cerita Rasa 2023:

Pameran Foto Suryagrafi

Di Festival Cerita Rasa 2023, kamu akan dibuat terpesona oleh Pameran Foto Suryagrafi yang menampilkan rekaman lintasan matahari yang menakjubkan dari waktu ke waktu.

Ada sepuluh foto yang menampilkan objek khas cagar budaya dari beberapa wilayah di Indonesia. Sepuluh foto tersebut karya Nur Hasanah Sawil, Irman Ariadi, Syafiudin Vifick, Stanis Obeth Hollyfield, Ivy Sudjana & Adyatma dan Made Suarbawa. Foto-foto tersebut diambil di bawah program #RekamMatahari oleh Indonesian Pinhole.

Apa itu Suryagrafi? Suryagrafi atau solargraphy adalah teknik fotografi eksperimental yang mengabadikan pergerakan matahari selama periode tertentu.

Berbeda dengan fotografi biasa, suryagrafi menggunakan kamera lubang jarum yang dipasang di tempat terbuka dan dibiarkan menangkap cahaya selama berhari-hari hingga berbulan-bulan. Hasilnya adalah gambar artistik yang memperlihatkan lintasan matahari di langit, mencerminkan perubahan posisi matahari seiring berjalannya waktu.

Pemutaran Film Pendek

Suka nonton film? Kamu akan dimanjakan dengan pemutaran film pendek yang menginspirasi dan menyentuh hati di Festival Cerita Rasa 2023.

Selama dua malam, acara ini akan memutar film-film pendek dari program Indonesia Raja 2023 yang berasal dari dua wilayah, yaitu Yogyakarta-Jawa Tengah dan Bali.

Karya-karya sinematik dalam pemutaran ini menyajikan cerita-cerita singkat yang sarat dengan pesan lingkungan dan kemanusiaan.

Para sineas lokal dengan kreativitas mereka telah menghadirkan perspektif yang unik tentang isu-isu penting dalam masyarakat kita. Film-film pendek ini akan membuka mata dan menggerakkan hati kita.

Presentasi Kuliner

Tidak ada festival yang lengkap tanpa menggoyangkan lidah dengan hidangan kuliner khas. Dan di Festival Cerita Rasa 2023, kamu akan diperkenalkan dengan dua kuliner unik yang masih dibuat dan dinikmati di Jembrana, khususnya di desa kami, Tukadaya.

Pertama adalah “Lawar Nyawan”, hidangan berani—ekstrem—yang menggunakan larva lebah sebagai bahan utamanya. Kedengarannya mungkin tidak biasa, tapi siap-siap untuk merasakan sensasi kuliner yang berbeda dari yang pernah kamu rasakan sebelumnya.

Jangan kaget, karena dalam tradisi lokal, larva lebah dianggap sebagai makanan yang bernutrisi tinggi dan dipercaya memberikan energi bagi yang mengkonsumsinya.

Selain Lawar Nyawan, kamu juga akan menemukan “Jaja Lebura” dalam presentasi kuliner Festival Cerita Rasa 2023. Makanan ini merupakan jajanan daur ulang yang terbuat dari “lungsuran” atau makanan yang telah dipersembahan saat perayaan Hari Raya Galungan – Kuningan atau perayaan Hindu Bali lainnya.

Jaja Lebura menunjukkan kearifan masyarakat dalam menghargai sumber daya dan menjaga keselarasan dengan alam. Selain cita rasa yang lezat, makanan ini juga mengandung makna budaya yang mendalam.

Pentas Cerita

Di Festival Cerita Rasa 2023, setiap orang diberikan kesempatan untuk tampil di Pentas Cerita dengan penuh semangat dan keberanian. Tidak ada batasan usia atau latar belakang, siapapun boleh mendaftar untuk pentas cerita dan berbagi kisah yang mereka cintai.

Apakah kamu memiliki dongeng kesukaan dari masa kecil yang ingin kamu bawakan dengan gayamu sendiri? Atau mungkin kamu punya kisah inspiratif yang ingin kamu bagikan kepada orang banyak?

Tapi tidak hanya dongeng, di Pentas Cerita, kamu juga dapat membacakan puisi yang menggetarkan hati atau bercerita tentang pengalaman hidup yang berarti bagi dirimu. Apapun bentuk cerita yang ingin kamu bawakan, semuanya didengar dengan hati terbuka.

Tak perlu merasa canggung atau takut, karena di sini kita semua adalah keluarga besar yang menyambut dengan kehangatan dan dukungan. Apa pun tingkat pengalamanmu dalam bercerita, jangan ragu untuk mendaftar dan menunjukkan bakatmu di teras Pentas Cerita.

Belajar Seni dan Fotografi

Ruang Belajar Seni dan Fotografi adalah wahana bagi anak-anak kami mengasah imajinasi. Bagi yang ingin mengeksplorasi bakat seni visual atau fotografi, ruang ini menjadi tempat yang tepat untuk belajar bersama.

Untuk peserta anak-anak, diadakan sesi menggambar bersama yang mendorong mereka untuk menggunakan imajinasi dan kreativitas mereka secara bebas. Sangat penting bagi anak-anak untuk belajar mengekspresikan ide-ide mereka melalui seni visual dan bermain dengan warna-warni ceria.

Para peserta akan diajak untuk berani mencoba eksplorasi visual, termasuk teknik melukis, menggambar, atau menciptakan karya seni lainnya.

Di sisi fotografi, ruang belajar ini menawarkan kesempatan untuk memahami teknologi foto, termasuk kamera analog dan klasik seperti kamera lubang jarum.

Bertemu, Mendengar, dan Bercerita Bersama

Di Festival Cerita Rasa 2023, kita tidak hanya saling menghibur semata, tetapi juga membangun ruang untuk saling mendengar dan bercerita. Kisah-kisah unik dari berbagai pengunjung dan penduduk desa akan disambut dengan hangat. Setiap orang memiliki cerita yang berharga, dan festival ini mengajak kita untuk saling menghargai dan belajar dari satu sama lain.

Jadi, tunggu apa lagi? Catat tanggalnya, ajak teman dan keluarga, dan ayo ramaikan Festival Cerita Rasa 2023 di Rumah Baca Bali Tersenyum, Banjar Berawantangi Taman, Desa Tukadaya, Jembrana, pada tanggal 5 dan 6 Agustus 2023.

Yuk, bersama-sama kita berbagi kisah, merangkai cinta untuk alam, dan menunjukkan kepedulian pada sesama.[T]

Memantik Kesadaran Visual Dalam Pelatihan Fotografi Cerita Rasa Festival 2022
Cerita Rasa Festival Jembrana: Storytelling, Film, Art and Culture
Tags: festivaljembranakesenian bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sanggar Santhi Budaya Singaraja Tampil di Korea

Next Post

Teknologi Komunikasi dan Perubahan Masyarakat

I Komang Sutirtayasa

I Komang Sutirtayasa

Mantan pekerja pariwisata yang belajar kembali hidup di desa. Aktif di LPHD, KIM dan Pokdarwis West Desa Tukadaya, Jembrana

Related Posts

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
0
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

Read moreDetails

Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

GUBERNUR Bali secara resmi menutup pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu 28 Pebruari...

Read moreDetails

Selama Bulan Bahasa Bali 2026, Penyuluh Bahasa Bali Berhasil Konservasi 486 Cakep Lontar

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
179 Cakep Lontar Terawat dengan Baik di Gria Ida Pedanda Gede Made Gunung

SELAMA pelaksanaan Bulan Bahasa Bali, Februari 2026, Penata Layanan Operasional (Penyuluh Bahasa Bali) Dinas Kebudayaan Provinsi Bali berhasil melakukan konservasi dan...

Read moreDetails

‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

ANAK-anak yang terdiri dari laki-laki dan perempuan duduk melantai di Wantilan Taman Budaya Propinsi Bali. Meski dari sekolah yang berbeda,...

Read moreDetails

Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

STAND Gotra Pangusada Bali yang ada dalam pameran Bulan Bahasa Bali VIII menjadi favorit pengunjung. Sejak pameran itu dibuka bersamaan...

Read moreDetails

‘Malajah Sambil Mapalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak Ceria Belajar dan Bermain

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
‘Malajah Sambil Mapalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak Ceria Belajar dan Bermain

PERCAYA atau tidak, agenda malajah sambil maplalianan (belajar sambal bermain) di ajang Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 menjadi favorit...

Read moreDetails

Warisan Lontar di Jembrana: I Ketut Arnyana Simpan 28 Cakep dan Tika Kuno

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
Warisan Lontar di Jembrana: I Ketut Arnyana Simpan 28 Cakep dan Tika Kuno

Rumah I Ketut Arnyana di Banjar Batuagung, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, mendadak menjadi pusat konservasi dan digitalisasi lontar, Rabu (25/2/2026)....

Read moreDetails

Workshop ‘Mababaosan Basa Bali’ untuk  OPD dan Penyiar Agar  Tak Takut Rapat Hari Kamis

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
Workshop ‘Mababaosan Basa Bali’ untuk  OPD dan Penyiar Agar  Tak Takut Rapat Hari Kamis

PEMERINTAH Provinsi Bali mewajibkan penggunaan Bahasa Bali setiap hari Kamis. Kebijakan itu sempat membuat sebagian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) takut...

Read moreDetails

Penyuluh Bahasa Bali Temukan Saduran Lontar Sutasoma Tahun 1855 di Gria Suksuk Sibangkaja

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
Penyuluh Bahasa Bali Temukan Saduran Lontar Sutasoma Tahun 1855 di Gria Suksuk Sibangkaja

Konservasi, identifikasi dan digitalisasi lontar serangkaian dengan Bulan Bahasa Bali VIII kini berlanjut ke Kabupaten Badung. Kegiatan tersebut dipusatkan di...

Read moreDetails

Enam Wimbakara Serentak di Bulan Bahasa Bali 2026, Pengunjung pun Bingung Memilih

by Nyoman Budarsana
February 23, 2026
0
Enam Wimbakara Serentak di Bulan Bahasa Bali 2026, Pengunjung pun Bingung Memilih

Sebanyak enam lomba lintas generasi memikat perhatian pengunjung dalam rangkaian Bulan Bahasa Bali VIII, Sabtu (21/2/2026). Ragam wimbakara (lomba) yang...

Read moreDetails
Next Post
Teknologi Komunikasi dan Perubahan Masyarakat

Teknologi Komunikasi dan Perubahan Masyarakat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co