24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ketut Lana: Pemandu Wisata Lumba-lumba, Dulu dan Kini

tatkala by tatkala
July 11, 2023
in Pariwisata
Ketut Lana: Pemandu Wisata Lumba-lumba, Dulu dan Kini

Ketut Lana duduk di Pantai Lovina | Foto: Ist

DI TEPI PANTAI Lovina Ketut Lana duduk terdiam, memandang perahu-perahu yang sedang beraktivitas di tengah laut. Sesekali, sembari memperhatikan anaknya, ia “berburu” wisatawan untuk diajak melihat lumba-lumba—Ketut Lana sudah 20 tahun lebih menjadi pemandu wisata lumba-lumba di Pantai Lovina.

Selama menjadi pemandu wisata lumba-lumba, Lana mengaku telah mengalami dan mengetahui berbagai perubahan pergerakan koloni mamalia laut tersebut.

Menurutnya, mengantar wisatawan saat ini lebih sulit dariada dulu. Sebab, dulu, koloni lumba-lumba masih bisa dinikmati dalam jarak 3 kilometer dari tepi pantai. Ia pun tak perlu bersusah payah memburu lumba-lumba hingga puluhan kilometer.

“Dulu duduk di sini (tepi pantai) bisa melihat lumba-lumba berenang, atraksi. Kalau sekarang sudah tidak bisa. Tidak terlihat dari sini,” ujarnya, Senin (10/7/2023) pagi.

Pergerakan lumba-lumba

Koloni lumba-lumba diakuinya memang tak pernah berkurang. Hanya saja pergerakannya yang kini mulai berbeda. Hal itu dikarenakan adanya rumpon-rumpon besar yang dibuat di tengah laut. Alhasil ikan-ikan kecil yang menjadi santapan lumba-lumba berkumpul di tempat itu. “Karena banyak ikan di sana, lumba-lumba jadinya seputar sana saja. Tidak bisa di pinggir-pinggir lagi,” imbuhnya.

Di samping itu, pengaruh arus juga menjadi faktor pergerakan koloni. Jika arus laut tenang dan cuaca cerah, maka tidak sulit menemukan koloni yang bermigrasi. Sebaliknya, jika arus tak bersahabat, maka akan menimbulkan kesulitan.

“Kalau cerah semuanya untung. Tamu senang dapat lihat ikan. Pemandu senang tidak susah mencari koloni dan nelayan-nelayan lain juga banyak dapat tangkapan ikan. Tapi kalau cuaca kacau semuanya sambrag (kabur),” tegas Lana.

Kini, koloni lumba-lumba tak dapat ditebak. Kadang berputar di sekitar pantai Lovina saja, terkadang menyebar. Jaraknya pun lumayan jauh. “Mungkin dari sini ke laut 20 kilometer. Kadang kurang dari 20 kilometer. Tidak tentu. Carinya sekitar 30 menit baru ketemu, baru muncul. Itu pun hanya berenang di permukaan. Tidak muncul atau atraksi,” ujarnya

Tarif dan penghasilan

Saat ini tarif untuk menikmati lumba-lumba di laut lepas sekitar Rp 100 ribu. Tarif itu pun merata diberlakukan ke seluruh pemandu. Termasuk tarif yang dipatok oleh hotel-hotel. Pemerataan tarif itu dilakukan agar tidak ada kecemburuan antar pemandu maupun perdebatan dengan tamu. “Biar tidak ribut semua sama. Dari organisasi semua segitu. Jadi biar adil,” tambahnya.

Dalam sehari, jika ramai, Ketut Lana bisa mendapatkan Rp 1 juta. Apabila wisatawan yang di-handle mengambil paket wisata, maka ia mendapatkan keuntungan lebih. Tapi, akhir-akhir ini, ia cenderung mendapatkan wisatawan yang hanya melihat lumba-lumba dari atas perahu.

“Kalau mereka mau renang sama lumba-lumba tarifnya Rp 150 ribu. Kalau isi snorkeling tarifnya Rp 250 ribu,” kata dia.

Sekali jalan ia bisa menghabiskan 10 liter pertalite. Bila jarak pergerakan koloni lumba-lumba jauh, maka bahan bakar yang dihabiskan bisa melebihi 10 liter. Jarak terjauh yang pernah ia tempuh adalah Pantai Lovina sampai ke laut Gondol, Kecamatan Gerokgak. Selama 4 hari ia mengantarkan tamu ke wilayah barat tersebut. Hal itu membuatnya menghabiskan bahan bakar hingga 30 liter.

“Sempat 4 hari di Gondol terus koloninya. Mau tidak mau harus dicari ke sana. Kalau ke timur bisa sampai ke Kubutambahan. Berangkat dari sini jam 6 pagi, baliknya bisa jam 1 siang,” ungkapnya.[T][Jas/*]

Jangan Ragu, Pulang, Pulanglah ke Laut Lepas! — Kisah Haru Tiga Lumba-Lumba
Lumba-Lumba Mati, Terdampar di Pantai Penimbangan
Bandara dan Lumba-Lumba
Tags: bulelengLovinalumba-lumbaPariwisatapariwisata baliSingarajawisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Petani Cengkeh di Asah Duren Belajar Mengolah Serasah Menjadi Kompos

Next Post

Gandrung dari Suwung Batan Kendal, Dijaga, Terjaga

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
0
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

Read moreDetails

Premadewi Resort, Menemukan “Beauty of Ubud” dalam Kehangatan Alam dan Keramahtamahan Bali

by Nyoman Budarsana
August 12, 2026
0
Premadewi Resort, Menemukan “Beauty of Ubud” dalam Kehangatan Alam dan Keramahtamahan Bali

EMBUSAN angin menggoyangkan dedaunan. Dari balik pepohonan besar, embun pagi masih menyisakan kesejukan. Suara gemericik sungai terdengar di antara hijaunya...

Read moreDetails

International Housekeeper’s Conference, Exhibition & Bed Making Competition 2026 yang Digelar BPD IHKA Bali Diikuti 500 Peserta dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam

by Nyoman Budarsana
June 8, 2026
0
International Housekeeper’s Conference, Exhibition & Bed Making Competition 2026 yang Digelar BPD IHKA Bali Diikuti 500 Peserta dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam

Ketika diumumkan lomba dimulai, suasana ruangan mendadak dipenuhi suara riuh, sorak-sorai dan tepuk tangan sebagai dukungan dari penonton, suporter atau...

Read moreDetails

Tradisi Mebat dalam Nuansa Modern yang Hidup di Four Points by Sheraton Bali, Kuta

by Nyoman Budarsana
May 23, 2026
0
Tradisi Mebat dalam Nuansa Modern yang Hidup di Four Points by Sheraton Bali, Kuta

Sore itu, suasana di Four Points by Sheraton Bali tak seperti biasanya. Ketika para pekerja melakoni kegiatan budaya, yakni “ngebat”,...

Read moreDetails

The Sanur Lepas Tukik dengan Prosesi Budaya, Memperingati World Turtle Day Bali di Hari Tumpek Bubuh

by Nyoman Budarsana
May 23, 2026
0
The Sanur Lepas Tukik dengan Prosesi Budaya, Memperingati World Turtle Day Bali di Hari Tumpek Bubuh

Ini bukan upacara melukat atau kegiatan membersihkan diri dan alam semesta, tetapi acara melepas tukik. Pagi, Sabtu 23 Mei 2026,...

Read moreDetails

Housekeepers Bali Kolaborasi Hadapi Dampak Perang Timur Tengah

by Nyoman Budarsana
April 12, 2026
0
Housekeepers Bali Kolaborasi Hadapi Dampak Perang Timur Tengah

PERANG yang tengah terjadi di Timur Tengah sempat menjadi perbincangan oleh peserta seminar yang diorganisir Indonesian Housekeepers Association (IHKA) Bali...

Read moreDetails

BPD IHKA Bali Awali Agenda 2026 dengan Persembahyangan Bersama di Pura Mengening Gianyar

by Nyoman Budarsana
January 4, 2026
0
BPD IHKA Bali Awali Agenda 2026 dengan Persembahyangan Bersama di Pura Mengening Gianyar

BPD Indonesian Housekeeper's Association (IHKA) Bali secara resmi mengawali rangkaian agenda tahun 2026 dengan kegiatan melukat dan sembahyang bersama di...

Read moreDetails

BPD IHKA Bali Gelar International Housekeeper’s Conference & Exhibition

by Nyoman Budarsana
June 28, 2025
0
BPD IHKA Bali Gelar International Housekeeper’s Conference & Exhibition

Sudah menjadi tradisi, setiap kegiatan Badan Pimpinan Daerah Indonesian Housekeepers Association (BPD IHKA) Bali selalu diisi dengan pameran perlengkapan hotel...

Read moreDetails

Piagam Gumi Delod Ceking untuk Pariwisata Berkelanjutan   

by I Nyoman Tingkat
June 16, 2025
0
Piagam Gumi Delod Ceking untuk Pariwisata Berkelanjutan   

PERSOALAN Pariwisata di Gumi Delod Ceking adalah persoalan seputar SMA (Sampah, Macet, dan Air). Persoalan itu mencuat dalam Focus Group...

Read moreDetails

Anniversary Puri Gangga Resort ke-11, Pertahankan Konsep Tri Hita Karana

by tatkala
May 13, 2025
0
Anniversary Puri Gangga Resort ke-11, Pertahankan Konsep Tri Hita Karana

TAHUN 2025 ini Puri Gangga Resort genap berjalan selama 11 tahun. Perjalanan hingga 11 tahun ini tidaklah mudah di tengah...

Read moreDetails
Next Post
Gandrung dari Suwung Batan Kendal, Dijaga, Terjaga

Gandrung dari Suwung Batan Kendal, Dijaga, Terjaga

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co