5 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Amrtatula” di Ubud Campuhan Budaya, Pentas Tubuh dengan Balutan Geguritan

tatkala by tatkala
November 30, 2022
in Panggung
“Amrtatula” di Ubud Campuhan Budaya, Pentas Tubuh dengan Balutan Geguritan

Pentas “Amrtatula” di Ubud Campuhan Budaya

PANGGUNG PEMBUKAAN Ubud Campuhan Budaya (Neoclassic Culture Festival) Tahun 2022 tanggal 25 november 2022 tampak spesial dengan kelahiran serta suguhan satu buah karya apik yang digagas oleh Yayasan Janahita Mandala Ubud bersama Komunitas Napak Tuju bertajuk Amrtatula.

Di hadapan para undangan insan budaya dan para tetua Desa Ubud, pementasan Amrtatula tampil sebagai klimaks serangkaian prosesi pembukaan Ubud Campuhan Budaya (UCB).

Ide ini tercetus mendadak tatkala pertemuan awal panitia penyelenggara saat merancang konsep kemasan seremonial pembukaan. Saat itu hadir beberapa pengurus Yayasan Janahita Mandala, panitia dan tim kerja UCB. Spontan, I Gusti Putu Dika Pratama dan I Wayan Diana Putra mengutarakan ide untuk menampilkan garapan gerak tubuh yang sedikit berbeda tanpa diiringi suara gamelan.

“Kinetis tubuh yang biasanya dibalut oleh suara gamelan atau alat musik, kali ini alangkah baiknya dibelit dengan apik oleh syair dari alunan tembang geguritan,” kata Dika Pratama.

Pentas “Amrtatula” di Ubud Campuhan Budaya

Cokortda Gde Bayu Putra yang saat itu memimpin rapat persiapan mendampingi Tjokorda Gde Agung Ichiro Sukawati – Ketua Yayasan Janahita Mandala Ubud, bersama para peserta rapat lainnya, menyepakati untuk melanjutkan sepenuhnya ide tersebut kepada Gede Agus Krisna Dwipayana dari Komunitas Napak Tuju yang juga koordinator sie acara UCB untuk mengeksekusi ide tersebut.

Termasuk berdiskusi lebih lanjut dengan Ida Bagus Oka Manobhawa – Sekretaris Yayasan Janahita Mandala Ubud untuk pemilihan tajuk garapan sembari memutuskan penggalan sajak geguritan yang pas digunakan untuk direspon oleh gerak tari napak tuju.  Singkat cerita terlahirlah tajuk pementasan dengan judul Amrtatula.

Ida Bagus Oka Manobhawa yang akrab disapa Gus Oka menuturkan, Amrtatula diilhami sebagai konsep lapis-lapis keseimbangan dalam hidup. Dengan mengedepankan konsep pemuliaan air telaga dan spirit pertemuan air campuhan, dimensi Air diyakini memiliki banyak keutamaan sebagai sarana penyembuhan dan pemuliaan hidup serta membangun keseimbangan dunia termasuk keseimbangan hidup manusia didalamnya.

Secara koreo gerak, I Gede Krisna Dwipayana yang sering dikenal dengan nama Gede Krisna – pemuda asal Ubud Kaja ini, menjelaskan bahwa pertemuan antara kinetis ketubuhan dengan artikulasi vokal melahirkan dimensi baru dalam kontek penciptaan karya seni.

Selain itu pemilihan kata per kata dari penggalan geguritan telah dipikirkan ketika akan ditembangkan serta dikaitkan dengan nada-nada, sehingga ketika geguritan tersebut ditembangkan maka secara otomatis membangun suasana-suasana pemantik dari tata olah kinetis tubuh.

Krisna merasa sangat bergembira dan penuh semangat menggarap Amrtatula terlebih geguritan yang dibawakan akan ditembangkan oleh Putu Wiwin Astari – akademisi Unhi Denpasar yang diketahui aktif terlibat dalam upaya edukasi karya sastra bali ditengah-tengah masyarakat.

Pentas “Amrtatula” di Ubud Campuhan Budaya

Secara terpisah, Ketua Panitia Ubud Campuhan Budaya (Neoclassic Cuulter Festival) Tahun 2022 Cokorda Gde Bayu Putra yang akrab disapa Cok Bayu menjelaskan bahwa Amrtatula persembahan Janahita Mandala berkolaborasi dengan Napak Tuju ini merupakan cerminan generasi muda Ubud yang tak kenal lelah melahirkan ide-ide kreatif.

Cok Bayu merasa bangga karena pemilihan sajak geguritan yang digunakan pada Amrtatula ini adalah penggalan Geguritan Rajendra Prasad karya Alm. Tjokorde Gde Ngoerah dan geguritan Bali Tatwa karya Alm. Ida Putu Maron. Keduanya merupakan rakawi Ubud yang telah berpulang lama, mewarisi banyak karya sastra klasik serta terlibat aktif dalam beberapa aktivisme kebudayaan bali dijamannya.

Menurut Cok Bayu, sejak berdiri Yayasan Janahita Mandala Ubud sangat aktif  bergerak dalam upaya memperkenalkan kepengarangan dan kekaryaan kedua Rakawi tersebut kepada masyarakat luas baik melalui diskusi, penerbitan buku sarasastra maupun tayangan video documenter singkat.

Ditempat terpisah, Ketua Yayasan Janahita Mandala Ubud – Cok Gung Ichiro, menyambut haru telah lahirnya Amrtatula di arena UCB sembari mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh yang terlibat melahirkan serta menyukseskan garapan ini.

“Amrtatula dan Banyumili (karya yang dipentaskan saat penutupan Ubud Campuhan Budaya) setidaknya cerminan  dua karya yang menunjukkan kontribusi Janahita Mandala Ubud yang tek kenal lelah membangun ekosistem produktif penguatan kebudayaan bali ditengah-tengah anak muda pelanjut masa depan,” kata Cok Ichiro. [T]

Pentas “Amrtatula” di Ubud Campuhan Budaya

Ubud Campuhan Budaya 2022, Cok Ace: Pelestarian Kebudayaan Diteruskan Anak Muda Secara Lebih Hebat
Workshop Pengawak Lelambatan Pegongan dari Yayasan Janahita Mandala, Merespon Telaga Sebagai Benih Reka Cipta
Banyumili, Karya Neo-Klasik Untuk Gamelan Selonding | Sublimasi Nilai Telaga Sebagai Benih Penciptaan
Tags: geguritanseni tariteater tubuhTubuhUbudUbud Campuhan Budaya
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pelestarian Bahasa Bali, Kebijakan Setengah Hati?

Next Post

Kisah Sedih Nenek Miskin di Tengah Kota Singaraja | Kapolres Dhanuardana Beri Bantuan

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails
Next Post
Kisah Sedih Nenek Miskin di Tengah Kota Singaraja | Kapolres Dhanuardana Beri Bantuan

Kisah Sedih Nenek Miskin di Tengah Kota Singaraja | Kapolres Dhanuardana Beri Bantuan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co