19 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gadis-gadis Muda Berbusana Warna Alam yang Melenggang pada Latar Rimbun Daun-daun

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
October 4, 2022
in Gaya
Gadis-gadis Muda Berbusana Warna Alam yang Melenggang pada Latar Rimbun Daun-daun

Gadis-gadis muda peragawati dalam acara Natural Dye Fashion Show di Rumah Intaran, Buleleng, Bali | Foto: Pagi Motley

Mereka gadis-gadis muda, rata-rata masih SMA. Betapa manis senyum mereka—senyum yang sungguh sesuai dengan busana mereka yang sejuk dan segar.

Gadis-gadis muda itu mengenakan busana dengan pewarna alam. Warna dari daun mangga, warna dari daun ketapang, atau warna dari daging daun yang lain, yang mudah ditemukan pada alam semesta ini. Sangat nyaman dipandang mata, apalagi ketika mereka berjalan pada undak tangga kayu dengan latar pohon besar dan daun-daun rimbun.

Busana yang sejuk, suasana yang sejuk, senyum-senyum yang sejuk. Sebenar-benarnya semesta seakan telah kembali menjadi milik kita seutuhnya, sebagaimana pada awalnya ia memberi kita hal-hal yang suci dan murni

Suasana yang sentimentil sekaligus romantis semacam itu memang terasa adanya di Taman Dompu, Rumah Intaran, Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali, Minggu sore, 2 Oktober 2022. Rumah Intaran bersama Pagi Motley saat itu mencipta pergelaran Natural Dye Fashion Show.

Rumah Intaran adalah sebuah tempat yang natural, dikelola Gede Kresna—seorang arsitek dengan wawasan luas dan jam terbang tinggi. Pagi Motley adalah brand untuk produk kain dengan pewarna alam yang sudah terkenal di mana-mana. Pagi Motley punya studio yang dikelola dengan penuh jiwa oleh Andika Putra di Desa Sembiran, Tejakula, tepatnya di  tepi Jalan Raya Singaraja-Amlapura.

Natural Dye Fashion Show tentu saja sebuah acara peragaan busana, tapi bukanlah peragaaan busana biasa sebagaimana kita tonton di gedung mewah dengan catwalk dan karpet menyolok mata.  Selain digelar di sebuah lokasi di antara pohon dan bangunan arsitektur unik yang dirancang Gede Kresna, suasana yang diciptakan pun saungguh santai, sebagaimana orang-orang lalu-lalang di sebuah rumah tradisional dengan halaman yang luas.

“Peragaan busana dengan suasana semacam ini memang sengaja diciptakan untuk memperkenalkan pewarna alami kepada anak-anak muda di Bali, khususnya di Bali Utara. Anak-anak itu agar tahu bahwa ada pewarna alami di Buleleng dan sudah dikenal luas juga dan diminati pangsa luar,” kata Andika Putra, bos Pagi Motley.

Natural Dye Fashion Show di Rumah Intaran Desa Bengkala, Kubutambahan, Buleleng, Bali | Foto: Pagi Motley

Ini bukan pertamakalinya Pagi Motley memamerkan produk-produknya lewat peragaan busana. Pagi Motley sebelunnya ikut peragaan busana dalam ajang Suryasewana Festival (road to SanFest) 1-3 Juli 2022. Ikut juga pada ajang Global Modest Fashion Week G 20 di Nusa Dua Grand Hyatt yang dihadiri Sandiaga Uno.

Sebagai anggota Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI) Bali, Andika bersama kain dengan warna yang ia rangcang juga ikut acara peragaan busana adalam acara tahunan APPMI Bali di Art Center Taman Budaya Denpasar tahun 2021. Ada juga acara Bali Jagaditha 2021 di Gedung Alaya Denpasar yang digelar BI, dan Pagi Motley tak ketinggalan untuk ikut.  

Di Gianyar, produk Pagi Motley juga diperagakan dalam acara HUT Kota Gianyar, April 2022, yang acaranya digelar di Monumen Kapten I Wayan Dipta.

Di Jakarta, Pagi Motley ikut acara ISEF 2022 di JCC Senayan. “Banyak lagi, saya lupa,” kata Andika.

Nah, setelah melanglang dari kota ke kota, dari pusat keramaian ke pusat keramaian yang lain, Andika punya ide untuk memperagakan busana warna alam itu di tempat yang memang alami. Sepakatlah ia bersama Gede Kresna untuk membuat acara di Rumah Intaran, Desa Bengkala, Kubutambahan.

Sejatinya peragaan busana ini telah disusun secara matang sejak tiga bulan lalu. Lantaran berbagai hal, peragaan busana harus ditunda-tunda.  Dan, akhirnya acara itu bisa digelar bertepatan dengan perayaan Hari Batik Nasional, 2 Oktober ini.  

“Sebenarnya acara ini diinisiasi Rumah Intaran. Pas 2 Oktober 2022 ini momennya Hari Batik, jadi kami buat pada hari ini,” katanya.

Selanjutnya Natural Dye Fashion Show ini akan jadi even dua bulanan bagi Pagi Moetly. Tempatnya nanti mungkin kembali di Rumah Intaran atau bisa juga di tempat lain.

Kaum Milenial

Kunci dari acara ini adalah alami dan kaum milenial. Untuk itulah peragawati yang memperagakan “kehidupan” kain warna alami itu adalah peragawati dari kalangan milenial.  

Para gadis milenial itu memang tampak anggun dibalut busana bernuansa biru tua dengan berbagai desain. Kombinasi warna asli kain berpadu dengan kain berpewarna alami terlihat menyatu secara utuh sehingga siapa pun pemakaianya akan tampak menyatu juga dengan alam.

Peragaan busana itu memang ditargetkan untuk generasi muda. Selain mengenalkan bahwa kain dengan warna-warna alam bisa menjadi tren di kalangan anak muda,  Pagi Motley juga bisa memberi pemahaman tentang warna-warna alam yang tak kalah mewah dengan pewarna buatan.

Peragaan busana ini dikemas secara eksklusif. Pengunjung pun diwajibkan menggunakan baju dengan pewarna alami serta melakukan reservasi. Selain digelar peragaan busana itu, juga dilakukan pameran UMKM.

Founder Rumah Intaran, Gede Kresna menyampaikan, peragaan busana dengan konsep pewarna alami itu dilakukan untuk memunculkan brand internasional baru dari lokal Bali Utara. Pewarna alami dari Pagi Motley dipilih sebagai titik fokus pendokumentasian UMKM di Bali Utara.

Daun Mangga

Gadis-gadis muda yang lenggang-lenggok dalam acara Natural Dye Fashion Show itu barangkali tak banyak yang mengetahui bahwa busana yang mereka pakai itu diwarnai dengan daun manga dan daun-daun lain yang kerap mereka jumpai di sekitar rumah.

Jika kemudian mereka menjadi tahu karena sudah memakainya dalam acara itu, tentu itulah tujuan dari acara ini. Anak-anak muda menjadi tahu tentang hubungan-hubungan antara benda yang dipakainya dengan benda-benda alam yang ada di sekitarnya.

Andika Putra (di tengah–tengah, baju putih) bersama peragawati dan pengunjung di Rumah Intaran | Foto: Pagi Motley

Andika Putra memang kerap menggunakan daun mangga sebagai bahan pewarna. Sejak menekuni dunia pencelupan tahun 2002, pewarna alami yang paling sering ia gunakan adalah daun mangga. Sebab di sekitar studionya di Desa Sembiran, banyak terdapat pohon mangga.

Daun-daun mangga itu dicacah, selanjutnya direbus untuk dijadikan pewarna alami tekstil. Setelah direbus, daun mangga ini melahirkan warna kuning.

Selain daun mangga, bahan alami lain yang dapat digunakan sebagai pewarna, antara lain serabut kelapa untuk warna coklat, daun ketapang untuk warna hitam, kayu secang untuk warna merah dan untuk warga biru mengunakan pohon strobilanthes atau akrab dikenal dengan nama kecibeling.

Sebelum memulai usaha di Buleleng, Andika Putra awalnya bekerja sama dengan saudaranya mengembangkan lebih dahulu di Gianyar sejak tahun 2002. Sebagain besar bahan baku pewarna ia dapatkan dari sekitar tempat usahanya yang banyak terdapat pohon mangga, kelapa dan ketapang. 

Andika sendiri memilih memanfaatkan pewarna alami dari tanaman, selain cukup ramah lingkungan juga mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi. Produk-produk yang dihasilkan lebih diminati di Eropa, Amerika, Jepang dan kini hingga Korea.

“Saya pilih yang alami karena untuk tubuh lebih aman kalau pakaian itu dipakai. Selain itu, pangsa pasarnya untuk di luar negeri juga bagus,” katanya.

Saat ini pasarnya masih di pasar luar. Eropa, Asia. “Sekarang masuk ke korea. Sekarang ada Jepang yang baru. California ada, Amerika juga ada,” kata Andika. Bagaimana dengan pasar lokal? “Kini sudah banyak orang lokal yang tertarik,” ujar Andika. [T]

Rempah dan Hasrat Keabadian | Belajar Rempah Bersama Sugi Lanus di Rumah Intaran
Tutur Bumi di Rumah Intaran | Seni, Wastra, dan Siklus Kehidupan
Pelaba Intaran — Catatan untuk Perayaan 6 Tahun Rumah Intaran
Tags: bulelengfashionPagi MotleyRumah Intaran
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ilmu Komunikasi di Perguruan Tinggi Hindu, Untuk Apa?

Next Post

A Tale of An Ordinary Man

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium

by tatkala
September 16, 2026
0
Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium

SAAT ini, banyak pemilik rumah mewah di Indonesia memilih menggunakan lift rumah mewah Indonesia dari Kalea karena lift ini dapat...

Read moreDetails

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

by tatkala
September 11, 2026
0
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

Read moreDetails

Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

by tatkala
July 24, 2026
0
Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

INSTALASI panel surya kini menjadi salah satu strategi yang semakin dipertimbangkan untuk mengendalikan biaya energi, sekaligus memenuhi target keberlanjutan. Saat...

Read moreDetails

Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

by tatkala
July 16, 2026
0
Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

PADA 30 Januari 2018, Canon Indonesia merilis printer terbaru yakni Printer PIXMA Ink Efficient G series.  Ada lima tipe printer...

Read moreDetails

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

Read moreDetails

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

Read moreDetails

5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

by tatkala
May 29, 2026
0
5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

MENGGUNAKAN parfum wanita memang jadi cara paling simpel untuk meningkatkan rasa percaya diri dan meninggalkan kesan yang elegan. Tapi, tahukah...

Read moreDetails

‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

SEMAKIN malam, semakin meriah juga suasana di Gedung Kesenian I Ketut Marya, pada Jumat, 8 Mei 2016. Tepuk tangan riuh...

Read moreDetails

Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

by tatkala
May 4, 2026
0
Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

TIDAK semua pemain menikmati perjalanan yang sama dalam game. Ada yang menghargai setiap tahap perkembangan, ada juga yang lebih fokus...

Read moreDetails

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

by tatkala
May 1, 2026
0
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

Read moreDetails
Next Post
A Tale of An Ordinary Man

A Tale of An Ordinary Man

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Self-Diagnosis” atau “Self-Awareness”?:  Navigasi Kesehatan Mental di Era TikTok dan Instagram
Esai

“Mindfulness, Privilege”, dan LPDP: Ketika “Self-Care” Bertemu Realitas Sosial

Beberapa waktu terakhir, nama Maudy Ayunda kembali ramai diperbincangkan. Kali ini bukan karena film, musik, atau pendidikan di luar negeri,...

by Isran Kamal
September 18, 2026
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha
Khas

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
Dari Kehilangan hingga Memulai Kembali, Dialog Dini Hari Hadirkan “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi”
Pop

Dari Kehilangan hingga Memulai Kembali, Dialog Dini Hari Hadirkan “Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi”

RUMAH tidak selalu berupa tempat. Ia bisa menjadi ruang untuk beristirahat, menjadi diri sendiri, atau sekadar merasa aman. Namun, rumah...

by Dede Putra Wiguna
September 18, 2026
Jangar Kembali Bersuara Melawan Represi Lewat “Air Keras”
Pop

Jangar Kembali Bersuara Melawan Represi Lewat “Air Keras”

KATA-kata bisa lebih menggentarkan kekuasaan ketimbang pedang atau senjata api. Gagasan itulah yang menjadi denyut utama “Air Keras”, single terbaru...

by Dede Putra Wiguna
September 18, 2026
Menulis Kok Seperti Muntah?
Esai

Menulis Kok Seperti Muntah?

SEJAK kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) masuk semakin jauh ke dalam kehidupan sehari-hari, semua orang tampaknya bisa menulis. Tidak...

by Angga Wijaya
September 18, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Lalat Pengganggu Kebijakan MBG

SIDANG pembaca yang budiman, pernahkah singgah ke kedai makanan sederhana di pinggir jalan atau pojok pasar? Kadang banyak lalat ya?...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 18, 2026
Teater Bali dan Kehidupan Orang Bali —Catatan Pengalaman Kecil Saya di Teater Bali
Esai

Teater Bali dan Kehidupan Orang Bali —Catatan Pengalaman Kecil Saya di Teater Bali

TEATER Bali adalah pertunjukan kesenian-kesenian, tempat para penjual es ganefo, kacang rebus, rokok eceran, serta permen pedas cap Semar tetap...

by Nanoq da Kansas
September 18, 2026
“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara
Pameran

“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

JAKARTA | TATKALA.CO -- Lukisan berjudul The Wings of the Sanghyang Dance (2026) karya Putu Fajar Arcana, berhasil mengalahkan ribuan...

by tatkala
September 17, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Suara dari Dalam Lemari

BEKERJA sebagai arsitek muda freelance, Dara Ayunita terbiasa tidur larut malam. Itu tak menjadi masalah, meskipun ia masih tinggal di...

by Chusmeru
September 17, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

Oleh Sugi Lanus BUKTI perkawinan pengelana India kuno dan perempuan-perempuan Bali tidak hanya tertulis dalam prasasti Bali kuno, tetapi juga...

by Sugi Lanus
September 17, 2026
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar
Khas

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan
Panggung

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co