23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cabai Disayang, Cabai Mahal, Cabai Dipantau Bupati

Redaksi Tatkala Buleleng by Redaksi Tatkala Buleleng
September 14, 2022
in Ekonomi
Cabai Disayang, Cabai Mahal, Cabai Dipantau Bupati

Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana emmantau harga bahan pokok termasuk cabai di Pasar Anyar dan Pasar Banyuasri Singaraja

BULELENG | TATKALA.CO — Ketika Negara dilanda inflasi, cabai naik daun dan dibicarakan di mana-mana. Cabai dianggap sebagai salah satu bahan bumbu masak yang dianggap sebagai salah satu penyebab infalsi. Maka banyak anjuran keluar dari pejabat untuk menanam cabai. Harga cabai pun dipantau terus di pasar.

Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana, Rabu, 14 September 2022, turun ke Pasar Banyuasri dan Pasar Anyar di kota Singaraja. Tujuannya memantau harga bahan pangan, termasuk si cabai itu.

Di dua pasar itu ditemukan perbedaan harga pada komoditi yang sejenis. harga komoditi di Pasar Banyuasri lebih tinggi. Menurut Lihadnyana, penyebabnya ada pada perbedaan asal daerah pengiriman pasokan komoditi itu.

Secara menyeluruh, ditemukan perkembangan harga beberapa komoditi penyebab inflasi seperti bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah dan cabai merah besar mengalami penurunan harga.

Harga daging ayam ras utuh yang sebelumnya Rp. 38.000, turun menjadi Rp.35.000. Lalu, cabai merah besar sebelumnya Rp. 50.000 menjadi Rp.48.000, dan cabai rawit merah yang sebelumnya Rp.50.000 kini menjadi  Rp.45.000.

Lihadnyana mengatakan sangat diperlukan adanya eksekusi langsung program penanganan inflasi dari dinas dan instansi terkait agar harga komoditas kebutuhan pokok bisa secepatnya stabil.

“Cegah kenaikan tingkat inflasi agar daya beli masyarakat menjadi terjaga,” kata Lihadnyana.

Lihadnyana berharap, minggu ini harga-harga bahan komuniti pokok itu bisa turun, apalagi produksinya, khususnya cabai, sudah mulai ada di pasaran.

 Instruksi diberikan kepada Perumda Pasar Argha Nayottama dibantu oleh Dinas Pertanian, Perumda Swatantra dan Dinas Perdagangan. KataLihadnyana, eksekusi langsung lebih baik daripada koordinasi dan rapat-rapat antar instansi.

“Kalau modal kurang ada BPD (Bank Pembangunan Daerah) Bali akan ikut menyertai di lapangan,” kata Lihadnyana.

Saat ini, kata Lihadnyana, hanya diperlukan upaya nyata untuk menstabilkan atau menurunkan harga cabai. Kerjasama seluruh pihak diperlukan dalam upaya nyata ini.

“Mohon juga dari teman-teman bahwa sekarang ini panen cabai akan terus terjadi. Karena cabai merupakan tanaman yang dipanen berulang kali bukan sekali. Panen ada di Desa Tambakan, Desa Pakisan, Desa Bebetin, dan Desa Gobleg juga ada. Itu yang harus diserap. Semua produk pertanian dibeli, ambil lalu dibawa ke pasar,” ujar Lihadnyana.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Argha Nayottama Made Agus Yudiarsana menyebutkan sebenarnya pihaknya sudah membuka gerai dua hari yang lalu. Harga cabai sudah sempat turun. Namun, harganya memang sangat fluktuatif dan fluktuasinya per jam.

Khusus untuk Pasar Banyuasri, dalam dua hari terakhir terdapat stok cabai. Namun, saat dilakukan pemantauan, stoknya kosong. “Jadi memang harus kita sikapi apa yang menjadi arahan Pj. Bupati. Kita harus stok semua produk cabai yang lokasinya sudah disebutkan. Yang manalah nanti yang ada dan kita dapatkan,” sebutnya.

Soal cabai, Agus Yudiarsana mengakui, panen cabai memang harus menunggu berbulan-bulan. Akan tetapi, terkadang hanya mendapatkan 25 hingga 50 kilogram saja. Agar tidak kehilangan waktu saat membuka gerai, diambil dulu yang sudah dipetik oleh petani lalu langsung dijual. Saat ini, strategi tersebut harus diubah.

Dalam artian, pihak PD Pasar harus menunggu hingga hasil panen petani dipetik secara keseluruhan.  

“Sementara yang sudah kita lakukan di awal ada 75 kilogram di lokasi. Kalau sekarang ada katanya 300 kilogram yang akan dipanen. Lokasinya tersebar. Dinas Pertanian yang mengetahui dan punya data. Sebentar kita akan berkolaborasi untuk menunjukkan lokasi cabai yang siap panen. Nanti itu yang diserap,” kata Agus Yudiarsana. [T][Ado/*]

Tags: bulelengLihadnyanaPemkab Buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tubuh Antara: Tari Tradisi dalam Gerak Bathara Saverigadi

Next Post

Laris Manis Prodi PGSD di Perguruan Tinggi, Hitung-hitung Bisa Cepat Balik Modal

Redaksi Tatkala Buleleng

Redaksi Tatkala Buleleng

Related Posts

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

by tatkala
August 20, 2026
0
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

Read moreDetails

UMKM Naik Kelas: Bicara, Jual, Cuan!

by Deanda Dewindaru
August 17, 2026
0
UMKM Naik Kelas: Bicara, Jual, Cuan!

PROGRAM Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menggelar workshop “UMKM...

Read moreDetails

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
0
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

Read moreDetails

Bupati Nyoman Sutjidra Harapkan Pengusaha Muda Terus Bersinergi dengan Pemerintah Agar Mampu Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

by tatkala
March 28, 2026
0
Bupati Nyoman Sutjidra Harapkan Pengusaha Muda Terus Bersinergi dengan Pemerintah Agar Mampu Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra memuji Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Kabupaten Buleleng yang diisi anak-anak muda penuh inovasi dan...

Read moreDetails

Lima Media Buka Rahasia Bisnisnya di IDC AMSI 2025

by tatkala
October 22, 2025
0
Lima Media Buka Rahasia Bisnisnya di IDC AMSI 2025

PERKEMBANGAN teknologi kecerdasan buatan (AI) tidak hanya membawa risiko disrupsi bagi industri media, namun juga membuka peluang bisnis dan inovasi...

Read moreDetails

Hairudin dari Pesisir Buleleng, Lestarikan Cara Tradisional Membuat Tempe di Era Modern

by tatkala
September 5, 2025
0
Hairudin dari Pesisir Buleleng, Lestarikan Cara Tradisional Membuat Tempe di Era Modern

HAIRUDIN, lelaki 57 tahun itu, tetap setia pada tempe. Setia juga membuatnya secara tradisional, meski alat-alat modern kini begitu mudah...

Read moreDetails

Dari Subak ke Super-App Digitalisasi yang Mengalir di Bali

by Son Lomri
August 31, 2025
0
Dari Subak ke Super-App Digitalisasi yang Mengalir di Bali

SUBAK di Bali bukan hanya soal air. Ia adalah filosofi hidup. Air mengalir dari hulu ke hilir, melintasi sawah, membawa...

Read moreDetails

Bulde Wine, Manfaatkan Anggur Buleleng, Juara di Bali

by Son Lomri
August 31, 2025
0
Bulde Wine, Manfaatkan Anggur Buleleng, Juara di Bali

BULDE Wine, dengan memanfaatkan anggur dari petani Buleleng, perlahan menjadi jenis minuman yang berkelas. Minuman ini tak bisa disebut sebagai...

Read moreDetails

Garam Palungan, Masa Depan, dan Sentuhan Digital

by Rusdy Ulu
August 10, 2025
0
Garam Palungan, Masa Depan, dan Sentuhan Digital

PAGI di kawasan pantai, di Buleleng bagian timur, sinar matahari menghangatkan orang-orang yang pergi untuk bekerja di pantai. Aroma laut...

Read moreDetails

Wujudkan Impian Berhaji dengan Program MAXI, ABATANA dan Tabungan Emas BSI

by tatkala
June 23, 2025
0
Wujudkan Impian Berhaji dengan Program MAXI, ABATANA dan Tabungan Emas BSI

SEIRING meningkatnya antusiasme warga membuka tabungan haji di beberapa cabang Bank Syariah Indonesia Tbk yang ada di Bali, khususnya Buleleng, ...

Read moreDetails
Next Post
Laris Manis Prodi PGSD di Perguruan Tinggi, Hitung-hitung Bisa Cepat Balik Modal

Laris Manis Prodi PGSD di Perguruan Tinggi, Hitung-hitung Bisa Cepat Balik Modal

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co