6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Festival Seni Bali Jani 2021: Dua Pekan, Seribu Seniman, 45 Mata Acara

tatkala by tatkala
November 13, 2022
in Budaya
Festival Seni Bali Jani 2021: Dua Pekan, Seribu Seniman, 45 Mata Acara

Salah satu adegan dalam "Medeeng Anyar" yang akan ditampilkan dalam Pembukaan Festival Seni Bali Jani III/2021

Festival Seni Bali Jani (FSBJ) III Tahun 2021 akan diselenggarakan selama dua pekan, 23 Oktober sampai 6 November 2021, melibatkan tak kurang dari 1.000 seniman dan pekerja seni.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Gede Arya Sugiartha mengungkapkan, perhelatan kali ini mengusung tema “JENGGALA SUTRA: SUSASTRA WANA KERTHI” yang bermakna “Semesta Kreativitas Terkini: Harmoni Diri dan Bumi dalam Keluasan Penciptaan Baru”.

Perhelatan ini bukan hanya merespon secara kreatif dan inovatif situasi pandemi COVID-19, namun juga mengedepankan estetika seni yang mengacu pada konsep eksplorasi, eksperimentasi, lintas-batas, kontekstual, dan kolaborasi yang diterjemahkan ke dalam setiap rangkaian program maupun mata acaranya.

“Pandemi ini sesungguhnya adalah sebuah momen mulat sarira dan momentum kreativitas. Melalui FSBJ III ini para seniman diharapkan dapat mempersembahkan karya-karya terbaik mereka merespon tema yang telah ditetapkan. Program atau mata acara yang dihadirkan dalam FSBJ III Tahun 2021 ini bukan semata tontonan, namun mengandung kedalaman tuntuntan, juga menyampaikan pesan seruan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan serta kehidupan keseharian kita, “ ungkapnya.

Bali memiliki dua wahana pemajuan seni yang digelar setiap tahun, di bawah naungan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan.

Pertama, Pesta Kesenian Bali yang merupakan ajang penggalian, pelestarian, dan pengembangan nilai-nilai seni tradisi Bali yang digelar sejak 1979.

Kedua, Festival Seni Bali Jani, yang digagas oleh Ibu Putri Suastini Koster, pertama kali diselenggarakan pada 2019, diwujudkan sebagai tonggak kebangkitan seni modern dan kontemporer.

Kedua perayaan seni tradisi/klasik (PKB) dan modern/kontemporer (FSBJ) selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. Visi ini menjunjung arti menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang Sejahtera dan Bahagia, secara sekala dan niskala.

Sebagaimana tahun lalu, penyelenggaraan festival ini masih menerapkan prosedur dan protokol kesehatan yang ketat, diantaranya wajib memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Penonton juga wajib menunjukkan sertifikat vaksin dan check in melalui aplikasi PeduliLindungi.

Bertindak sebagai kurator FSBJ III Tahun 2021 adalah Dr. I Komang Sudirga, S.Sn., M.Hum, Ida Bagus Martinaya, S.Pd., M.Sos., dan Warih Wisatsana. Terdapat 45 program atau mata acara, diantaranya adalah Medeeng Anyar (Karnaval Virtual), Pawimba (Lomba), Adilango (Pergelaran) pentas ragam seni dari sejumlah sanggar, grup teater, serta komunitas seni, Utsawa (Parade) pentas ragam seni dari duta kabupaten/kota di Bali, Megarupa (Pameran Seni Rupa), Timbang Rasa (Sarasehan), Beranda Pustaka (Bursa Buku), dan Bali Jani Nugraha.

FSBJ III Tahun 2021 akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Sabtu (Saniscara Paing, Warigadian), (23/10), di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali. Disamping menampilkan Medeeng Anyar (Karnaval) virtual, pembukaan juga mengetengahkan pementasan Teater Opera Musikal berjudul “Pusaka Rimba” yang dibawakan oleh Teater Kini Berseri berkolaborasi dengan sejumlah sanggar dan komunitas teater lainnya.

Sedangkan pada Penutupan, Sabtu (Saniscara Umanis, Sungsang) (6/11), akan ditampilkan pergelaran Musik Kontemporer berjudul “Dimensi Musik” dari Sanggar Rareangon Sejati berkolaborasi dengan Lolot Band, The Hydrant, dll, berikut penyerahan hadiah untuk para juara lomba dan penganugerahan Bali Jani Nugraha kepada sejumlah tokoh seniman.

“Penyelenggaraan FSBJ III Tahun 2021 memadukan antara daring dan luring dengan venue utama di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya dan Gedung Natya Mandala ISI Denpasar. Adapun Beranda Pustaka secara khusus dihadirkan di Studio Patung Taman Budaya Denpasar, menyajikan buku-buku terpilih dari berbagai penerbit ternama dari Bali dan luar Bali, bahkan internasional, termasuk buku-buku karya para penerima penghargaan Bali Jani Nugraha tahun 2019 dan 2020.

Program Beranda Pustaka ini seturut upaya meningkatkan budaya literasi bagi generasi muda, khususnya untuk memahami seni, sastra, dan kebudayaan,” ungkap Ida Bagus Martinaya.

Sebagaimana tahun sebelumnya diselenggarakan pula pameran kolosal Bali Megarupa, kali ini melibatkan 107 seniman lintas generasi, yang tertua adalah D. Tjandra Kirana (77 tahun) dan termuda Naripama Ramavijaya (19 tahun). Bukan hanya menampilkan karya 2 dimensi berupa lukisan dan fotografi, namun juga 3 dimensi; keramik, patung, dan instalasi.

Pameran Bali Megarupa dipresentasikan di 4 venue, yakni Museum Puri Lukisan Ubud, Museum Neka Ubud, Museum ARMA Ubud, dan Gedung Kriya Taman Budaya Denpasar, melalui skema kurasi undangan terpilih dan undangan terbuka.

Penghormatan kepada maestro dan upaya transfer of knowledge

Dari sekian banyak mata acara tersebut, secara khusus digagas dan diwujudkan sebuah program penghormatan atau a tribute bagi maestro atau pendahulu, yakni A Tribute to Umbu Landu Paranggi (sastrawan) dan A Tribute to Nyoman Sura (penari/koreografer). “Kita memahami, dan itu sudah terbukti, seni-seni modern/kontemporer Bali sesungguhnya sudah memiliki proses atau sejarah panjang.

Sepatutnya kita menghormati para pendahulu, seperti Pak Umbu Landu Paranggi dan Bli Nyoman Sura, yang dedikasi dan sumbangsih kreativitasnya mewarnai dinamika kehidupan seni modern/kontemporer kita. Mereka bukan hanya berkarya bagi dirinya sendiri, tetapi juga turut membangun atmosfer kehidupan kreatif yang memungkinkan generasi muda mengembangkan minat dan bakatnya sebagai generasi penerus.

Umbu Landu Paranggi berpuluh tahun menggiatkan apresiasi sastra keliling Bali, melahirkan sastrawan-sastrawan yang prestasinya bukan hanya mewarnai Indonesia tetapi juga internasional. Adapun Nyoman Sura, seorang penari sekaligus koreografer yang prestasi dan capaiannya tak diragukan lagi. Ia juga seorang pendidik serta panutan banyak penari atau koreografer muda yang menularkan semangat pembaharuan,” ujar Warih Wisatsana. [T][***/Rls]

Tags: festivalFestival Seni Bali Janimusik kontemporersastraseni pertunjukanTeater
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Melihat Sampradaya dan Makna di Sekitarnya

Next Post

Peran Kecil dengan Pelajaran Besar | Ikut-ikutan Main Teater di Komunitas Mahima untuk Festival Bali Jani 2021

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
0
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

Read moreDetails

Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

GUBERNUR Bali secara resmi menutup pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu 28 Pebruari...

Read moreDetails

Selama Bulan Bahasa Bali 2026, Penyuluh Bahasa Bali Berhasil Konservasi 486 Cakep Lontar

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
179 Cakep Lontar Terawat dengan Baik di Gria Ida Pedanda Gede Made Gunung

SELAMA pelaksanaan Bulan Bahasa Bali, Februari 2026, Penata Layanan Operasional (Penyuluh Bahasa Bali) Dinas Kebudayaan Provinsi Bali berhasil melakukan konservasi dan...

Read moreDetails

‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

ANAK-anak yang terdiri dari laki-laki dan perempuan duduk melantai di Wantilan Taman Budaya Propinsi Bali. Meski dari sekolah yang berbeda,...

Read moreDetails

Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

STAND Gotra Pangusada Bali yang ada dalam pameran Bulan Bahasa Bali VIII menjadi favorit pengunjung. Sejak pameran itu dibuka bersamaan...

Read moreDetails

‘Malajah Sambil Mapalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak Ceria Belajar dan Bermain

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
‘Malajah Sambil Mapalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak Ceria Belajar dan Bermain

PERCAYA atau tidak, agenda malajah sambil maplalianan (belajar sambal bermain) di ajang Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 menjadi favorit...

Read moreDetails

Warisan Lontar di Jembrana: I Ketut Arnyana Simpan 28 Cakep dan Tika Kuno

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
Warisan Lontar di Jembrana: I Ketut Arnyana Simpan 28 Cakep dan Tika Kuno

Rumah I Ketut Arnyana di Banjar Batuagung, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, mendadak menjadi pusat konservasi dan digitalisasi lontar, Rabu (25/2/2026)....

Read moreDetails

Workshop ‘Mababaosan Basa Bali’ untuk  OPD dan Penyiar Agar  Tak Takut Rapat Hari Kamis

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
Workshop ‘Mababaosan Basa Bali’ untuk  OPD dan Penyiar Agar  Tak Takut Rapat Hari Kamis

PEMERINTAH Provinsi Bali mewajibkan penggunaan Bahasa Bali setiap hari Kamis. Kebijakan itu sempat membuat sebagian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) takut...

Read moreDetails

Penyuluh Bahasa Bali Temukan Saduran Lontar Sutasoma Tahun 1855 di Gria Suksuk Sibangkaja

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
Penyuluh Bahasa Bali Temukan Saduran Lontar Sutasoma Tahun 1855 di Gria Suksuk Sibangkaja

Konservasi, identifikasi dan digitalisasi lontar serangkaian dengan Bulan Bahasa Bali VIII kini berlanjut ke Kabupaten Badung. Kegiatan tersebut dipusatkan di...

Read moreDetails

Enam Wimbakara Serentak di Bulan Bahasa Bali 2026, Pengunjung pun Bingung Memilih

by Nyoman Budarsana
February 23, 2026
0
Enam Wimbakara Serentak di Bulan Bahasa Bali 2026, Pengunjung pun Bingung Memilih

Sebanyak enam lomba lintas generasi memikat perhatian pengunjung dalam rangkaian Bulan Bahasa Bali VIII, Sabtu (21/2/2026). Ragam wimbakara (lomba) yang...

Read moreDetails
Next Post
Peran Kecil dengan Pelajaran Besar | Ikut-ikutan Main Teater di Komunitas Mahima untuk Festival Bali Jani 2021

Peran Kecil dengan Pelajaran Besar | Ikut-ikutan Main Teater di Komunitas Mahima untuk Festival Bali Jani 2021

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co