23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tari Rejang Shanti Sebagai Identitas Banjar Desaanyar, Lalanglinggah, Selemadeg Barat

tatkala by tatkala
September 24, 2021
in Pertanian
Tari Rejang Shanti Sebagai Identitas Banjar Desaanyar, Lalanglinggah, Selemadeg Barat

Tari Rejang Santhi Sebagai Identitas Banjar Desaanyar, Lalanglinggah, Selemadeg Barat

Banjar Desaanyar, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, kini punya identitas pada ranah seni tari. Identitas itu adalah Tari Rejang Shanti.

Tari ini diciptakan oleh dosen ISI Denpasar, Ni Wayan Suartini, S.Sn., M.Sn, pada tahun 2020. Nah, melalui Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh para Dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar,  tari itu dielaborasi atau disesuaikan kembali dengan potensi seni yang ada di banjar Desaanyar. Sehingga tari itu menjadi Tari Rejang Shanti sebagai pengiring upacara pada Pura di banjar itu.

PKM ISI Denpasar ini dilaksanakan, salah satunya memang untuk memberikan nafas bagi kesenian-kesenian yang ada di masyarakat. Entah itu melestarikan kesenian yang hampir punah, mewujudkan yang baru dan megelaborasi tari yang sudah ada, sehingga mampu menjadi identitas sebuah desa sebagai pendukungnya.

Suartini selaku Ketua Tim PKM serta I Ketut Sariada dan I Gede Mawan sebagai anggota yang dibantu dua mahasiswa Jurusan Tari mampu mewujudkan sebuah tarian upacara piodalan di desa tersebut. Hal itu diwujudkan, setelah prejuru desa setempat membutuhkan dan bisa memiliki sebuah tari dan tabuh ritual untuk pengiring piodalan di pura di desanya.

Dengan permasalahan itu, Tim yang dipimpinnya ini memberi pelatihan tari maupun pelatih tabuh Rejang Shanti kepada masyarakat di Banjar Desaanyar. “Kami bersyukur, Tari Rejang Shanti itu telah terwujud, semoga dapat menjadi solusi dari permasalahan yang dialami oleh masyarakat Banjar Desaanyar,” kata Suartini.

Ketika ditampilkan pada Rahihna Tumpek Landep, Sabtu 11 September 2021, bertempat di pura di banjar itu, Tari Rejang Shanti memiliki gerak yang sangat khas. Meski bentuknya sangat sederhana, tetapi mampu memberikan spirit dari masyarakat Banjar Desaanyar sebagai pendukungnya. Penarinya adalah remaja atau pemudi dan PKK.

Musik iringan yang menggunakan Gamelan Semarandana memberikan nuansa klasik yang kental.  Keunikannya, terletak pada gerak tarinya yang terinspirasi dari gerak papendetan yang ada. “PKM ini untuk memberikan pelatihan Tari Rejang Shanti dalam mengiringi upacara piodalan di Banjar Desaanyar. Sebelumnya, belum ada tari ritual upacara piodalan, seperti Tari Rejang di pura banjar tersebut,” ungkap Suartini.

Untuk mewujudkan tari itu, Tim PKM ini telah melakukan pertemuan dengan prajuru desa setempat, sehingga meutuskan untuk melakukan pelatihan tari dan tabuh Rejang Shanti di Sanggar Seni Shanti Werdhi Gita Banjar Desaanyar. Metode pelaksanaannya dengan ceramah, demonstrasi, dan pendampingan dalam pelatihan. “Kami memberikan pelatihan serta memaparkan tentang wawasan, filosofi, serta nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Tari Rejang Shanti, sehingga dapat mengetahui makna dari tarian tersebut. Dengan begitu hasil dari pelatihan tari dan tabuh Rejang Shanti ini akan lebih mudah mengekspresikan serta dapat dilestarikan,” paparnya.

Amu, demikian sapaan wanita asal Kuta ini, disamping untuk memupuk rasa kebersamaan dan menumbuhkan jiwa peduli terhadap kesenian tradisi, Tari Rejang Shanti ini untuk menguatkan seni di masyarakat yang berkaitan dengan seni ritual sebagai pengiring upacara piodalan. Pemahaman dan penguasaan tentang bentuk, filosofi dan makna akan mampu membawa masyarakat menjadi penari yang metaksu (memiliki kekuatan dalam) sebagai salah satu kekuatan tari Bali. 

“Kegiatan ini juga untuk mendekatkan lembaga Institut Seni Indonesia Denpasar dengan masyarakat khususnya Banjar Desaanyar, dan mengimplementasikan hasil penciptaan dan kepakaran yang dimiliki dosen ISI Denpasar,” bebernya.

Tari Rejang Shanti ini merupakan tari persembahan, rasa puji syukur kehadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa atas turunnya parawidyadari ke dunia untuk menyaksikan upacara piodalan, sehingga masyarakat menjadi damai di hati damai didunia. Manfaat dari pelatihan tari dan tabuh Rejang Shanti bisa dijadikan sebagai identitas bagi masyarakat Banjar Desaanyar, disamping dapat memperkaya kasanah berkesenian yang dimiliki di banjar ini. “Kegiatan pelatihan Tari Rejang Shanti diawali dengan pelatihan tari dengan memberikan teknik dasar tari,” akunya.

Selanjutnya proses pelatihan yang dilakukan bagian perbagian mulai dari pangawit, pangawak, pangecet dan pakaad. Kemudian menggabungkan seluruh bagian menjadi satu yang dilakukan secara berulang-ulang, sehingga para peserta dapat menguasai secara baik dan benar. Begitu juga dengan penabuhnya melakukan pelatihan dari bagian pangawit, pangawak, pangecet, dan pakaad.  Lalu, digabungkan antara tari dengan iringannya, sehingga penguasaan Tari Rejang Shanti menjadi satu kesatuan dengan musik pengiringnya.

Pelatihan ini memerlukan waktu enam bulan, mulai dari observasi, pelatihan dan diakhiri dengan pementasan disertai dengan perekaman. Pementasan dan perekaman merupakan evaluasiter akhir dari semua materi yang telah diberikan pada waktu pelatihan dengan menggunakan tata rias dan kostum Tari Rejang Shanti diiringi gambelan Semarandana.

“Hasil dari pelatihan tari dan tabuh ini adalah pembuatan video. Hasil dari pementasan ini, kami berharap masyarakat Banjar Desaanyar dapat mempergunakan secara terus menerus sebagai pengiring upacara piodalan di pura,” tutup senman tari yang biasa pentas di tingkat lokal, nasional, dan internasional. [T][*/Rls]

Tags: ISI DenpasarSelemadegSelemadeg Baratseni tariTari Rejang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jurassic World | Ini Adalah 5 Dinosaurus Terkuat Dalam Film Tersebut!

Next Post

Mural 404 Not Found: Ekspresi Seni Tuai Kontroversi

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

by tatkala
August 3, 2025
0
Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

KABUPATEN Buleleng, Bali, menorehkan tonggak baru dalam ketahanan pangan dengan menyelenggarakan panen perdana varietas padi unggulan lokal, Semeton Buleleng, pada...

Read moreDetails

Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

by Redaksi Tatkala Denpasar
May 15, 2024
0
Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

DENPASAR | TATKALA.CO – Limbah tandusan (proses pembuatan minyak kelapa secara tradisional ternyata bisa difermentasi untuk makanan ternak. Inovasi itu...

Read moreDetails

Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

by Redaksi Tatkala Buleleng
April 3, 2024
0
Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

SORGUM tampaknya makin populer di Buleleng. Banyak petani yang mulai menanamnya, dan makanan berbahan sorgum sudah mulai dikenal. Di Desa...

Read moreDetails

Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

by Redaksi Tatkala Denpasar
February 6, 2024
0
Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

DENPASAR | TATKALA.CO --- Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Budiasa, S.P., M.P., IPU, ASEAN Eng....

Read moreDetails

Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

by Redaksi Tatkala Tabanan
January 24, 2024
0
Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

TABANAN | TATKALA.CO -- Untuk keempat kali Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP Unud) menyelenggarakan Agricamp di Desa Marga...

Read moreDetails

Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

by Redaksi Tatkala Buleleng
November 8, 2023
0
Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

KINI ada asuransi untuk petani. Jika panen gagal, petani bisa tenang. Teorinya sesederhana itu. Tapia pa itu asuransi pertanian? Program...

Read moreDetails

Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

by tatkala
October 16, 2023
0
Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

PEPAYA termasuk buah tropis yang memiliki kepentingan komersial karena nilai nutrisi dan pengobatannya yang tinggi. Biji dan kulit pepaya yang...

Read moreDetails

Wine dari Jeruk Siam Kintamani

by tatkala
October 13, 2023
0
Wine dari Jeruk Siam Kintamani

WINE bukan hanya dari buah anggur. Kini terdapat upaya pengembangan minuman wine yang diolah dari buah jeruk siam. Pengolahan jeruk...

Read moreDetails

Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

by tatkala
September 20, 2023
0
Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

BAGAIMANA bisa subak sampai kekeringan? Itu pertanyaan yang aneh. Tapi ada yang lebih aneh, sudah tahu subak mengalami kekeringan, tapi...

Read moreDetails

Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

by tatkala
September 5, 2023
0
Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

DI JEPANG tidak ada subak. Itu sudah jelas. Oleh karenanya, saat pengabdian masyarakat di Subak Jatiluwih, Tabanan, mahasiswa Universitas Meiji,...

Read moreDetails
Next Post
Mural 404 Not Found: Ekspresi Seni Tuai Kontroversi

Mural 404 Not Found: Ekspresi Seni Tuai Kontroversi

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co