24 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tari Rejang Shanti Sebagai Identitas Banjar Desaanyar, Lalanglinggah, Selemadeg Barat

tatkala by tatkala
September 24, 2021
in Pertanian
Tari Rejang Shanti Sebagai Identitas Banjar Desaanyar, Lalanglinggah, Selemadeg Barat

Tari Rejang Santhi Sebagai Identitas Banjar Desaanyar, Lalanglinggah, Selemadeg Barat

Banjar Desaanyar, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, kini punya identitas pada ranah seni tari. Identitas itu adalah Tari Rejang Shanti.

Tari ini diciptakan oleh dosen ISI Denpasar, Ni Wayan Suartini, S.Sn., M.Sn, pada tahun 2020. Nah, melalui Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh para Dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar,  tari itu dielaborasi atau disesuaikan kembali dengan potensi seni yang ada di banjar Desaanyar. Sehingga tari itu menjadi Tari Rejang Shanti sebagai pengiring upacara pada Pura di banjar itu.

PKM ISI Denpasar ini dilaksanakan, salah satunya memang untuk memberikan nafas bagi kesenian-kesenian yang ada di masyarakat. Entah itu melestarikan kesenian yang hampir punah, mewujudkan yang baru dan megelaborasi tari yang sudah ada, sehingga mampu menjadi identitas sebuah desa sebagai pendukungnya.

Suartini selaku Ketua Tim PKM serta I Ketut Sariada dan I Gede Mawan sebagai anggota yang dibantu dua mahasiswa Jurusan Tari mampu mewujudkan sebuah tarian upacara piodalan di desa tersebut. Hal itu diwujudkan, setelah prejuru desa setempat membutuhkan dan bisa memiliki sebuah tari dan tabuh ritual untuk pengiring piodalan di pura di desanya.

Dengan permasalahan itu, Tim yang dipimpinnya ini memberi pelatihan tari maupun pelatih tabuh Rejang Shanti kepada masyarakat di Banjar Desaanyar. “Kami bersyukur, Tari Rejang Shanti itu telah terwujud, semoga dapat menjadi solusi dari permasalahan yang dialami oleh masyarakat Banjar Desaanyar,” kata Suartini.

Ketika ditampilkan pada Rahihna Tumpek Landep, Sabtu 11 September 2021, bertempat di pura di banjar itu, Tari Rejang Shanti memiliki gerak yang sangat khas. Meski bentuknya sangat sederhana, tetapi mampu memberikan spirit dari masyarakat Banjar Desaanyar sebagai pendukungnya. Penarinya adalah remaja atau pemudi dan PKK.

Musik iringan yang menggunakan Gamelan Semarandana memberikan nuansa klasik yang kental.  Keunikannya, terletak pada gerak tarinya yang terinspirasi dari gerak papendetan yang ada. “PKM ini untuk memberikan pelatihan Tari Rejang Shanti dalam mengiringi upacara piodalan di Banjar Desaanyar. Sebelumnya, belum ada tari ritual upacara piodalan, seperti Tari Rejang di pura banjar tersebut,” ungkap Suartini.

Untuk mewujudkan tari itu, Tim PKM ini telah melakukan pertemuan dengan prajuru desa setempat, sehingga meutuskan untuk melakukan pelatihan tari dan tabuh Rejang Shanti di Sanggar Seni Shanti Werdhi Gita Banjar Desaanyar. Metode pelaksanaannya dengan ceramah, demonstrasi, dan pendampingan dalam pelatihan. “Kami memberikan pelatihan serta memaparkan tentang wawasan, filosofi, serta nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Tari Rejang Shanti, sehingga dapat mengetahui makna dari tarian tersebut. Dengan begitu hasil dari pelatihan tari dan tabuh Rejang Shanti ini akan lebih mudah mengekspresikan serta dapat dilestarikan,” paparnya.

Amu, demikian sapaan wanita asal Kuta ini, disamping untuk memupuk rasa kebersamaan dan menumbuhkan jiwa peduli terhadap kesenian tradisi, Tari Rejang Shanti ini untuk menguatkan seni di masyarakat yang berkaitan dengan seni ritual sebagai pengiring upacara piodalan. Pemahaman dan penguasaan tentang bentuk, filosofi dan makna akan mampu membawa masyarakat menjadi penari yang metaksu (memiliki kekuatan dalam) sebagai salah satu kekuatan tari Bali. 

“Kegiatan ini juga untuk mendekatkan lembaga Institut Seni Indonesia Denpasar dengan masyarakat khususnya Banjar Desaanyar, dan mengimplementasikan hasil penciptaan dan kepakaran yang dimiliki dosen ISI Denpasar,” bebernya.

Tari Rejang Shanti ini merupakan tari persembahan, rasa puji syukur kehadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa atas turunnya parawidyadari ke dunia untuk menyaksikan upacara piodalan, sehingga masyarakat menjadi damai di hati damai didunia. Manfaat dari pelatihan tari dan tabuh Rejang Shanti bisa dijadikan sebagai identitas bagi masyarakat Banjar Desaanyar, disamping dapat memperkaya kasanah berkesenian yang dimiliki di banjar ini. “Kegiatan pelatihan Tari Rejang Shanti diawali dengan pelatihan tari dengan memberikan teknik dasar tari,” akunya.

Selanjutnya proses pelatihan yang dilakukan bagian perbagian mulai dari pangawit, pangawak, pangecet dan pakaad. Kemudian menggabungkan seluruh bagian menjadi satu yang dilakukan secara berulang-ulang, sehingga para peserta dapat menguasai secara baik dan benar. Begitu juga dengan penabuhnya melakukan pelatihan dari bagian pangawit, pangawak, pangecet, dan pakaad.  Lalu, digabungkan antara tari dengan iringannya, sehingga penguasaan Tari Rejang Shanti menjadi satu kesatuan dengan musik pengiringnya.

Pelatihan ini memerlukan waktu enam bulan, mulai dari observasi, pelatihan dan diakhiri dengan pementasan disertai dengan perekaman. Pementasan dan perekaman merupakan evaluasiter akhir dari semua materi yang telah diberikan pada waktu pelatihan dengan menggunakan tata rias dan kostum Tari Rejang Shanti diiringi gambelan Semarandana.

“Hasil dari pelatihan tari dan tabuh ini adalah pembuatan video. Hasil dari pementasan ini, kami berharap masyarakat Banjar Desaanyar dapat mempergunakan secara terus menerus sebagai pengiring upacara piodalan di pura,” tutup senman tari yang biasa pentas di tingkat lokal, nasional, dan internasional. [T][*/Rls]

Tags: ISI DenpasarSelemadegSelemadeg Baratseni tariTari Rejang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jurassic World | Ini Adalah 5 Dinosaurus Terkuat Dalam Film Tersebut!

Next Post

Mural 404 Not Found: Ekspresi Seni Tuai Kontroversi

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

by tatkala
August 3, 2025
0
Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

KABUPATEN Buleleng, Bali, menorehkan tonggak baru dalam ketahanan pangan dengan menyelenggarakan panen perdana varietas padi unggulan lokal, Semeton Buleleng, pada...

Read moreDetails

Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

by Redaksi Tatkala Denpasar
May 15, 2024
0
Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

DENPASAR | TATKALA.CO – Limbah tandusan (proses pembuatan minyak kelapa secara tradisional ternyata bisa difermentasi untuk makanan ternak. Inovasi itu...

Read moreDetails

Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

by Redaksi Tatkala Buleleng
April 3, 2024
0
Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

SORGUM tampaknya makin populer di Buleleng. Banyak petani yang mulai menanamnya, dan makanan berbahan sorgum sudah mulai dikenal. Di Desa...

Read moreDetails

Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

by Redaksi Tatkala Denpasar
February 6, 2024
0
Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

DENPASAR | TATKALA.CO --- Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Budiasa, S.P., M.P., IPU, ASEAN Eng....

Read moreDetails

Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

by Redaksi Tatkala Tabanan
January 24, 2024
0
Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

TABANAN | TATKALA.CO -- Untuk keempat kali Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP Unud) menyelenggarakan Agricamp di Desa Marga...

Read moreDetails

Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

by Redaksi Tatkala Buleleng
November 8, 2023
0
Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

KINI ada asuransi untuk petani. Jika panen gagal, petani bisa tenang. Teorinya sesederhana itu. Tapia pa itu asuransi pertanian? Program...

Read moreDetails

Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

by tatkala
October 16, 2023
0
Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

PEPAYA termasuk buah tropis yang memiliki kepentingan komersial karena nilai nutrisi dan pengobatannya yang tinggi. Biji dan kulit pepaya yang...

Read moreDetails

Wine dari Jeruk Siam Kintamani

by tatkala
October 13, 2023
0
Wine dari Jeruk Siam Kintamani

WINE bukan hanya dari buah anggur. Kini terdapat upaya pengembangan minuman wine yang diolah dari buah jeruk siam. Pengolahan jeruk...

Read moreDetails

Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

by tatkala
September 20, 2023
0
Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

BAGAIMANA bisa subak sampai kekeringan? Itu pertanyaan yang aneh. Tapi ada yang lebih aneh, sudah tahu subak mengalami kekeringan, tapi...

Read moreDetails

Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

by tatkala
September 5, 2023
0
Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

DI JEPANG tidak ada subak. Itu sudah jelas. Oleh karenanya, saat pengabdian masyarakat di Subak Jatiluwih, Tabanan, mahasiswa Universitas Meiji,...

Read moreDetails
Next Post
Mural 404 Not Found: Ekspresi Seni Tuai Kontroversi

Mural 404 Not Found: Ekspresi Seni Tuai Kontroversi

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co