23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Film “Sekala-Niskala” Pulang ke Tanah Bali dan Retrospektif Kamila Andini

tatkala by tatkala
February 9, 2018
in Lingkungan
Film “Sekala-Niskala” Pulang ke Tanah Bali dan Retrospektif Kamila Andini

Istimewa

PADA tanggal 9 dan 11 Februari 2018, film ‘Sekala Niskala’ pulang ke tanah Bali, tempat yang menjadi latar belakang serta cerita film ini. Bekerjasama dengan ARMA Foundation, Museum, and Resort serta Bentara Budaya Bali, pemutaran film ini terbuka bagi masyarakat Bali agar dapat menjadi penonton pertama sebelum film ini dirilis di bioskop Indonesia pada tanggal 8 Maret 2018 mendatang.

Tanggal 9 Februari film ini tayang di ARMA Foundation, Museum, and Resort, dan tangal 11 Februari diputar di Bentara Budaya Bali.

Kamila Andini, sutradara perempuan muda yang menghabiskan lebih dari 5 tahun untuk melahirkan film ‘Sekala Niskala’ mengatakan, “Sejak awal saya ingin memberikan sesuatu untuk Bali. Seperti persembahan kepada tempat yang saya sangat hargai budayanya, filosofi hidupnya, dan manusia- manusianya yang berkarya. Itu kenapa saya ingin seluruh bakat yang ada di dalam layar adalah bakat Bali, meskipun kita semua tahu itu bukan keputusan yang mudah saat kita ingin masuk ke pasar bioskop,” katanya.

Tapi, ia menyatakan bahwa ia percaya bakat-bakat Bali punya caranya sendiri untuk memesona, seperti yang selama ini selalu terjadi saat ia datang ke Bali. “Bali punya kekuatan yang berbeda, kekuatan yang nyata. Untuk itu, kali ini, saya harus mengungkapkan harapan yang nyata dan jujur. Saya sungguh berharap, di tempat di mana kehidupan dimaknai lewat budaya, seni dan karya, karya seperti ini bisa dihargai dan diapresiasi.” Ujar Kamila.

Film ‘Sekala Niskala’ berbahasa Bali dan diperankan oleh para seniman Bali seperti Ayu Laksmi dan I Ketut Rina. Film ini juga menampilkan dua bintang baru, Thaly Kasih dan Gus Sena, yang kekuatan seni peran serta tarinya menjadi pusat perhatian dalam film ini. Film ini juga didukung oleh koreografer Ida Ayu Wayan Arya Satyani, serta bekerja sama dengan sanggar-sanggar tari di Bali dalam proses pembuatannya.

Setelah film panjang Kamila Andini yang pertama, ‘The Mirror Never Lies’, ia ingin mencari dirinya lebih jauh lagi. Film seperti apa yang ingin ia buat dan cerita seperti apa yang ingin ia sampaikan. “Saya ingin kembali ke akar, sebagai manusia Timur. Ide utama dalam film ini adalah saya ingin menggambarkan manusia Indonesia, dan juga Asia, yang holistik.”

Istimewa

Bali dalam hal ini adalah salah satu tempat yang keholistikannya masih bisa dirasakan dalam keseharian. Sekala Niskala (The Seen and Unseen) adalah filosofi yang mereka percayai dalam hidup; hidup selaras dengan semua yang terlihat, dan juga tidak terlihat. Konsep ini sangat mendefinisikan Indonesia dalam pandangan Kamila Andini, bahwa kita dibentuk dari kepercayaan, mitos, dan semesta yang holistik.

Lalu dalam prosesnya, Dini – panggilan akrabnya – menemukan cerita Tantri, putri dari mitos Bali yang menyampaikan dongeng fabel. “Saya juga menemukan mitos tentang kembar buncing (kembar perempuan dan laki-laki) dan relasi mereka yang misterius. Dari sinilah cerita ‘Sekala Niskala’ dimulai. Cerita tentang hubungan saudara kembar dan koneksinya pada kehidupan, dalam realita yang magis,” ungkapnya.

Film ‘Sekala Niskala’ pertama kali ditayangkan di dunia di ajang kompetisi prestisius Toronto International Film Festival 2017. Kemudian berkeliling ke berbagai festival seperti Busan, Singapura, Tokyo, Jogja-NETPAC, dan Dubai. Pada pertengahan bulan Februari 2018, ‘Sekala Niskala’ akan tayang perdana di Eropa dalam ajang kompetisi di Berlinale International Film Festival.

Tidak hanya diputar di berbagai layar manca negara, namun film ini berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Film Remaja Terbaik di Asia Pacific Screen Awards 2017, memenangkan Grand Prize di Tokyo FILMeX 2017, dan dinobatkan sebagai film terbaik dengan Golden Hanoman Award di Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2017.

Film berbahasa Bali ini kemudian akan tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai tanggal 8 Maret 2018. Produser film ini, Ifa Isfansyah, menyatakan, “Saya ingin setiap film yang saya buat mempunyai umur yang panjang. Salah satu caranya adalah mempertemukan dengan penonton seluas dan seberagam mungkin baik melalui jalur distribusi konvensional maupun menciptakan jalur distribusi alternatif.

Bioskop adalah platform distribusi yang sangat tepat untuk penonton yang bersifat lebih umum dengan jangkauan yang luas. Film yang saya buat bukan hanya selesai sebagai bentuk ekspresi saja, namun juga harus mampu menjadi media edukasi kepada masyarakat tentang keberagaman sinema. Dengan ‘Sekala Niskala’ diputar di bioskop, bentuk sinema Indonesia menjadi semakin beragam dan sudah seharusnya hal tersebut tersampaikan kepada penonton film kita.”

Dunia Batin Kamila Andini

  • Sinema Bentara Tayangkan Film Retrospektif Kamila Andini dan Sekala Niskala 

Sinema Bentara di Bentara Budaya Bali (BBB) kali ini bukan saja masih diselenggarakan secara Misbar, melainkan secara khusus menyuguhkan rangkaian film yang bersifat retrospektif dari sutradara muda cemerlang Kamila Andini. Program tayang film ini berlangsung pada Sabtu (10/2) hingga Minggu (11/2).

Kamila Andini merupakan salah satu sutradara muda Indonesia yang kini banyak diperbincangkan. Ia memulai karirnya di bidang film dengan membuat dokumenter, sebagian besar mengambil fokus tentang laut.

Sinema Bentara Retrospektif ini merupakan kerjasama Fourcolours Films dan Treewater Productions dengan Bentara Budaya Bali. Film-film yang bakal ditayangkan antara lain: The Mirror Never Lies (Drama, 2011); Sendiri Diana Sendiri (Drama, 2015); dan Memoria (Drama, 2016) dan tentu saja Sekala Niskala (Drama, 2017).

Focus on Kamila Andini & Special Screening Sekala Niskala

Sedini remaja Kamila Andini telah akrab dengan dunia film. Ia pernah mengikuti Popcorner Film Workshops, Konfiden (Komunitas Film Independen) short film workshop, dan InDocs (organisasi film dokumenter Indonesia).

Film-filmnya banyak menyoal isu seputar perempuan. Film cerita pertamanya, The Mirror Never Lies (2011), berkisah tentang hubungan ibu dan anak perempuan suku Bajo di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Berkat film ini, Kamila Andini meraih sejumlah penghargaan, diantaranya Earth Grand Prix Award di Tokyo International Film Festival dan Bright Young Talent Award di Mumbai International Film Festival, dan juga FIPRESCI Award di the Hong Kong International Film Festival. Film ini bahkan telah mengelilingi lebih dari 30 festival film, termasuk Berlinale, Busan, Edinburgh, dan Seattle.

Film-film garapannya cenderung berbasis pada riset yang panjang dan mendalam, sebagaimana tecermin pada Memoria (2016), di mana Kamila mengambarkan sepenggal kisah kelam yang terjadi pada sebagian perempuan di Timor Leste pada masa perang kemerdekaan Timor Leste kala itu.

Selain memutar karya-karya cemerlang Kamila Andini terdahulu, di BBB akan ditayangkan pula film Sekala Niskala (The Seen and Unseen), di mana cerita dan lokasi pengambilan gambarnya sebagian besar di pulau Bali. Film ini direncanakan rilis di bioskop pada 8 Maret 2018.

Pemutaran film ini juga akan dimaknai diskusi perihal proses penciptaan dan pengalaman penjelajahan estetik bersama Kamila Andini beserta para kru dan pemain, terutama terkait penggarapan film Sekala Niskala. (T/R)

Tags: balifilmPerempuan
Share25TweetSendShareSend
Previous Post

Ah, Kartu Kuning Tidak Kreatif, Cobalah Acungkan Kartu-kartu Ini…

Next Post

Cerita dari Sragen: “Ngampung”, Perempuan-perempuan Memburu Sisa Panen

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026
0
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

Read moreDetails

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

by Nyoman Budarsana
June 6, 2026
0
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, dan Coca-Cola Europacific...

Read moreDetails

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails

12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

by tatkala
September 3, 2024
0
12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

PERUBAHAN iklim semakin mendesak perhatian global, didorong oleh emisi karbon yang kian meningkat. Hal ini tak hanya mengancam lingkungan, tetapi...

Read moreDetails

Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Jembrana Kini Menjaga Penyu dengan “Adopt Nest Technology”

by tatkala
July 27, 2024
0
Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Jembrana Kini Menjaga Penyu dengan “Adopt Nest Technology”

“Adopt Nest Technology (ANT), sebuah program ekoeduwisata pionir berbasis sains dan Internet of Things (IOT), diluncurkan untuk memantau dan memitigasi...

Read moreDetails
Next Post
Cerita dari Sragen:  “Ngampung”, Perempuan-perempuan Memburu Sisa Panen

Cerita dari Sragen: “Ngampung”, Perempuan-perempuan Memburu Sisa Panen

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co