2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Catatan Harian Sugi Lanus# Wabah Difteri Dalam Lontar Usada?

Sugi Lanus by Sugi Lanus
February 2, 2018
in Esai

Sumber Foto Kelor/Moringa: https://greenharmonyid.com/

 

“Silahkan ikuti vaksinisasi dengan teratur”, demikian anjuran pemerintah sekarang dalam menghadapi wabah Difteri.

Tapi bagaimana dengan di masa lampau? Apa yang disebutkan dalam lontar Usada?

Untuk orang Bali, jawaban sederhananya (untuk pencegahan dan meningkatkan daya kekebalan tubuh terhadap serangan bakteri): Perbanyak makan jukut kelor (sayur daun kelor dengan bumbu bawang putih diperbanyak, dan garam secukupnya. Ingat: TIDAK ditambahi penyedap rasa/ micin/ MSG).

Kenapa demikian?

Bakteri Difteri dan wabahnya bukan hal baru. Jika kita buka-buka buku atau lontar Usada, terkait dengan gejala wabah Difteri, kelihatannya ada disebutkan gejala-gejala yang sama:

– Ada sejenis dahak abu-abu menutupi bagian belakang tenggorokan, membuat sulit bernapas.
– Gejalanya termasuk sakit tenggorokan, demam, pembengkakan kelenjar getah bening, dan lemas.

Pada lontar Usada Rare disebutkan berbagai gejala ketidaknormalan bernafas lanjutan pada bayi sampai berbuih dan mual-mual.

Gejala serangan bakteri itu, dalam lontar-lontar, tidak disebut penyebabnya adalah bakteri, tapi: Upas Warangan, kadang disebut Cetik atau Jampi-Jampi. Wabah disebut grubug.

Usada Rare menyebutkan:

– Obat untuk bayi menderita sakit perut kaku, di hulu hati membengkak, sarananya adalah: Buah sirih, temulawak, ginten hitam, untuk diminum. Dan sebagai obat sembur adalah: Kunir, laos, lampuyang, diiris tipis diramu dengan sinrong. Sarana obat untuk dihirup oleh si pasien adalah: Laos, cendana, sedikit air kapur, air jeruk nipis. Dan sebagai obat sembur untuk si pasien adalah: Kulit pohon tibah, daun limau, kunir warangan, ketumbah, garam yodium, disembur pada hulu hati si pasien.

– Obat untuk bayi menderita mual-mual dan mengeluarkan buih adalah: Kulit pohon bunut bulu, bawang, adas diramu untuk diminum. Dan sebagai obat semburnya adalah: Bangle, kencur, akar kelor, semua sarana itu dipanggang.

– Obat untuk bayi menderita penyakit jampi mual-mual adalah: Laos kapur, garam, santan kane, didinginkan, lalu diminum.

– Obat untuk bayi menderita mual-mual dan sesak di hulu hati, sarananya: Temulawak dicampur madu, diramu dengan sarilungid, lalu diminum.

– Obat untuk bayi mual-mual dan sesak di hulu hati, sarananya: 3 irisan laos, bawang putih, kapur sedikit, diramu untuk diminum.

– Obat untuk bayi menderita panas dan henek di hulu hati, sarananya: Daun kasine, adas, banyu tuli, diramu untuk diminum.

[CATATAN: Hati-hati mencoba meramu sendiri, dan perhatikan nama-nama pohon dan ramuan itu dalam bahasa Bali, cek dan ricek pada ahli usada sebelum mencobanya, jangan mencobanya kalau tidak pernah atau berpengalaman dalam loloh dan ramuan. Gunakan untuk pencegahan, tidak dianjurkan untuk pengobatan pada pasien yang telah terpapar parah].

Jika kita bandingkan dengan literatur kedokteran modern, “Jika dokter menduga difteri, anak yang terinfeksi atau orang dewasa diberikan antitoksin. Antitoksin, disuntikkan ke pembuluh darah atau otot, menetralkan racun difteri yang sudah beredar di tubuh. Sebelum memberi antitoksin, dokter mungkin melakukan tes alergi pada kulit untuk memastikan bahwa orang yang terinfeksi tidak memiliki alergi terhadap antitoksin.

Orang yang alergi pertama-tama harus tidak ‘peka’ terhadap antitoksin. Dokter melakukan ini dengan awalnya memberi dosis kecil antitoksin dan kemudian secara bertahap meningkatkan dosisnya.” Atau dengan “diobati dengan antibiotik, seperti penisilin atau eritromisin. Antibiotik membantu membunuh bakteri dalam tubuh, membersihkan infeksi. Antibiotik mengurangi hanya beberapa hari lamanya orang yang difteri menular.” *

Tampaknya lontar Usada Rare memberikan beberapa herbal yang disinyalir sebagai ‘antitoksin-antibiotik alamiah’ seperti disebutkan di atas: Bangle, kencur, akar kelor, laos kapur, garam, santan kane, kulit pohon tibah, daun limau, kunir warangan, ketumbah, garam, buah sirih, temulawak, ginten hitam, dan seterusnya.

Petunjuk Usada Rare memang harus dipelajari dan diramu oleh yang punya pengalaman membuat boreh, suwuk, dan loloh, yang paham cara meramunya.

Adakah resep sederhananya?

Silahkan terapkan beberapa resep aman di bawah ini sesuai dengan kandungan lontar Usada Rare (yang sudah dipraktekkan juga tidak hanya di Bali)** sebagai berikut:

1). Daun kelor (moringa) + bawang putih. Bisa dijadikan ramuan, atau sup, atau bentuk sayur urab.
2). Madu + lemon/ jeruk nipis/ sitrun (diperas) + air hangat. Ini bisa langsung diminum, baik untuk anak-anak dan orang dewasa.
3). Garam +air hangat; diminum untuk pengurangi sakit tenggorokan.

Semua ini (resep sederhana di atas) disebutkan melegakan pernafasan dan membantu mencegah dan bisa efektif mengobati jika gejala awal pernafasan terganggu yang ditandai dengan perasaan sakit di tenggorokan. Resep di atas sebagai penanggulangan (pengobatannya tahap awal) sakit tenggorokan (salah satu gejala serangan bakteri Difteri) dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan bakteri.

Mengingat bakteri Difteri dan wabahnya sangat serius, jangan coba-coba jadi dukun kagetan atau ‘balian supret’, maka: Jika Anda mendapati orang sekitar dengan gejala atau telah diserangan Difteri, sudah pasti dan mengkhawatirkan Anda, silahkan langsung ke rumah sakit terdekat dan pastikan diterapi atau ditreatment dengan serius oleh pihak rumah sakit karena wabah ini jika sampai terlambat atau salah penanganan berakibat kematian.

Rekomendasi saya:

Isi lontar Usada (harus dipelajari dan cross-check dengan penelitian-penelitian herbal terkini) sebaiknya dipakai hanya untuk pencegahan atau sebagai usaha meningkatkan daya tubuh pencegahan terhadap serangan bakteri. (T)

* Sumber: https://www.mayoclinic.org/…/diagnosis-treatme…/drc-20351903

** Silahkan bandingkan dengan sumber informasi natural homeremedies atau pengobatan herbal lainnya, silahkan buka:

  • http://www.natural-homeremedies.org/…/home-remedies-for-re…/
  • http://www.natural-homeremedies.com/…/natural-cures-for-di…/
  • https://www.organicfacts.net/…/home-remedies-for-diphtheria…

Catatan Harian, 13 Desember 2017.

Tags: lontartanaman obat
Share14TweetSendShareSend
Previous Post

Komunitas Cemara Angin Berproses, Sedikit demi Sedikit Menjadi MAS

Next Post

Menjaga Gunung Agung, “Tremor” jadi Hiburan – Cerita dari Pos Pantau Rendang

Sugi Lanus

Sugi Lanus

Pembaca manuskrip lontar Bali dan Kawi. IG @sugi.lanus

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post

Menjaga Gunung Agung, “Tremor” jadi Hiburan – Cerita dari Pos Pantau Rendang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co