3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“GGH Stroberi, Nikmat, Manis, dan Ah…!” – Ditunggu GGH Durian Bestala dan Mangga Depaha

Eka Prasetya by Eka Prasetya
February 2, 2018
in Esai

Foto: Eka Prasetya

 

MALAM itu, dramawan Putu Satria Kusuma menulis status di Facebook. “Ditemani GGH rasa strawbery dan alunan Beethoven dari Youtube. Malam ini tak sengaja nemu poster di tahun 2013 menyeretku menghitung langkahku di teater. Cinta dan kegilaan jadi satu. Sepertinya sudah 30 tahun lebih aku disini.”

Status itu membuat saya penasaran. Saya hanya fokus pada empat kata pertama. “Ditemani GGH rasa strawberry”. Sumpah, ini benar-benar membuat saya penasaran.

Sebagai seseorang yang mengaku-ngaku sebagai penikmat arak beras Gwan-Gwan Hoo (GGH), bagaimana bisa saya tidak tahu kini GGH punya varian rasa. Sungguh memalukan! Saya hanya tahu GGH punya satu rasa saja. Rasa arak beras.

Sejak menjadi seorang alkoholik, saya sebenarnya sangat pemilih. Saya fanatik pada minuman tertentu dan merk tertentu. Biasanya saya mengkonsumsi wiski dari keluarga Jhony Walker. Wiski favorit saya justru bukan dari varian Jhony Walker dengan berbagai label warna itu. Melainkan Chivas Regal 12.

Selama bertahun-tahun, GGH nyaris tidak pernah saya teguk. Apalagi partner mabuk saya, yang namanya Robin Van Jangkrik itu, selalu menolak diajak menenggak GGH. “Efek mabuknya jelek,” begitu dalihnya.

Saya akhirnya mulai berkenalan dengan GGH dua tahun lalu. Ketika putri saya lahir. Membeli susu formula jauh lebih mendesak ketimbang beli wiski impor. Demi susu anak, saya mengalah, dan beralih menikmati minuman beralkohol lokal, arak beras GGH yang legendaris itu.

Pertama kali menyesap GGH, saya tidak bisa menikmatinya. Entah karena tak terbiasa, atau karena terlanjur terdoktrin mikol lokal tak senikmat mikol impor. Saat itu, saya terpaksa “ngarit”. Ngarak (minum arak) campur sprite. Rasa dan aroma manis sprite, bisa membuat lidah saya nyaman.

Tapi, saya merasa ngarit kurang nendang. Saya putuskan meminum GGH tanpa campuran sprite. Setelah meneguknya, saya mengucapkan “huaaah”. Karena memang ada rasa yang cukup menggangu ketika sampai di tenggorokan. Orang Bali menyebutnya “pengah”.

Biar begitu, saya tetap lanjutkan. Keinginan menikmati minuman beralkohol sudah tidak bisa dibendung lagi. Sloki kedua GGH tanpa campuran, mulai terasa nikmat. Sloki ketiga semakin nikmat. Sloki keempat tambah nikmat. Dan akhirnya saya ketagihan meminum GGH.

Seminggu kemudian saya kembali membeli sebotol GGH. Kali ini saya mulai memperhatikan kemasannya. Wadahnya sederhana. Dikemas dalam botol bir kemasan 650 ml dengan label warna putih sebagai penanda. Ada segel warna kuning dan tutup botol warna kuning pula. Seperti tutup botol kecap.

Saya buka tutupnya, saya nikmati aromanya. Aromanya boleh juga. Ada aroma manis di sana. Saya mulai sloki pertama, sloki kedua, dan sloki-sloki selanjutnya. Nikmat betul. Saya benar-benar dibuat jatuh cinta dengan GGH. Saya terhanyut menikmati GGH label putih. Tidak sedikit pun terpikir ada GGH lain.

Minggu demi minggu, saya selalu membeli GGH. Di kost pun, saya selalu sedia minimal sebotol GGH. Sesekali diselingi dengan Arak Bali tanpa merk, bila isi dompet membuat saya meringis.

Hingga beberapa hari lalu, Putu Satria mengejutkan saya dengan statusnya di Facebook. Sungguh mati saya jadi penasaran. Saya akhirnya bertemu dengan Putu beberapa hari lalu dan menanyakan lebih detail soal GGH rasa stroberi ini. Katanya dia membeli di toko GGH yang ada di Jalan Surapati Singaraja. Selama ini saya memang tidak pernah beli GGH di sana. Hanya beli di toko kecil dekat rumah.

Siang itu juga saya bergegas ke toko GGH, membeli sebotol GGH rasa stroberi. Sampai rumah, saya letakkan di freezer biar cepat dingin. Biar malamnya segera bisa saya nikmati.

Waktu yang dinanti akhirnya datang juga. Saya bergegas mengeluarkan botol GGH dari dalam freezer. Saya pandangi botolnya. Saya perhatikan setiap detilnya. GGH rasa stroberi ini dikemas dalam label yang dominan dengan warna merah. Termasuk segelnya. Botolnya terlihat lebih jernih.

Segera saya buka botolnya. Saya nikmati aromanya. Ah, aromanya benar-benar nikmat. Manis, harum, wangi, ada aroma stroberi, pokoknya nikmat.

Segera saya tuangkan pada sloki. Warnanya benar-benar jernih, dan ada sedikit warna merah. Saya mulai menyesap, menikmati rasanya. Ada rasa segar, rasa manis, duh benar-benar nikmat.

Segera saya angkat sloki pertama dan sungguh-sungguh nikmat. Rasanya segar, ada rasa manis, ada aroma stroberi yang terasa di dalam mulut. Tidak ada lagi rasa “huaaah”, seperti varian kuning. Tergantikan dengan rasa “ah…” yang nikmat.

GGH varian stroberi jauh lebih nikmat dan lebih ringan dari saudaranya yang berlabel putih. Meski lebih ringan, rasa nendang-nya tetap terjaga. Kalau dalam keluarga Jhony Walker, GGH dengan label putih itu ibaratnya Red Label, sedangkan GGH stroberi seperti Black Label.

GGH stroberi sangat layak dicoba. Harganya juga tidak mahal-mahal amat. GGH label kuning dibanderol Rp 75 ribu, sementara GGH stroberi dijual Rp 87 ribu.

Sebagai sebuah mikol lokal, produksi Buleleng, saya sangat bangga GGH bisa memadukan diri dengan buah lokal seperti stroberi yang banyak tumbuh di Desa Pancasari. Siapa tahu nanti GGH bisa memadukan diri dengan buah lokal lain. Sehingga muncul varian-varian baru. Seperti GGH anggur hasil perpaduan dengan Anggur Banjar, GGH mangga hasil perpaduan dengan Mangga Depaha, atau GGH Durian hasil kolaborasi dengan Durian Bestala.

GGH stroberi sungguh membuka mata. Ternyata aroma stroberi bisa dipadukan dengan arak, minuman beralkohol khas Bali. Ternyata aroma stroberi bukan hanya ada pada Fiesta. (T)

Tags: arakbuahbulelengminuman beralkoholSingaraja
Share31TweetSendShareSend
Previous Post

Demokrasi, Kebebasan Berpendapat, dan Saracen

Next Post

Rakornas KMHDI 2017: Berperang, Ayo Berperang, tapi Siapa Musuh Kita?

Eka Prasetya

Eka Prasetya

Menjadi wartawan sejak SMA. Suka menulis berita kisah di dunia olahraga dan kebudayaan. Tinggal di Singaraja, indekost di Denpasar

Related Posts

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails

Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

by IGP Weda Adi Wangsa
May 30, 2026
0
Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium...

Read moreDetails
Next Post

Rakornas KMHDI 2017: Berperang, Ayo Berperang, tapi Siapa Musuh Kita?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co