6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Nomor Urut 1 dan 2 Selalu Keok – Mitos Polos Pilkada Buleleng

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
February 2, 2018
in Esai

Sumber foto: http://kpu-bulelengkab.go.id/

PASANGAN calon kepala daerah dalam event Pilkada boleh ngomong apa saja ketika mendapatkan nomor urut tertentu saat pengundian nomor urut di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Yang dapat nomor urut 1 bilang itu nomor juara, nomor kemenangan. Apa pun yang nomor satu pasti terbaik. Yang dapat nomor urut 2 tak mau kalah. Nomor 2 itu, jika disimbolkan dengan acung dua jari (telunjuk dan jari tengah) artinya victory (kemenangan).

Lha, nomor 1 artinya menang. Victory artinya menang. Yang kalah siapa?

Politikus – apalagi politikus yang sedang berpolitik untuk jadi calon bupati atau gubernur, memang harus bicara sesuatu jika mendapatkan sesuatu. Memang harus begitu. Jika hanya diam, tak bicara, tak ngomong, tak beretorika, bukan sedang berpolitik namanya, tapi sedang memancing.

Di Pilkada Buleleng, saat pengundian nomor urut, Senin 12 Desember 2016, yang digelar KPU di Gedung Laksmi Graha Singaraja, pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Dewa Nyoman Sukrawan/Dharma Wijaya (SURYA) mendapat nomor urut 1. Sementara pasangan incumbent Putu Agus Suradnyana/Nyoman Sutjidra (PASS) dianugerahi nomor urut 2. Dua pasangan itu juga beretorika mengupas simbol angka agar maknanya bisa mengarah pada kemenangan.

Dewa Nyoman Sukrawan menyatakan nomor urut satu yang ia peroleh adalah nomor kebanggan, sekaligus nomor kemenangan. “Kenapa seperti itu? Karena pasangan  Surya baru pertama kali jadi calon, dan tentu pasangan Surya akan merebut Buleleng Satu. Itu salah satu yang menjadi keyakinan kami, sehingga Buleleng Satu bisa kami rebut,” tegas Surya.

Sementara itu Calon Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan mendapatkan nomor urut dua adalah sebuah anugerah. “Sepertinya ada tanda dari alam, kami diminta melanjutkan periode yang kedua. Dari kemarin banyak sekali yang mendoakan biar kami dapat nomor urut dua. Ini artinya astungkara kami bisa melanjutkan ke periode kedua,” ujar Sutjidra.

Manusia Simbol

Manusia memang tak bisa dilepaskan dari simbol-simbol. Manusia adalah pengguna simbol untuk menyatakan sesuatu, termasuk untuk mengekspresikan diri di dunia politik.

Dan angka bukan hanya untuk menghitung kekayaan, namun adalah juga simbol yang punya arti dan makna lebih dalam dan luas. Bahkan di Bali, angka-angka tertentu punya makna, punya nilai sakral dan magis. Angka 3 misalnya bisa dikaitkan dengan Tri Murti, Tri Sakti, Tri Hita Karana dan tri-tri yang lain. Angka 9 dianggap luhung, angka tertinggi, yang biasa juga dikaitkan dengan Dewa Nawa Sanga.

Bahkan di Jakarta, di ibukota yang sangat modern, orang masih terbiasa berkutat dengan simbol dan makna angka-angka yang kadang berbau magis dan mistis yang kemudian bisa melahirkan mitos. Dalam Pilkada DKI misalnya, “mitos calon nomor urut 1 selalu kalah” kerap jadi pembicaraan.

Pada Pilkada DKI 2007, ada dua pasangan calon yang bertarung, yakni Fauzi Bowo yang berpasangan dengan Prijanto dan Adang Daradjatun/Dani Anwar. Saat itu, Fauzi/Prijanto memegang nomor urut 2 dan menang. Pasangan nomor urut 1, Adang Daradjatun/Dani Anwar kalah.

Lima tahun kemudian, pada Pilkada DKI 2012, giliran Fauzi Bowo  yang saat itu berpasangan dengan Nachrowi Ramli (Nara) memegang nomor urut satu. Dan pasangan itu kalah. Kita tahu, pemenangnya adalah pasangan Joko Widodo (Jokowi)/Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pada putaran pertama Jokowi/Ahok mendapat nomor urut 3, lalu pada putaran kedua pasangan itu pegang nomor 2.

Pada ajang Pilkada Gubernur (Pilgub Bali) juga muncul mitos nomor urut 1 tak pernah menang sejak era pilkada langsung. Pilgub tahun 2008, pemenangnya adalah nomor urut 3, yakni pasangan Mangku Pastika/Puspayoga. Pasangan nomor urut 1, Gede Winasa/Alit Putra, kalah. Lima tahun berikutnya, pasangan Puspayoga/Dewa Sukrawan (PAS) mendapat nomor urut 1. Pasangan itu kalah tipis melawan Mangku Pastika/Sudikerta (Pastikerta) yang bernomor urut 2.

Angka memang selalu dikaitkan dengan keberuntungan dan nasib sial. Dalam judi togel, angka bisa disebut jalan menuju kaya. Maka, paito yang berisi angka-angka yang pernah keluar dicoret-coret lagi, dirumuskan kembali. Angka yang pernah keluar pada togel putaran ke-50 misalnya, diyakini tak akan keluar lagi di urutan ke-60. Angka ganjil yang jadi “ekor” pada putaran ke-100 misalnya, diyakini tak akan jadi “kepala” pada putaran berikutnya.

Begitu juga orang meyakini angka-angka dalam politik. Bukankah politik terkadang juga dianggap “perjudian nasib” yang kadang ketemu sial dan kadang dapat berkah?

Mitos di Pilkada Buleleng

Pilkada Buleleng juga memunculkan mitos. Sejak era pemilihan langsung, bukan hanya pasangan nomor urut 1 yang selalu keok, namun juga nomor urut 2. Yang menarik, pemenangnya selalu nomor urut 3.

Coba periksa catatan masa lalu. Pilkada Buleleng 2008, dimeriahkan oleh empat kontestan. Nomor urut 1, pasangan Sugawa Korry/Luh Kertianing. Di nomor 2, Nyoman Ray Yusha/Putu Febry Antari. Nomor 3, Putu Bagiada/Arga Pynatih. Dan nomor 4, Made Westra/Ketut Englan. Pemenangnya nomor 3, Putu Bagiada/Arga Pynatih. Nomor 1 dan 2 keok.

Pilkada Buleleng 2012 juga diramaikan empat pasangan calon. Nomor urut 1, Gede Ariadi/Wayan Arta. Nomor 2, Tutik Kusuma Wardhani/Nova Sewi Putra. Nomor 3, Putu Agus Suradnyana/Nyoman Sutjidra. Dan nomor 4, Wayan Gede Wenten Suparlan/Ida Bagus Djodhi. Seperti kita tahu, nomor urut 1 dan 2 kaon. Pemenangnya juga nomor urut 3, Putu Agus Suradnyana/Nyoman Sutjidra.

Tampaknya mitos “nomor urut 3 selalu menang” akan gugur dalam Pilkada 2017 ini. Gara-garanya hanya ada dua pasangan calon. Sehingga tidak mungkin pemenangnya nomor urut 3.

Tapi setidaknya Pilkada 2017 tetap akan mempertahankan satu mitos. Jika Sukrawan/Dharma Wijaya menang, maka mitos yang bertahan adalah “calon nomor urut 2 selalu keok”. Jika Agus Suradnyana/Sutjidra unggul, mitos yang bertahan adalah “calon nomor urut 1 selalu kalah”.

Nah, Anda, pemilih di Buleleng, mau mempertahankan mitos yang mana? (T)

 

 

Tags: angkabulelengmitosPilkada
Share73TweetSendShareSend
Previous Post

Dikritik Dulu, Dipuji Kapan-Kapan

Next Post

Semangat Timnas Ditransfer tanpa “Bluetooth” ke Hati dan Jiwa Warga NKRI

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post

Semangat Timnas Ditransfer tanpa “Bluetooth” ke Hati dan Jiwa Warga NKRI

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co