Santri berdarah Madura, lahir di Surabaya 13 Desember 2000 dan di besarkan di Denpasar. Aktif di Komunitas Sastra Sreseh, Lesbumi, Jatijagat Kehidupan Puisi, Teater Sastra Welang, Jamban Puisi dan Teater Orok Noceng Universitas Udayana, juga Sebagai Pendiri Asrama Teater Bindoro Ponpes. Raudlatul Ulum Arrahmaniyah, Pramian, Sreseh, Sampang. Kini ia sedang melanjutkan pendidikannya di Universitas Udayana, program studi Sastra Indonesia. Facebook: pokoknyareza
Instagram: @pokoknyarezaa
SEJAK awal 1980-an,ogoh-ogoh menjadi tradisi baru menyertai upacara ngerupuk menjelang Nyepi. Tradisi ini dimulai dari Kota Denpasar yang kala itu...
Read moreFILM “Mungkin Kita Perlu Waktu” garapan sutradara Teddy Soeriaatmadja, produksi Kathanika Films, Adhya Pictures, dan Karuna Pictures merilis Official Poster...
Read moreCHAIRIL Anwar adalah sosok legendaris dalam dunia sastra Indonesia. Puisinya yang penuh dengan semangat kebebasan dan kegelisahan hidup telah menginspirasi...
Read moreDI Desa Les, gunung dan laut saling berhadapan. Sebab itulah nyegara-gunung dalam Les Ngembak Festival, Minggu, 30 Maret 2025, diabadikan...
USAI Hari Raya Nyepi, setelah mengurus acara Les Ngembak Festival di Desa Les, Tejakula, saya sedikit bisa meluangkan waktu untuk...
HUJAN deras sejak siang mengguyur di Les Ngembak Festival 2025 pada Ahad, 30 Maret 2025, di Pantai Penyumbahan, Desa Les,...
SEBAGAIMANA Banyuwangi di Pulau Jawa, secara geografis, letak Pulau Lombok juga cukup dekat dengan Pulau Bali, sehingga memungkinkan penduduk kedua...
SUNGGUH kasihan. Sekelompok remaja putri dari Desa Baturiti, Kecamatan Kerambitan, Tabanan—yang tergabung dalam Sekaa Gong Kebyar Wanita Tri Yowana Sandhi—harus...
BULELENG-BANYUWANGI, sebagaimana umum diketahui, memiliki hubungan yang dekat-erat meski sepertinya lebih banyak terjadi secara alami, begitu saja, dinamis, tak tertulis,...
Copyright © 2016-2024, tatkala.co