12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Ayu Kahuatu Tamar by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
in Budaya
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Gubernur Koster membuka UDG 2026

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah pertunjukan seni membuka acara, sebelum peserta dari sembilan kabupaten/kota di Bali diperkenalkan di hadapan para undangan dan peserta.

Tahun ini, Utsawa Dharmagita mengangkat tema “Atma Kerthi Atmanam Dharma”, yang dimaknai sebagai menuntun jiwa menuju kesucian. Tema itu tidak hanya berbicara tentang kegiatan keagamaan, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai agama dipahami dan diterapkan dalam kehidupan, terutama oleh generasi muda Bali.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M. berbicara tentang satu hal yang menurutnya penting untuk masa depan Bali: sumber daya manusia yang unggul.

Menurut Koster, Bali tidak cukup hanya membangun dari sisi fisik dan ekonomi. Kemajuan Bali harus berjalan bersama dengan pembangunan manusia yang memiliki kemampuan, moral, integritas, dan tetap memahami identitas budayanya.

Koster mengatakan, dirinya pernah membaca berbagai dokumen lama tentang Bali. Dari sana, ia menemukan gambaran mengenai karakter manusia Bali yang memiliki sejumlah nilai, seperti unggul, jujur, terampil, berjiwa kesatria, rendah hati, toleran, serta menghormati pemerintah dan sesama.

Nilai-nilai tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari karakter yang perlu terus dijaga. Sebab, perkembangan zaman juga membawa persoalan baru. Di tengah kemajuan ekonomi dan perubahan kehidupan masyarakat, persoalan moral dan integritas tetap menjadi tantangan.

Namun, Koster mengingatkan bahwa masyarakat Bali tidak boleh hanya melihat sisi buruknya. “Yang nakal dan yang jahat ada, tetapi tetap lebih banyak yang baik, moralnya, integritasnya. Kita tetap mendapatkan cap pada umumnya orang Bali masih baik,” ujarnya.

Pertunjukan saat pembukaan UDG 2026

Bagi Koster, pendidikan juga mempunyai peran penting dalam persoalan tersebut. Pendidikan selama ini membangun kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Tetapi, menurutnya, pembangunan manusia Bali juga perlu dibarengi dengan penguatan identitas dan nilai-nilai budaya Bali. “Orang Bali harus pintar secara kognitif dan juga memiliki nilai moral,” katanya.

Karena itu, ia mendorong pembangunan sumber daya manusia Bali dalam jangka panjang. Bukan hanya untuk menghadapi kebutuhan hari ini, tetapi juga untuk mempersiapkan generasi Bali dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Penguatan aksara Bali, bahasa Bali, pembelajaran bahasa Bali, hingga penggunaan busana adat Bali disebut sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem budaya Bali.

“Ini adalah ekosistem nak Bali untuk membangun totalitas Bali,” ujarnya.

Utsawa Bukan Sekadar Soal Agama

Pandangan mengenai pentingnya Utsawa Dharmagita juga disampaikan Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. Menurut Duija, kegiatan ini tidak tepat jika hanya dilihat sebagai kegiatan agama dalam pengertian yang sempit. “Kegiatan ini bukan soal agama, tetapi soal bagaimana kita menjadikan atau memahami agama,” katanya.

Menurutnya, dalam Utsawa terdapat interaksi, aktivitas, pendalaman, dan penghayatan. Hal tersebut menjadi penting karena generasi muda tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga ruang untuk mengalami dan mempraktikkan nilai-nilai yang mereka pelajari.

Utsawa Dharmagita juga menjadi ruang bagi generasi muda Bali untuk berkompetisi. Bahkan, Duija melihat kegiatan ini bisa menjadi salah satu jalan untuk membuka kesempatan yang lebih besar bagi mereka. Ia berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, pembangunan pemerintah tidak semestinya hanya berfokus pada pembangunan fisik.

“Semestinya lebih semarak, karena pemerintah punya kewajiban membangun dari sisi rohaninya dan tidak hanya semata-mata dari aspek fisik,” ujarnya.

Menurut Duija, kondisi fisik yang baik tidak selalu cukup jika kehidupan rohani seseorang bermasalah. Persoalan tersebut, katanya, dapat berkembang menjadi berbagai masalah sosial. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah ke depan lebih banyak berdiskusi dan berkonsultasi mengenai pengembangan kegiatan seperti Utsawa Dharmagita.

Prestasi Jangan Berhenti di Sertifikat

Duija juga melihat ada hal lain yang perlu diperhatikan, yaitu bagaimana prestasi peserta Utsawa dapat dikembangkan setelah perlombaan selesai. Ia berharap sertifikat dan prestasi yang diperoleh peserta tidak hanya menjadi bukti pernah menjadi juara, tetapi juga dapat masuk dalam sistem manajemen talenta.

Dengan begitu, peserta yang memiliki kemampuan dapat dipetakan dan mendapat kesempatan untuk berkembang lebih jauh, termasuk melalui fasilitas pendidikan atau beasiswa. “Kami berharap berapa pun hasilnya, akan masuk pemetaan kompetensi. Ini yang terpenting,” katanya.

Menurut Duija, generasi muda yang memiliki kemampuan harus didorong agar bisa masuk dalam manajemen talenta unggul yang sedang dikembangkan pemerintah. Artinya, Utsawa Dharmagita tidak berhenti ketika pengumuman juara selesai. Ada pekerjaan berikutnya: bagaimana pemerintah dan pihak terkait membina mereka agar kemampuan yang dimiliki tidak hilang begitu saja.

Seni dan Agama

Bagi Duija, berbicara tentang budaya Bali juga tidak bisa memisahkan seni dan agama. “Agama ini di Bali tidak akan bisa lepas dari seni. Jangan hanya bicara seni saja, tanpa agama, karena roh dari seni itu adalah agama,” katanya.

Pertunjukan saat pembukaan UDG 2026

Ia mengibaratkan seni sebagai badan, sedangkan agama adalah rohnya. Pandangan itu terasa relevan dengan Utsawa Dharmagita. Apa yang ditampilkan bukan hanya soal kemampuan seni atau suara, tetapi juga berkaitan dengan nilai dan penghayatan yang ada di baliknya.

Dukungan Pemerintah Daerah

Duija juga menyoroti dukungan pemerintah terhadap kegiatan Utsawa Dharmagita.

Menurutnya, beberapa daerah di luar Bali justru memberikan perhatian yang cukup besar terhadap kegiatan serupa. Ia menyebut DKI Jakarta, Papua, dan Sulawesi Tengah sebagai contoh daerah yang memberikan dukungan. Bahkan, kata Duija, di Morowali, kepala daerahnya ikut terlibat langsung dalam kepanitiaan Utsawa.

“Orang lain kok bisa seperti itu, kenapa kita enggak?” ujarnya. Pertanyaan itu menjadi catatan tersendiri bagi Bali. Sebagai daerah yang kehidupan budayanya sangat kuat dan banyak bertumpu pada sektor pariwisata serta ekonomi kreatif, dukungan terhadap generasi yang menjaga budaya tentu menjadi hal penting.

Bukan Hanya Tentang Siapa yang Menang

Utsawa Dharmagita akhirnya bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Di dalamnya ada proses belajar, berlatih, tampil, berkompetisi, dan menghayati nilai-nilai yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bali. Gagasan Gubernur Koster tentang manusia Bali yang unggul bertemu dengan pandangan Duija tentang pentingnya membangun manusia dari sisi jasmani sekaligus rohani.

Keduanya sama-sama berbicara tentang masa depan generasi Bali. Bali membutuhkan orang yang pintar. Tetapi kepintaran saja tidak cukup. Generasi muda juga membutuhkan moral, karakter, identitas, dan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan yang mereka miliki.

Sebab, pada akhirnya, pembangunan Bali bukan hanya tentang seberapa tinggi gedung dibangun atau seberapa besar ekonomi tumbuh. Ada manusia yang harus dipersiapkan untuk mengisi semua itu.

Dan dari panggung Utsawa Dharmagita XXXIII, pesan itu terdengar sederhana: “Jadilah orang baik, bukan sekadar orang penting.” [T]

Reporter/Penulis: Ayu Kahuatu Tamar
Editor: Adnyana Ole

Tags: Utsawa Dharma GitaUtsawa Dharma Gita 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

Ayu Kahuatu Tamar

Ayu Kahuatu Tamar

Juga dikenal dengan nama pena Ayu, lahir di Tana Mbanas pada 1 Januari 2004. Penulis berasal dari Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Saat ini penulis sedang menempuh pendidikan tinggi di Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Related Posts

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails
Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co