19 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

UPMI Bali Lepas 237 Wisudawan, Rektor Ingatkan Gelar Bukan Sekadar untuk Dipajang

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
August 19, 2026
in Pendidikan
UPMI Bali Lepas 237 Wisudawan, Rektor Ingatkan Gelar Bukan Sekadar untuk Dipajang

Wisuda UPMI Bali di The Meru Sanur, (18/8)│Foto: Dok. UPMI Bali

 “Gelar ini bukan untuk dipajang tapi untuk dibuktikan dengan karya.”

Pesan Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum., itu menjadi salah satu penanda penting dalam Wisuda Sarjana XLIX dan Magister III Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali).

UPMI Bali melepas 237 wisudawan dalam sidang senat terbuka di The Meru Sanur, Denpasar, Selasa, 18 Agustus 2026. Mereka terdiri atas 231 sarjana dan enam magister.

Sidang senat terbuka tersebut dipimpin Ketua Senat UPMI Bali, Prof. Dr. I Wayan Widana, S.Pd., M.Pd. Ratusan wisudawan mengenakan toga dan medali, menandai berakhirnya satu tahap perjalanan akademik sekaligus dimulainya babak baru di luar kampus.

Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum., menjelaskan 237 wisudawan yang dilepas berasal dari tiga fakultas. Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) sebanyak 67 orang, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) sebanyak 63 orang, dan Fakultas Sains dan Teknologi sebanyak 107 orang.

Pembacaan janji wisudawan dalam wisuda UPMI Bali 2026│Foto: Dok. UPMI Bali

Para wisudawan tersebut berasal dari 12 program studi. Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Magister (S2) sebanyak enam orang, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah (S1) 15 orang, Prodi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik (S1) 37 orang, Prodi Pendidikan Seni Rupa (S1) sembilan orang, Prodi Pendidikan Sejarah (S1) delapan orang, Prodi Pendidikan Ekonomi (S1) 15 orang, Prodi Bimbingan Konseling (S1) 40 orang, Prodi Pendidikan Matematika (S1) 12 orang, Prodi Pendidikan Biologi (S1) tujuh orang, Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Olah Raga (S1) 62 orang, Prodi Teknik Informatika/Informatika (S1) 20 orang, dan Prodi Sistem Informasi (S1) enam orang.

Dengan bertambahnya 237 lulusan tersebut, jumlah alumni sejak era IKIP PGRI Bali hingga UPMI Bali sampai Agustus 2026 mencapai 25.573 orang. Sebanyak 23.789 merupakan alumni IKIP PGRI Bali dan 1.784 orang alumni UPMI Bali. UPMI Bali sendiri merupakan hasil penggabungan antara IKIP PGRI Bali dan STIMIK Denpasar sejak tahun 2020.

Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum.│Foto: Dok. UPMI Bali

 

Di antara ratusan wisudawan, sejumlah nama mencatat prestasi akademik terbaik di masing-masing program studi. I Ketut Budiarta dari Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia meraih IPK 3,96. Ni Luh Widya Antari dari Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah meraih IPK 3,93. I Komang Yogi Swidarta dari Prodi Pendidikan Seni Rupa meraih IPK 3,94.

Magdalena Sitka Desari dari Prodi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik meraih IPK 3,94. Ni Ketut Linda Dwiyanti dari Prodi Bimbingan dan Konseling meraih IPK 3,92. Ni Ketut Meita Iswari dari Prodi Pendidikan Sejarah meraih IPK 3,93. Ni Putu Srinadi dari Prodi Pendidikan Ekonomi meraih IPK 3,99.

Selanjutnya, Ni Kadek Suci Pratiwi dari Prodi Pendidikan Biologi meraih IPK 3,97, Ni Komang Arik Prasetiawati dari Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Olah Raga meraih IPK 3,90, I Gusti Ketut Adnyani dari Prodi Pendidikan Matematika meraih IPK 3,99, I Wayan Gede Indra Purnayasa dari Prodi Informatika meraih IPK 3,66, serta I Gusti Ngurah Bagus Mahadhita Pramudya Mandala dari Prodi Sistem Informasi meraih IPK 3,82.

Wisudawan terbaik diraih Ni Putu Srinadi Dewi dari Prodi Pendidikan Ekonomi dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,99 (Dengan Pujian) dan I Gusti Ketut Adnyani dari Prodi Pendidikan Matematika dengan IPK 3,99 (Dengan Pujian).

Sesi foto wisudawan peraih IPK tertinggi “kembar” didampingi orang tua│Foto: Dok. UPMI Bali

Namun, bagi Rektor UPMI Bali, wisuda bukan sekadar tentang angka, gelar, atau seremoni. Menurutnya, hari itu merupakan momen ketika semua perjuangan menemukan jawabannya.

Ia mengingatkan para wisudawan agar jangan pernah berani kepada orang tua. Kasih orang tua, menurutnya, adalah sesuatu yang tulus dan menjadi cahaya.

“Orang tua adalah samudera kasih yang tak pernah habis, kasih mereka tak pernah meminta balas, tetapi ikhlas,” kata Prof. Suarta.

Pesan itu menjadi pengingat bahwa pencapaian akademik para wisudawan tidak lahir sendirian. Ada keluarga yang mendampingi, menunggu, dan berkorban selama proses pendidikan berlangsung.

Prof. Suarta juga menegaskan bahwa kesuksesan bukan hanya tentang apa yang diraih, tetapi sejauh mana seseorang dapat bermakna bagi orang lain. Menurutnya, tantangan sesungguhnya justru ada di luar.

“Jangan mencari pekerjaan, tapi ciptakan pekerjaan. Gelar ini bukan untuk dipajang tapi untuk dibuktikan dengan karya,” tegas Prof. Suarta.

Setelah melewati ruang-ruang kuliah, tugas, ujian, penelitian, dan berbagai proses akademik, para lulusan kini berhadapan dengan dunia yang menuntut lebih dari sekadar ijazah. Gelar yang diperoleh harus menemukan bentuknya melalui karya dan kebermanfaatan.

Para wisudawan UPMI Bali 2026│Foto: Dok. UPMI Bali

Sebagai anggota kelompok ahli Gubernur Bali, Prof. Suarta juga mengajak hadirin untuk mendaftar di UPMI Bali dengan memanfaatkan program beasiswa ‘Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS)’. UPMI Bali menyediakan kuota 100 kursi penerima SKSS.

“Ini program Gubernur Bali untuk SDM Bali yang unggul. Selain bebas biaya kuliah, juga dapat uang saku Rp 1.400.000/bulan per mahasiswa,” kata Prof. Made Suarta.

Pesan untuk para lulusan juga disampaikan Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali, Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.Pd. Ia menegaskan para wisudawan merupakan etalase UPMI Bali, sekaligus menjadi tulang punggung dan ‘think thank’ PGRI untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.

“Hari ini S.Kom., tak hanya jadi Sarjana Komputer tapi juga ‘Sarjana Kompetitor’. S.Pd., bukan hanya Sarjana Pendidikan, namun Sarjana ‘Percaya Diri’. M.Pd., bukan hanya Magister Pendidikan tapi juga ‘Makin Percaya Diri’,” kata IGB Arthanegara.

Kepala LLDikti Wilayah VIII, Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPU., ASEAN, Eng., turut menegaskan perkembangan UPMI Bali. Ia menyebut UPMI Bali memiliki 41 doktor yang artinya sudah mencapai 32 persen sehingga sudah melampaui standar.

“Artinya mahasiswa di UPMI Bali sudah diampu oleh SDM yang berkualitas,” ujar Bagus Eratodi.

Wisuda UPMI Bali di The Meru Sanur│Foto: Dok. UPMI Bali

Sementara itu, Gubernur Bali, I Wayan Koster, melalui sambutan yang dibacakan Asisten III Setda Provinsi Bali, Dr. I Wayan Serinah, S.Sos., M.Si., berpesan agar para wisudawan menjadi SDM Bali yang unggul dan berintegritas.

Pesan tersebut kembali membawa perhatian pada pengorbanan orang tua yang berada di balik keberhasilan setiap lulusan. “Di balik setiap toga yang dikenakan ada hasil panen yang disisihkan, ada kebutuhan yang ditunda untuk kesuksesan Anda. Jadi jangan lupakan jasa orang tua.”

Dalam rangkaian wisuda, penghargaan juga diberikan kepada wisudawan berprestasi serta dosen berprestasi. Suasana turut dimeriahkan dengan sejumlah hiburan. Salah satunya pementasan tari kontemporer “Harmoni Nusantara”, hasil garapan dosen Prodi Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (Sendratasik), dengan koreografer I Gede Gusman Adhi Gunawan, S.Sn., M.Sn.

Pada akhirnya, wisuda bukan hanya menjadi perayaan atas gelar yang berhasil diraih. Di balik toga, medali, dan ijazah yang dibawa pulang, ada perjalanan panjang yang tidak selalu terlihat.

Sebanyak 237 wisudawan UPMI Bali meninggalkan kampus dengan gelar masing-masing. Namun, seperti pesan Prof. Suarta, gelar tidak cukup untuk dipajang. Ia harus dibuktikan dengan karya, dijalani dengan tanggung jawab, dan tidak membuat mereka lupa kepada orang tua yang ikut membayar harga dari setiap pencapaian itu.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: PendidikanUniversitas PGRI Mahadewa IndonesiaUPMI BaliWisuda
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

Next Post

Pewarisan di Persimpangan Konstitusi: Tantangan Hukum Waris Indonesia Pasca Putusan MK

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

by Dewi Yulianti
August 19, 2026
0
FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

DENPASAR | TATKALA.CO -- Institut Seni Indonesia (ISI) Bali melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Focus Group...

Read moreDetails

Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ——Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar

by tatkala
August 16, 2026
0
Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ——Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar

MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Udayana tahun 2026 melaksanakan serangkaian program kerja di Desa Sanding, Kecamatan...

Read moreDetails

Sinergi Universitas Udayana dan Desa Lebih: Bekali Keluarga Hadapi Tantangan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital

by tatkala
August 16, 2026
0
Sinergi Universitas Udayana dan Desa Lebih: Bekali Keluarga Hadapi Tantangan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital

KESEHATAN mental remaja tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan atau sekolah. Keluarga memiliki peran penting dalam mengenali perubahan yang...

Read moreDetails

AWINDO Perkuat Legalitas UMKM Disabilitas, Pelatihan Dilanjutkan Pendampingan

by Angga Wijaya
August 14, 2026
0
AWINDO Perkuat Legalitas UMKM Disabilitas, Pelatihan Dilanjutkan Pendampingan

Asosiasi Wirausaha Inklusif Indonesia (AWINDO) memperkuat dukungan bagi pelaku UMKM disabilitas melalui training legalitas usaha. Kegiatan ini menjadi bagian dari...

Read moreDetails

Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali, Lepas 67 Sarjana dan Magister—‘Jangan Jadi Sarjana Kertas!

by Dede Putra Wiguna
August 7, 2026
0
Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali, Lepas 67 Sarjana dan Magister—‘Jangan Jadi Sarjana Kertas!

“HARI ini saya tidak sedang melihat sekelompok calon wisudawan. Saya sedang melihat sekumpulan wajah yang menyimpan cerita perjalanan yang berbeda-beda.”...

Read moreDetails

Mengangkat Kearifan Lokal Melalui Drama Tari Berbahasa Inggris ——Dari FGD ISI Bali

by Dewi Yulianti
July 29, 2026
0
Mengangkat Kearifan Lokal Melalui Drama Tari Berbahasa Inggris ——Dari FGD ISI Bali

DENPASAR | TATKALA.CO -- Tim Penelitian Fundamental menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Formulasi Konsep Drama Tari Berbahasa Inggris Berbasis...

Read moreDetails

Lewat Digitalisasi dan “Green Tourism”, Mahasiswa Politeknik Negeri Bali Menghidupkan Potensi Desa Muncan, Karangasem

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Lewat Digitalisasi dan “Green Tourism”, Mahasiswa Politeknik Negeri Bali Menghidupkan Potensi Desa Muncan, Karangasem

BANYAK program pengabdian masyarakat berakhir sebagai seremoni. Datang, memberi pelatihan, lalu pulang. Namun, program Bina Desa yang digagas Badan Eksekutif...

Read moreDetails

Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand

by tatkala
June 25, 2026
0
Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand

SINGARAJA – TATKALA.CO | Tim Pengabdi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha sukses menggelar International Community Service-Based Workshop bertajuk “PROMOTING...

Read moreDetails

Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif

by Dede Putra Wiguna
June 15, 2026
0
Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif

JARI-jari mereka bergerak cepat di atas layar gawai dan laptop. Di beberapa ruang kelas SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam),...

Read moreDetails

Storynomics Tourism Berbasis Kearifan Lokal —Catatan dari PkM Undiksha di Komunitas Wanayana Kayoman dan Sekolah Adat Manik Empul, Desa Pedawa

by tatkala
June 12, 2026
0
Storynomics Tourism Berbasis Kearifan Lokal —Catatan dari PkM Undiksha di Komunitas Wanayana Kayoman dan Sekolah Adat Manik Empul, Desa Pedawa

DESA Pedawa di Kecamatan banjar, Buleleng, yang dikenal dengan adat dan budaya yang unik kembali menjadi tujuan pengabdian akademik. Pada...

Read moreDetails
Next Post
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Pewarisan di Persimpangan Konstitusi: Tantangan Hukum Waris Indonesia Pasca Putusan MK

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik
Esai

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [2]: Pintu yang Terbuka, Pagar yang Runtuh

PADA tahun 1999, Seno Gumira Ajidarma menerbitkan kumpulan essay Ketika Jurnalisme Dibungkam, Sastra Harus Bicara. Judulnya adalah pernyataan sekaligus pengakuan,...

by Andre Syahreza
August 19, 2026
Penjaga Rupa Utara, Jejak Perjalanan Seni: Biografi Perjalanan Hidup dan Karya I Nyoman Suma Argawa
Buku Tatkala

Penjaga Rupa Utara, Jejak Perjalanan Seni: Biografi Perjalanan Hidup dan Karya I Nyoman Suma Argawa

Judul: PENJAGA RUPA UTAR, Jejak Warisan Seni: Biografi Perjalanan Hidup dan Karya I Nyoman Suma Argawa Penerbit: PT Tatkala Sekala...

by Buku Tatkala
August 19, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Pewarisan di Persimpangan Konstitusi: Tantangan Hukum Waris Indonesia Pasca Putusan MK

KEMATIAN seseorang seharusnya mengakhiri kehidupan, bukan memulai ketidakpastian hukum bagi keluarganya. Namun dalam praktik hukum Indonesia, kematian justru kerap menjadi...

by I Made Pria Dharsana
August 19, 2026
UPMI Bali Lepas 237 Wisudawan, Rektor Ingatkan Gelar Bukan Sekadar untuk Dipajang
Pendidikan

UPMI Bali Lepas 237 Wisudawan, Rektor Ingatkan Gelar Bukan Sekadar untuk Dipajang

 “Gelar ini bukan untuk dipajang tapi untuk dibuktikan dengan karya.” Pesan Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta,...

by Dede Putra Wiguna
August 19, 2026
Merawat Warisan Budaya Kolonial…
Esai

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

by Pande Susan
August 19, 2026
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         
Khas

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris
Pendidikan

FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

DENPASAR | TATKALA.CO -- Institut Seni Indonesia (ISI) Bali melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Focus Group...

by Dewi Yulianti
August 19, 2026
150 Penari Buka Buleleng Festival 2026
Panggung

150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

KEMEGAHAN menyambut malam pembukaan Buleleng Festival 2026. Sebanyak 150 penari tampil memukau dalam kolaborasi akbar, mengawali peresmian festival yang dibuka...

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak
Khas

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”
Panggung

Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

LELAKI muda duduk di sebuah kursi panjang di bawah pohon kamboja di Palemahan Kangin, Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja,...

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan

PADA masa Orde Baru, sebuah karya sastra tidak begitu saja bisa diterbitkan. Ia harus bergulat dengan dunia pemikiran, terjebak dalam...

by Andre Syahreza
August 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co