LAMPU sorot menyambar dan menerangi panggung Gedung Kesenian Gde Manik yang menampilkan sepuluh pasangan finalis Jegeg Bagus Buleleng 2026. Mereka tampak anggun dan gagah.
Gemuruh sorak penonton memenuhi ruangan, memanggil nama-nama peserta dengan semangat yang membara. Di bawah cahaya yang berkilau, para finalis melangkah menyusuri panggung dengan penuh percaya diri, menampilkan pesona dan wibawa mereka.
Para finalis tampil dengan penuh pesona, menyapa para penonton yang terdiri dari keluarga, teman, guru, hingga tamu undangan dari kalangan pemerintahan, media dan pihak Jegeg-Bagus yang mewakili pihak sekolah dan universitas seperti Jegeg-Bagus Smansa, Jegeg-Bagus Universitas Pendidikan Ganesha, Duta Anak Buleleng, Jegeg-Bagus Tabanan, Jegeg-Bagus Bali, dan tamu Jegeg-Bagus yang mewakili institusi tertentu.
Para finalis yang tampil malam itu merupakan generasi muda pilihan dari berbagai wilayah di Kabupaten Buleleng. Mereka terdiri dari pelajar hingga mahasiswa dengan rentang usia 16 hingga 23 tahun. Berasal dari berbagai kecamatan seperti Tejakula, Buleleng, dan wilayah lainnya. Para peserta hadir dengan latar belakang yang beragam namun memiliki semangat yang sama untuk berkontribusi bagi daerahnya.

Preliminary Show Jegeg Bagus 2026 dibuka untuk umum pada tanggal 7 Maret 2026. Memang, ajang ini diperuntukan untuk mereka—sosok anak muda yang kuat, kokoh, dan menjadi sarana penyebar kebaikan. Ini sejalan dengan tema yang diusung oleh Semeton Jegeg Bagus untuk Preliminary ini, yakni “Abyudaya Bumi Mana” yang memiliki arti “Kemakmuran Kerajaan Manasa” dengan mengambil inspirasi dari kerajaan agraris di Timur Den Bukit.
Sepuluh pasangan finalis yang tampil malam itu merupakan dua puluh peserta terbaik—terdiri dari sepuluh putra dan sepuluh putri—yang terpilih dari total delapan puluh peserta. Sebelumnya, mereka telah melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari tes wawancara, public speaking, hingga kilas bakat.
Para finalis kemudian melanjutkan kompetisi dengan berbagai penilaian, seperti social project, penulisan esai, sesi wawancara, dan penampilan dalam preliminary show. Setelah tahap ini, para pasangan finalis akan kembali diseleksi pada malam Grand Final Jegeg Bagus Buleleng yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Maret 2026.
Preliminary show diisi dengan acara fashion show dan parade busana dari para desainer Buleleng dan Bali. Para finalis tampil memukau dengan berbagai busana yang sangat unik dan indah. Mulai dari busana endek Bali dengan motif singa khas Buleleng, sampai busana gaya modern juga dipamerkan.

Menurut Ketua Panitia Semeton Jegeg Bagus, Komang Ratna Dewi, Preliminary Show Jegeg Bagus 2026 merupakan bentuk nyata sikap mendukung para seniman, desainer, dan penata rias di Provinsi Bali terutama di kawasan Buleleng.
“Ini merupakan bentuk nyata dari kami dalam mendukung seluruh seniman dan desainer Provinsi Bali dan penata rias untuk menampilkan karya terbaiknya,” pidato Ratna Dewi pada sore itu.
Tak hanya melibatkan para desainer, penata rias yang terlibat dalam acara ini juga berasal dari pelaku UMKM di Buleleng. Setiap finalis didampingi oleh satu make-up artist (MUA), sehingga mereka dapat tampil hingga lima kali dengan tiga busana yang berbeda.
Menariknya, seluruh busana dan tata rias tersebut merupakan bentuk dukungan langsung dari para desainer dan penata rias lokal. Hal ini menjadikan ajang Preliminary Show Jegeg Bagus tidak hanya sebagai panggung bagi para finalis, tetapi juga sebagai ruang promosi bagi karya para pelaku industri kreatif di Buleleng.
Ratna juga menjelaskan bahwa tim Semeton Jegeg Bagus secara khusus mencari dukungan dari berbagai pihak sebagai media sponsor untuk busana yang akan dikenakan para finalis pada acara preliminary show. Dukungan tersebut tidak hanya berasal dari para desainer busana, tetapi juga dari penata rias yang menyiapkan tata rias wajah, serta berbagai ornamen pelengkap seperti perhiasan dan rambut palsu yang digunakan oleh para finalis di atas panggung.
Menurutnya, banyak desainer dan penata rias yang memang sedang mencari model untuk menampilkan karya mereka kepada khalayak yang lebih luas. Melalui ajang Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng, karya-karya tersebut dapat diperlihatkan langsung kepada para penonton yang hadir di lokasi acara maupun kepada masyarakat yang mengikuti perkembangan acara melalui media sosial.

Kesempatan promosi inilah yang kemudian menjadi bentuk kerja sama yang saling menguntungkan. Para desainer dan penata rias dapat memperkenalkan karya mereka kepada publik, sementara Semeton Jegeg Bagus mendapatkan dukungan berupa busana, tata rias, serta berbagai perlengkapan penampilan secara sponsor tanpa dipungut biaya.
“Kebetulan banget, amat sangat bersyukur bahwa semua (bantuan) itu free! Semua ful sponsor!” seru Ratna dengan girang.
Ratna juga bercerita bahwa ada beberapa penonton yang penasaran dengan busana yang dikenakan para finalis. Bahkan, beberapa ibu sempat bertanya kepadanya tentang di mana mereka bisa mendapatkan kain endek yang ditampilkan di atas panggung.
“Tadi ada yang nanya ‘endeknya dari mana?’ Ya kami bilang ‘oh ini ada UMKM ’ dan kami akan posting foto-foto mereka di Instagram kami,” kata Ratna.
Apresiasi kepada para desainer dan penata rias juga turut ditampilkan dalam acara tersebut. Mereka diajak naik ke atas panggung dan berjalan berdampingan dengan para finalis yang mengenakan karya mereka. Di bawah sorotan lampu panggung, karya serta nama mereka diperkenalkan kepada para penonton sebagai bentuk penghormatan atas kreativitas dan dedikasi mereka dalam mendukung ajang Jegeg Bagus Buleleng 2026.



Melalui panggung preliminary show ini, karya para desainer dan penata rias lokal mendapatkan ruang untuk dikenal lebih luas. Para penonton tidak hanya menyaksikan penampilan para finalis, tetapi juga mengenal busana dan kreativitas yang lahir dari tangan-tangan pelaku industri kreatif di Buleleng. Ajang ini pun menjadi pengingat bahwa Jegeg Bagus bukan sekadar kompetisi, melainkan juga wadah untuk memperkenalkan budaya, kreativitas, dan potensi lokal kepada masyarakat.[T]
Penulis: Made Ayu Radha Dwi Pradnyani
Editor: Jaswanto




























