JALAN BARU
sebilah pintu
sudah kubaringkan di situ
keluarlah, seperti kebanyakan
angin lewat, atau para sahabat
yang menyeberang
menjadi orang asing baru
tak terkecuali juga aku
JALAN BARU 2
lempar kasur dan tidurmu
pergi lagi kita ke hari baru
hari di mana sudah tak perlu
harus tahu lebih dulu
JALAN BARU 3
lipat, muslihatkan
dendam, kebencianmu
yang tak berumah
akan selalu berkemah
di dalamnya
JALAN BARU 4
simpan dirimu
di bawah amarah serupa itu
di bawah air panas
air bau kayu kayu
mengalir
mengalir
yang mengalir
sudah bukan dirimu
sedang di cermin beruap
kita tak punya rupa
semua kebohongan
tak usah disingkap
JALAN BARU 5
koper itu
sudah tak lagi minta isi
ke situ ke situ, masuklah
omong dan yang kosong
tidak malam, tidak siang
bisa dibawa-bawa
apalagi buat cari cinta
kalau cuma bias
antara bayang dan benda
buat apa juga setia
toh sudah ada anjing
atau manusia
JALAN BARU 6
tempel, tempel
tempelkan kematianmu
di situ
dari tembok dan tegel
ambil geming
dan dinginnya
tanpa kecamuk
dunia, sebut saja cinta
yang disemen
seukuran batu bata
untuk dilempar ke siapa,
kau perlu membobolnya dulu
JALAN BARU 7
meludah juga kita
di atas nama-nama itu
setelah sama-sama kering
dengan amarah
masing-masing
di atas meja
tikus-tikus dari siapa masuk
mengambil kuping
dari kata-kata
dan sisa kepercayaan
yang tinggal sepotong
nyalakan lilinnya
untuk menjauhkan lalat-lalat
dari selera makan
dan percakapan
yang kosong
ini saatnya memisahkan
sekarang dari kemarin,
malam dari dendam
mari makan
hidup juga sekadar
awet sebentar
.



























