SETELAH sukses dengan single perdana “Keidela”, unit rock tunanetra asal Bali, Filla, resmi merilis single terbaru berjudul “3”. Lagu ini memotret sisi terdalam dari penyesalan seseorang ketika menyadari bahwa ia telah mengecewakan orang yang benar-benar mencintainya.
Filla merupakan band rock yang unik. Sebagian besar personelnya adalah penyandang tunanetra. Dari lima anggota, hanya Surya alias Kasur Tata, sang vokalis sekaligus gitaris, yang memiliki penglihatan normal. Empat personel lainnya adalah Rudi alias Ben (keyboard), Rivan alias Gordon (bass), Mahesa alias Buls (gitar), dan Juliawan alias Kevin (drum).
Kasur mendirikan Filla pada tahun 2024 sebagai wadah bagi teman-teman tunanetra untuk berkarya bersama dan menyalurkan potensi mereka di dunia musik. Dengan mengusung genre rock yang energik, Filla diharapkan mampu menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan bermimpi.
Kasur Tata mengatakan, melalui “3”, Filla menghadirkan kisah pribadi yang jujur dan emosional: tentang rasa kehilangan, kesalahan yang tak bisa dihapus, serta upaya mencari sisa cinta di tengah penyesalan yang diciptakan sendiri. Lagu ini menjadi refleksi bagi seseorang yang terlambat menyadari nilai cinta setelah menghancurkannya dengan tangannya sendiri.
“Lagu “3” adalah fase di mana seseorang sadar bahwa semua sudah terjadi. Tidak ada lagi yang bisa diulang, tapi masih ada harapan kecil untuk menebusnya,” ungkap Kasur Tata, vokalis Filla.

Secara musikal, “3” menampilkan perpaduan nuansa melankolis dengan emosi yang intens. Melodi sendu berpadu dengan vokal penuh luka serta produksi yang matang, menciptakan suasana gelap namun tetap hangat, terutama bagi siapa pun yang pernah menyesal karena cinta.
Kasur Tata menjelaskan, judul “3” dipilih karena menggambarkan momen ketika penyesalan benar-benar hadir ─ saat seseorang menyia-nyiakan kesempatan ketiga. Dari sisi aransemen, Kasur menyebutkan ada sedikit perbedaan dibanding single sebelumnya, “Keidela”.
“Kurang lebih sama, tapi sedikit berbeda karena ada beberapa tambahan referensi dan penyesuaian di aransemen. Selain itu, lagu ini terinspirasi dari seorang sahabat yang mengalami penyesalan dan kini mencari cinta yang ia buang sendiri,” jelasnya.

Lebih jauh, Kasur berharap kehadiran Filla bisa menginspirasi banyak orang, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan fisik.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kekurangan bukan alasan untuk berhenti berkarya. Justru dari keterbatasan itu, kita bisa menciptakan sesuatu yang berarti,” ujarnya.
Ke depan, Filla berkomitmen untuk terus berkarya dan konsisten di blantika musik tanah air. Mereka pun tengah menyiapkan sejumlah rencana, termasuk perilisan beberapa single baru dan mini album (EP).
“Untuk sementara kami fokus rilis single dulu. Rencana ke depan ada EP, mungkin juga album penuh, tapi memang butuh waktu karena kami harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada,” terang Kasur.
Kini, lagu “3” sudah tersedia di kanal YouTube resmi Filla dan berbagai platform musik digital. Melalui karya ini, Kasur mewakili Filla berharap setiap pendengar dapat menemukan cerminan diri di antara lirik dan nada, bahwa penyesalan bisa menjadi awal dari perubahan. [T]
Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole



























