6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Atraktif dan Unik | Pameran TA Tiga Mahasiswa Prodi Seni Murni FSRD ISI Denpasar di Maha Art Gallery

tatkala by tatkala
January 27, 2022
in Pertanian
Atraktif dan Unik | Pameran TA Tiga Mahasiswa Prodi Seni Murni FSRD ISI Denpasar di Maha Art Gallery

Pameran TA Tiga Mahasiswa Prodi Seni Murni FSRD ISI Denpasar di Maha Art Gallery

Pameran tiga orang Mahasiswa Program Studi Seni Murni, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar di Gujji Cafe (Maha Art Gallery) Renon, Denpasar, tergolong unik. Mereka tak hanya menyajikan karya lukis dengan teknik mendekati sempurna, tetapi juga kreatif dalam menciptakan ruang pameran.

Karya seni dalam berbagai ukuran itu disajikan sangat atratktif dan simetris, sehingga membuat pengunjung nyaman dan pesanpun didapat. Pameran sudah mulai dipajang pada, Rabu (26/1) bersamaan dengan jadwal ujian Tugas Akhir (TA) yang menjadi syaratnya.

Ketiga mahasiswa yang menggelar pameran itu, adalah Fiqih Hikmawan, Amandus Lionisius Epo dan Renata. Ketiga seniman akademis ini, sebelumnya belajar pada seniman Drs. Made Budhiana selam 3 bulan.

Masing-masing mahasiswa menyajikan karya dengan tema, gaya dan ukuran yang berbeda-beda. Fiqih Hikmawan dan Amandus Lionisius Epo menampilkan 11 karya. Sementara Renata hanya menyajikan 9 karya yang mengangkat tentamg zodiak terkait dengan elemen air.

Pameran Gujji Cafe (Maha Art Gallery) tepatnya di jalan Merdeka, Renon, Denpasar, itu sekaligus menjadi tempat untuk menggelar ujian, sebagai  pertanggungjawaban secara teori atau tertulis. Ini merupakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sehingga pelaksanaan ujian bersamaan dengan pameram seni, mampu menciptakan suasana yang beda. Aura positif yang ditebar karya seni itu, mahasiswa yang mengikuti ujian tidak terlalu tegang, dan pemngujuiiun juga tampak santai, namun tetap tegas.   

Dosen Drs. Ketut Murdana, M.Sn., mengatakan, MKBK ini merupakan lucuran program dari pemerintah pusat maka sepatutnya ISI Denpasar mengikuti dan menjalankan sesuai dengan kemampuan. Dari proses akademi yang dilakukan bersama mitra, pembimbing dan mahasiswa selama 3 bulan ternyata hasil dari pada proses projek independen ini sangat berhasil.

Hal itu dibuktikan dalam pameran yang sudah dilakukan secara maksimal. Sebab secara kuntitatif, memang setiap mahasiswa ditetapkan oleh kampus dan jurusan masing-masing membuat 6 karya, tetapi mereka mampu membutkan 9 karya, bahkan lebih. Jenisnya juga besar dan juga bagus, sehingga secara kuantitatif dapat dianggap sebagai keberhasilan.

Secara kualitatif, proses berkarya dan juga menulis juga sudah memasuki wilayahnya, seperti literasi, disiminasi dan metode penelitian cukup bagus. “Saya sebagai seorang pembimbing sangat senang dan bahagia melihat proses kemajuan bimbingan itu.  Walaupun, ada hal-hal yang perlu diperbaiki dan diberikan penajaman secara konsep konferenship, itulah proses akademik yang tak bisa sempurna sekali tetapi bisa disempurnakan memlalui proses evaluasi konfersnship seperti saat ini,” sebutnya.

Keberhasilan ini juga bisa dilihat dari kemampuan ketiga mahasiswa ini dalam  beradaptasi, terutama ekloprasi dengan mitra. Sesungguhnya program belajar bersama mitra ini sudah dilakukan sejak dulu, tetapi sekarang ini bisa dinilai.

“Inilah perhatian besar para seniman untuk memberikan ilmunya kepada kampus. Kita maklum tak sepenuhnya dapat diserap oleh mahasiswa karena tingkatnya memang beda. Walau demikian, dengan level S1, nampaknya sudah sangat cukup baik,” imbuhnya bangga.

Made Budhiana mengatakan, program pemerintah dalam hal pendidikan dalam MBKM itu ada dua kata merdeka, belajar merdeka dan kampus merdeka. Hal ini tentu sebuah lompatan dalam hal pendidikn, sebab selama ini pendidikan formal itu selalu terjadi di kampus.

“Nah sekarang ini kampus, universitas bekerjasama dengan masyarakat yang menguasai bidangnya masing-masing entah itu di kesenian atau usaha. Saya rasa sangat bagus. Ini suatu pola baru, sehingga pengetahuan itu tak hanya didapat dari kampus sajabelalui teks book belajar terori saja, tetapi di luar kampus,” imbuhnya.

Teori di luar kampus sangat beragam, dan itu sangat penting untuk sekarang ini. Kedepan proses belajarnya itu bisa dari mana-mana. Sebut saja sekarang belajar dari internet. Untuk mendapatkan pengetahuan apapun bisa dari sana yang sangat luas.

 “Kebetulan saya dipercayakan untuk membimbing adik-adik mahasiswa, tentu semua yang saya jalani dalam berkesenian secara merdeka dan mandiri, maka itulah yang saya lakukan. Saya hidup dari berkesnian bukan dari dosen atau guru di kampus dan di sekolah,” paparnya.

Semua itu tentu tidak mudah dilakukan, propsesnya juga lebih rumit dan berat. Pencapaiannya juga sangat berat. Tetapi, dirinya merasa senang karena sekarang ini ia juga memerdekakan anak didik, dari akademis.

“Nanti, generasi milenial kedepan ini, mereka akan mendapatkan pendidikan dari mana-mana. Sekarang yang penting bagi generasi sebelumnya adalah memberikan esensi, hal-hal yang mendasar dalam pendidikan itu, seperti semangat, spirit dan energi yang bisa datang dari manapun juga. Itu yang saya berikan dan refrensikan dari mana-mana. Saya memperlihatkan buku pada mereka, karean saya punya banyak buku di studio. Mereka bisa belajar langsung dari melihat da membaca buku-buku itu,” imbuhnya.

Sekarang membuka kemampuan mahasiswa itu yang paling berat. Itu termasuk tantangan saat membimbing mahasiswa, karena mereka merupakan generasi yang berbeda dari generasi dirinya. Setiap generasi itu, akan ada tantangan dan hambatan-hambatan yang berbeda-beda.

 “Saya kemuddian membuka kemampuan mereka, sehingga mereka yang harus aktif sekarang. Jadi percepatan itu terjadi oleh mereka sendiri. Saya hanya menekan kesadaran. Intinya membangklitkan kreativitas mereka, dan ketika mereka memiliki bakat atau ide apapun itu, saya hanya mendorong untuk mengembangkannya dengan melakukan ekplosasi supaya mereka bisa mencapai apa yang diingikan,” bebernya.

Perlu diingat, ide karya itu datangnya dari apa saja, bisa dari tradisi, modern dan entah dari kehidupan jaman sekarang. “Untungnya dari ketiga anak ini, semuanya siap dalam waktu pendek, yakni selama 3 bulan sudah bisa menyelasikan karya yang bagus.  Walau demikian perlu juga dari ISI Denpasar melakukan penyempurnaan teknis saja, seperti dalam bidang skripsinya,” pungkasnya.

Kordinator Prodi Seni Murni, Dr. I Wayan Setem, M. Sn mengatakan, pameran tugas akhir MBKM Prodi Seni Murni FSRD ISI Denpasar ini merupakan lanjutan dari pameran bersama di LV8 Resort Hotel Canggu.  Selain pamera di Maha Art Gallery ini, ketiga mahasiswa ini juga ikut berpameran di LV 8 Resort Hotel Canggu yang bermitra dengan Made Budiana.

“Dalam karya seni terkait program MBKM ini tidak menentukan alirannya, mereka melakukan studi indpenden apa yang didapat dari Made Budiana. Mahasiswa ini tidak meng-copy paste karya-karya Budiana, tetapi membangkitkan jati diri para mahasiswa masing-masing dalam berkarya. Mitra Made Budiana hanya sebagai driver, navigator, sementara mahasiswa yang berjaklan sesuai kemampuannya,” terangnya.

Mahasiswa tetap diberikan kebebasan berkarya dalam konsep, termasuk kebebasan dalam kontek mendisiminasikan di sini. Ketiga mahasiswa ini cukup berhasil, karena mereka juga ikut dalam pameran terpusat di LV8 Resort Hotel Canggu, selain berpameran di Maha Art Gallery ini.

“Ini tantangan bagi mahasiswa setelah proses karya, ada tuntutan publishing yakni memamerkan untuk masyarakat luas. Bisa mendapatkan tempat di sini kan tidak gampang, perlu kualitas karya yang bagus, buka permajangan karya semata. Mereka tak hanya berhasil menciptakan karya, tetapi juga sukses mempublikasikan kle ruang-ruang publik,” paparnya.

Program MBKM ini memang mendorong mahasiswa untuk belajar memahani realita yang ada di lapangan, realitas riil yang terjadi di masyarakat. Karya-karya seni yang dipajang ini bercirikan akademik, sehinga semua proses diikutinya, mulai dari konsep proposal yang layak, kemudian ditindaklanjuti dengan mitra dan pembimbing, hingga riset artistik dan kobsep. “Itu ciri akademis berdasar kajian dan penelitian ilmiah,” kata Setem. [T]/*]

Tags: ISI DenpasarPameran Seni RupaSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Nila Tak Hanya Nyatnyat, Lele Tak Hanya Pecel | Ini 5 Program Prioritas DKPP Buleleng untuk Cadangan Pangan

Next Post

Matinya Kritisme: Ancaman Nyata Bali Hari Ini

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

by tatkala
August 3, 2025
0
Panen Perdana Padi “Semeton Buleleng”, Komitmen Swasembada Pangan di Buleleng

KABUPATEN Buleleng, Bali, menorehkan tonggak baru dalam ketahanan pangan dengan menyelenggarakan panen perdana varietas padi unggulan lokal, Semeton Buleleng, pada...

Read moreDetails

Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

by Redaksi Tatkala Denpasar
May 15, 2024
0
Inovasi Fermentasi Limbah Tandusan Sebagai Pakan Ternak

DENPASAR | TATKALA.CO – Limbah tandusan (proses pembuatan minyak kelapa secara tradisional ternyata bisa difermentasi untuk makanan ternak. Inovasi itu...

Read moreDetails

Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

by Redaksi Tatkala Buleleng
April 3, 2024
0
Sorgum Makin Populer di Buleleng, Kini Panen Perdana di Desa Telaga

SORGUM tampaknya makin populer di Buleleng. Banyak petani yang mulai menanamnya, dan makanan berbahan sorgum sudah mulai dikenal. Di Desa...

Read moreDetails

Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

by Redaksi Tatkala Denpasar
February 6, 2024
0
Alih Fungsi Sawah Tidak Terkendali: Subak Hilang, Wisatawan Tidak akan Datang

DENPASAR | TATKALA.CO --- Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Budiasa, S.P., M.P., IPU, ASEAN Eng....

Read moreDetails

Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

by Redaksi Tatkala Tabanan
January 24, 2024
0
Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, “Melamar” Sebagai Desa Binaan Fakultas Pertanian Unud

TABANAN | TATKALA.CO -- Untuk keempat kali Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP Unud) menyelenggarakan Agricamp di Desa Marga...

Read moreDetails

Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

by Redaksi Tatkala Buleleng
November 8, 2023
0
Gagal Panen, Ada Asuransi Pertanian

KINI ada asuransi untuk petani. Jika panen gagal, petani bisa tenang. Teorinya sesederhana itu. Tapia pa itu asuransi pertanian? Program...

Read moreDetails

Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

by tatkala
October 16, 2023
0
Pepaya Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

PEPAYA termasuk buah tropis yang memiliki kepentingan komersial karena nilai nutrisi dan pengobatannya yang tinggi. Biji dan kulit pepaya yang...

Read moreDetails

Wine dari Jeruk Siam Kintamani

by tatkala
October 13, 2023
0
Wine dari Jeruk Siam Kintamani

WINE bukan hanya dari buah anggur. Kini terdapat upaya pengembangan minuman wine yang diolah dari buah jeruk siam. Pengolahan jeruk...

Read moreDetails

Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

by tatkala
September 20, 2023
0
Subak Kulub Atas Tampaksiring Sudah Setahun Kekeringan Tanpa Solusi

BAGAIMANA bisa subak sampai kekeringan? Itu pertanyaan yang aneh. Tapi ada yang lebih aneh, sudah tahu subak mengalami kekeringan, tapi...

Read moreDetails

Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

by tatkala
September 5, 2023
0
Intelektual Jepang Memperkenalkan Teknologi Ratoon-rice Kepada Petani Padi di Jatiluwih

DI JEPANG tidak ada subak. Itu sudah jelas. Oleh karenanya, saat pengabdian masyarakat di Subak Jatiluwih, Tabanan, mahasiswa Universitas Meiji,...

Read moreDetails
Next Post
Matinya Kritisme: Ancaman Nyata Bali Hari Ini

Matinya Kritisme: Ancaman Nyata Bali Hari Ini

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co