24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pemuda Sebagai Indeks Kualitas Kesehatan Bangsa – Catatan Kecil Anak SMA

I Gede Karsa by I Gede Karsa
February 2, 2018
in Opini

Foto diambil dari http//smanbalimandara.blogspot.co.id

“Berikan aku sepuluh pemuda agar ku goncangkan dunia” – Bung Karno.

“Saya percaya akan kebulatan hati pemuda Indonesia, yang percaya akan kesanggupannya  berjuang dan menderita” – Bung hatta.

KALIMAT awal yang mengaduk hati dan perasaan masyarakat Indonesia terkhusus bagi kalangan pemuda penerus bangsa. Betapa yakinnya kedua tokoh reformasi ini terhadap peran pemuda bagi perubahan bangsa Indonesia.

Mereka hidup di era tahun 45, saat di mana pemuda adalah sektor penting dalam momentum kebangkitan bangsa mengusir para penjajah. Namun hari ini dan esok adalah suatu hal yang sangat berbalik arah bahkan sulit untuk ditebak ke mana akan berlabuh.

Bagaimana perasaan kedua tokoh kemerdekaan itu ketika melihat pemuda abad 21 tidak mampu mengusir penjajah yang tengah menyelubungi bangsa Indonesia sekarang ini. Penjajah itu bukan Belanda, dan juga buka Jepang dengan serdadunya, namun penjajah itu adalah perasaan yang mengikis moral, akhlak dan semangat berjuang untuk menang, bersaing dan berkompetisi.

Peran pemuda sangat penting dalam banyak bidang, termasuk bidang kesehatan. Sehat yang dimaksud adalah sehat jasmani dan sehat rohani. Boleh jadi pada saat tahun 2030 nanti Indonesia akan memiliki penduduk dengan kebugaran jasmani yang baik, namun juga masih sangat mungkin jika di tahun itu Indonesia akan terbalut dalam sebuah penjajahan yang menghancurkan identitas pemuda kita sendiri.

Banyak pemuda Indonesia yang tidak menjalankan peran penting mereka sebagai indeks penilaian bangsa, bahkan sedihnya mereka pula penyumbang masalah terbesar dalam dunia kesehatan. Sebagai masyarakat yang bijaksana, kita tidak mempermasalahkan suatu masalah yang berlalu atau saat ini terjadi. Tapi kita pelajari, analisis serta terapkan konsep nilai moral positif untuk merubah pemikiran pemuda Indonesia di tahun ke depannya.

Masalah dalam dunia kesehatan yang ditimbulkan pemuda sekarang ini tergambarkan dari kemajuan pesat pabrik rokok di Indonesia, serta banyaknya pemuda yang mengkonsumsi minuman beralkohol, padahal pemerintah sudah sangat melarangnya. Zat yang terdapat pada rokok merupakan zat berbahaya yang dapat merusak alat pernafasan dan mengganggu sistem sirkulasi udara yang masuk ke dalam tubuh.

Tercatat hampir 49% penduduk Indonesia pernah dan masih aktif menjadi perokok. Hal buruknya lagi kebanyakan pemakainya adalah masyarakat yang berasal dari kalangan muda dan tidak sedikit pula usia di bawah umur sudah pernah merasakan rokok.

Merokok termasuk langkah awal untuk memasuki dunia narkoba. Di dalam rokok terdapat zat nikotin yang dapat merusak saraf dengan cara mengalihkan sel saraf manusia agar terus mengkonsumsi zat yang dicampurkan dengan nikotin. Begitu juga pada narkoba, baik dalam bentuk pil, tablet maupun jarum suntik juga mengandung zat yang dapat merusak sel saraf manusia.

Pencegahan ini hanya dapat dilakukan jika pemakai sudah memiliki kesadaran diri untuk berhenti menggunakan narkoba. Bagaimana masyarakat Indonesia bisa sehat jika kemauan untuk berubah saja sulit?

Simpan pertanyaan itu dalam hati dan jawab dengan perbuatan. Belum beranjak dari masalah tersebut, masalah di dunia kesehatan yang tak kalah populernya adalah pergaulan pemuda yang mengundang penyakit berbahaya HIV/AIDS. Kini penyakit HIV/AIDS menduduki posisi pertama dalam tingkat penularannya dalam kesehatan.

Penularan HIV AIDS disebabkan oleh virus yang mnyerang sistem kekebalan tubuh pada manusia. Virus ini dapat tertular melalui pemakaian jarum suntik dan hubungan seksual bebas. Sampai sekarang belum ada obat yang dapat menyembuhkan secara total, hanya saja masih dapat dicegah dengan menjaga kebersihan tubuh.

Tantangan besar lainnya yang tak kalah menarik dan harus diantisipasi oleh pemerintah adalah tantangan teknologi yang bersifat modern. Kecenderungan masyarakat Indonesia yang sulit menghilangkan perasaan malu jika tidak mengenal modernisasi akan menimbulkan ketergantungan yang tinggi terhadap teknologi modern.

Kegiatan yang praktis dengan teknologi canggih seperti mesin cuci, sepeda motor, mobil, handphone dan makanan ringan lainnya, tentunya akan membuat seseorang malas untuk melakukan hal yang mengeluarkan energi banyak. Aktivitas pergerakan tubuh yang semakin rendah akan menyebabkan peredaran darah tidak berjalan baik serta metabolisme tidak berlangsung secara sempura. Akibatnya banyak penyakit sepertu stroke, gagal ginjal serta serangan jantung dapat mudah menyerang manusia tanpa melihat batas usia.

Dari segenap masalah kesehatan yang beredar di kalangan masyarakat Indonesia, pemerintah sendiri bukan hanya diam atau berpangku tangan saja. Sudah sangat jelas dalam Undang-Undang Dasar Republik Indonesia pasal 1 ayat 11 mengatakan bahwa upaya kesehatan merupakan kegiatan dan atau serangkaian kegiatan yang dilakukan secara terpadu, terintegrasi dan berkesinambungan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk pencegahan penyakit, peningkatan kesehatan, pengobatan penyakit, dan pemulihan kesehatan oleh pemerintah dan atau masyarakat.

Sangat jelas bahwa peningkatan kesehatan sangat perlu ditingkatkan agar dapat menekan nilai korban jiwa yang semakin bertambah. Pemasangan spanduk, baliho serta poster yang sering kita lihat di pinggiran jalan menandakan bahwa pemerintah tidak statis dalam pencegahan masalah kesehatan.

Di dunia pendidikan sendiri juga turut menyumbang kontribusi besar dengan upaya pembelajaran ilmu kesehatan di kalangan siswa dan mahasiswa. Mulai dari siswa SD sudah diperkenalkan tentang bahaya merokok, penggunaan narkoba serta cara pencegahannya.

Beranjak ke Sekolah Menengah, para guru mulai memperkenalkan kegiatan ekstrakulikuler seperti Pramuka yang bertujuan untuk melatih jiwa kepemimpinan yang sehat serta kegiatan olahraga untuk mempertahankan kebugaran jasmani dan rohani.

Pada tingkat akhir di kalangan mahasiswa, pemikiran teoritis dan praktisi sudah mulai dikembangan dengan basis perlombaan ataupun pengkaryaan. Kegiatan seperti ini tentunya akan menciptakan generasi mudah yang peduli akan kesehatan. Tubuh yang sehat tentunya akan mencipatakan emosional diri yang baik dan pemikiran yang cerdas.

Tidak terlepas peran dari orangtua untuk selalu mengawasi kegiatan anak-anaknya dengan hal yang positif, karena orangtua adalah orang terdekat yang dapat mengatur, bahkan mengubah pola kepribadian seseorang.

Pemerintah sendiri kini tengah menyemarakkan peningkatan mutu kesehatan masyarakat, salah satunya adalah program “Indonesia Siap Sehat 2030”. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menggalakkan aksi jalan santai tiap minggu di beberapa wilayah ibu kota provinsi di Indonesia, penyuluhan kesehatan di tiap daerah serta program pendukung lainnya seperti seminar dan perlombaan sebagai ajang untuk perbekalan ilmu dalam dunia kesehatan, khususnya bagi mahasiswa yang betugas sebagai agent of change menuju Indonesia sehat.

Tentunya program ini harus diiringi dengan kemauan masyarakat untuk membantu dan menyukseskan setiap kegiatan yang dilakukan pemerintah. Maka wahai kalian para pemuda…!!! Bersiaplah untuk menjalani sebuah proses perubahan demi tercapai indeks kualitas bangsa, karena Soekarno menanti kabar kalian.., karena Soeharto merindukan kalian. (T)

Tags: Indonesiakesehatanpemuda
Share24TweetSendShareSend
Previous Post

Gema Pelangi di Ambara Tabanan – Nostalgia Radio pada HUT PRSSNI

Next Post

“Psikologi Kenangan” – Lamunan Menjelang Hari-hari Akhir Tahun 2016

I Gede Karsa

I Gede Karsa

Siswa SMA Negeri Bali Mandara. Menulis puisi, cerpen dan esai. Dinobatkan sebagai penyair muda terpilih oleh Bebuku Publisher 2016. Karya-karyanya banyak dimuat oleh media massa, seperti Pos Bali.

Related Posts

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

Read moreDetails

Perjanjian Kawin Campuran dan Hak Mewaris: Ketika Pisah Harta Berhadapan dengan Hak Pasangan yang Ditinggalkan

by I Made Pria Dharsana
October 14, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PERJANJIAN perkawinan dibuat untuk memberikan kepastian hukum atas harta suami dan istri. Namun, bagaimana jika kesepakatan pisah harta yang semula...

Read moreDetails

Transformasi Kontrak Digital dan Masa Depan Notaris Indonesia…

by I Made Pria Dharsana
October 8, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

SEMUA orang bicara kontrak/perjanjian digital. Apakah ini hanya tren teknologi, atau sudah menjadi realitas hukum? Perkembangan teknologi digitalisasi begitu pesatnya,...

Read moreDetails

Ketika Keramahan Bali Diuji: Antara Pelayanan dan Kesantunan Berbahasa

by I Ketut Suar Adnyana
October 7, 2026
0
Ketika Keramahan Bali Diuji: Antara Pelayanan dan Kesantunan Berbahasa

BALI dikenal dunia bukan hanya karena keindahan alam, kekayaan budaya, dan keunikan tradisinya. Ada satu kekuatan lain yang selama puluhan...

Read moreDetails

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
0
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

Read moreDetails

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
0
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

Read moreDetails

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026
0
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

Read moreDetails

66 Tahun UUPA —Di Tengah 81 Tahun Kemerdekaan, Antara Cita-Cita dan Realitas Agraria Menakar Konsistensi Negara dalam Mewujudkan Keadilan, Kepastian Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat

by I Made Pria Dharsana
September 24, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Enam puluh enam tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan 81 tahun Indonesia merdeka merupakan momentum penting untuk kembali bertanya: sejauh...

Read moreDetails

Mengantisipasi Mafia Tanah di Indonesia

by I Made Pria Dharsana
September 23, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

 Land and investment. Nowadays, it not only has a social function, but has become an economic and political commodity. Mendengar...

Read moreDetails

BANK TANAH DAN KITA —Antara Reforma Agraria, Kepentingan Investasi, dan Masa Depan Ruang Hidup Rakyat

by I Made Pria Dharsana
September 16, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TANAH yang dikuasai negara bukan sekadar benda tidak bergerak yang dapat dipindahkan dari satu tangan ke tangan lain. Di atasnya...

Read moreDetails
Next Post

“Psikologi Kenangan” - Lamunan Menjelang Hari-hari Akhir Tahun 2016

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co