6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengantisipasi “Burnout” pada Tenaga Kesehatan

dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, Sp.KJ by dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, Sp.KJ
September 26, 2020
in Esai
Ketidakpastian Pandemi: Dukungan Psikososial Vs Teori Konspirasi

Ilustrasi tatkala.co | Nana Partha

Pembaca mungkin merasa bosan karena saya sering membicarakan pandemi Covid-19 yang rasanya tidak berkesudahan. Saya cukup paham akan hal itu. Sebagai seorang psikiater, menjadi tugas saya untuk terus memberikan fokus pada apa yang perlu dilakukan bagi teman-teman dan rekan tenaga kesehatan untuk bisa bekerja dengan lebih maksimal di masa pandemi ini.

Ketika semua orang mulai melupakan soal pandemi ini, sesungguhnya saya yakin rekan-rekan tenaga kesehatan tetap bekerja keras seperti sebelum terjadi pandemi. Saya khawatir ada rasa burnout atau kelelahan dan kebosanan pada tenaga kesehatan. Tentang sampai kapan kita harus bekerja seperti ini. Juga tentang kekhawatiran akan ketidakpastian selain juga masalah pekerjaan dan juga soal rumah tangga, soal ekonomi dan soal keluarga, karena kesulitan ekonomi yang dialami oleh masyarakat tentu juga dialami oleh seluruh tenaga kesehatan.

Ada hal menarik dari  kondisi psikologis para tenaga kesehatan yang di awal-awal masa pandemi diglorifikasi sebagai garda terdepan oleh masyarakat, yang saya yakin juga ha-hal itu tidak terlalu diinginkan oleh rekan-rekan tenaga kesehatan.

Tetapi kini, selain tetap harus bekerja juga ada rasa serba salah pada diri mereka. Di satu sisi, mereka ingin terus mengedukasi masyarakat tentang keamanan dan kesehatan, tapi di sisi lain sudah agak bosan melakukan itu, karena kini itu bukanlah sesuatu hal yang populer dan justru dibenci oleh masyarakat untuk mereka melakukan edukasi tersebut.

Rasanya, mendengar kata “Covid-19” saja masyarakat sudah muak dengan hal tersebut. Tetapi, muak atau tidak muak, ternyata pandemi ini berlangsung dan sampai saat ini rekan-rekan tenaga kesehatan bekerja sekeras sama seperti sebelumnya. Dan tentu saja, rasa burnout ini perlu diantisipasi yang terjadi pada mereka, agar kelelahan fisik yang terjadi tidak berubah menjadi kelelahan psikologis atau kelelahan mental.

Selama ini orang hanya membicarakan soal dukungan fisik atau dukungan materi, namun perlu diketahui bahwa dukungan psikologis dan psikososial sangat diperlukan bagi para tenaga kesehatan. Sebelumnya, cukup banyak dukungan mental dan psikososial yang dilakukan bahkan secara online atau daring. Juga, diberikan di sentra-sentra layanan kesehatan tetapi kini hal itu hanya menjadi sebuah formalitas.

Saya selalu menekankan pentingnya upaya mandiri, bagaimana mengantisipasi agar burn out tidak terjadi karena lebih mudah mengantisipasi daripada ketika burnout sudah terjadi. Hal-hal yang sering menjadi atau memicu burnout pada tenaga kesehatan misalnya soal keamanan. Seperti kita tahu, tingkat keamanan tenaga kesehatan di Indonesia selama menangani Covid-19 menjadi yang terburuk di seluruh dunia. Angka kematian dan kesakitan, terpapar Covid-19 sungguh sangat banyak terjadi. Bukan hanya pada dokter tapi juga tenaga perawat ataupun tenaga administrasi di rumah sakit.

Dengan begitu banyak dan meluasnya angka pasien Covid-19 saat ini tenaga kesehatan juga terancam akan hal itu. Belum lagi memikirkan keluarga, memikirkan ekonomi dan lain sebagainya. Hal pertama yang bisa dilakukan adalah fokus pada hal-hal yang ada dalam kendali kita saja. Seringkali karena kelelahan emosi kita kemudian terpicu, mengurusi hal-hal yang sebenarnya tidak dalam kendali kita, tentang kapan pandemi ini berakhir atau tentang bagaimana apresiasi masyarakat terhadap itu, bagaimana soal komentar pemegang kebijakan atau pemimpin daerah tenang kinerja kita, itu berada di luar kendali kita.

Hal yang menjadi kendali kita adalah kapan kita mulai bekerja, apa yang kita lakukan selama bekerja, pemasangan dan pencopotan Alat Pelindung Diri (APD) yang perlu kita lakukan itu berada dalam kendali kita.

Tentang kapan kita harus memikirkan pekerjaan kita, kapan kita harus memikirkan keluarga kita dan berfokus pada anak-anak dan istri/suami atau orang tua yang ada di rumah, itu ada dalam diri kita, kita Yang menentukan

Kita sebaiknya tidak menanamkan kita ingin melakukan pengorbanan atau rasa kepahlawanan karena sesungguhnya tidak ada yang cukup fair untuk menjadi martir, seseorang menjadi martir dalam sebuah pandemi.

Kita hanyalah manusia biasa, dan ini hanyalah sebuah pekerjaan, kita lakukan apa yang kita bisa lakukan, apa yang menjadi tugas dan  pekerjaan yang diharuskan sebagai bagian dari diri kita. Setelah itu kita tetap juga perlu untuk menyayangi diri kita, melakukan self-care dan self-love, mempunyai waktu untuk diri kita sendiri termasuk juga berbagi bersama keluarga.

Ketika ada hal-hal yang menjadi beban atau kecemasan, kita bisa bercerita pada teman-teman baik kita atau ketika kita mengalami kesulitan bercerita pada teman baik, carilah tenaga-tenaga profesional kesehatan jiwa di layanan kesehatan tempat kita bekerja, apakah itu psikiater, psikolog klinis ataupun perawat jiwa.

Cari tahu juga tentang dukungan kesehatan jiwa dan psikososial yang biasanya diberikan secara gratis via online. Tetap menjaga pola sehat kesehatan, tidur di waktu yang kurang lebih sama termasuk cukup makan makanan yang bergizi. Kurangilah pemakaian media sosial untuk berdebat soal Covid-19.  Perbanyak juga aktivitas lain termasuk berolahraga.

Jangan mengubah empati kita menjadi simpati dan larut pada pekerjaan, apalagi ingin menjadi martir pada pandemi ini. Tidak ada hal yang cukup berharga untuk mengorbankan diri kita dan orang-orang kita sayangi di sekitar kita

Besok adalah hari raya Kuningan, hari kemenangan dimana semua rumah akan menampilkan trofi kemenangannya. Mari kita jadikan momen itu untuk menunjukkan bahwa kemenangan terjadi sesungguhnya bukan hanya terjadi saat pandemi Covid-19 selesai, tetapi kemenangan itu ada setiap hari ketika kita masih memiliki diri kita, masih menyayangi diri kita dan menyayangi orang-orang terdekat yang ada di dalam hati kita.

Tetapi ketika kita tidak lagi mampu melakukannya hingga menganggu tidur dan aktivitas kita maka tidak ada salahnya dan bukanlah sesuatu yang aib ketika kita mencari pertolongan lebih lanjut pada teman-teman sejawat kita, profesional kesehatan jiwa. Semoga kita semua betul-betul merasakan kemenangan. Di dalam diri kita. Selamat hari raya Kuningan. Salah mantap jiwa-raga.[T]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Komunitas Omah Laras dan Panggung yang MenghidupkanTopeng-topeng Mati

Next Post

Tibet, Poliandri dan Pandemi

dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, Sp.KJ

dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, Sp.KJ

Psikiater di Klinik Utama Sudirman Medical Center (SMC) Denpasar, Founder Rumah Berdaya, Pegiat kesehatan jiwa di Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) simpul Bali dan Komunitas Teman Baik

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

Tibet, Poliandri dan Pandemi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co