Napak Tilas Panji Sakti dalam rangka HUT ke-422 Kota Singaraja adalah perjalanan fisik menelusuri jejak sejarah sekaligus sebagai sarana edukasi bagi generasi muda. Dari napak tilas akan diketahui pengetahuan tentang sejarah berdirinya Kota Singaraja.
“Generasi muda kita ingin tahu dan mengeksplor sejarah perjalanan Ki Barak Panji Sakti. Kita jelaskan bahwa inilah cikal bakal berdirinya Kota Singaraja. Dari sinilah semuanya dimulai,” kata Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra ketika melepas peserta Napak Tilas Panji Sakti dalam rangka HUT ke-422 Kota Singaraja di kawasan Pura Yeh Ketipat, Rabu (25/3/2026).
Peserta napak tilas itu menelusuri jejak perjuangan Ki Barak Panji Sakti mulai dari kawasan Pura Yeh Ketipat hingga Monumen Tri Yuda Sakti di Kecamatan Sukasada.
Semangat generasi muda dalam mengikuti kegiatan napak tilas menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal tersebut terlihat dari jumlah peserta yang mengalami peningkatan hingga 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Bupati Sutjidra mengatakan bahwa momentum perayaan HUT Kota Singaraja memang selalu dinantikan masyarakat khususnya kegiatan napak tilas yang sarat nilai sejarah.
“Ini luar biasa. Semangat peserta meningkat sampai 70 persen dari tahun lalu. Ini menandakan bahwa perayaan HUT Kota Singaraja sangat ditunggu-tunggu, khususnya kegiatan napak tilas ini,” ujarnya.

Antusiasme peserta juga terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Bahkan, panitia memberikan apresiasi kepada para peserta sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif mereka.
Melalui kegiatan napak tilas ini, diharapkan generasi muda tidak hanya memahami sejarah, tetapi juga memiliki rasa memiliki dan kebanggaan terhadap Kota Singaraja, serta siap melanjutkan perjuangan dalam membangun Kabupaten Buleleng ke depan. [T][Adv]





























