2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Saat Anak-Anak SD Meriahkan Lomba Melukis Satua Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
February 4, 2026
in Budaya
Saat Anak-Anak SD Meriahkan Lomba Melukis Satua Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

Keseruan lomba Satua Bali di Bulan Bahasa Bali 2026 | Foto: Budarsana

WIMBAKARA (lomba) menggambar Satua Bali serangkaian dengan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 memikat pengunjung, Rabu (4/2/2026). Lomba yang melibatkan peserta anak-anak SD itu, tak hanya mampu menghasilkan karya seni lukis yang menarik, tetapi juga menunjukan kesiapan mengikuti lomba. Ketika aba-aba dimulai, mereka langsung menggambar tanpa tolah-toleh lagi. Pagi itu, lantai 1 Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, terasa meriah dan penuh kreativitas.

Dewan Juri Prof. Dr. Drs. I Wayan Karja, MFA. mengatakan, jika dibandingkan dengan lomba menggambar Satua Bali tahun lalu, jumlah peserta tahun 2026 ini terlihat lebih banyak. Walau peserta menurun yang hanya diikuti 100 anak, dan 12 anak tidak hadir, namun mereka jauh lebih siap. ā€œItu artinya ada peningkatan untuk keinganan mengikuti lomba. Pas dibilang mulai, mereka sudah mempunyai bahan, tanpa berpikir mereka langung menggambar,ā€ katanya.

Keseruan lomba Satua Bali di Bulan Bahasa Bali 2026 | Foto: Budarsana

Lomba yang dimulai pukul 09.19 Wita itu tampaknya serius. Semua peserta sudah membekali diri dari rumah. Mereka memang telah siap mental, di samping alat untuk menggambar. ā€œDari segi pemahaman terhadap tema juga meningkat. Mereka lebih sensitif. Walau temanya agak sulit—yaitu Atma Kerthi—, tetapi tema itu dijawab lugas melalui karya lukis,ā€ lanjut Guru Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Bali itu.

Hal itu mungkin karena pengaruh perayaan Siwaratri kemarin, sehingga karya mereka lebih banyak mengambil cerita Lubdaka. Artinya, karma seorang Lubdaka itu cukup dominan dalam lomba kali ini. ā€œTokoh-tokoh dalam cerita yang diangklat cukup terjawab, walau ada juga yang mengulang, seperti mengangkat Manik Angkaren yang merupakan tema tahun lalu,ā€ ucap Prof. Karja didamping juri I Gusti Ngurah Agung Yuda Putra, S.Ds., M.Ds dan Putu Wahyu Wirayuda, S.S.

Keseruan lomba Satua Bali di Bulan Bahasa Bali 2026 | Foto: Budarsana

Prof. Karja juga menilai, teknis dalam menggambar itu juga ada peningkatan, terutama dalam penerapan warna. Walau tidak semuanya, tetapi hampir sebagian besar peserta tampak dewasa sekali dalam pemilahan warna, termasuk pemahaman persefektif untuk menangkap cara secara tradisional. ā€œSatu hal yang menarik, khususnya terkait dengan tema atma itu, ada peserta yang melukis orang ā€œmegantung di tiing petungā€ (tergantung di bambu petung) karena karma,ā€ paparnya.

Ini membuktikan, jelas Prof. Karja, adanya kreativitas dalam hal gagasan. Mereka telah menyiapkan diri dengan baik. Satu lagi contohnya, ada anak yang menggambar atma yang bergantung di bambu, kemudian di bawahnya ada tombak-tombak, dan kalau jatuh sudah pasti sangat tersiksa. ā€œItu menarik dari cara anak-anak menafsirkan cerita,ā€ terangnya.

Keseruan lomba Satua Bali di Bulan Bahasa Bali 2026 | Foto: Budarsana

Kalau dari ungkapan media, lanjut Prof. Karja, sudah sangat beragam. Ada berupa pastel, cat air, dan lainnya. Mereka tidak selalu mem-finishing gambar dengan fastel, tetapi juga dengan spidol atau cat air. Mereka mengkombinasikan dengan perkembangan seni saat ini. ā€œItu keunggulan anak-anak sekarang yang perlu dicatat,ā€ ajaknya.

Prof. Karja mengatakan, untuk meningkatkan perkembangan anak-anak dalam melukis satwa Bali, maka lebih sering diajak ngobrol memberikan masukan dari pemahaman tema. Mereka akan lebih cepat memahami tema dari cerita-cerita tersebut.

Cerita itu bisa diberikan secara lisan maupun secara verbal. Mereka akan lebih cepat dalam melukisnya. Anak itu juga lebih kreatif. Karena cerita yang didengar, lalu bagian fase yang paling diingat, maka itu yang digambar.

Keseruan lomba Satua Bali di Bulan Bahasa Bali 2026 | Foto: Budarsana

Ini memang perlu latihan banyak. Satwa Bali itu harus sering di-satuaan (ceritakan), karena itu akan membangun suatu sikap kreatif. Ini juga dapat membangun kemampuan estetika, dengan cara lebih banyak melakukan latihan untuk memahami garis, warna, komposisi, teksturnya, termasuk perseketif.

ā€œKalau anatomni itu hanya perlu latihan teknis saja untuk membiasakan tangan. Selanjutnya, untuk melatih kepekaan estetis dapat dilatih dengan banyak melihat. Lebih banyak menyaksikan pameran, mengapresiasi karya orang,ā€ papar tokoh dari Penestanan Ubud Gianyar ini.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Bulan Bahasa Bali 2026Bulan Bahasa Bali VIIISatua Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dari Pagi Mendung hingga Riuh Warna Perayaan pada Pembukaan HUT ke-17 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Next Post

Kebebasan di Balik Lembar Buku: Mencuri Jeda dari Era Tergesa

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art CafƩ

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art CafƩ

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

Ā ā€˜Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
Ā ā€˜Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | ā€œFestival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni ā€œThe Octopus Queenā€ di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails
Next Post
Kebebasan di Balik Lembar Buku: Mencuri Jeda dari Era Tergesa

Kebebasan di Balik Lembar Buku: Mencuri Jeda dari Era Tergesa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

ā€œNaik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.ā€ JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis ā€œBerlariā€, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis ā€œBerlariā€, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright Ā© 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright Ā© 2016-2025, tatkala.co