6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mewaspadai Grooming dengan Penguatan Komunikasi Keluarga

Wisnu Widjanarko by Wisnu Widjanarko
January 18, 2026
in Esai
Mempertanyakan Cinta : Meniti Rasa, Menata Jiwa

Wisnu Widjanarko

Prolog

Ramai pemberitaan media massa serta percakapan warganet di dunia maya tentang grooming. Penelusuran pun ramai di internet tentang child grooming khususnya.  Tidak hanya tentang kisahnya yang menyeruak dan mengambil porsi perhatian serta emosi khalayak, tetapi sejatinya juga menjadi pemantik pengetahuan dan diskursus baru tentang hal tersebut.

Ketika itu menyeruak, maka terlebih dahulu menjadi penting adalah untuk tahu, apakah sebenarnya grooming tersebut? Mengapa kita perlu mengetahuinya, serta lebih khusus lagi, mengapa kita perlu mewaspadainya? Hal ini penting, karena saat ini kita tidak hanya berada di era informasi tetapi justru ‘tsunami’ informasi. Sehingga, menjadi penting untuk mengetahui dan alasan pentingnya mengetahui hal tersebut, untuk kemudian menjadi sebuah pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan dan keseharian kita.

Grooming: Serigala Berbulu Domba

Jadi, sebenarnya apa yang dimaksud dengan Grooming? Merujuk pada berbagai sumber, istilah ini berasosiasi pada upaya pengkondisian anak melalui sebuah proses di mana pelaku membangun hubungan dengan seorang anak – terkadang juga dengan keluarga besarnya – sehingga mendapatkan landasan kepercayaan dan posisi kuasa terhadap anak tersebut, di mana landasan tersebut dijadikan sarana persiapan untuk memanfaatkan anak tersebut, untuk kepentingan pelaku, seperti eksploitasi, kekerasan seksual, termasuk radikalisasi.

Tindakan grooming yang dilakukan pelaku merupakan suatu upaya manipulasi psikologis, karena bersifat terencana, bertahap, tidak konfrontatif, serta penuh kamuflase, sehingga membuat korban – termasuk orang tua dan keluarga – tidak menyadarinya sama sekali.

Grooming didesain untuk membuat mereka yang dijadikan target mempercayai sepenuhnya kepada pelaku, memberikan otoritas kuasa pada si pelaku. Setelah dia mendapatkan kepercayaan tersebut, mulailah dia melakukan upaya-upaya untuk menciptakan ketergantungan emosional melalui bentuk atensi, hadiah, apresiasi, sehingga ketika pelaku melakukan tindakan terkutuk tersebut, para korban terkadang tidak menyadari, merasa bingung, dan kemudian dimanipulasi oleh pelaku sebagai sesuatu yang ‘normal’. Atau, manakala anak sudah menyadari bahwa ‘ada sesuatu yang salah’, maka kerap anak mengalami tindakan untuk membungkamnya, mulai dari bujukan hingga ancaman.

Nah, pada titik ini, maka kita dapat menyepakati bahwa grooming adalah sesuatu yang perlu diwaspadai dan diantisipasi. Apa yang dilakukan pelaku atau groomer, sangatlah jahat! Mengapa, anak yang ditargetkan akan menjadi korban eksploitasi, terpapar radikalisasi, hingga mengalami kekerasan seksual. Ini tentunya akan menyebabkan pengalaman traumatis yang merugikan anak pada saat terjadi dan pasca kejadian.

Selain itu, kejahatan grooming yang tidak kalah biadabnya adalah, membuat orang-orang yang menjadi korban, kehilangan kepercayaan terhadap nilai-nilai kebaikan yang sejatinya benar adanya, namun karena hal tersebut pernah dimanipulasi oleh groomer, maka mereka akan membutuhkan upaya yang sangat besar untuk tidak salah persepsi tentang hal-hal baik namun diselewengkan oleh pelaku grooming.

Maka, siapakah yang rentan untuk dijadikan target grooming? Mereka adalah anak-anak hingga remaja yang punya kecenderungan kurang percaya diri, kerap merasa kesepian, jauh atau kurang pengawasan dari orang tua namun memiliki sikap hormat kepada mereka yang dituakan atau dewasa.

Pada saat yang sama, orang tua pun juga menjadi sasaran dari pelaku grooming, khususnya mereka yang karena situasi dan kondisi tertentu tidak memiliki waktu yang banyak serta berkualitas dengan anak, termasuk mereka yang kurang intens dalam berkomunikasi dengan anak.   

Keadaan anak dan orang tua sebagaimana di atas, akan menjadi ‘mangsa empuk’ bagi si pelaku manipulatif grooming.  Pelaku biasanya akan berpura-pura menjadi pribadi yang ramah, dapat dipercaya, dan kerap memberi pertolongan, bantuan, atau dukungan.  Orang tua dan keluarga menjadi terkelabui dan secara tidak sadar ‘mempercayakan’ anak kepada orang tersebut tanpa bercadang sama sekali. Begitu pula dengan anak, ketika dia merasa mendapatkan orang yang peduli, perhatian, apresiatif dari orang lain yang bukan keluarga tadi, maka dia akan ‘mempercayakan’ hidupnya pada orang tersebut, dan pada titik itulah, pelaku akan memanfaatkan dengan tanpa belas kasihan. 

Komunikasi Keluarga: Sebuah Pendekatan Antisipatif

Menghadapi groomer dan perilaku grooming pada anak, maka pencegahan menjadi kata kunci. Menjadi tugas bersama untuk sama-sama mengetahui sebagai bagian dari pencegahan dan penangkalan mereka yang hendak melakukan grooming, apalagi sampai dinormalisasi. Harus berangkat, bahwa sangat mungkin grooming terjadi pada anak dan sanak keluarga kita, sehingga kita harus peka terhadap situasi tersebut.

Solusinya tentu saja bersifat multifaktor, namun yang bisa dipastikan, salah satunya adalah penguatan komunikasi keluarga. Mengapa demikian? Karena keluargalah yang menjadi benteng pertahanan yang hakiki menghadapi hal tersebut. Selama semua merasa menjadi bagian dari keluarga, selama setiap anggota keluarga saling peduli dan terus berinteraksi satu sama lain, maka potensi ancaman grooming dapat dilemahkan sejak awal.  Nah, bentuk komunikasi keluarga seperti apa yang diupayakan?

Pertama, penguatan identifikasi diri sebagai keluarga. Pelaku grooming menyasar mereka yang rentan perhatian. Nah, di sini anak harus selalu dipupuk keyakinan bahwa dia adalah bagian dari keluarga, namun dengan senantiasa memperhatikan perkembangan psikologis dan usianya. 

Meyakini bahwa keluarganya adalah tempat yang aman dan nyaman untuk tumbuh dan berkembang, dapat dilakukan dengan selalu berbagi cerita tentang apa yang dirasakan atau melakukan aktivitas bersama, seperti eating out, liburan atau merayakan momen keagamaan bersama.  Studi komunikasi keluarga percaya, identifikasi diri adalah proses rasa kepemilikan dan keterikatan yang akan terbangun pada seluruh anggota keluarga – dalam hal ini anak dan orangtua – sehingga dirinya tidak merasa sendirian, kesepian dan tidak ada tempat untuk berbagi.

Kedua, membangun budaya pola komunikasi keluarga yang berorientasi pada percakapan. Groomer mengincar mereka yang rendah diri, sehingga dengan keluarga yang terbiasa memberi ruang artikulatif, maka anak akan menjadi pribadi percaya diri, mampu mempertimbangkan secara rasional dan tidak mudah terjebak dengan hal-hal manipulatif. 

Komunikasi terbuka antara anak dengan orang tua bisa menyesuaikan dengan tradisi masing-masing keluarga, ada yang memilih dengan pendekatan pluralistik sebagaimana ada juga yang bersifat konsesual. Keduanya sama-sama membangun cara interaksi di mana orang tua memberi kesempatan pada anak untuk berani menyampaikan pandangan didasari alasan dan pertimbangan, dengan senantiasa disertai adab tentang cara menyampaikannya.

Ketiga, pemanfaatan media untuk memperkuat peran orang tua. Grooming terjadi karena terdapat situasi di mana orang tua tidak selalu dapat hadir dalam aktivitas anak, seperti perbedaan lokasi tempat tinggal atau tersitanya waktu untuk bekerja.  Untuk menyiasati hal ini, maka orang tua harus tetap menghadirkan diri dengan menggunakan media komunikasi, seperti menelpon atau bertukar pesan.

Orang tua harus menciptakan cipta kondisi waktu untuk koordinasi dengan anak, mulai menanyakan kabar, apakah sudah makan, apakah ada keluhan. Mungkin saja, tidak selalu anak menjawab langsung sebagaimana harapan. Tetapi anak harus terbangun kesadaran, bahwa orang tua selalu membersamai aktivitas dan mendukung dirinya berproses, sehingga dia tidak pernah sedikit pun berpikir bahwa dirinya harus menjalani apa adanya sendiri.

Epilog

Keluarga bagi anak adalah sebuah keterberian. Menjadi tugas orang tua untuk menghadirkan iklim komunikasi yang memampukan mereka sebagai pribadi yang percaya diri, jauh dari rasa kesunyian, dan tidak berfikir dirinya tidak dicintai oleh keluarga. Komunikasi keluarga bisa menjadi salah satu benteng untuk melindungi anak-anak dari upaya grooming yang dengan cara manipulatifnya, bisa merebut dan menghancurkan impian akan masa depan cita-cita sang anak. [T]

Penulis: Wisnu Widjanarko
Editor: Adnyana Ole

Tags: groomingkomunikasikomunikasi keluarga
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

FANTASMAGORIE

Next Post

Puisi-puisi Kardanis Mudawi Jaya | Puisi yang Aku Tulis di Akhir Tahun

Wisnu Widjanarko

Wisnu Widjanarko

Dosen Psikologi Komunikasi dan Komunikasi Keluarga pada Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Kardanis Mudawi Jaya | Puisi yang Aku Tulis di Akhir Tahun

Puisi-puisi Kardanis Mudawi Jaya | Puisi yang Aku Tulis di Akhir Tahun

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co