6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Iri Dengki: Penyakit Hati dan Komunikasi

Chusmeru by Chusmeru
October 20, 2025
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

SUATU malam pada acara arisan di tingkat RT (Rukun Tetangga), seorang tokoh masyarakat memberikan sambutan berupa wejangan atau nasihat kepada para warga. Ia mengingatkan agar warga selalu menjaga hati, agar tidak terserang penyakit hati yang merusak komunikasi sesama warga.

Tokoh masyarakat itu pun sambil bercanda memberikan contoh cerita: “Ada tetangga yang beli kulkas baru, orang lain kemropok (terbakar hatinya); ada tetangga yang beli sepeda motor baru, orang lain meriang; ada tetangga yang punya mobil baru, orang lain langsung pingsan”. Apa yang disampaikan tokoh masyarakat itu merupakan gambaran betapa mudah orang menjadi iri dan dengki kepada orang lain.

 Iri dengki adalah penyakit hati. Sumbernya bisa bermacam-macam. Iri adalah perasaan tidak puas atau tidak senang terhadap keberhasilan atau kebahagiaan orang lain. Sedangkan dengki adalah perasaan marah atau benci terhadap keberhasilan atau kebahagiaan orang lain.

 Dalam bahasa Arab, iri dan dengki disebut Hasad. Hasad adalah perasaan tidak senang atau iri hati terhadap kenikmatan atau keberuntungan yang dimiliki orang lain, serta keinginan agar kenikmatan tersebut hilang dari orang tersebut. Hasad adalah salah satu penyakit hati yang sangat berbahaya. Iri dan dengki merupakan perasaan negatif yang mendalam, yang tidak hanya menginginkan kenikmatan orang lain hilang tetapi juga berharap kenikmatan tersebut berpindah kepadanya (Munawir, 2024).

Menurut Quraish Shihab (dalam Nazilah, 2020), iri hati dapat disebabkan oleh banyak hal. Dengki dan iri hati antara lain dapat muncul karena keangkuhan. Orang merasa bahwa orang lain tak berhak memiliki suatu nikmat, melainkan dirinya yang patut mendapatkannya.

Persaingan dapat menjadi pemicu orang merasa iri dan dengki. Persaingan bisa dalam hal materi maupun nonmateri. Di sini, iri hati muncul akibat ketidakmampuan menyamai atau melebihi orang lain yang disaingi itu. Rasa iri ini disertai dengan ketakutan yang berlebihan, lantaran tidak mampu memiliki apa yang dipunyai orang lain.

Watak buruk juga menjadi salah satu sebab perasaan iri dan dengki. Watak ini mengantar seseorang iri terhadap orang lain tanpa suatu sebab. Inilah jenis iri hati yang terburuk. Sebab, watak sulit untuk berubah, sehingga orang akan tetap selalu merasa iri dengki atas kenikmatan yang dimiliki orang lain.

Bukan hanya menimpa orang biasa, mereka yang kaya, pejabat, dan kaum terdidik pun dapat terserang iri dengki. Seseorang yang mendapat promosi jabatan di perusahaan atau instansi pemerintah dapat membuat iri dengki rekan kerjanya.

Begitu pula di kampus. Capaian jabatan struktural dan akademis yang diperoleh dosen dapat membuat iri dengki dosen lain. Padahal kampus adalah entitas akademis yang menjunjung tinggi rasionalitas dan intelektualitas, bukan mengedepankan emosional dan pemikiran dangkal.

Penyakit Hati

Iri dengki atau hasad memang penyakit hati. Ciri orang yang iri dengki adalah tidak merasa senang ketika melihat orang lain mendapatkan nikmat. Bukannya ikut senang atas prestasi maupun nikmat yang diperoleh orang lain, mereka yang iri dengki sering kali membicarakan keburukan atau kekurangan orang (Munawir, 2024).

Orang yang iri dengki selalu menghindari untuk memberikan pujian atau pengakuan terhadap kebaikan orang lain. Pertanda yang parah dari penyakit hati ini adalah orang senantiasa akan melakukan sabotase, berusaha untuk menghalangi atau merusak kenikmatan yang dimiliki orang lain.

 Dampak iri dengki bisa bersifat personal dan sosial. Secara personal, orang sulit mendapat kebahagiaan. Orang yang selalu iri dengki akan selalu merasa tidak puas, stres, dan depresi lantaran senantiasa merasa kurang saat membandingkan dengan orang lain.

Sifat iri dan dengki secara personal akan menghambat kemajuan seseorang. Alih-alih berupaya meraih prestasi, orang yang iri dan dengki lebih fokus pada keberhasilan orang lain serta memandangnya dari sisi negatif.

Penyakit hati ini secara sosial juga berdampak pada rusaknya hubungan antarpersonal serta berpotensi menciptakan konflik. Saudara bisa menjadi musuh, teman dapat menjadi lawan ketika hubungan sosial dilandasi oleh iri dan dengki. Energi sosial habis untuk permusuhan. Empati sosial rendah, karena orang tak peduli dengan apa yang dirasakan orang lain.

Masalah Komunikasi

Iri dan dengki memang acapkali menimbulkan banyak masalah. Indonesia akan sulit menjadi negara maju dan bersaing dengan negara lain. Celakanya, iri dan dengki menjadi bagian dari interaksi masyarakat Indonesia setiap harinya. Komunikasi interpersonal dan sosial banyak diwarnai dengan perasaan iri dengki antarsesama.

Komunikasi menjadi tidak efektif. Prasangka negatif selalu menyertai dalam setiap proses komunikasi. Andai pun orang melakukan kritik kepada orang lain, kritik itu tidak bersifat konstruktif karena hanya mencari kesalahan orang lain.

Masalah menjadi kian parah ketika fitnah dan kabar bohong menjadi bagian dari komunikasi antarmanusia. Jika ada yang mengatakan, fitnah lebih kejam daripada pembunuhan, itu nyata adanya. Fitnah dapat membunuh karakter seseorang, membunuh karir seseorang, dan membunuh masa depan orang lain. Dan orang yang melontarkan fitnah tak pernah merasa bersalah, karena dilandasi iri dan dengki.

Kabar bohong, bergunjing, dan menggosip tentang orang lain menjadi penyakit dalam berkomunikasi. Senada dengan fitnah, kabar bohong pastinya bertujuan menjatuhkan reputasi dan kredibilitas orang lain.

Melihat orang lain sukses, orang yang iri dengki akan menyiarkan kabar bohong bahwa kesuksesan orang lain itu karena koneksi, nepotisme, atau pun suap. Kabar bohong tentulah tidak benar. Namun jika sering diucapkan dan diceritakan, kabar bohong akan dianggap benar oleh orang yang mendengarnya.

Hal sepele kadang bisa menimbulkan fitnah dan kabar bohong. Pekerja pria yang mengajak makan siang rekan kerja wanitanya di saat jam istirahat dapat difitnah berselingkuh. Seorang bawahan yang menemani atasan ke sebuah pertemuan bisnis dapat difitnah sebagai cari muka, menjilat, atau mengemis jabatan. Bagi orang yang iri dan dengki, apa pun dapat menjadi biang fitnah dan kabar bohong.

Alih-alih iri dan dengki, ikut mensyukuri nikmat yang diperoleh orang lain justru dapat menghindarkan diri dari penyakit hati. Saatnya menata pikiran, menata hati, dan mengelola komunikasi dengan niat baik. Indonesia akan lebih maju jika terbebas dari orang-orang iri dan dengki. [T]

Penulis: Chusmeru
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Dunia (Politik) Memang Panggung Sandiwara
Tags: komunikasi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

ETC BOOK FORUM 2025: Ruang Pertemuan Buku, Wacana, dan Komunitas di Denpasar

Next Post

Flourishing Indonesia 2025: Sebuah Cermin Diri

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Flourishing Indonesia 2025: Sebuah Cermin Diri

Flourishing Indonesia 2025: Sebuah Cermin Diri

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co