5 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Nusantara International Folklore Festival 2025, Ruang Bertemunya Tradisi dan Inovasi

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
September 26, 2025
in Panggung
Nusantara International Folklore Festival 2025, Ruang Bertemunya Tradisi dan Inovasi

Nusantara International Folklore Festival 2025

NUSANTARA International Folklore Festival (NIFF) 2025 tak hanya menyajikan pertunjukan seni yang penuh ekpresif, tetapi juga mengajak penonton bernostalgia ke masa lalu. Kisah dan ceritera-ceritera rakyat yang dulu sangat akrad dengan kehidupan di jaman lampau, disajikan kembali dengan garapan baru penuh inspiaratif. Termasuk pula kekayaan budaya daerah yang diangkat dan disajikan dengan olahan baru yang mernarik.

NIFF digelar oleh Yayasan Ardhanari Dharma Citta berlangsung di Arma Museum & Resort, Ubud selama dua hari 25 – 26 September 2025. Opening Ceremony pada 25 September 2025 berlangsung meriah, dibuka oleh Wakil Menteri Kebudayaan Indonesia Giring Ganesha. Prosesi pembukaan dilakukan bersama Sita Tyasutami (Festival Director), Agung Rai (Pendiri ARMA), Jasmine Okubo (Festival Curator), dan Budhi Suryanata (Festival Producer).

Pembukaan Nusantara International Folklore Festival 2025

Mereka membunyikan alat musik bambu Marakas, yang kemudian diikuti oleh seluruh penonton yang juga memegang Marakas. Momen ini menjadi simbol keterhubungan dan kebersamaan, sejalan dengan tema festival Global Rhythms, Shared Stories.

“NIFF bukan sekadar panggung pertunjukan, tetapi ruang perjumpaan di mana tradisi dan inovasi bertemu, dan kisah-kisah budaya dari berbagai bangsa dapat dipahami serta dirayakan bersama,” ujar Festival Director Sita Tyasutami.

Penampil Hari Pertama

Hari pertama NIFF 2025 membuka panggung dengan komposisi lintas tradisi yang menggugah. Angklung Orkestra Indonesia dari Jakarta menyalakan suasana dengan harmoni bambu yang riuh, disusul Tarki Nari, kelompok tari asal Jakarta yang menampilkan koreografi energik berakar folklor urban. Nuansa internasional hadir lewat kolaborasi SVCC x Sangamam Global Academy yang memadukan India dan Bali, menghadirkan dialog lintas benua di atas panggung.

Penampil Nusantara International Folklore Festival 2025

Dari Jawa Timur, Sanggar Tari Sakratrinata asal Malang membawa warna khas tari daerah, sementara Kerta Art dari Bali memperlihatkan kekuatan seni lokal yang ditafsir ulang secara kontemporer. Kolaborasi unik juga hadir dari NIFF Committee & ARMA, menandai sinergi antara penyelenggara festival dan rumah seni yang menjadi tuan rumah.

Nama-nama besar turut mewarnai malam itu. Maestro Didik Nini Thowok dan Maria Darmaningsih tampil dalam duet berkelas, sementara Ni Nyoman Sudewi berpentas bersama musisi Noizekilla, memperlihatkan jembatan antara tari klasik Bali dan ritme kontemporer. Energi kolektif juga terasa lewat Komunitas Perempuan Menari dari Jakarta dan Mitra Tari Hadiprana, yang sama-sama mengusung semangat pemberdayaan dan estetika kerakyatan.

Penampil Nusantara International Folklore Festival 2025

Dari Nusa Tenggara, Sanggar Mada Ntana asal Dompu mempersembahkan tarian khas Sumbawa, dilanjutkan dengan Missmala Dance Crew dari Cirebon yang menghadirkan gaya urban dengan akar tradisi. Festival juga membuka ruang bagi jejak global: Billy Chang dari Taiwan menampilkan inovasi artistik bercorak Asia Timur, dan Kōkō Tangiwai dari New Zealand menutup malam dengan performa yang kental dengan spirit Pasifik.

Hari pertama NIFF 2025 pun terasa seperti mosaik budaya, di mana setiap penampil bukan hanya menghadirkan pertunjukan, tetapi juga menyulam kisah, identitas, dan semangat perjumpaan lintas bangsa di panggung Ubud.

Tokoh-tokoh lain yang turut mendukung festival ini antara lain Prof. I Wayan Dibia, Dr. Ni Nyoman Sudewi, serta kurator Bhisma Wrhaspati dan Eriza Trihapsari, yang bersama-sama membentuk jantung kreatif NIFF 2025.

Sita Tyasutami mengatakan, dengan tema Global Rhythms, Shared Stories, NIFF diharapkan tumbuh menjadi festival tahunan berskala internasional yang merayakan kekayaan seni tradisi Nusantara dalam dialog dengan dunia.

Penampil Nusantara International Folklore Festival 2025

Festival ini menjadi ruang pertemuan lintas budaya, merayakan keberagaman seni tradisi dunia, dan memperkuat jembatan antarbangsa melalui seni pertunjukan. Tahun ini, NIFF menargetkan 1.000 penonton langsung, dengan keterlibatan 100 partisipan internasional, 200 partisipan nasional, 20 pelaku UKM, dan 30 relawan budaya.

Sejak suksesnya Jakarta International Folklore Festival (JIFF) 2019 dengan partisipasi 28 grup dari 8 negara, para penggagas kini melanjutkan semangat itu secara independen lewat NIFF. “Tahun ini, NIFF menghadirkan pertunjukan tari dan musik, pawai budaya, pameran, serta workshop seni tradisi bersama maestro internasional,” ujarnya.

Artistic Director Maria Darmaningsih, co-founder Indonesian Dance Festival, menegaskan pentingnya merayakan folklor sebagai warisan budaya. “Folklor itu bukan hanya kerakyatan tapi juga keraton. Bahkan ungkapan sehari-hari adalah bagian dari folklor. Itulah yang ingin kami hadirkan,” ujarnya.

Penampil Nusantara International Folklore Festival 2025

Maestro tari Didik Nini Thowok, yang dikenal dengan tari topeng lintas tradisi, menyampaikan keterlibatannya lahir dari ikatan persahabatan sekaligus kedekatan spiritual dengan Bali. “Sejak saya belajar topeng dari Bali, Cirebon, dan Malang, saya selalu merasa punya rumah di sini,” katanya.

Dukungan juga datang dari pihak tuan rumah, Agung Yudi (ARMA), yang menyebut festival ini sebagai semangat baru bagi Bali. “ARMA adalah museum yang hidup, ruang publik untuk bertemu dan berkarya. Festival ini membuat Bali tetap menjadi sentra seni-budaya yang terhubung dengan dunia,” sebut Agung Yudi. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: budaya nusantaraFolkloreMuseum Arma UbudNusantara
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ketika “Pundukan” pun Dicaplok

Next Post

Nasionalisme dalam Pusaran Globalisasi dan Post-Truth

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
0
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

Read moreDetails

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

Read moreDetails

Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

 “Perempuan punya hak atas tubuhnya sendiri!” Kalimat itu meluncur tegas dari Sasti Gotama saat membahas novel Korpus Uterus di Singaraja...

Read moreDetails

Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 31, 2026
0
Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

 “Rumah itu sebenarnya apa?” Pertanyaan itu terus mengemuka sepanjang diskusi buku Rumah karya J.S. Khairen pada hari ketiga Singaraja Literary...

Read moreDetails

13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

by Wahyu Mahaputra
July 30, 2026
0
13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

Di tengah menjamurnya festival musik yang kian mengaburkan batas antar-genre demi menjangkau pasar yang lebih luas, Sthala Ubud Village Jazz...

Read moreDetails

“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

by Yahya Umar
July 28, 2026
0
“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

jika rakyat pergiketika penguasa pidatokita harus hati-hatibarangkali mereka putus asa kalau rakyat sembunyidan berbisik-bisikketika membicarakan masalahnya sendiripenguasa harus waspada dan...

Read moreDetails

‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
0
‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

RUANGAN Gedung Ksirarnawa mendadak sunyi. Lampu panggung meredup, hanya menyisakan seberkas cahaya yang jatuh pada seorang lelaki yang duduk di...

Read moreDetails

“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
0
“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

KETIKA Bagus Diarsa tampak sibuk menatap layar telepon genggamnya, di sampingnya berdiri sosok berwajah penuh riasan, berbusana merah menyala. Dialah...

Read moreDetails

Siap-siap ke Lovina Festival 2026

by Komang Puja Savitri
July 24, 2026
0
Siap-siap ke Lovina Festival 2026

"Hari ini kesiapan sudah seratus persen," ucap Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra membuka jumpa pers di Spice Dive Beach Club,...

Read moreDetails

Bunyi Mata Ugra, Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Panggung Festival Seni Bali Jani VIII 2026

by Nyoman Budarsana
July 23, 2026
0
Bunyi Mata Ugra, Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Panggung Festival Seni Bali Jani VIII 2026

PERTIKAIAN dan peperangan kerap melahirkan penderitaan, kebencian, dendam, serta luka yang membekas dalam jiwa. Namun, di balik kehancuran itu selalu...

Read moreDetails
Next Post
Nasionalisme dalam Pusaran Globalisasi dan Post-Truth

Nasionalisme dalam Pusaran Globalisasi dan Post-Truth

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

BENEFICIAL OWNERSHIP (BO) ——Ketika Perseroan Menjadi Topeng Kepemilikan

"Di atas kertas, pemegang saham dapat berganti. Namun kendali sesungguhnya sering kali tetap berada di tangan orang yang tidak pernah...

by I Made Pria Dharsana
August 5, 2026
Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin
Khas

Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin

TAK bisa dipungkiri, "Under the Spell of the Batur Volcano" adalah sebuah buku penting tentang Batur. Dalam buku itu Batur...

by Wahyu Mahaputra
August 5, 2026
Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  
Khas

Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

SAYA bersyukur  menjadi Panyarikan Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Kuta Selatan merangkap sebagai Kepala Sekolah yang membina  remaja SMA. Posisi...

by I Nyoman Tingkat
August 4, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

NOL KILOMETER ̶S̶I̶N̶G̶A̶R̶A̶J̶A̶ BULELENG : Titik Start Berbenah, Bukan Sekadar Bersolek dan Beautifikasi

ADA banyak sambutan positif dan keceriaan di tengah peresmian tugu Nol Kilometer di depan Kantor Bupati Buleleng. Titik yang dibenahi...

by Sugi Lanus
August 4, 2026
Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita
Ulas Pentas

Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita

Di Ambang Dualitas Eksistensial Dalam ruang pertunjukan yang temaram, pendar cahaya proyektor perlahan menghidupkan bidang panggung. Karya pertunjukan bertajuk DWI...

by Dewa Made Ari Kurniawan
August 4, 2026
Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia
Khas

Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia

TIM Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, yang diketuai oleh Ashlikhatul Fuaddah, pada Sabtu, 25 Juli 2026 menyelenggarakan kegiatan...

by Ashlikhatul Fuaddah
August 4, 2026
SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd
Ulas Buku

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

by IRZI
August 3, 2026
Presiden di Dalam Kepala Saya
Esai

Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

by Angga Wijaya
August 3, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

by Chusmeru
August 3, 2026
Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 5, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co