15 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Nusantara International Folklore Festival 2025, Ruang Bertemunya Tradisi dan Inovasi

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
September 26, 2025
in Panggung
Nusantara International Folklore Festival 2025, Ruang Bertemunya Tradisi dan Inovasi

Nusantara International Folklore Festival 2025

NUSANTARA International Folklore Festival (NIFF) 2025 tak hanya menyajikan pertunjukan seni yang penuh ekpresif, tetapi juga mengajak penonton bernostalgia ke masa lalu. Kisah dan ceritera-ceritera rakyat yang dulu sangat akrad dengan kehidupan di jaman lampau, disajikan kembali dengan garapan baru penuh inspiaratif. Termasuk pula kekayaan budaya daerah yang diangkat dan disajikan dengan olahan baru yang mernarik.

NIFF digelar oleh Yayasan Ardhanari Dharma Citta berlangsung di Arma Museum & Resort, Ubud selama dua hari 25 – 26 September 2025. Opening Ceremony pada 25 September 2025 berlangsung meriah, dibuka oleh Wakil Menteri Kebudayaan Indonesia Giring Ganesha. Prosesi pembukaan dilakukan bersama Sita Tyasutami (Festival Director), Agung Rai (Pendiri ARMA), Jasmine Okubo (Festival Curator), dan Budhi Suryanata (Festival Producer).

Pembukaan Nusantara International Folklore Festival 2025

Mereka membunyikan alat musik bambu Marakas, yang kemudian diikuti oleh seluruh penonton yang juga memegang Marakas. Momen ini menjadi simbol keterhubungan dan kebersamaan, sejalan dengan tema festival Global Rhythms, Shared Stories.

“NIFF bukan sekadar panggung pertunjukan, tetapi ruang perjumpaan di mana tradisi dan inovasi bertemu, dan kisah-kisah budaya dari berbagai bangsa dapat dipahami serta dirayakan bersama,” ujar Festival Director Sita Tyasutami.

Penampil Hari Pertama

Hari pertama NIFF 2025 membuka panggung dengan komposisi lintas tradisi yang menggugah. Angklung Orkestra Indonesia dari Jakarta menyalakan suasana dengan harmoni bambu yang riuh, disusul Tarki Nari, kelompok tari asal Jakarta yang menampilkan koreografi energik berakar folklor urban. Nuansa internasional hadir lewat kolaborasi SVCC x Sangamam Global Academy yang memadukan India dan Bali, menghadirkan dialog lintas benua di atas panggung.

Penampil Nusantara International Folklore Festival 2025

Dari Jawa Timur, Sanggar Tari Sakratrinata asal Malang membawa warna khas tari daerah, sementara Kerta Art dari Bali memperlihatkan kekuatan seni lokal yang ditafsir ulang secara kontemporer. Kolaborasi unik juga hadir dari NIFF Committee & ARMA, menandai sinergi antara penyelenggara festival dan rumah seni yang menjadi tuan rumah.

Nama-nama besar turut mewarnai malam itu. Maestro Didik Nini Thowok dan Maria Darmaningsih tampil dalam duet berkelas, sementara Ni Nyoman Sudewi berpentas bersama musisi Noizekilla, memperlihatkan jembatan antara tari klasik Bali dan ritme kontemporer. Energi kolektif juga terasa lewat Komunitas Perempuan Menari dari Jakarta dan Mitra Tari Hadiprana, yang sama-sama mengusung semangat pemberdayaan dan estetika kerakyatan.

Penampil Nusantara International Folklore Festival 2025

Dari Nusa Tenggara, Sanggar Mada Ntana asal Dompu mempersembahkan tarian khas Sumbawa, dilanjutkan dengan Missmala Dance Crew dari Cirebon yang menghadirkan gaya urban dengan akar tradisi. Festival juga membuka ruang bagi jejak global: Billy Chang dari Taiwan menampilkan inovasi artistik bercorak Asia Timur, dan Kōkō Tangiwai dari New Zealand menutup malam dengan performa yang kental dengan spirit Pasifik.

Hari pertama NIFF 2025 pun terasa seperti mosaik budaya, di mana setiap penampil bukan hanya menghadirkan pertunjukan, tetapi juga menyulam kisah, identitas, dan semangat perjumpaan lintas bangsa di panggung Ubud.

Tokoh-tokoh lain yang turut mendukung festival ini antara lain Prof. I Wayan Dibia, Dr. Ni Nyoman Sudewi, serta kurator Bhisma Wrhaspati dan Eriza Trihapsari, yang bersama-sama membentuk jantung kreatif NIFF 2025.

Sita Tyasutami mengatakan, dengan tema Global Rhythms, Shared Stories, NIFF diharapkan tumbuh menjadi festival tahunan berskala internasional yang merayakan kekayaan seni tradisi Nusantara dalam dialog dengan dunia.

Penampil Nusantara International Folklore Festival 2025

Festival ini menjadi ruang pertemuan lintas budaya, merayakan keberagaman seni tradisi dunia, dan memperkuat jembatan antarbangsa melalui seni pertunjukan. Tahun ini, NIFF menargetkan 1.000 penonton langsung, dengan keterlibatan 100 partisipan internasional, 200 partisipan nasional, 20 pelaku UKM, dan 30 relawan budaya.

Sejak suksesnya Jakarta International Folklore Festival (JIFF) 2019 dengan partisipasi 28 grup dari 8 negara, para penggagas kini melanjutkan semangat itu secara independen lewat NIFF. “Tahun ini, NIFF menghadirkan pertunjukan tari dan musik, pawai budaya, pameran, serta workshop seni tradisi bersama maestro internasional,” ujarnya.

Artistic Director Maria Darmaningsih, co-founder Indonesian Dance Festival, menegaskan pentingnya merayakan folklor sebagai warisan budaya. “Folklor itu bukan hanya kerakyatan tapi juga keraton. Bahkan ungkapan sehari-hari adalah bagian dari folklor. Itulah yang ingin kami hadirkan,” ujarnya.

Penampil Nusantara International Folklore Festival 2025

Maestro tari Didik Nini Thowok, yang dikenal dengan tari topeng lintas tradisi, menyampaikan keterlibatannya lahir dari ikatan persahabatan sekaligus kedekatan spiritual dengan Bali. “Sejak saya belajar topeng dari Bali, Cirebon, dan Malang, saya selalu merasa punya rumah di sini,” katanya.

Dukungan juga datang dari pihak tuan rumah, Agung Yudi (ARMA), yang menyebut festival ini sebagai semangat baru bagi Bali. “ARMA adalah museum yang hidup, ruang publik untuk bertemu dan berkarya. Festival ini membuat Bali tetap menjadi sentra seni-budaya yang terhubung dengan dunia,” sebut Agung Yudi. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: budaya nusantaraFolkloreMuseum Arma UbudNusantara
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ketika “Pundukan” pun Dicaplok

Next Post

Nasionalisme dalam Pusaran Globalisasi dan Post-Truth

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
0
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

Read moreDetails

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

Read moreDetails

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026
0
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

Read moreDetails

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
0
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

Read moreDetails
Next Post
Nasionalisme dalam Pusaran Globalisasi dan Post-Truth

Nasionalisme dalam Pusaran Globalisasi dan Post-Truth

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026
Panggung

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
Suka-Duka di Rumah Sakit
Esai

Suka-Duka di Rumah Sakit

BEBERAPA minggu lalu, saya mengaitkan rumah sakit dengan konsep dukkha. Dalam Buddhisme, dukkha sering diterjemahkan sebagai penderitaan, tetapi maknanya jauh...

by Angga Wijaya
September 15, 2026
Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI
Esai

Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI

SUDAH lama saya ingin membicarakan persoalan bahasa daerah, khususnya bahasa Bali, di tengah ingar-bingar berbagai lomba seni dan sastra berbahasa...

by Nanoq da Kansas
September 14, 2026
“Anjirlah!” Gue Dicibir Gara-Gara Bilang “Anjir!”
Esai

“In This Economy”: Ketika Ketakutan Finansial Mengalahkan Insting Biologis

SECARA biologis dan naluriah, dorongan untuk memelihara keberlanjutan spesies melalui reproduksi adalah fitrah paling mendasar bagi makhluk hidup. Namun, dalam...

by Faikar Ramadhan
September 14, 2026
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik
Khas

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co