2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi Rai Sri Artini | Gerimis Belum Usai

Rai Sri Artini by Rai Sri Artini
May 28, 2023
in Puisi
Puisi-puisi Rai Sri Artini | Gerimis Belum Usai

Rai Sri Artini | Diolah dari foto FB

BARANGKALI

Barangkali kau selalu coba memahamiku
Dengan sisa nafas di ragamu
Dengan karat masa silam yang mengendap di sekujur tubuh
Barangkali kau selalu coba yang terbaik
Di tengah renta tubuh
Sisa-sisa peperangan masa lalu
Cinta sebatangkara
Dendam terperam
Yang menjadikan perjalanan kusam
Barangkali kau selalu coba yang mampu kau berikan
Menyalakan pelita
Di tengah luka jelata
Barangkali kau sudah melakukan semuanya
Dengan jujur dan adil
Tak pernah gegabah selalu tabah
Dalam pertarungan tiada henti
Dalam perjuangan tak bertepi
Semesta memberkatimu dengan kesunyian yang purbani
Dengan kesabaran yang mumpuni
Barangkali kau tak pernah tahu
Padamu, cemburuku memburu
Barangkali kau juga tak pernah tahu
Aku selalu mengenang senyummu saat gelisah bertamu
Darinya aku menghidu hangat dan pesona ketabahan
Yang coba kutulis di gulungan waktu

Tegaljaya, Maret 2023

EPISODE SENJA

Senja semakin dekat
Bocah-bocah meraih matahari
Mereka menggapai langit
Langit lembayung merona
Seperti blush on di pipi

Seorang tengah baya meributkan masa depan
Melipat masa lalu di keningnya

Bait-bait sonata mengalun
Berbagai majas menghiasi
Musim panas jadi tak terlalu mencekik
Di tengah waktu yang mulai menukik
Ke ujung senja

Dua tiga teguk kopi melarutkan beban di dada
Menyamarkan gemuruh di kepala
Gerimis datang membawa rindu bertamu
Bunga-bunga kantil bermekaran dan berjatuhan
Mengalamatkan suka dan duka yang silih berganti

Menggauli hening, kita tersadar telah melewati musim-musim
Dengan memasang geligi rapih yang tahan cuaca
Meski tak jarang amarah dan air mata
menciptakan tragedi dan asing yang entah

Teuba, Maret 2023

LUNAS

Di tubuhku kau menggambar cuaca
Garis tipis garis tebal, lurus lengkung
Cinta yang jelita
Cemburu memburu
Pilu yang kelu
Benci yang lindap
Sangsi yang mangsi
Lalu kau ucap terimakasih
Pada mata penuh pinta
Pada telaga yang dahaga
Pada jemari yang menari
Lalu kau ucap maaf atas kehilangan-kehilangan
Atas malam-malam sepi tanpa kecup
Atas rengekan kanak-kanak yang menggelegar
Di tengah malam
Di seluas tubuhku kau bangun seribu candi dengan
Seribu keadaan
Api di tubuhku berkobar,
Lalu hujan turun, demikian saling mengganti
Gemuruh luruh
Lalu hatiku berkata”, Sudah Lunas, sudah lunas.”

Teuba, April 2023

SALAH ALAMAT

Telah kita ciptakan jalan sendiri
Dari angan yang tak pernah mati
Berlembar-lembar senja telah tandas
Dengan catatan yang penuh
Seperti perut kita yang penuh angin
Lalu merindukan lembar pagi yang lain
Kita tak sempat menghitung berapa yojana telah kita tempuh
Barangkali kita belum maju, hanya waktu yang memimpin di depan
Mengukir kerut di dahi dan menciptakan warna putih di mahkota kita
Luka-luka baru kita ciptakan dari aroma tengkar
Irama baru kita ciptakan dari puluhan peristiwa
Dan langit menyaksikan dengan tabah
Segala jalan mabuk dan kegilaan yang hakiki
Petualang jalang seperti kita layak terus tertawa
Mengalamatkan segala ceracau dengan benar
Melampaui musim-musim
Kecuali kita salah alamat

Tuka, April 2023

MASA LALU, RUMAH INGATAN

Lihatlah di jendela kaca
Wajah-wajah berjejer rapi
Mereka tertawa lalu menangis lalu teriak
Kau menoleh ke masa lalu
Wajah-wajah semakin jelas. Kau teguk kopi dengan tergesa
Takut hangatnya hilang seperti kau takut akan kehilangan ingatan
Akan masa lalu
Lalu kau memanggil wajah itu satu persatu
Mereka kau panggil, bapak, mereka kau panggil anak
Lalu kau marah, lalu kau cemas
Lalu kau meracau, lalu hari berganti
Terang gelap
Detak jam berjalan, pil-pil pahit telah kau telan dengan tabah
Siapa yang mengatur siang malam ? siapa yang mengatur menu masakan ?
Tak kau kenali rupa hari ini, kau hanya paham pertarungan
Tak berani mengingkari titah
Ya sudahlah. Semua mesti berjalan
Apakah titah ini kutuk ?
Kau lihat wajah-wajah berjejer rapi. Mereka kau panggil bapak
Mereka kau panggil anak
Lalu kau menangis merayakan sakit
Merayakan rahasia yang digenggamNya

Tegaljaya, April 2023

GERIMIS BELUM USAI

Gerimis belum usai saat kau tiba
Membawa senampan hati
Secawan rindu yang tak sempurna

Di tubuhku kauselipkan
Doa-doa, leleh keringat

Di hitam rambutku tak lagi tersisa sajak sajak
Yang dulu tumbuh subur merambat selebat galing galing
Hanya asing mengular
Sepi menjalar

Gerimis belum usai
Saat kau tiba mempersembahkan bulan merah darah
Di lipatan bibirku kau sesatkan rayuan tak berujung
Seperti malam malam tanpa tepi

Gerimis belum usai
Saat nasihat menyelinap
Diam diam mengentaskan gulana
Dari gigil terlupa

Mungkinkah gerimis membaca impian
Yang terlanjur gegas berlari meninggalkanku
Yang kini menjelma bayang
Seperti genang kenang yang tak
Pernah pulang

Tuka, Maret 2023

ANJINGKU MENCARI JALAN PULANG

Hari keempat minggu pertama
Di bulan juli
Ia berjalan menyusuri petang
Menuju tempat rahasia

Petang itu
Ia melukis ribuan jejak yang dicatat angin
Ia tulis ribuan kesakitan di musim musim pedih
Kaki yang tak lagi sigap, mata tak lagi awas
Tubuh rentanya, luka-luka yang ingin dituntaskannya
Kali ini

Betapa banyak kelokan yang ia tempuh
Untuk menemukan jalan pulang
Berkalikali nyeri dan sepi menusuk tanpa ampun
Menyusuri lekuk tubuh malam
Menuntaskan segala darma karma segala denyar
Di lanskap yang kini hambar hampa

Kau kini jauh menempuh angin
Meniti tangga langit
Aku hanya bisa berkawan kenangan

Sejenak kuhentikan langkah,
Berharap menemukanmu kembali
Di sudut rumah ini

Tuka, Juli 2022

  • Klik untuk BACA puisi-puisi lain
Puisi-puisi Mettarini | Sebentar Lagi Gelap Gulita
Puisi-puisi Wulan Dewi Saraswati | Sepucuk Kertas yang Ditulis di Eiffel Sebelum Saling Merindukan
Puisi-puisi Santi Dewi | Di Bawah Pohon Hujan
Tags: Puisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sastra Merekam dan Melahirkan Kemungkinan-kemungkinan | Catatan Membaca Buku Kumpulan Naskah Drama Raya-raya Cinta  

Next Post

Komang | Cerpen Putu Arya Nugraha

Rai Sri Artini

Rai Sri Artini

Tinggal di Dalung, Kuta Utara. Pernah menempuh pendidikan pascasarjana di Undiksha. Bisa ditemui di raisri_artini@yahoo.com

Related Posts

Puisi-Puisi Chusmeru | Pagi September 1965 di Suatu Desa

by Chusmeru
September 27, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Pagi September 1965 di Suatu Desa

Pagi September 1965 di Suatu Desa Suara derit terdengar dari pintu rumah kakek di suatu desa yang sejukAnak-anak mengajak bermain...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
0
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

Read moreDetails

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
0
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian

by Salman Alade
September 6, 2026
0
Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian

Memelihara Kesepian 1.letakkan kesepiandi tempat yang teduh. jauhkan dari suaraorang-orang yang terlalu bahagia. 2.beri makansetiap malam. sedikit kenangan.sedikit musik. jangan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ni Putu Puspa Trisnawati | Mother’s Bakery

by Ni Putu Puspa Trisnawati
September 5, 2026
0
Puisi-puisi Ni Putu Puspa Trisnawati | Mother’s Bakery

Mother's Bakery Hari-hari terasa menghisap paracetamolPahitnya mengendap hingga ke ujung hatiBumi menyediakan sirup, namun maple pun sulit menyatukan yang retakIbu...

Read moreDetails

Puisi-puisi Supali Kasim | Air di Daun Talas

by Supali Kasim
August 30, 2026
0
Puisi-puisi Supali Kasim | Air di Daun Talas

Air di Daun Talas seberapa waktu bertahanair di daun talas dapat menerimakenyataan demi kenyataan tarian anginlantai licin dan tetabuhan riuhtanpa...

Read moreDetails

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

by Sholihul Mubarok
June 28, 2026
0
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta...

Read moreDetails

Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

by Andi Wirambara
June 27, 2026
0
Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk,...

Read moreDetails

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

by IBW Widiasa Keniten
June 26, 2026
0
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

Tuhan Beri Aku Waktu Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadudalam gelombang hidup yang tak pernah pastiTuhan, beri aku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

by Mahesa Putra
June 21, 2026
0
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

Read moreDetails
Next Post
Komang | Cerpen Putu Arya Nugraha

Komang | Cerpen Putu Arya Nugraha

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co