26 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Shorgum, Pesan Buat Buleleng

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
October 8, 2022
in Esai
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

dr. Ketut Putra Sedana

Masalah pangan sudah menjadi isu global. Dan ketika kita tergantung bahan pangan pada  negara lain, sedangkan negara yang kita gantungi itu sekarang bermasalah, otomatis dampak suplai pangan ke negara kita juga bermasalah.

Perang antara Rusia dan Ukrania yang tidak berkesudahan tentunya akan sangat berpengaruh terhadap keberadaan pangan dunia. Dan saat ini sudah banyak terjadi negara-negara mengalami krisis pangan dan masalah kelaparan.

Indeks kelaparan global di Indonesia pada tahun 2021 adalah 18. Tingkat kelaparan ini menduduki peringkat ketiga tertinggi di Asia Tenggara setelah Laos dan Timor Leste. Tingkat kelaparan yang masih masuk dalam level moderat itu—rata-rata global dari 135 negara yakni 17,9—menunjukkan masih ada kerentanan pangan di Indonesia.

Setiap rezim memiliki definisi masing-masing tentang pangan. Presiden Soekarno memberi nama “Kedaulatan Pangan”. Sementara pada era Orda Baru, Presiden Soeharto memilih nama “Ketahanan Pangan “.

Dua istilah ini memiliki makna dan meninggalkan jejak yang berbeda. Sebab pada prinsipnya “Kedaulatan Pangan” berarti masyarakat Indonesia memiliki sumber dan menghasilkan bahan pangan sendiri atau mandiri.

Sementara “Ketahanan Pangan” berarti melepaskan urusan sumber pangan asalkan kebutuhan terpenuhi. Kebijakan “Ketahanan Pangan” juga berimplikasi pada ketergantungan import bahan pangan, konglomerasi, dan semakin sempitnya pilihan bahan pangan pokok.

Kenyataannya Indonesia memiliki beragam sumber bahan pangan, seperti sorgum, umbi-umbian, jagung, kacang-kacangan, ikan serta hasil laut lainnya. Semua bahan itu merupakan keanekaragaman pangan tanah air, tetapi, anehnya, untuk kebutuhan pangannya sangat tergantung dengan negara lain.

Di Buleleng yang merupakan kabupaten paling utara dari Bali punya kondisi alamnya yang diakui memiliki potensi pertanian. Sejarah mengatakan bahwa Buleleng kaya karena hasil hasil buminya, dari barat sampai ke timur.

Dan sorghum atau jagung gembal merupakan tanaman yang sebenarnya merupakan ikon Buleleng, di mana pertama tanaman itu ditanam di areal persawaan sekitar Puri Buleleng, tempat Raja Buleleng tinggal. Sehingga nama tanaman itu diberi nama tanaman buleleng.

Di Lombok tanaman ini terkenal juga dengan nama tanaman buleleng. Sekarang justru di buleleng masyarakat banyak yang tidak tahu tentang tanaman buleleng yang merupakan ikon buleleng ini.

Tanggal 23 Agustus 2022 Presiden Jokowi saat memberikan arahan pada pertemuan KADIN se-Indonesia mengajak “Ayo menanam sorghum”. Arahan itu bukan tanpa alasan. Arahan ini dikeluarkan tentu karena Indonesia merupakan salah satu negara yang sudah pasti akan kena dampak dari perang Rusia-Ukrania.

Sudah pasti Buleleng yang merupakan bagian dari Indonesia akan kena dampaknya juga, dan tentunya kita tidak ingin krisis pangan itu terjadi.

Memang akan  ironis sekali, daerah agraris dan subur akan mengalami krisis pangan. Untuk itulah, pola kedaulatan pangan agar menjadi mandiri pangan yang berkelanjutan harus terus digalakkan.

Dan sorghum sebagai bahan pangganti beras sangat cocok dibudidayakan di daerah tadah hujan dengan geografis seperti di Buleleng ini.

Sorghum dari bijinya, batang dan daunnya memiliki manfaat, di mana bijinya bisa diolah menjadi beras yang merupakan bahan makanan sehat sebagai substitusi beras (Healthy food). Tepung shorgum bisa sebagai bahan industri kue/kuliner.

Batangnya bisa dipakai sebagai bahan industri farmasi dan kesehatan dan energi dengan kandungan bio-ethanol.  Batang dan daunnya juga bisa dijadikan bahan pakan ternak yang memiliki nilai gisi tinggi untuk ternak.

Secara khusus kandungan sorghum untuk kesehatan ternyata banyak juga di antaranya, dalam biji sorghum mengandung antioksidan yang bermanfaat dalam menangkal radikal bebas di mana radikal bebas dapat merubah sel sehat menjadi sel kanker.

Kandungan mineral dan kalsium pada sorghum mampu meningkatkan kadar insulin dalam darah sehingga makanan ini akan sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Selain itu, kadar kalsium yang ada pada sorghum dapat mencegah osteoporosis atau tulang keropos.

Konsentrasi serat makanan yang tinggi pada sorghum sangat baik dikonsumsi untuk orang yang ingin menurunkan berat badan, karena dengan kadar serat tinggi akan memastikan rasa kenyang yang lebih lama dan menjaga perut dari rasa lapar. Fungsi kandungan serat yang tinggi akan membantu menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) dalam tubuh sehingga menurunkan resiko serangan jantung.

Selain  mengandung antioksidan, sorghum juga mengandung magnesium, vitamin E, vitamin B dan zat besi yang membantu tubuh terhindar dari penyakit kardiovaskular. Kadar serat yang tinggi dari sorghum pastinya akan dapat menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Sorghum juga kaya akan kandungan mangan yang merupakan komponen dari tiroksin yang merupakan hormon yang penting dalam kelenjar tiroid, sehingga sangat bermanfaat untuk membantu fungsi kelenjar tiroid dalam tubuh.

Niacin atau vitamin B3 dalam sorghum berfungsi untuk mengubah makanan menjadi energi dan hal ini tentunya akan dapat memperlancar metabolisme tubuh dan meningkatkan kestabilan energi dalam tubuh. Juga kandungan fosfor dalam sorghum bermanfaat untuk mencegah terjadinya penurunan daya kognitif dan juga mampu mencegah penyakit alzheimer

Begitu banyaknya kegunaan sorghum untuk kehidupan kita, sehingga bukan tanpa alasan leluhur kita pendiri bumi Buleleng ini menjadikan sorghum atau jagung gembal sebagai simbul daerah Buleleng.

Tidak berlebihan kalau nantinya justru sorghum ini akan mampu meningkatkan kesejahtraan petani dan menjadikan Buleleng menjadi daerah yang mandiri pangan oleh tanaman Buleleng (sorghum) itu sendiri. [T]

[][][]

BACA esai lain dari Dokter Caput

Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran
Ternyata Stres Berguna Juga
Hamil Palsu dan Faktor Pikiran
Tags: bulelengketahanan panganpanganshorgum
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Perempuan Peraih Nobel Sastra itu adalah Annie Ernaux

Next Post

Maling Pratima | Cerpen I Made Ariyana

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Akrab dipanggil Dokter Caput. Ia adalah dokter spesialis kandungan yang mengelola klinik bersalin Permata Bunda, Singaraja, Bali. Ia juga dosen di Stikes Buleleng.

Related Posts

Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring

by Azhari M. Latief
June 24, 2026
0
Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring

SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut...

Read moreDetails

Membaca Demokrasi Abu-Abu Indonesia

by Chusmeru
June 24, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis...

Read moreDetails

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

by Angga Wijaya
June 23, 2026
0
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

Read moreDetails

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails
Next Post
Maling Pratima | Cerpen I Made Ariyana

Maling Pratima | Cerpen I Made Ariyana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand
Pendidikan

Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand

SINGARAJA – TATKALA.CO | Tim Pengabdi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha sukses menggelar International Community Service-Based Workshop bertajuk “PROMOTING...

by tatkala
June 25, 2026
Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket
Bahasa

Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket

BAGI orang awam di bidang kargo seperti saya, kata kargo selalu memantik imajinasi tentang gudang yang pengap, deru mesin, aroma...

by I Made Sudiana
June 25, 2026
Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?
Khas

Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
‘A Night of Broadway’: Ketika Anak-Anak Janawati Academy of Performing Arts (JAPA) Bawakan Kisah-Kisah Dunia dalam Satu Panggung Musikal
Panggung

‘A Night of Broadway’: Ketika Anak-Anak Janawati Academy of Performing Arts (JAPA) Bawakan Kisah-Kisah Dunia dalam Satu Panggung Musikal

PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini...

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska
Khas

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil
Persona

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

by Jaswanto
June 24, 2026
Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring
Esai

Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring

SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut...

by Azhari M. Latief
June 24, 2026
‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Pentas

‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026

RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di...

by Yudi Laksana
June 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Membaca Demokrasi Abu-Abu Indonesia

LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis...

by Chusmeru
June 24, 2026
Duri Akar dan “Sungga”
Bahasa

Duri Akar dan “Sungga”

SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan...

by Komang Berata
June 24, 2026
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi
Opini

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co