6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi GM Sukawidana | Pulang ke Ubud, Sajak Tanah Ibu

GM Sukawidana by GM Sukawidana
September 17, 2022
in Puisi
Puisi-puisi GM Sukawidana | Pulang ke Ubud, Sajak Tanah Ibu

SAJAK TANAH IBU

ibuku
tanah di sepanjang pesisir bali
tanah yang memeram
perih luka sayat sembilu
di detak jantungku
muara sengketa
yang tak berakhir

dps, maret ‘20

SAJAK IBU BUMI

berguncanglah
apa dan bagaimana maumu
saatnya
dengan segala beban dan luka
ibu bumi
menyembuhkan dirinya
dengan cara sendiri
tanpa campur tangan
mereka yang melukai
dan membebani
aku
senantiasa menerima
dengan ikhlas

SAJAK TANAH SELASIH

apakah masih
yang bernas itu sesungguhnya padi?*
jika setiap petak tanah tegal
dan sawah
diperebutkan dan dipersengketakan
atas nama pariwisata
para jelata
harus tergusur
dari pijakan tanah moyangnya
demi nganga mulut investor
yang lapar
dan menaburkan bencana
pada anak cucu

duhai!
mimpi buruk tanah berkabut air mata
sekawanan burung
kehilangan pohon-pohon kehidupan
suaranya pilu silih berganti
bersama jerit tangis para jelata
yang kehilangan tanah darah tembuninya
air mata mengering di derasnya mata air
di tengah angkuhnya deru mesin penghancur
membabat setiap lekuk tanah yang diupacarai

para jelata
tak berdaya melawan bahasa kuasa
tapi masih punya harga diri
untuk bertahan
dan mempertahankan haknya
meskipun akhirnya dikalahkan
karena kau merampas dan menguasai
dengan bahasa kekuasaan
tapi tahukah kau
hak jelata yang telah beranak pinak
mengakar di perut ibu
mengapa bermukim di sana?
kau hanya tahu silsilah keluarga
tapi tidak tahu
bagaimana sejarah nenek moyangmu
menuliskan di kerut kening para jelata
di tanah ini!

apalah artinya pariwisata
selain pesta pora
daging busuk para cukong
leleh anggur air mata jelata
dengan nada nyanyian jerit pilu
yang kehilangan jejak tanah moyangnya

(ubud: isma savitri)*
denpasar, nov 2019-221

PADA IBUKU TANAH SELASIH

kau mesti tahu!
air yang mengaliri petak-petak tanah
di sepanjang sungai ini
bersumber dari mata air
yang diperah dari puting susu ibuku
betapa nikmat kau kecap
sambil menebarkan petaka
di tanah yang diupacarai untuk para dewa
untuk para leluhur

terkutuklah kau
jika membiarkan orang-orang hitam
berjubah kekuasaan
dengan pongah
merampas dan menggusur ibuku
dari tanah moyangnya
hanya berbekal silsilah masa lalu
dan kata warisan

ibuku tanah selasih
adalah ibu yang mengupacarai
setiap nafas kehidupan
di setiap detak jantung
anak cucu

ibuku tanah selasih
adalah ibu yang memeram akar tembuniku
di halaman rumah
yang dirajah dengan mantra
para leluhur

ibuku tanah selasih
adalah ibu yang dengan berani telanjang
menyerahkan hidupnya
menghadang deru mesin-mesin bulldozer

ibuku tanah selasih
adalah ibu yang meyerahkan seluruh tubuhnya
untuk dinikmati
dalam pesta mabuk para cukong dan penguasa
membiarkan para jelata berurai air mata

ibuku tanah selasih
adalah ibumu
kau telah menikmati tubuh ibumu sendiri
dalam bayang gerhana
masihkah kau punya kehormatan
dalam nafsu serakah itu?

dps, 2021

PULANG KE UBUD

kerinduan pulang ke ubud
membuncah pecah
saat musim menuai padi tiba
ada terlukis keindahan
di sepanjang pematang sawah
dengan padi yang menguning
membentang luas
sampai batas kaki langit
seperti cerahnya lukisan-lukisan walter spies

pulang ke ubud
melewati kelok jalan kedewatan
terasa teduh di jiwa
pepohonan rindang
akarnya berair
mencengkeram kuat tebing-tebing batu

jembatan tua
sejuk air tukad campuhan
mengalir manja
di antara batu-batu purba
saksi bisu awal peradaban masa lalu
yang bermula di sini

di punggung bukit bangkiang sidem
suara sunari mengalun khusuk sampai ke sorga
di bawah bukit
ada pancoran dedari
saat banyu pinaruh tiba
orang-orang melukat di sana
airnya mengalir bening sampai ke muara
pulang ke ubud
aku rindu membaca goresan garis
di kanvas-kanvas tua gusti nyoman lempad
aku rindu memagut mata kayu
di pahatan magis i cokot

saat purnama
suara tetabuh gambelan
mengiringi ni nyoman bajang dan i made teruna
menari oleg tambulilingan
di wantilan pura dalem puri
arwah para leluhur
turun ke bumi
merestui upacara maligia tiba

pulang ke ubud
desir angin menebar suara semesta
sayup suara kulkul di pura dalem puri
tetabuh gender di bale gong
kekidung para tetua
denting getar genta para sulinggih
mantra-mantra para dewa
ada dalam setiap upacara
terjaga keharmonisan dalam kehidupan
rinduku semakin membuncah pecah
mencium rekah tanah moyang

pulang ke ubud
di sepanjang jalan aku terpana gagap
tak ada ruang kosong buat menarik nafas sejenak
hotel, home stay, art shop, money changer, bar, dan restoran
berjajar silih berganti
berdiri dengan kokoh dan angkuh
di antara para pengemis
yang mewartakan nasib buruknya
dan para calo dengan silat lidahnya
menawarkan jasa

pulang ke ubud
kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas
mengular panjang tak terurai
para turis yang gelisah
dengan dolar dalam dompet
hilir mudik mencari tempat singgah
memburu pukau magis tanah para dewa
yang terselip di antara cerita-cerita masa lalu
(aku seperti memasuki wilayah asing
dalam labirin yang tak pernah kukenal)

pulang ke ubud
aku menoreh matahari
meleleh di ubun-ubun
seperti tak kukenal lagi jalan pulang
mencari jejak pematang dan petak sawah
yang digaru oleh para tetua sejak dulu
kemanakah gemercik air pancoran mengalir?

pulang ke ubud
aku menemukan perubahaan mahadahsyat
seperti kurasakan
kegelisahan wajah tua ida bagus made
menatap masa depan tanah kelahirannya
dan aku
kehilangan kenangan masa kanak-kanak

ubud, 2020
dps, 2021

  • Puisi-puisi ini diambil dari manuskrip Air Mata (Tanah) Bali yang rencananya terbit awal 2023

_____

  • Baca PUISI-PUISI LAIN atau karya lain dari GM SUKAWIDANA
9 Sajak IDK Raka Kusuma | Menara Cinta, Hutan Hujan
Puisi-puisi IGA Darma Putra | Nur Illahi, Pertemuan-Pertemuan
Puisi-puisi Pranita Dewi | Episode, Melingkar, Ding
Tags: Puisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Celepuk | Cerpen Arnata Pakangraras

Next Post

Film “Petualangan Tara & Pramana” Diputar, Wawali Denpasar Arya Wibawa Nonton

GM Sukawidana

GM Sukawidana

Penyair, tinggal di Denpasar

Related Posts

Puisi-puisi Pitrus Puspito | Jarak Mencuri Kau Dariku

by Pitrus Puspito
March 1, 2026
0
Puisi-puisi Pitrus Puspito | Jarak Mencuri Kau Dariku

JARAK MENCURI KAU DARIKU Ketika cinta mulai terjelaskanjarak telah mencuri kau dariku. Sementara pagi tak menjanjikanbahwa kau akan datang,setiap detik...

Read moreDetails

Puisi-puisi Aura Syfa Muliasari  |  Mampir di Nakarempe

by Aura Syfa Muliasari
February 28, 2026
0
Puisi-puisi Aura Syfa Muliasari  |  Mampir di Nakarempe

MAMPIR DI NAKAREMPE angin berlalu liarmenelisik dan menjelma lalim yang jemawamembawa perkarabersoal tentang pendapa di ujung desa tapi atap ijuknya...

Read moreDetails

Puisi-puisi Vito Prasetyo | Hidup Bagai Galeri Ponsel

by Vito Prasetyo
February 27, 2026
0
Puisi-puisi Vito Prasetyo | Hidup Bagai Galeri Ponsel

Hidup Bagai Galeri Ponsel Tatapanmu seperti sinar yang tersasardi antara bantal-bantal bau peluhkita bicara soal hidup sambil mengunyah gorengantapi hening...

Read moreDetails

Puisi- Puisi Ida Ayu Made Dwi Antari | Resonansi Jiwa

by Ida Ayu Made Dwi Antari
February 22, 2026
0
Puisi- Puisi Ida Ayu Made Dwi Antari | Resonansi Jiwa

LENTERA DI AMBANG PINTU Penghujung tahun ini dinginTangis seperti membendung waktuMenyesakkan batin Ada seseorang pernah jadi muara harapKini pupusKecewa mendekapkuHarapan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Wayan Esa Bhaskara | Hikayat Begadang

by Wayan Esa Bhaskara
February 21, 2026
0
Puisi-puisi Wayan Esa Bhaskara | Hikayat Begadang

Hikayat Begadang satu peringatan, bayangkanada tangga menuju surga, dan aku siap-siap menaridi bawahnya, malam kliwon baru saja usai tak ada...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Chusmeru | Aku Tanpa-Mu

by Chusmeru
February 20, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Aku Tanpa-Mu

Aku Tanpa-Mu Ramadan hari iniSama seperti saat lalu ya RabbMenghitung pinta yang tak habis di sela doaMenagih nyata yang tak...

Read moreDetails

Puisi-puisi I Wayan Kuntara | Aku Benci Politik

by I Wayan Kuntara
February 15, 2026
0
Puisi-puisi I Wayan Kuntara | Aku Benci Politik

Aku Benci Politik aku benci politikdatang dengan senyum licikmanis kata-kata penuh retoriknamun di baliknya tersimpan taktik aku benci politikJanji-janji menggema...

Read moreDetails

Puisi-puisi Made Bryan Mahararta | Hipokrit

by Made Bryan Mahararta
February 14, 2026
0
Puisi-puisi Made Bryan Mahararta | Hipokrit

Sepintas Kita pernah berjumpa meski sesaatdari pagi yang masih terasa beratsampai langit semakin gemerlapdan lampu jalan redup perlahan, padam Ku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Maria Utami | Dongeng Robusta Nusantara

by Maria Utami
February 13, 2026
0
Puisi-puisi Maria Utami | Dongeng Robusta Nusantara

Pengakuan Si Pahit dari Sumatra Aku tidak punya waktu untuk urusan asmaradi ketinggian yang manja.Lahir dari tanah Lampung yang keras...

Read moreDetails

Puisi-puisi Karst Mawardi | Aktual, Residu, Multiple Exposure

by Karst Mawardi
February 8, 2026
0
Puisi-puisi Karst Mawardi | Aktual, Residu, Multiple Exposure

AKTUAL preseden dan prediksijadi 2 sisi koin logammereka lemparkan itubukan buat ditangkap peristiwa jadi gentingtatkala koin mendaratmemaksa kita berpikirmelulu soal...

Read moreDetails
Next Post
Film “Petualangan Tara & Pramana” Diputar, Wawali Denpasar Arya Wibawa Nonton

Film “Petualangan Tara & Pramana" Diputar, Wawali Denpasar Arya Wibawa Nonton

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co