23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gurat-Gurit 2022: 8 Tahun Gurat Institute | “Ngiring Sarengin, Semeton!”

Vincent Chandra by Vincent Chandra
July 19, 2022
in Lingkungan
Gurat-Gurit 2022: 8 Tahun Gurat Institute | “Ngiring Sarengin, Semeton!”

Tim Gurat Institute saat rapat mempersiapkan acara Gurat Gurit

Gurat Institute mulai terbentuk sejak tahun 2014 sebagai lembaga independen yang dibentuk oleh penulis seniman dan peneliti seni rupa berbasis di Denpasar Bali. Spirit pembentukan lembaga didasari akan pentingnya kesadaran institusional untuk menopang praksis kreatif seni rupa, berbasis pada pendokumentasian dan pengkajian untuk menghasilkan pengetahuan ilmiah.

Visi lembaga ini menitik beratkan pada program riset, dokumentasi, pengkajian dan pengembangan kebudayaan (visual culture), melalui presentasi gelaran seni rupa dan karya-karya kolaboratif yang melibatkan lintas seniman. Secara proaktif menginisiasi riset dan pendokumentasian nilai-nilai budaya guna menggali, mengenali dan mengangkat potensi warisan dan nilai-nilai sejarah kebudayaan. Sebagai landasan konseptual bagi pengembangan serta kreativitas alih kreasi dalam konteks pemajuan kebudayaan.

Sewindu sudah Gurat Institute berdiri sejak 2014. Pada momentum 8 tahun ini Gurat Institute akan memulai sebuah tradisi perayaan yang diberi namai Gurat Gurit. Gurat Guritdimaknai sebagai “garis/ gurat garis/ menggaris” (seni rupa) dan “gurit” adalah “penulisan/ menulis/ menyurat) (konteks sastra dalam Jawa Kuna).

Acara ini sebagai semacam bentuk perayaan berdirinya Komunitas Gurat Institute di Bulan Juli (2014), yang kini menjadi Komunitas Budaya Gurat Indonesia sekaligus apresiasi KGBI terhadap dunia seni rupa dan sastra. Sebagai sebuah permulaan kami akan menghadirkan kesederhanaan tanpa mengurangi arti sebuah kebersamaan.

Selama empat hari dari tanggal 22, 25, 26 dan berakhir di tanggal berdirinya komunitas ini yakni 27 Juli, Gurat Institute akan berkolaborasi dengan tiga ruang inisiatif yakni Nonfrasa, Karja Art Space dan Kulidan Kitchen and Space menghadirkan beberapa program acara seperti “Mebalih Jahh” (screening film), “Ngorte Geles” (diskusi), “Marbar Buku” (bedah buku) dan “Peken Senggol Gurat” (Bazaar Art Merchandise & Creative Product).

Gurat Gurit akan melibatkan kawan-kawan dari Lingkar Gurat (jejaring lokal dan nasional), pencinta seni dan kegiatan kreatif, serta masyarakat luas.

Program “Mebalih Jahh” akan berlangsung pada tanggal 22 Juli 2022 di Nonfrasa Gallery menghadirkan beberapa film dokumenter karya sineas muda Anak Agung Ngurah Bagus Kesuma Yudha atau yang akrab disapa Bli Gung Yudha dan dipandu oleh seniman muda Ketut Nugi.

Bli Gung Yudha berprofesi sebagai Filmmaker, Street Photography, dosen dan juga musisi. Berkreasi lewat Band Rock MR HIT, Sutradara di Studi_yo Films, Dread Team dan Manikamerta Documentary. Sempat mendapat apresiasi di Eagle Awards 2014, Film terbaik kategori Jury Prize; Indonesia Raja 2015 dan Indonesia Raja 2016; Finalist Hellofest Movie, 2016; Red Ditch Halloween Film Festival in United Kingdom, 2016. Pernah menjadi pembicara pada Seminar Youth Peace International Film Festival, Universitas Muhammadiyah Malang bersama dengan UNESCO pada tahun 2015.

Foto: Rapat persiapan Gurat Gurit

Program “Marbar Buku” adalah program bedah buku hasil riset tim Gurat Institute. Pada program “Marbar Buku” yang berlangsung pada tanggal 25 Juli 2022 di Karja Art Space ini. Dalam acara ini akan dibedah buku biografi perupa I Wayan Karja. Buku yang merupakan hasil riset tim Gurat Institute sejak tahun 2015 ini menghadirkan biografi kesenimanan serta analisis karya I Wayan Karja, sosok pelukis dan pendidik di ISI Denpasar yang dalam perjalanan kesenimananya pernah bersentuhan langsung secara akademik dengan medan seni rupa barat.

Karya-karya I Wayan Karja secara konseptual tak lepas dengan konsep dan filosofi Bali namun secara perwujudan sangat kental dengan penghayatan atas metode melukis secara formalisme terutama sensibilitas, penghayatan dan pengetahuan atas warna dalam karya-karyanya.

Acara bedah buku ini akan menampilkan I Wayan Karja, tim penulis Gurat Institute, dan perupa sekaligus pendidik seni rupa dari ISI Denpasar, I Wayan Sujana “Suklu” selaku penanggap, dimoderatori oleh pegiat seni Gek Sri Pande W.

Program “Ngorta Geles” adalah program diskusi yang akan berlangsung di Kulidan Kichen & Space pada tanggal 26 dan 27 Juli 2022.

Bersama Gurat Institute, Inilah Lika-liku Menulis Ulasan Seni Rupa

Pada hari pertama tanggal 26 Juli akan menghadirkan dua orang pembicara yakni Putu Supartika seorang sastrawan muda, jurnalis dan pengelola terbitan berbahasa Bali Suara Saking Bali. Selain Putu akan tampil pula I Gede Gita Purnama A.P seorang peneliti, akademisi, dan aktivis sastra, aksara dan bahasa Bali.

Kedua pembicara itu akan memperbincangkan seputar penulisan sastra Bali modern serta perkembangan aktual sastra Bali modern. Pada hari kedua pada tanggal 27 Juli 2022 akan menampilkan pembicara Dwi Wahyuning (Wiwin) Kristian Santi dari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar dengan penanggap I Komang Adiarta pegiat ruang inisiatif sekaligus owner Kulidan Kitchen & Space. Keduanya akan memperbincangkan tentang kebijakan pemerintah dalam bidang pelestarian dan pengembangan seni budaya.

Program “Peken Senggol Gurat” dirancang sebagai sebuah platform yang berbasis pada upaya bergerak bersama dan mewadahi kreatifitas para perupa muda Bali dalam menampilkan produk kreatif atau art merchandise sebagai sebuah strategi survive berbasis kemandirian dalam mendukung proses kreatif sebagai perupa. Mengawali program ini akan digelar sebuah Bazar art merchandise dan produk kreatif lainnya dari para perupa muda yang terkurasi oleh tim Peken Senggol Gurat. Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 26-27 Juli di Kulidan Kitchen & Space.

Ngiring sarengin, semeton! [T]

Gurat Memoar | Tutorial Aplikasi “Pengerusan” ala Seniman Kamasan
Gurat Memoar | Ida Bagus Sena, Pelukis yang Mengaku Bodoh, yang Memetik Pelajaran dari Mana-mana
Gurat Memoar | “Aon” dan Kesemestaan Ida Ketut Bagus Sena
Tags: Gurat InstituteSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Amisewaka-DLCC Dibuka dengan Pasar Rakyat Desa Les | Ada Es Rujak yang Beda

Next Post

Laboratorium Seni yang Organik dan Terbuka | Temu Seni Tari, Indonesia Bertutur – Bali

Vincent Chandra

Vincent Chandra

lahir dan besar di Medan, menempuh pendidikan S1 di Undiksha, Singaraja. Senang menggambar, melukis, menulis, dan terus ingin belajar hal-hal baru.

Related Posts

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

by tatkala
September 21, 2026
0
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

Read moreDetails

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

by tatkala
August 21, 2026
0
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

Read moreDetails

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026
0
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

Read moreDetails

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

by Nyoman Budarsana
June 6, 2026
0
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, dan Coca-Cola Europacific...

Read moreDetails

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails
Next Post
Laboratorium Seni yang Organik dan Terbuka | Temu Seni Tari, Indonesia Bertutur – Bali

Laboratorium Seni yang Organik dan Terbuka | Temu Seni Tari, Indonesia Bertutur - Bali

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co