14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Colors Of Bali | Menjelajahi Kembali Pigmen dan Pewarna Alami dalam Kerajinan Tradisional Bali.

tatkala by tatkala
November 24, 2021
in Lingkungan
Colors Of Bali | Menjelajahi Kembali Pigmen dan Pewarna Alami dalam Kerajinan Tradisional Bali.

kamasan painting_Ngewarnai_coloring [Foto Cush Cush Gallery]

CushCush Gallery mempersembahkan pameran Colors Of Bali dengan pembukaan pameran pada Sabtu 4 Desember 2021 pukul 7 malam.  Pameran ini berlangsung hingga 19 Desember 2021.

Pameran, bersama dengan katalog yang menyertainya dan video dokumentasi pendek, adalah puncak dari program penelitian dan eksplorasi dengan judul yang sama yang diprakarsai oleh pendiri CushCush Gallery, Suriawati Qiu, dan rekannya Jindee Chua.  

Tujuan program untuk mendokumentasikan dan berbagai temuan sepanjang keterlibatan CusCush Gallery dengan seniman, pengrajin, akademisi, peneliti, praktisi desain, pecinta budaya, kolektor, pembuat kebijakan, serta mahasiswa dalam pengembangan pigmen dan pewarna alami dalam enam kerajinan tradisional Bali yang dieksplorasi selama penelitian. Sebagian besar penelitian tersebut dilakukan dari Desember 2020 hingga Agustus 2021. 

Suriawati Qiu, Co-Founder CushCush Gallery, sekaligus penerima Australian Alumni Grant Scheme tahun 2020, mengatakan pandemi Covid-19 saat ini yang berkepanjangan memiliki dampak yang sangat merusak terhadap ekonomi Bali dan kehidupan masyarakatnya.

“Tahun lalu, selama pandemi kami mendapat kesempatan untuk mengunjungi beberapa desa dan kabupaten di Bali. Percakapan singkat dengan keluarga penenun di Tejakula dalam kunjungan awal kami mengingatkan kami pada banyak kerajinan Bali yang sudah mulai menurun, ketergantungan yang besar pada pariwisata yang telah berdampak buruk dalam situasi saat ini, dan pada saat yang sama kekayaan pengetahuan, sumber daya dan kearifan lokal di Bali,” kata Suriawati Qiu.

Saat itulah benih ‘Colors Of Bali’ ditaburkan: sebuah perjalanan untuk mempelajari dan menemukan kembali pewarna dan pigmen alami dalam kerajinan tradisional Bali. Ini merupakan perjalanan eksplorasi yang menarik.

“Kami tidak sabar untuk berbagi dengan teman dan komunitas. Kami berterima kasih kepada Pemerintah Australia yang telah mendanai Colors Of Bali, melalui Konsulat Jenderal Australia di Bali dan Australia Awards Alumni Grant Scheme (AGS) yang di kelola oleh Australia Awards di Indonesia.” ujar Suriawati Qiu.

Gringsing Tenganan, gringsing dress for ceremonial rituals [Foto: Cush Cush Gallery]
Gringsing Tenganan, cagcag traditional backstrap loom [Foto Cush Cush Gallery]

Enam kerajinan tradisional yang diteliti dalam program Colors of Bali dibagi menjadi dua aliran. Pertama adalah aliran wayang, yang mencakup kerajinan Wayang Kulit, Topeng, dan lukisan Kamasan, yang semuanya berbagi narasi yang sama dari epos kuno seperti Mahabharata dan Ramayana.

Aliran lainnya adalah aliran tekstil yang meliputi kerajinan Gringsing, Cepuk dan Songket, yang semuanya berakar atau telah dipengaruhi oleh tekstil India kuno, Patola. 

35 karya terpilih yang dipamerkan dalam pameran Colors Of Bali terbentuk dari percakapan, wawancara, pengamatan dengan pengrajin dan orang-orang yang terlibat, serta penelitian melalui artikel dan buku yang ditulis oleh akademisi, antropolog, dan peneliti di bidang yang relevan untuk membentuk perspektif yang lebih holistik mengenai kerajinan-kerajinan tersebut.

Seniman, perajin dan praktisi budaya yang terlibat antara lain alm. I Nyoman Mandra, I Made Sesangka Puja Laksana, Ni Wayan Sri Wedari, Ni Made Kartini, Ni Nyoman Mandri, Ni Wayan Jempiring, I Made Danan Adi Laksana, Cokorda Raka Sedana  (Cok Alit), Cokorda Putra Wiyuda,  I Wayan Nartha, I Ketut Sudiana, I Nyoman Sadra, I Putu Wiadnyana, I Nengah Sadri, Ni Kadek Trisnawati, Ni Wayan Sari (Ibu Luh), Cokorda Sawitri, alm. Ida Swarga Ida I Dewa Ayu Alit (Wak Alit), Ida Ayu Ngurah Puniari, dan Ni Ketut Astiti (B, Jero).

Tiga peneliti, akademisi dan pendidik yakni, I Nyoman Gede Maha Putra dari Universitas Warmadewa, Siobhan Campbell dari University of Sydney dan I Wayan Karja dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, masing-masing menulis sebuah artikel untuk berbagi perspektif mereka dalam kaitannya dengan konteks sejarah, sosial, dan budaya di Bali dalam pengembangan kerajinan dan signifikansi warna.

Fiona Caripis dari Kajimundo adalah konsultan di awal program karena ketertarikannya pada isu Sustainability dan pewarna dari tanaman, yang sejalan dengan perhatian Colors Of Bali. Kemudian, I Wayan Warmada dan tim Departemen Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, bergabung untuk melakukan uji laboratorium yang sangat penting guna memperoleh beberapa kesimpulan untuk kemungkinan penelitian di masa depan.

Kamasan Painting, kober at pura [Foto: Cush Cush Gallery]

“Melalui kecintaan Suriawati dan rekannya Jindee terhadap bahan-bahan alami, desain yang berkelanjutan dan budaya Bali, dikombinasikan dengan keterampilan, jaringan, dan pengalaman yang diperolehnya di Australia, Colors of Bali muncul. Colors of Bali meningkatkan kesadaran akan pentingnya dan nilai kebangkitan kembali kerajinan tradisional Bali. Pameran ini berusaha untuk menghubungkan komunitas kreatif di Bali, Australia dan wilayah yang lebih luas, dan mendorong diskusi tentang bagaimana melestarikan praktik tradisional sekaligus membuatnya sukses secara komersial,” kata Anthea Griffin, Konsul Jenderal Australia di Bali.

Ibu Anthea Griffin sendiri yang juga merupakan penggemar seni dan budaya, akan memberikan pidato pembukaan pada pembukaan pameran Colors Of Bali, diikuti pertunjukan oleh HMJ Pedalangan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Bersamaan dengan pameran selama dua minggu, serangkaian program publik (online dan offline) termasuk lokakarya yang dipimpin pengrajin, tur kuratorial dan diskusi akan berlangsung dan kami mengundang semua orang baik yang dekat maupun yang jauh untuk bergabung dalam perjalanan inspiratif untuk menemukan warna Bali.

TENTANG CUSHCUSH GALLERY

CushCush Gallery (CCG) adalah platform/ruang kreatif yang terletak di pusat kota Denpasar, didedikasikan untuk kolaborasi multidisiplin dengan menjembatani berbagai bidang kreatif seperti arsitektur, desain komunikasi, desain interior, desain produk, seni termasuk pertunjukan dan kerajinan. Melalui berbagai kegiatan dan penekanan kuat pada pendidikan kreatif anak-anak, filosofi inklusif CCG membahas tiga aspek utama: ‘Pendidikan Kreatif, Kolaborasi Kreatif, Komunitas Kreatif’ dan berusaha untuk terlibat dengan aspek yang lebih luas bersama komunitas Bali / Indonesia / Internasional dengan latar belakang dan profesi yang tidak terbatas. [T]

CushCush Gallery

  • Narahubung    : Dilla
  • WhatsApp       : +62 812 4694 8918
  • Email               : info@cushcushgallery.com 
  • Alamat             : Jalan Teuku Umar, Gang Rajawali no. 1A
  • Telepon           : (+62361) 242 034
  • Website           : https://cushcushgallery.com/ccg/
Tags: CushCush GallerySeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Puncak IDC AMSI 2021: Peluang Ekonomi Digital Indonesia Masih Terbuka Lebar

Next Post

The Power of Money, Slavery, Misery, Tantangan Kemanusiaan di Era Kekinian

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails

12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

by tatkala
September 3, 2024
0
12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

PERUBAHAN iklim semakin mendesak perhatian global, didorong oleh emisi karbon yang kian meningkat. Hal ini tak hanya mengancam lingkungan, tetapi...

Read moreDetails

Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Jembrana Kini Menjaga Penyu dengan “Adopt Nest Technology”

by tatkala
July 27, 2024
0
Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Jembrana Kini Menjaga Penyu dengan “Adopt Nest Technology”

“Adopt Nest Technology (ANT), sebuah program ekoeduwisata pionir berbasis sains dan Internet of Things (IOT), diluncurkan untuk memantau dan memitigasi...

Read moreDetails

Menebar Ikan dan Tanam Pohon di Kawasan Danau Buyan — Konsos PMM 4 Inbound Unud

by Redaksi Tatkala Buleleng
June 16, 2024
0
Menebar Ikan dan Tanam Pohon di Kawasan Danau Buyan — Konsos PMM 4 Inbound Unud

BULELENG | TATKALA.CO -- Sebanyak 91 mahasiswa yang mengikuti program mahasiswa merdeka (PMM) 4 inbound Universitas Udayana pada semester genap...

Read moreDetails

Alor Marine Protected Area Center of Excellence, Bentuk Generasi Unggul dalam Konservasi Laut

by tatkala
May 22, 2024
0
Alor Marine Protected Area Center of Excellence, Bentuk Generasi Unggul dalam Konservasi Laut

NTT  | TATKALA.CO – Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan pengelolaan kawasan konservasi yang dilaksanakan Pusat Unggulan Pembelajaran Terpadu Kawasan Konservasi...

Read moreDetails
Next Post
Kawasan Wisata Mandalika, Kawasan “Beyond” Bali

The Power of Money, Slavery, Misery, Tantangan Kemanusiaan di Era Kekinian

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co