6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Terima Penghargaan Bhakti Pertiwi Bali Nugraha | Desa Baktiseraga Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

tatkala by tatkala
April 11, 2021
in Berita
Terima Penghargaan Bhakti Pertiwi Bali Nugraha | Desa Baktiseraga Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Perbekel Baktiseraga Gusti Putu Armada bersama piagam penghargaan

Ini berita baik. Desa Baktiseraga, Buleleng, mendapat penghargaan Bhakti Pertiwi Bali Nugraha dari Gubernur Bali Wayan Koster. Desa Baktiseraga bersama 3 desa dinas lain dan satu desa adat di Bali yang juga mendapat penghargaan yang sama dinilai sukses melaksanakan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Tiga desa dinas lainnya itu adalah Desa Taro (Kecamatan Tegallalang, Gianyar), Desa Paksebali (Kecamatan Dawan, Klungkung),  Desa Punggul (Kecamatan Abiansemal, Badung), dan satu desa adat adalah Desa Adat Padang Tegal (Kelurahan/Kecamatan Ubud, Gianyar).

Oleh Gubernur Koster, Desa Baktiseraga dan desa-desa itu telah berinisiatif secara mandiri melaksanakan pengelolaan sampah berbasis sumber, sesuai dengan Pergub Bali Nomor 47 Tahun 2019.

Penghargaan itu diserahkan Gubernur Bali bersamaan dengan acara peluncuran Keputusan Gubernur Nomor 381/03P/HK/2021 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Desa/Kelurahan dan Desa Adat, Jumat, 9 April 2021, di Wantilan Pura Gunung Raung, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Gianyar.

Dengan penghargaan itu, Desa Baktiseraga bersama tiga dinas lain dan satu desa adat yang mendapat penghargaan itu memang layak dianggap sebagai “contoh soal” oleh desa-desa lain dalam pengelolaan sampah berbasis sumber, artinya pengelolaan sampah dilakukan di desa itu sendiri sehingga tak ada lagi kiriman ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Jika itu terjadi maka kerepotan pemerintah, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup, perlahan bisa berkurang.

Bagaimana ceritanya Desa Baktiseraga bisa mengelola sampah sendiri?

Perbekel/Kepala Desa Baktiseraga Gusti Putu Armada pun bercerita. Tahun 2019, Gubernur Bali mengeluarkan  Pergub Bali Nomor 47 Tahun 2019. Substansi dari Pergub itu, adalah menyelesaikan persoalan sampah di Bali.

Apalagi belakangan TPA kini sudah menimbulkan persoalan baru. TPA tak mampu menampung aliran sampah yang dibawa dari desa-desa dan kota-kota. Untuk itu, urusan sampah harus diselesaikan di sumbernya, yakni di desa. Upaya itu tentu dilakukan atas kerjasama yang intensif antara desa dinas dengan desa adat serta dengan pihak-pihak lain di desa atau di wilayah perkotaan.

Bagaimana menyelesaikan urusan sampah pada sumbernya?

Polanya gampang. Mulai dari sumber sampah, seperti rumah tangga dilakukan pemilahan sampah plastik, organik dan residu. “Jika dalam rumah tangga sudah melakukan pemilahan. Tim sampah tinggal mengambil, kemudian memprosesnya. Sampah organik jadi pupuk organik,  sampah plastik didaur ulang dan sampah residu secara teknis bisa dihilangkan dengan menggunakan proses pembakaran yang tak berdampak polusi. Ada peralatannya untuk itu,” kata Armada.

Nah, sejak awal, sejak menjabat sebagai perbekel, Gusti Putu Armada sesungguhnya sudah memikirkan pola, teknis dan strategi semacam itu. Dengan adanya Pergub, niat itu menjadi semakin kuat untuk menyelesaikan persoalan sampah di desanya sehingga kiriman ke TPA bisa dikurangi.

Namun, konsep tanpa sarana-prasarana tentu sulit untuk diwujudkan. Perlu mesin, perlu alat-alat, perlu SDM. Dan, apa yang mendesak yang diperlukan? Tentu saja TPS3R, yakni Tempat Pengelolaan Sampah – Reduse Reuse Resycle. Bagaimana mendapatkannya?

Sejak 2018, Perbekel Armada melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk bisa membangun TPS3R di Baktiseraga. Dua tahun berjuang, pada tahun 2020 akhirnya mendapat akses dan diberi bantuan mesin dan peralatan untuk mengoperasikan TPS3R demi bisa mengolah sampah menjadi pupuk. ”Jadi, satu satunya di Buleleng, TPS3R ada di Desa Baktiseraga,” ujarnya.

TPS3R di Baktiseraga, Buleleng

Dari situ mulailah dibangun manajemen pengelolaan sampah yang lebih baik. Tim penanganan sampah yang terdiri dari 13 petugas dengan gencar melakukan edukasi ke warga untuk melakukan pemilahan sampah langsung di rumah tangga. Petugas tinggal mengambil sampah di depan rumah warga lalu membawa sampah itu sesuai dengan jenisnya.

Sampah plastik dibawa ke bank sampah, sampah organik dibawa ke TPS3R untuk diolah menjadi pupuk. Nah, yang dibawa ke tempat pembuangan transisi hanya sampah residu. Dan kemudian hanya sampah residu yang diangkut oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ke TPA.

Jauh lebih ringan beban yang dihadapi pemerintah, tim sampah, dan tentu juga beban untuk alam serta lingkungan.

Sebelum ada TPS3R, sampah ditumpuk di tempat transisi di wilayah LC Baktiseraga. Dari tempat transisi itu, semua sampah diangkut ke TPA. Tempat transisi menjadi bau akibat tumpukan sampah, dan truk DLH juga punya beban berat karena banyaknya volume sampah yang harus diangkut ke TPA.

“Kini semua menjadi lebih ringan. Yang dikirim ke TPA hanya residu, sementara sampah plastik dan sampah organik sudah tuntas di Baktiseraga,” kata Armada.

Urban Farming

Setelah menghasilkan pupuk organik dalam jumlah yang cukup banyak, Perbekel Armada lantas berpikir soal pemanfaatannya. Jika Baktiseraga berada di wilayah pedesaan yang memiliki wilayah kebun dan sawah yang luas, tentu akan mudah saja untuk mendistribusikan pupuk organik kepada warga. Tapi, Baktiseraga adalah desa yang berada di wilayah perkotaan.

Akhirnya terpikir untuk membuat konsep urban farming dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong di wilayah Baktiseraga, terutama di wilayah LC. Di LC masih banyak tanah kosong yang belum dibanguni oleh pemiliknya. Tanah itu, seizin pemiliknya ditanaman berbagai jenis sayuran yang pemupukannya dilakukan dengan menggunakan pupuk organik.

Urban farming mengambil konsep raised bed atau dengan bak tanaman. Untuk pembatas lahan menggunakan batu bata bekas. Media tanam dibuat berbentuk persegi panjang dengan ukuran masing-masing sekitar 1,5 meter x 4 meter. Di media tanam itu diisi dengan sejumlah bibit tanaman pangan dan tanaman obat keluarga. Beberapa warga dilibatkan dalam perawatan tanaman dan saat ini masih dalam tahapan penyemaian bibit.

Untuk pengerjaan lahan hingga perawatan kebun pihaknya melibatkan warga desa. Hasil panen tanaman pangan dibagikan ke warga desa dan dijual dengan melibatkan PKK Desa Baktiseraga. Saat ini, Perbekel Armada terus mengadakan pendekatan kepada pemilik lahan tak produktif untuk dimanfaatkan menjadi kebun pangan dengan teknik urban farming, bahkan dengan sistem sewa. “Artinya kami berencana menyewa namun pemilik lahan tidak mengizinkan. Selagi lahan tersebut tidak digunakan kami dipersilakan memakai. Setiap panen nanti kami bagi hasil panennya,” ujar Armada.

Urban Farming di Desa Baktiseraga, Buleleng

Dan, betapa gembira Perbekel Armada bersama timnya karena urban farming itu sudah sempat panen perdana, Jumat, 5 Maret 2021. Panen itu bahkan dihadiri Ibu Bupati Buleleng Aries Sujati.

Konsep Gubernur

Terkait Keputusan Gubernur Nomor 381/03P/HK/2021 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Desa/Kelurahan dan Desa Adat yang di-launching di Taro, Gianyar itu, Perbekel Armada melihat konsep dan keinginan Gubernur itu bagus. “Sampah ditangani di sumbernya, di desa, kelurahan atau desa adat. Itu bagus. Baktiseraga sudah membuktikannya,” kata Armada.

Namun, untuk membuat pengelolaan itu berhasil di seluruh Bali, diperlukan jejaring yang kuat. Terdapat 600-an lebih desa dinas dan 1.4000-an desa adat, sehingga implementasi dari Pergub akan beragam dan berbeda-beda. Apalagi, kondisi desa di Bali sangat beragam. Ada desa di perkotaan seperti Baktiseraga, ada desa yang benar-benar berada di wilayah pedesaan, sehingga persoalannya pun berbeda-beda.

 “Kalau tak serius, tak berbasis manajemen, tanpa political will yang bagus, mimpi saja. Kalau dibuat dengan jelas, perlu waktu ya, pasti bisa akan dicapai untuk Bali,” ujar Armada. [T]

Tags: bulelengDesa BaktiseragalingkunganSampah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tatkala Pandemi, (Bali) Jangan Berhenti Menggelar Ritual Seni dan Budaya

Next Post

Gejala Bisa Sama, Nasib Bisa Beda

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
0
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

Read moreDetails

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

by tatkala
March 4, 2026
0
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

Read moreDetails

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

by tatkala
March 4, 2026
0
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

Read moreDetails

Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

GUBERNUR Bali secara resmi menutup pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu 28 Pebruari...

Read moreDetails

Mahasiswa Prodi Sastra Bali Unud Membuat Kamus Digital, Aplikasikan Pembelajaran di Festival Kamus Digital

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Mahasiswa Prodi Sastra Bali Unud Membuat Kamus Digital, Aplikasikan Pembelajaran di Festival Kamus Digital

Perkulihaan mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Bali Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (Unud) boleh dibilang berbeda hari ini, Kamis 26...

Read moreDetails

Selama Bulan Bahasa Bali 2026, Penyuluh Bahasa Bali Berhasil Konservasi 486 Cakep Lontar

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
179 Cakep Lontar Terawat dengan Baik di Gria Ida Pedanda Gede Made Gunung

SELAMA pelaksanaan Bulan Bahasa Bali, Februari 2026, Penata Layanan Operasional (Penyuluh Bahasa Bali) Dinas Kebudayaan Provinsi Bali berhasil melakukan konservasi dan...

Read moreDetails

‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

ANAK-anak yang terdiri dari laki-laki dan perempuan duduk melantai di Wantilan Taman Budaya Propinsi Bali. Meski dari sekolah yang berbeda,...

Read moreDetails

Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

STAND Gotra Pangusada Bali yang ada dalam pameran Bulan Bahasa Bali VIII menjadi favorit pengunjung. Sejak pameran itu dibuka bersamaan...

Read moreDetails

‘Malajah Sambil Mapalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak Ceria Belajar dan Bermain

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
‘Malajah Sambil Mapalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak Ceria Belajar dan Bermain

PERCAYA atau tidak, agenda malajah sambil maplalianan (belajar sambal bermain) di ajang Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 menjadi favorit...

Read moreDetails

Warisan Lontar di Jembrana: I Ketut Arnyana Simpan 28 Cakep dan Tika Kuno

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
Warisan Lontar di Jembrana: I Ketut Arnyana Simpan 28 Cakep dan Tika Kuno

Rumah I Ketut Arnyana di Banjar Batuagung, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, mendadak menjadi pusat konservasi dan digitalisasi lontar, Rabu (25/2/2026)....

Read moreDetails
Next Post
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

Gejala Bisa Sama, Nasib Bisa Beda

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co