6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Masker = Pakaian Dalam?

Suara Perubahan by Suara Perubahan
December 27, 2020
in Esai
Masker = Pakaian Dalam?

Made Anik Widyastuti

Penulis: Made Anik Widyastuti

________

Sebelum tahun 2020, kita sangat jarang bahkan tidak pernah melihat orang berseliweran di jalan memakai masker. Orang memakai masker hanya kita saksikan di tempat-tempat yang berhubungan dengan kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit. Bahkan yang memakainya pun tidak sembarang orang, hanya dokter dan sebagian tenaga kesehatan.

Kalau dulu kita melihat “orang biasa” (baca: masyarakat umum) memakai masker maka kita sering terheran-heran dan bertanya-tanya, apa yang terjadi dengan mereka. Bahkan kita akan terus memandangnya tanpa melepaskan tatapan sedikitpun. Seolah-olah itu adalah pemandangan yang sangat asing dan aneh bagi kita. Kita merasa pada saat itu ada sesuatu yang tidak lazim atau tidak biasa.

Namun keadaan berubah drastis di awal-awal Tahun 2020. Apa penyebabnya? Tidak lain dan tidak bukan adalah karena Covid 19.

Pandemi Covid 19 membawa perubahan yang sangat besar pada semua aspek kehidupan. Perubahan tidak hanya dirasakan pada aspek ekonomi saja, namun terjadi juga pada pola kebiasaan hidup sehari-hari masyarakat. Salah satunya adalah penggunaan masker dalam aktivitas kita. Pemerintah mulai menganjurkan penggunaan masker pada awal bulan April 2020 sesuai rekomendasi dari World Health Organization (WHO).

 “Mulai hari ini, sesuai rekomendasi dari WHO, kita jalankan masker untuk semua. Semua harus menggunakan masker,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona COVID-19, Achmad Yurianto, seperti dikutip dari health.detik.com, Minggu (5/4/2020).

Sejak saat itu masker mulai wajib diberlakukan untuk semua orang terutama yang beraktivitas di luar rumah. Bahkan diperkuat lagi dengan dibuatkannya suatu peraturan untuk memberikan denda bagi yang tidak menggunakannya.

Siapa yang menyangka masker akan menjadi salah satu bagian dari pola hidup kita. Masker pada awalnya hanya dipakai oleh tenaga kesehatan saja dan lebih identik dengan hal-hal yang berhubungan dengan paramedis. Namun saat ini penggunaan masker sudah merakyat dan mendunia. Bahkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terlihat memakai masker di depan publik untuk pertama kalinya setelah sebelumnya sempat mengolok-olok orang yang tidak menggunakan masker.

Pemerintah Inggris sendiri akhirnya memberlakukan aturan yang mengharuskan orang untuk memakai masker serta mengenakan denda jika tidak memakainya. Hampir semua negara membuat kebijakan yang merekomendasikan penggunaan masker. Hal ini didasari oleh pemahaman yang lebih baik  tentang bagaimana Covid 19 menyebar. Penggunaan masker disinyalir dapat mencegah penularan Covid 19 terutama dari orang yang terjangkit tanpa gejala.

Saat ini penggunaan masker sudah menjadi keharusan bagi semua orang. Masker perlahan-lahan bergeser menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia. Semua orang wajib memiliki dan menggunakan masker hampir setiap hari sepanjang aktivitasnya. Untuk menghindari menumpuknya sampah masker medis yang sulit dikelola di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) maka masyarakat umum dapat menggunakan masker berbahan dasar kain (masker kain).

Sedangkan tenaga kesehatan wajib menggunakan masker medis atau N95. Hal ini sesuai dengan arahan/kebijakan dari pemerintah. Sehingga penggunaan masker kain mulai menjadi primadona bagi masyarakat umum. Apalagi kehadiran masker kain tampil dengan motif dan corak yang beragam sehingga sangat mendukung dipadupadankan dengan pakaian yang kita kenakan. Masyarakat cenderung memilih menggunakan masker kain karena dapat digunakan berkali-kali sehingga dapat menghemat pengeluaran. Pandemi membuat masyarakat berpikir bijak dalam membelanjakan uangnya.

Penggunaan masker kain, disarankan tidak lebih dari empat (4) jam, setelahnya masker harus dicuci menggunakan sabun dan air dan dipastikan bersih sebelum digunakan kembali. Jika diperhatikan lebih seksama lagi maka masker identik dengan pakaian dalam. Perlakuan masker hampir sama dengan perlakuan pada pakaian dalam. Jika dalam sehari kita beraktivitas kurang lebih 8 (delapan) jam di luar rumah maka dalam sehari kita membutuhkan sedikitnya 2 (dua) buah masker.

Sedikitnya kita harus memiliki lebih dari 2 (buah) masker atau setidaknya jumlah masker kain yang kita miliki hampir sama atau bahkan lebih dari jumlah pakaian dalam yang kita punya. Karena perlakuan masker ini hampir sama dengan pakaian dalam. Masker harus dipakai sehari-hari terlebih saat beraktivitas di luar rumah ataupun jika ada orang lain yang berkunjung ke rumah kita.

Sama halnya dengan pakaian dalam, yang sudah barang tentu juga wajib dipergunakan setiap hari. Masker harus dicuci bersih dan disetrika, sama halnya dengan pakaian dalam pun demikian. Apa jadinya jika masker hanya digantung saja setelah dipakai tanpa dicuci dan disetrika dan dipergunakan kembali bahkan untuk berkali-kali saat keluar rumah?

Tentu saja ini akan menjadi sarang kuman/bibit penyakit sehingga masker menjadi tidak ada manfaatnya untuk menjaga kesehatan. Hal yang sama pun akan terjadi pada pakaian dalam kita jika hanya dibiarkan tanpa dicuci setelah dipakai dan dipakai kembali berulang kali. Oleh karena itu, penggunaan masker hampir sama dengan penggunaan pakaian dalam.

Saat kita tidak memakai pakaian dalam, kita pasti merasa risih keluar rumah. Begitu juga dengan masker, saat kita tidak memakai masker maka kita juga merasa risih bahkan langsung membeli dan memakainya jika sudah terlanjur keluar rumah.

Masker sebagai hal yang pada awalnya dirasa sangat memberatkan dan aneh. Namun ketika ada himbauan bahkan paksaan dengan ancaman denda yang tidak tanggung-tanggung nominalnya maka mau tidak mau, kita akan menggunakannya juga. Kita akan menjadi terbiasa karena terpaksa. Bahkan saat ini keadaan sudah terbalik, malah akan menjadi kebiasaan yang aneh jika tidak digunakan. Sehingga masker sudah seperti layaknya pakaian dalam yang menjadi kebiasaan untuk kita pakai sehari-hari.

Apa jadinya jika pandemi Covid 19 ini tidak pernah terjadi? Maka kita tidak akan pernah mengetahui rasanya memakai masker berjam-jam setiap hari. Kita juga tidak akan pernah memiliki masker beraneka ragam motif dan corak.

Kita juga tidak akan pernah merasakan mencuci dan menyetrika masker sebagai bagian dari hal pekerjaan mencuci dan menyetrika kita. Maka dari itu manfaatkan penggunaan masker ini dengan baik dan bijak, karena kita tidak akan pernah tahu kapan masker ini akan ditinggalkan lagi. Tentunya setelah vaksin benar-benar mampu mengatasi Covid 19 ini.  [T]

  • Made Anik Widyastuti, mahasiswa S2 Ilmu Manajemen Undiksha Singaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Hatimu Sebotol Brandi || Cerpen Satria Aditya

Next Post

Anak Pak Lurah || Analisis Semantik

Suara Perubahan

Suara Perubahan

Suara Perubahan berisi esai-esai tugas mata kuliah "Change Management" Program S2 Ilmu Manajemen Undiksha Singaraja yang diampu oleh dosen Dr. I Nengah Suarmanayasa, S.E., M.Si.

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Anak Pak Lurah || Analisis Semantik

Anak Pak Lurah || Analisis Semantik

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co