6 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lontar Keris

Sugi Lanus by Sugi Lanus
December 21, 2020
in Esai
Covid-19 dalam Alam Pikir Religi Nusantara – Catatan Harian Sugi Lanus

ILustrasi tatkala.co / Nana Partha

—Catatan Harian Sugi Lanus, 21 Desember 2020.

Banyak yang bertanya: Apakah ada lontar tentang Keris?

Ada.

Apakah lontar tersebut berisi tentang Keris Bali?

Saya bukan ahli keris. Membedakan Keris Jawa dan Bali itu buat awam tentu sama sulitnya dengan membedakan wajah orang Jawa dan orang Bali. Apalagi saya juga kurang punya ketertarikan pada keris sungguh-sungguh. Pengalaman saya hanya terbatas soal keris: Saya diberikan secara khusus 2 keris sewaktu saya masih kelas 5 SD oleh kakek, katanya itu warisan buyut. Sebagai pewaris saya hanya sebatas pewaris yang kagum pada pamornya. Dari kecil saya perhatikan, saya kagum tapi tidak berlanjut kepincut, malah aneh, lama-lama saya malah kagum dengan sejarah pedang dan metalurgi Jepang yang sangat rapi pencatatannya. Saya tidak mendapat catatan dan warisan cerita tentang sejarah keris serapi pencatatan dan pewarisan keluarga Samurai, para maestro pedang di Jepang yang membubuhkan tanda tangan dan namanya pada tangkai pedang Jepang, disembunyikan di ujung bawah pedang masuk handle-nya.

Apakah memang benar tidak rapi pencatatan keris dalam manuskrip-manuskrip Nusantara?

Lontar SIKUT KERIS bisa dikatakan kunci masuk informasi ke dalam perihal keris Bali. Lontar ini ada di Bali. Cukup memberikan informasi tentang keris di Bali, soal pamor dan perhitungan dan peruntungan yang membawanya.

Versi lainnya di Bali ada lontar berjudul: “Ukuring Kris”. Lontar ini milik Gdong Kirtya tapi dipinjam oleh Pusat Dokumentasi Bali dan belum dikembalikan. Nomor lontar bertanda No III c 847/12 ᭚ᬉᬓᬸᬭᬶᬂᬓ᭄ᬭᬶᬲ᭄᭟ ᭚ᬤ᭄ᬭᬸᬯᬾᬦ᭄‌ᬕ᭄ᬤᭀᬂᬓᬶᬃᬢ᭄ᬬ᭟

Bertulis pada depannya: “Ukuring keris, toeroenan dari lontarnja I Paseh Madia dari Boesoenglor [Pengastoelan] ditoeroen oleh I Ktoet Kaler, Br Pakisan”

Lontar Ukuring Keris menjelaskan berbagai hal tentang keris, dengan sangat menarik, termasuk soal keris begal atau maling. Bagaimana etika dan penjelasannya.

Lontar keris [Foto-foto Hanacaraka Society]

Di Jawa sendiri ada arsip menarik sekali yang mirip dengan lontar yang menjelaskan soal pamor keris Bali, arsip keris ini disimpan di Senobudoyo Yogyakarta. Menjelaskan tentang pamor keris, yang diselipkan masuk dalam manuskrip bertajuk “Pawukon”. Apakah ini artinya Keris jadi semacam bagian dari ilmu Pawukon?

INLEIDING TOT EEN BESTUDEERING VAN DE JAVAANSCHE KRIS adalah karya W. H. RASSERS yang terbit di AMSTERDAM tahun 1938. Sangat luar biasa isinya membahas keris Jawa. Kita bisa membuka mata tentang dunia Keris Jawa dan Nusantara. Pembaca pasti dibuat ngeh demikian seriusnya pamor keris sebagaimana sedemikian serius pakem dan motif batik, jika mau membandingkan sebagai contoh perbandingan sederhana. Sekalipun tidak bisa disederhanakan seperti itu karena keris bukan hanya soal estetika, tapi relasi “power” dan dunia “imajinasi Jawa” yang sama sekali tidak sederhana.

Di Surakarta ada “Serat Sajarah Para Empu: Gancaran”. Ditulis di Surakarta, akhir abad 19. Berkisah tentang sejarah kronologis senjata dibuat oleh pengrajin keris Jawa bawah perlindungan kerajaan: dari pemerintahan Bathara Guru (Sri Maha Dewabuddha) sebagai raja Jawa (tahun matahari 142) pada masa pemerintahan Sri Mahapunggung di Purwacarita (matahari 1062). Dstnya.

Ada pula manuskrip lain di Surakarta berjudul “Sejarah Serat Empu” ditulis oleh Wijil Kadilangu II, sekitar tahun 1726–1745 Masehi berisi sejarah pengetahuan tentang Keris Jawa, semenjak Empu Ramadi, pandai besi para dewa, hingga Mataram abad ketujuh belas selama masa pemerintahan Sultan Agung. Manuskrip ini dibuka dengan Dhangdhanggula:

“Askacaryan wuryaning mamanis, anarbuka andharaning kondha, para master sejarah.”

Manuskrip keris [Foto-foto Hanacaraka Society]

Saya tidak ahli keris, bahkan lebih banyak nonton dan lihat-lihat sejarah metalurgi Jepang dibandingkan keris di Nusantara, namun pengetahuan saya yang tidak rapi menjadi lumayan lebih baik ketika membaca lontar “Ukuring Keris” yang singkat tapi mendalam membuka ruang imajinasi. Juga terbantu banyak oleh buku INLEIDING TOT EEN BESTUDEERING VAN DE JAVAANSCHE KRIS karya W. H. RASSERS.

Sekalipun demikian, uraikan dan bacaan di atas saya urai, bukan berarti saya paham keris. Tetap saja saya merasa amatiran dalam soal keris. Dunia “imajinasi keris” di kalangan pencinta keris itu sungguh tidak mudah disederhanakan. Kecintaan dan kegandrungan para pecinta keris itu sungguh tidak mudah “dilerai” sebagaimana imajinasi cinta seorang yang dilanda cinta, sepertinya tidak terbayang kalau tidak pernah jatuh cinta. Para pencinta keris bisa bermalam-malam membahas pamor keris. Ini mungkin tidak masuk akal bagi yang tidak jatuh cinta pada keris. [T]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Nyerod” ke Desa dan “Culture Shock” yang Menyenangkan || Catatan 2 Tahun Pernikahan

Next Post

I Gede Made Surya Darma, Manifestasi Angka 7

Sugi Lanus

Sugi Lanus

Pembaca manuskrip lontar Bali dan Kawi. IG @sugi.lanus

Related Posts

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails

Topi Para Penyintas Kanker

by Angga Wijaya
September 5, 2026
0
Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

Read moreDetails

Tumpek Uye dan Pendidikan Menghormati Kehidupan

by I Wayan Yudana
September 5, 2026
0
Tumpek Uye dan Pendidikan Menghormati Kehidupan

Kita mengajarkan anak mencintai lingkungan. Tetapi, berapa banyak sekolah yang benar-benar memberi anak pengalaman mencintai lingkungan? PERTANYAAN sederhana itu patut...

Read moreDetails

Ketika Kotak Makan Menjadi Jalan Pulang

by Ahmad Fatoni
September 4, 2026
0
Ketika Kotak Makan Menjadi Jalan Pulang

 “Mau diberikan ke mama. Karena di rumah tidak ada nasi.” Muhammad Suleman Datau mengatakannya ketika teman-temannya mulai membuka kotak makanan...

Read moreDetails

AI Membuat Musik Semakin Mudah, Bukan Semakin Gampang

by Nanoq da Kansas
September 4, 2026
0
AI Membuat Musik Semakin Mudah, Bukan Semakin Gampang

PHIL COLLINS pernah melakukan sesuatu yang pada zamannya terasa luar biasa. Dalam album Both Sides yang dirilis tahun 1993, ia...

Read moreDetails

Nusa Dua Memang Tiada Satunya

by I Nyoman Tingkat
September 4, 2026
0
Nusa Dua Memang Tiada Satunya

NUSA DUA lebih dikenal daripada Desa Adat Bualu yang menaunginya.  Sebelum akhir tahun 1950-an, Nusa Dua berada di bawah naungan...

Read moreDetails

Membaca Trilogi Kejujuran Wong Banyumas dari Dapur, Panggung, dan Mulut

by Tri Nugroho Adi
September 4, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Tubuh yang Bicara Sore di Banyumas tidak dimulai dengan jam. Ia dimulai dengan suara wajan. "Sesss" minyak panas ketemu adonan...

Read moreDetails

BALI DALAM “FENOMENA KUTUKAN ORANG BAIK”

by Sugi Lanus
September 2, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus “Hukuman bagi orang-orang baik yang menolak untuk terlibat dalam politik adalah mereka akan diperintah oleh orang-orang yang...

Read moreDetails

Sepi Tak Berarti Tiada

by Angga Wijaya
September 2, 2026
0
Sepi Tak Berarti Tiada

DIBANDINGKAN poliklinik lain, Poliklinik Psikiatri memang lebih sepi pasien, apalagi di rumah sakit kecil. Namun, bagi saya, mereka yang memiliki...

Read moreDetails

Saat Daya Beli Melemah, Bisakah Keuangan Syariah Menjadi Penopang Ekonomi?

by Muhammad Farras Hanif
September 1, 2026
0
Siapa Membiayai Pangan Kita? ——Membuka Jalan Investasi Syariah ke Sektor Pangan

DAYA beli masyarakat menjadi salah satu cermin penting dalam melihat denyut perekonomian. Ketika masyarakat masih leluasa berbelanja, pelaku usaha memiliki...

Read moreDetails
Next Post
I Gede Made Surya Darma, Manifestasi Angka 7

I Gede Made Surya Darma, Manifestasi Angka 7

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menimbang Kata Sebelum Berbicara: Bercermin dari Ucapan Gubernur Bali ’’Diam Kamu’’
Opini

Menimbang Kata Sebelum Berbicara: Bercermin dari Ucapan Gubernur Bali ’’Diam Kamu’’

DI ruang publik, sebuah pernyataan dapat menjadi lebih berbahaya daripada sebuah kebijakan yang keliru. Kebijakan yang keliru masih mungkin diperbaiki...

by I Ketut Suar Adnyana
September 5, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
Topi Para Penyintas Kanker
Esai

Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

by Angga Wijaya
September 5, 2026
Si Gending | Cerpen Nanda Gayatri
Cerpen

Si Gending | Cerpen Nanda Gayatri

GENDING. Namanya didendangkan berulang kali di sudut-sudut perkumpulan warga di kompleks perumahan tempat aku tinggal. Ada yang bilang ia adalah...

by Nanda Gayatri
September 5, 2026
Puisi-puisi Ni Putu Puspa Trisnawati | Mother’s Bakery
Puisi

Puisi-puisi Ni Putu Puspa Trisnawati | Mother’s Bakery

Mother's Bakery Hari-hari terasa menghisap paracetamolPahitnya mengendap hingga ke ujung hatiBumi menyediakan sirup, namun maple pun sulit menyatukan yang retakIbu...

by Ni Putu Puspa Trisnawati
September 5, 2026
Tumpek Uye dan Pendidikan Menghormati Kehidupan
Esai

Tumpek Uye dan Pendidikan Menghormati Kehidupan

Kita mengajarkan anak mencintai lingkungan. Tetapi, berapa banyak sekolah yang benar-benar memberi anak pengalaman mencintai lingkungan? PERTANYAAN sederhana itu patut...

by I Wayan Yudana
September 5, 2026
Labirin Bahasa di Sekitar Kita
Bahasa

Labirin Bahasa di Sekitar Kita

PERNAHKAH Anda memperhatikan bagaimana sebuah kata bekerja di media sosial atau di obrolan sehari-hari? Kita sering mengira bahasa itu seperti...

by I Made Sudiana
September 4, 2026
Ketika Kotak Makan Menjadi Jalan Pulang
Esai

Ketika Kotak Makan Menjadi Jalan Pulang

 “Mau diberikan ke mama. Karena di rumah tidak ada nasi.” Muhammad Suleman Datau mengatakannya ketika teman-temannya mulai membuka kotak makanan...

by Ahmad Fatoni
September 4, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [9]: Seperti Dendam, Seperti Ronggeng: Karya yang Bertahan

DIAGNOSIS tentang Sastra Perhatian bukan pernyataan bahwa seluruh ekosistem sastra Indonesia sudah menyerah pada logikanya. Pernyataan semacam itu terlalu mudah...

by Andre Syahreza
September 4, 2026
Mengubah Paradigma Penanggulangan Bencana
Opini

Mengubah Paradigma Penanggulangan Bencana

INDONESIA merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kerentanan bencana yang tinggi. Letak geografis, kondisi geologis, karakter kepulauan, perubahan iklim,...

by Made Bryan Mahararta
September 4, 2026
AI Membuat Musik Semakin Mudah, Bukan Semakin Gampang
Esai

AI Membuat Musik Semakin Mudah, Bukan Semakin Gampang

PHIL COLLINS pernah melakukan sesuatu yang pada zamannya terasa luar biasa. Dalam album Both Sides yang dirilis tahun 1993, ia...

by Nanoq da Kansas
September 4, 2026
Nusa Dua Memang Tiada Satunya
Esai

Nusa Dua Memang Tiada Satunya

NUSA DUA lebih dikenal daripada Desa Adat Bualu yang menaunginya.  Sebelum akhir tahun 1950-an, Nusa Dua berada di bawah naungan...

by I Nyoman Tingkat
September 4, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co