24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pembukaan Art Bali 2019: Bali Menjadi Tempat Strategis untuk Perkembangan Seni Kontemporer…

tatkala by tatkala
October 13, 2019
in Lingkungan
Pembukaan Art Bali 2019: Bali Menjadi Tempat Strategis untuk Perkembangan Seni Kontemporer…

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf meresmikan ART • BALI 2019 (Foto: FB/Kadek Purnami)

Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf meresmikan pameran seni rupa kontemporer ART • BALI 2019 pada Sabtu, 12 Oktober 2019 pukul 17.00 WITA. Lebih dari 1.000 pengunjung hadir menyaksikan acara pembukaan yang berlangsung di AB•BC Building, Bali Collection, Kawasan ITDC, Nusa Dua, Bali.

Sejumlah 32 seniman Indonesia dan mancanegara yang berpameran menampilkan 49 karya instalasi, patung, video, lukisan, dan new media yang masing-masing merespons tema “Speculative Memories” (Ingatan-Ingatan Spekulatif).

“Ini adalah salah satu peristiwa penting karena event nasional seringkali diadakan di Jakarta. Kita ingin Bali juga menjadi tempat yang strategis untuk perkembangan seni kontemporer. Anda akan lihat di dalam (ruang pameran) banyak sekali karya seniman yang luar biasa yang di antaranya sudah sering mengisi pameran di Indonesia,” ujar Triawan Munaf.

Malam itu Triawan Munaf meresmikan ART • BALI 2019  bersama Wakil Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Yuyun Hanura Eni, CEO Fashion Council Western Australia Stephen Ayles, perwakilan pemerintah Australia Barat dari Konsulat Australia di Bali Eleanor Daly, Direktur Art Bali Heri Pemad, dan co-founder Art Bali, Aswino Aji.

“Art Bali adalah wadah bagi para seniman untuk terus mengulik dan menantang artistik mereka untuk membuat terobosan-terobosan terbaru dalam seni rupa kontemporer. Hal ini merupakan usaha untuk mengembangkan seni rupa Indonesia dan ekosistemnya, terutama di Bali,” ujar Heri Pemad dalam sambutannya Sabtu malam lalu.

Berbeda dari Art Bali edisi pertama, ART • BALI 2019 “Speculative Memories” berlangsung selama 3 bulan, mulai sejak 13 Oktober 2019 hingga 13 Januari 2020. Kurator pameran, Ignatia Nilu dan Rifky Effendi, menyatakan bahwa tema ini mengajak 32 seniman menggali narasi, khususnya dari aspek kesejarahan yang ditafsir dalam ‘ingatan-ingatan spekulatif”. Narasi tersebut tercipta atau dinyatakan ulang melalui upaya mengelaborasi serta mengkritisi peristiwa di Indonesia maupun fenomena global melalui eksplorasi atas berbagai ingatan, baik yang personal maupun kolektif.

“Spekulatif adalah tindakan mencari kemungkinan untuk bereksperimen, mengeksplorasi, deformasi, reposisi, dan banyak lagi. Secara alami, ingatan lahir secara neurotis, baik pada manusia dan semua makhluk hidup. Namun kini, ingatan juga didukung oleh teknologi. Ia telah terintegrasi dengan mesin, komputer dan internet,” ujar Ignatia Nilu.

Dengan berbagai upaya penggalian, masing-masing karya telah membentuk realitasnya sendiri berdasarkan ingatan yang juga dibentuk oleh potongan kisah-kisah kecil yang selama ini terpendam, terhanyut, tersangkut dan dapat tergali kembali, ditemukan dan dihadirkan saat ini bersama kita. “Dari sini dapat kita lihat berbagai kisah dan kenyataan yang tidak melulu linear, namun kerap kali liris, tetapi berperan bersama dalam menumbuhkan perjalanan atas kemanusiaan dan hidup bersama,” kata Rifky Effendy.


Salah satu karya dalam Art Bali 2019 (Foto: FB/Kadek Purnami)

ART • BALI 2019 menghadirkan karya-karya seni visual dalam pelbagai presentasi medium seperti lukisan, instalasi, dan karya-karya dengan media seni baru. Total karya yakni sejumlah 49 yang terdiri dari 25 karya dua dimensi dan 5 karya tiga dimensi serta 19 karya instalasi/multimedia/video/dan media lainnya.

Dalam sambutannya, Heri Pemad juga menegaskan misi Art Bali, yakni untuk menjembatani publik luas dan seni (Bridging People and Art). Dalam upaya itu, khusus pada penyelenggaraan tahun ini, ART • BALI 2019 bekerjasama dengan Fashion Council Western Australia untuk mengukuhkan program Asia Cultural Exchange yang mempertemukan desainer fashion Indonesia dan Australia di mana para desainer berbagi runway dan menyoroti keunggulan-keunggulan dari budaya tekstil Asia dan pengaruhnya pada dunia fesyen secara global.

Setelah dilaksanakan pada acara tahunan Perth Fashion Festival awal September lalu, kali ini, khusus pada pembukaan Art Bali 2019, dua desainer brand Indonesia (Ali Charisma dan Quarzia) serta dua desainer brand Australia (33 Poets dan Reign the Label) kembali berbagi runway dan mempertunjukkan pengeksplorasian budaya tekstil yang berakar pada lokalitas.

Selain pertunjukan busana, melalui tema “Fashion: a discussion about selfie in the art exhibition” mereka juga menampilkan sebuah pergelaran dengan membawakan konsep tentang pengaruh selfie (swafoto) dan media sosial terhadap budaya modern. Turut tampil adalah penari kontemporer, Jasmine Okubo, yang secara spontan merespons peristiwa dan karya-karya dalam ART • BALI 2019.


Salah satu karya dalam Art Bali 2019 (Foto: FB/Kadek Purnami)

BALI ARTS ROAD

Selain itu, masih dalam rangka Bridging People and Art bersama Cush Cush Gallery, sebuah galeri di Denpasar yang telah turut serta berperan mendorong perkembangan seni rupa di Bali, ART • BALI 2019 melakukan kolaborasi untuk menghadirkan booklet “Bali Art + Design Guide x Bali Arts Road”. Buku saku ini ditujukan untuk membantu para seniman dan pelaku kreatif dalam mempublikasikan kegiatan mereka, sekaligus mengajak masyarakat dan publik luas agar dapat berpartisipasi dan/atau mengapresiasi.

Pembukaan Art Bali 2019 ini menjadi titik perdana terbitnya “Bali Art + Design Guide x Bali Arts Road” yang menginformasikan lebih dari 136 acara pameran, pemutaran film, pertunjukan, diskusi, open studio, lokakarya, tur, kunjungan studio, dan festival yang dapat dikunjungi selama periode Oktober–Desember 2019. Selain itu, di dalamnya juga terdapat pemetaan titik-titik seni dan kreativitas di Bali. Booklet ini disebarkan serentak ke lebih dari 70 titik di Bali yang juga dapat diakses secara digital melalui situs webArt Bali, serta diikuti pengumuman bermacam acara tersebut melalui Instagram Bali Arts Road dan Cush Cush Gallery.


Salah satu karya dalam Art Bali 2019 (Foto: FB/Kadek Purnami)

LAINNYA TENTANG ART • BALI 2019

Art Bali ditujukan untuk menginspirasi dan menumbuhkan apresiasi masyarakat terhadap perkembangan karya artistik seniman dan meningkatkan minat masyarakat agar selalu mengunjungi peristiwa seni, termasuk seni rupa kontemporer. Art Bali boleh dikata adalah salah satu pintu masuk, yang diharapkan bisa memicu lahirnya peristiwa-peristiwa lain. Selain sebagai edukasi publik, Art Bali dimaksudkan untuk ikut mendorong pariwisata Bali. Oleh karena itu, pameran ini dilangsungkan selama tiga bulan.

Sebagai penyelenggara Art Bali, Heri Pemad Manajemen juga menaungi pameran seni ArtJog yang diselenggarakan di Yogyakarta – sebuah peristiwa seni yang telah berlangsung selama 12 tahun berturut-turut. Art Bali dirancang sebagai salah satu pameran seni berskala besar dan bertaraf internasional di Indonesia dengan tujuan untuk membangun dan mengembangkan ekosistem seni dan budaya di Bali pada khususnya.

Pasca malam pembukaan, berlaku tiket masuk untuk pameran, antara lain: Rp150.000,00 untuk WNA, Rp100.000,00 untuk WNI dan pemegang KITAS, serta Rp50.000,00 khusus hari Minggu untuk pemilik KTP Bali dan pelajar Bali.

EXHIBITION TOUR

Dalam upaya memperkenalkan karya seni secara lebih luas, Art Bali menggelar program Exhibition Tour.Program edukasi ini ditujukan supaya masyarakat dapat mengenal lebih dekat karya-karya seni sekaligus para seniman kreatornya. Exhibition Tour diadakan pada tanggal-tanggal terjadwal selama penyelenggaraan Art Bali 2019. Para peserta program tur ini akan dipandu oleh kurator dan sejumlah seniman untuk menyelami dan memahami karya seni yang dipamerkan di Art Bali 2019. 

Program pertama telah diadakan pada Minggu, 13 Oktober 2019, pukul 16.00 – 18.00 WITA dengan menghadirkan Mujahidin Nurrahman, Deden Hendan Durahman, Putu Marmar Herayukti, I Wayan Sudarna Putra (Nano), dan Ari Bayuaji. Exhibition Tour akan kembali digelar pada 27 Oktober, 10 November, dan 22 Desember 2019.


Salah satu karya dalam Art Bali 2019 (Foto: FB/Kadek Purnami)

PARA SENIMAN

Berikut 32 seniman yang terlibat dalam pameran ART • BALI 2019 “Speculative Memories”,antara lain :

  • Agung ‘Agugn’ Prabowo – Bali
  • Arahmaiani – Yogyakarta
  • Ari Bayuaji – Kanada/Bali
  • Ashley Bickerton – AS/Bali 
  • Budi Agung Kuswara – Bali
  • Davina Stephens – Selandia Baru/Bali
  • Davy Linggar feat Tulus – Jakarta
  • Deden Hendan Durahman – Bandung
  • Elia Nurvista – Yogyakarta
  • Faisal Habibi – Bandung
  • Franziska Fennert – Jerman/ Yogyakarta
  • I Gusti Ngurah Udianata (Rahman) – Bali
  • I Made A Palguna – Bali
  • I Wayan Sudarna Putra (Nano) – Bali
  • I Wayan Sujana ‘Suklu’ – Bali
  • Ida Bagus Putu Purwa – Yogyakarta
  • Indieguerillas – Yogyakarta
  • J Ariadhitya Pramuhendra – Bandung
  • Jumaldi Alfi – Yogyakarta
  • Kemalezedine – Bali
  • Komunitas Patung Padas Batubelah -Bali
  • Maharani Mancanagara – Bandung
  • Mujahidin Nurrahman – Bandung
  • Nurrachmat Widyasena (Ito) – Bandung
  • Putu Marmar Herayukti – Bali
  • Putu Sutawijaya – Yogyakarta
  • Setu Legi (Hestu A Nugroho) – Yogyakarta
  • Takashi Kuribayashi –Jepang/Yogyakarta
  • Tisna Sanjaya – Bandung
  • Wimo Ambala Bayang – Yogyakarta
  • Yaya Sung – Jakarta
  • Yunizar – Yogyakarta

JADWAL PAMERAN

13 Oktober 2019 – 13 Januari 2020, Pukul 11.00-21.00 WITA

Harga Tiket Masuk:

WNA Rp150.000,00

WNI Rp100.000,00

                        Khusus hari Minggu diskon 50% untuk pemegang KTP Bali dan pelajar Bali menjadi Rp50.000,00

Diskon 50% bila menggunakan DANA Indonesia e-money.

Jadwal EXHIBITION TOUR :

            13 Oktober 2019; 27 Oktober 2019; 10 November 2019; dan 22 Desember 2019

            Pukul 16.00–18.00 WITA

Tags: Art BaliPameranPameran Seni RupaSeni Rupa
Share22TweetSendShareSend
Previous Post

Catatan Pentas “Jro Ketut” di Undiksha: Menjadikan Kekurangan Sebagai Teman Pementasan

Next Post

Kebencian, Joker dan Indonesia

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails

12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

by tatkala
September 3, 2024
0
12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

PERUBAHAN iklim semakin mendesak perhatian global, didorong oleh emisi karbon yang kian meningkat. Hal ini tak hanya mengancam lingkungan, tetapi...

Read moreDetails

Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Jembrana Kini Menjaga Penyu dengan “Adopt Nest Technology”

by tatkala
July 27, 2024
0
Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Jembrana Kini Menjaga Penyu dengan “Adopt Nest Technology”

“Adopt Nest Technology (ANT), sebuah program ekoeduwisata pionir berbasis sains dan Internet of Things (IOT), diluncurkan untuk memantau dan memitigasi...

Read moreDetails

Menebar Ikan dan Tanam Pohon di Kawasan Danau Buyan — Konsos PMM 4 Inbound Unud

by Redaksi Tatkala Buleleng
June 16, 2024
0
Menebar Ikan dan Tanam Pohon di Kawasan Danau Buyan — Konsos PMM 4 Inbound Unud

BULELENG | TATKALA.CO -- Sebanyak 91 mahasiswa yang mengikuti program mahasiswa merdeka (PMM) 4 inbound Universitas Udayana pada semester genap...

Read moreDetails

Alor Marine Protected Area Center of Excellence, Bentuk Generasi Unggul dalam Konservasi Laut

by tatkala
May 22, 2024
0
Alor Marine Protected Area Center of Excellence, Bentuk Generasi Unggul dalam Konservasi Laut

NTT  | TATKALA.CO – Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan pengelolaan kawasan konservasi yang dilaksanakan Pusat Unggulan Pembelajaran Terpadu Kawasan Konservasi...

Read moreDetails
Next Post
Kebencian, Joker dan Indonesia

Kebencian, Joker dan Indonesia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co