23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menakar Kadar Ke-Bali-an* Orang Bali

Sugi Lanus by Sugi Lanus
February 24, 2021
in Esai

Foto: Istimewa

— Catatan Harian Sugi Lanus 5 Maret 2017

MENGAKU orang Bali?

Masihkah kualitas kehidupan orang Bali bermutu?

Persoalan kualitas kehidupan manusia dan dan ‘kadar kebalian’ kita, bisa kita takar dengan salah satunya jujur menjawab berapa banyak kita paham ungkapan dan seberapa sering kita memakai ‘bladbadan’ di bawah ini:

– Macarang nyuh (papah-ngepah)
– Madamar di langit (bulan-bulanan-bulanan)
– Medon jaka (ron- makaronan, makurenan)
– Togog kretain (kusir-usir)
– Macermen jawa (anggur-nganggur)
– Mabuaya di tegal (alu-nglalu)
– Masarin tanah (buk-ibuk)
– Matalin radio (antenna-nganten)
– Medon klentang (kelor-lelor)
– Masaung pleting (tundak-tundak-tundik)
– Odak susu (buat-buatang)
– Nelung dasa lima (pasasur-ngangsur)
– Kubur Bali (sema-semaya)
– Makunyit di alas (temu-matemu)
– Madasar meka (rasa-rasain)
– Melalawar gerang (sager-menyanggerang)
– Mesok gedenan (bodang-ngodag-ngodag)
– Majaring bukal (tepis-nepis)
– Mablauk ngindang (capung-ngapung)
– Makutun lambang (seksek-ngaseksek)
– Matalin kendang (jangat-jengat)
– Matulang nyuh (kau-tau)
– Maraab umah (genteng – genting)
– Maraab umah (lalang-alangan)
– Muwat pandan (bagu-ngagu)
– Mabukun tiing (lawas-lawas=lama)
– Matabia cenik ( tabia krinyi-krinyi)
– Mauwat gedebong (otot-ngotot)
– Matelu patpat (pitu-mapitungan)
– Mauled jaka (ancruk-nguncrukang)
– Matapis jaka ( duk-duk=tatkala)
– Matembok di abian (pagehan-pageh)
– Matulang api (areng-bareng)
– Matalin prau (panyangcangan-cangcanga)
– Matuwak tape (berem-ngerem)
– Matumbak adegan (sunduk-unduk)
– Matumbak kamben (jaum-majauman)
– Matanah jalikan (aon-kaon)
– Matumbak lesung (lu, nglalu, nglulu)
– Matekep kuskusan ( kekeb-mengkeb)
– Matembok di carik (pundukan-unduk)
– Megambar bumi (peta-mapeta)
– Masuunan payuk (lekeh-nglekeh)
– Macarang uga ( sambilan-masambilan)
– Majeron Pura ( pura-ampura)
– Masepat kayu (garisan-rarisang)
– Mataluh nyuh (tombong-sombong)
– Majoan pancing (pales-males)
– Masiap alas (keker-ceker-ceker)
– Mabais bebek (gempel-ngempelin)
– Mapanak udang (katetes-ketes)
– Maboreh tangkah (buat-buatang)
– Mamunyin siap (makruyuk-ngruyukang)
– Mabuah wayah (jebug-jebug)
– Makutun kamben (tuma-tuman)
– Makranjang bebek (gaangan-magaang)
– Mabunga layu (mayang –sayang)
– Mapatin kadutan (danganan-dangan=gampang)
– Makalung sampi (kroncong-ngrocong)
– Mabuah kelor (klentang-klentangin)
– Majaum jaring (pangecoban-nyoba)
– Mainan blauk (capung-ngapung)
– Maadin kuud (klungah-jengah)
– Madakin Kuping (tilu-ilu=dahulu)
– Madamar bangke (angenan-mapangenan)
– Madamar di carik (kunang-kunang-matunangan)
– Madasar nasi (entip-ngintip)
– Maberuk tanah (caratan-manyaratang)
– Mawayang gadang (kresna-tresna)
– Mabaju tan palima (kutang-kutang)
– Mabungan buah (bangsah-blangsah)
– Mabawang putih (kesuna-misuna)
– Madanyuh biu (kraras-raras)
– Jaja uli-magula (abug-jebuh)
– Blulang maukir (wayang-sayang)
– Ental magulung (subeng-nyebeng)
– Gedebong tuh (kupas-upas)
– Panak cicing (kuluk-nguluk-nguluk)
– Prau gede (kapal-apal)
– Lelintah gunung (pacet-macet)
– Lelawah gedenan (bukal-ngakal)
– Tali papah (guntung-untung)
– Umah sampi (kandang-ngandang-andang)
– Gunting buah (caket-raket)
– Arjuna durian (tualen-ngelen-ngelen)
– Sibuh gedah (lumur-umur)
– Bubuh sagu (ongol-ongol-nyengongolang)
– Kertas batu (paras-raras)

Sekarang akan diurai kisi-kisi mengurainya:

– masampian pesel
Arti sejati: lis
Arti paribasa: gelisin

– matekep botol
Arti sujati: sengseng
Arti paribasa: nyrengseng

– maketel tanah
Arti sujati: caratan
Arti paribasa: manyaratang

Apa relevansinya bercermin ‘kadar kebalian’ kita dengan membaca dan melakukan rechecking ingatan dan pemahaman kita lewat ‘bladbadan’?

1. ‘Badbadan’ adalah urusan kemampuan berbahasa Bali kita. Bali-kah kita jika kehilangan kedalaman berbahasa Bali?
2. ‘Bladbadan’ terkait dengan pemahaman lingkungan, pengetahuan, konsepsi berpikir dan keterampilan bertahan hidup manusia Bali.

Tentang poin nomor 2 ini begini sekiranya penjelasannya:

Coba kembali baca ‘bladbadan’ di atas. Apa saja ‘khasanah ilmu’ yang terungkap? Apa saja yang telah susut dan menurun kualitasnya dalam kehidupan manusia Bali?

Daftar ‘bladbadan’ di atas menyangkut persoalan dan topik pertanian, seperti ‘nyuh’ (papah-ngepah), ‘damar langit’ (bulan-pedoman menghitung kalender Bali), ‘jaka’ (ron dan tuak serta sumber gula), ‘sarin tanah’, ‘kelor’ dan ‘temu’ (khasanah tumbuhan dan pangan lainnya), ‘pasasur’ (berhitung cara Bali), ‘bodang’ (jenis anyaman), ‘tepis’ (jaring penangkap ‘bukal’ jenis kelelawar sumber pangan dan skill bertahan hidup), ‘bukal’, ‘blauk’ dll (khasanah fauna dan habitat binatang di dunia petani dan orang desa), dan seterusnya.

Masihkah kita faham semesta yang dirujuk kata-kata dalam ‘bladbadan di atas itu?

Jangankan skill mengulat ‘tepis’ dan ‘nyaring bukal’ bahkan ‘bubur sagu’ (ongol-ongol) kita sulit kita cari sekarang di Bali. Artinya, bercermin dari ungkapan-ungkapan di atas, bukan hanya kadar kebahasaan kita yang melemah dan susut, kadar kebalian dan kualitas kehidupan manusia Bali pun bisa kita takar dan uji dengan membaca ‘bladbadan’ di atas.

Kualitas-kualitas kehidupan manusia Bali banyak tersembunyi dalam ‘bladbadan’ dan berbagai ‘paribasa’ kita. Diperlukan uluran tangan kita untuk menahan dan merawat generasi kedepan agar tidak ‘majempong bebek’ dan tidak ‘metanah jalikan’ semangatnya merengkuh kedalaman ‘kebalian’ mereka masing-masing.

*Kebalian = kualitas hidup dan pemahaman konsepsi kehidupan orang Bali. (T)

Tags: Bahasa Balibaligaya hidupPeribahasa
Share16TweetSendShareSend
Previous Post

Bekas Tamparan Bapak

Next Post

Orasi Putu Wijaya: Kekalahan Sekali pun adalah Peluang Terbaik untuk Menang

Sugi Lanus

Sugi Lanus

Pembaca manuskrip lontar Bali dan Kawi. IG @sugi.lanus

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post

Orasi Putu Wijaya: Kekalahan Sekali pun adalah Peluang Terbaik untuk Menang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co