24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menakar Kadar Ke-Bali-an* Orang Bali

Sugi Lanus by Sugi Lanus
February 24, 2021
in Esai

Foto: Istimewa

— Catatan Harian Sugi Lanus 5 Maret 2017

MENGAKU orang Bali?

Masihkah kualitas kehidupan orang Bali bermutu?

Persoalan kualitas kehidupan manusia dan dan ‘kadar kebalian’ kita, bisa kita takar dengan salah satunya jujur menjawab berapa banyak kita paham ungkapan dan seberapa sering kita memakai ‘bladbadan’ di bawah ini:

– Macarang nyuh (papah-ngepah)
– Madamar di langit (bulan-bulanan-bulanan)
– Medon jaka (ron- makaronan, makurenan)
– Togog kretain (kusir-usir)
– Macermen jawa (anggur-nganggur)
– Mabuaya di tegal (alu-nglalu)
– Masarin tanah (buk-ibuk)
– Matalin radio (antenna-nganten)
– Medon klentang (kelor-lelor)
– Masaung pleting (tundak-tundak-tundik)
– Odak susu (buat-buatang)
– Nelung dasa lima (pasasur-ngangsur)
– Kubur Bali (sema-semaya)
– Makunyit di alas (temu-matemu)
– Madasar meka (rasa-rasain)
– Melalawar gerang (sager-menyanggerang)
– Mesok gedenan (bodang-ngodag-ngodag)
– Majaring bukal (tepis-nepis)
– Mablauk ngindang (capung-ngapung)
– Makutun lambang (seksek-ngaseksek)
– Matalin kendang (jangat-jengat)
– Matulang nyuh (kau-tau)
– Maraab umah (genteng – genting)
– Maraab umah (lalang-alangan)
– Muwat pandan (bagu-ngagu)
– Mabukun tiing (lawas-lawas=lama)
– Matabia cenik ( tabia krinyi-krinyi)
– Mauwat gedebong (otot-ngotot)
– Matelu patpat (pitu-mapitungan)
– Mauled jaka (ancruk-nguncrukang)
– Matapis jaka ( duk-duk=tatkala)
– Matembok di abian (pagehan-pageh)
– Matulang api (areng-bareng)
– Matalin prau (panyangcangan-cangcanga)
– Matuwak tape (berem-ngerem)
– Matumbak adegan (sunduk-unduk)
– Matumbak kamben (jaum-majauman)
– Matanah jalikan (aon-kaon)
– Matumbak lesung (lu, nglalu, nglulu)
– Matekep kuskusan ( kekeb-mengkeb)
– Matembok di carik (pundukan-unduk)
– Megambar bumi (peta-mapeta)
– Masuunan payuk (lekeh-nglekeh)
– Macarang uga ( sambilan-masambilan)
– Majeron Pura ( pura-ampura)
– Masepat kayu (garisan-rarisang)
– Mataluh nyuh (tombong-sombong)
– Majoan pancing (pales-males)
– Masiap alas (keker-ceker-ceker)
– Mabais bebek (gempel-ngempelin)
– Mapanak udang (katetes-ketes)
– Maboreh tangkah (buat-buatang)
– Mamunyin siap (makruyuk-ngruyukang)
– Mabuah wayah (jebug-jebug)
– Makutun kamben (tuma-tuman)
– Makranjang bebek (gaangan-magaang)
– Mabunga layu (mayang –sayang)
– Mapatin kadutan (danganan-dangan=gampang)
– Makalung sampi (kroncong-ngrocong)
– Mabuah kelor (klentang-klentangin)
– Majaum jaring (pangecoban-nyoba)
– Mainan blauk (capung-ngapung)
– Maadin kuud (klungah-jengah)
– Madakin Kuping (tilu-ilu=dahulu)
– Madamar bangke (angenan-mapangenan)
– Madamar di carik (kunang-kunang-matunangan)
– Madasar nasi (entip-ngintip)
– Maberuk tanah (caratan-manyaratang)
– Mawayang gadang (kresna-tresna)
– Mabaju tan palima (kutang-kutang)
– Mabungan buah (bangsah-blangsah)
– Mabawang putih (kesuna-misuna)
– Madanyuh biu (kraras-raras)
– Jaja uli-magula (abug-jebuh)
– Blulang maukir (wayang-sayang)
– Ental magulung (subeng-nyebeng)
– Gedebong tuh (kupas-upas)
– Panak cicing (kuluk-nguluk-nguluk)
– Prau gede (kapal-apal)
– Lelintah gunung (pacet-macet)
– Lelawah gedenan (bukal-ngakal)
– Tali papah (guntung-untung)
– Umah sampi (kandang-ngandang-andang)
– Gunting buah (caket-raket)
– Arjuna durian (tualen-ngelen-ngelen)
– Sibuh gedah (lumur-umur)
– Bubuh sagu (ongol-ongol-nyengongolang)
– Kertas batu (paras-raras)

Sekarang akan diurai kisi-kisi mengurainya:

– masampian pesel
Arti sejati: lis
Arti paribasa: gelisin

– matekep botol
Arti sujati: sengseng
Arti paribasa: nyrengseng

– maketel tanah
Arti sujati: caratan
Arti paribasa: manyaratang

Apa relevansinya bercermin ‘kadar kebalian’ kita dengan membaca dan melakukan rechecking ingatan dan pemahaman kita lewat ‘bladbadan’?

1. ‘Badbadan’ adalah urusan kemampuan berbahasa Bali kita. Bali-kah kita jika kehilangan kedalaman berbahasa Bali?
2. ‘Bladbadan’ terkait dengan pemahaman lingkungan, pengetahuan, konsepsi berpikir dan keterampilan bertahan hidup manusia Bali.

Tentang poin nomor 2 ini begini sekiranya penjelasannya:

Coba kembali baca ‘bladbadan’ di atas. Apa saja ‘khasanah ilmu’ yang terungkap? Apa saja yang telah susut dan menurun kualitasnya dalam kehidupan manusia Bali?

Daftar ‘bladbadan’ di atas menyangkut persoalan dan topik pertanian, seperti ‘nyuh’ (papah-ngepah), ‘damar langit’ (bulan-pedoman menghitung kalender Bali), ‘jaka’ (ron dan tuak serta sumber gula), ‘sarin tanah’, ‘kelor’ dan ‘temu’ (khasanah tumbuhan dan pangan lainnya), ‘pasasur’ (berhitung cara Bali), ‘bodang’ (jenis anyaman), ‘tepis’ (jaring penangkap ‘bukal’ jenis kelelawar sumber pangan dan skill bertahan hidup), ‘bukal’, ‘blauk’ dll (khasanah fauna dan habitat binatang di dunia petani dan orang desa), dan seterusnya.

Masihkah kita faham semesta yang dirujuk kata-kata dalam ‘bladbadan di atas itu?

Jangankan skill mengulat ‘tepis’ dan ‘nyaring bukal’ bahkan ‘bubur sagu’ (ongol-ongol) kita sulit kita cari sekarang di Bali. Artinya, bercermin dari ungkapan-ungkapan di atas, bukan hanya kadar kebahasaan kita yang melemah dan susut, kadar kebalian dan kualitas kehidupan manusia Bali pun bisa kita takar dan uji dengan membaca ‘bladbadan’ di atas.

Kualitas-kualitas kehidupan manusia Bali banyak tersembunyi dalam ‘bladbadan’ dan berbagai ‘paribasa’ kita. Diperlukan uluran tangan kita untuk menahan dan merawat generasi kedepan agar tidak ‘majempong bebek’ dan tidak ‘metanah jalikan’ semangatnya merengkuh kedalaman ‘kebalian’ mereka masing-masing.

*Kebalian = kualitas hidup dan pemahaman konsepsi kehidupan orang Bali. (T)

Tags: Bahasa Balibaligaya hidupPeribahasa
Share16TweetSendShareSend
Previous Post

Bekas Tamparan Bapak

Next Post

Orasi Putu Wijaya: Kekalahan Sekali pun adalah Peluang Terbaik untuk Menang

Sugi Lanus

Sugi Lanus

Pembaca manuskrip lontar Bali dan Kawi. IG @sugi.lanus

Related Posts

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails

Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

by Jro Gde Sudibya
April 20, 2026
0
Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

Paradigma Baru Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian Bali, Industri Pariwisata Bali "mati suri", tumbuh negatif 9,3 persen...

Read moreDetails

Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

by Cindy May Siagian
April 19, 2026
0
Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

MENURUT Suarta dan Dwipaya (2022:10), karya sastra adalah wadah untuk menuangkan gagasan dan kreativitas dari seseorang untuk mengajak pembaca mendiskusikan...

Read moreDetails
Next Post

Orasi Putu Wijaya: Kekalahan Sekali pun adalah Peluang Terbaik untuk Menang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co