SEBANYAK 490 mahasiswa baru Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali memulai kehidupan kampus melalui Malam Kreativitas Kampus dan Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Amphitheatre Living World Mall, Denpasar, Jumat, 4 September 2026.
Mengusung tema “Buka Langkah, Nyalakan Kreasi”, kegiatan tersebut dikemas sebagai ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal kampus sekaligus mengekspresikan diri. Mahasiswa aktif, alumni, dosen, dan pegawai turut hadir, membuat malam itu menjadi pertemuan awal mahasiswa baru dengan keluarga besar UPMI Bali.
Sedari pukul 17.00 WITA, mahasiswa baru mulai memenuhi area amphitheatre untuk melakukan registrasi. Sebelum acara utama dimulai, mahasiswa baru diperkenalkan dengan lingkungan akademik UPMI Bali melalui pemutaran video profil universitas, fakultas, serta testimoni alumni. Rangkaian praacara kemudian dilanjutkan dengan penampilan Trio Liku dan kuis interaktif.
Trio Liku tidak hanya menghadirkan lawakan yang mengundang tawa. Para seniman Bali itu juga menyampaikan petuah, memperkenalkan kampus, dan bernyanyi. Penampilan tersebut menjadi pengantar sebelum kegiatan memasuki rangkaian utama.
Acara utama pun dibuka dengan bumper dan Tari Svarnadhara. Suasana kemudian berubah lebih khidmat ketika seluruh peserta mengikuti pembacaan doa, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan membaca teks Pancasila. Setelah itu, rangkaian dilanjutkan dengan sambutan Ketua YPLP IKIP PGRI Bali, Rektor UPMI Bali, dan Kepala LLDIKTI Wilayah VIII.

Di hadapan mahasiswa baru, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum., selaku Rektor UPMI Bali menyampaikan pesan agar masa perkuliahan tidak hanya digunakan untuk mengejar kemampuan akademik semata, tetapi juga mengembangkan potensi dan karakter.
“Selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahasiswa baru di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jadikanlah masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk belajar, mengembangkan potensi, membangun karakter, dan manfaatkan seluruh pengalaman selama berkuliah di UPMI Bali untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan,” ujar Prof. Suarta.
Ia juga mengingatkan mahasiswa bahwa kampus akan menjadi rumah kedua selama menempuh pendidikan. Karena itu, mahasiswa baru diminta bersedia menerima arahan dan memanfaatkan setiap kesempatan belajar yang tersedia.
Menurut Prof. Suarta, empat tahun untuk menyelesaikan pendidikan S-1 bukanlah waktu yang panjang. Mahasiswa perlu memiliki target agar masa kuliah berlalu dengan pencapaian yang jelas.
“Jangan terlalu berdamai dengan waktu, tapi fokus untuk mencapai tujuan,” katanya.
Prof. Suarta menambahkan, perguruan tinggi bukan hanya tempat mengasah kemampuan akademik dan memperoleh ilmu pengetahuan. Kehidupan kampus juga menjadi ruang untuk membentuk karakter dan mengembangkan keterampilan. Karena itu, mahasiswa didorong aktif mengikuti berbagai kegiatan di luar perkuliahan.
Pesan serupa disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPU, ASEAN.Eng. Ia mengingatkan mahasiswa baru mengenai posisi generasi muda dalam bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
“Sekarang adik-adik berada di bonus demografi, sehingga saya harapkan agar memanfaatkan momen ini sebagai ujung tombak agen perubahan,” katanya.

Pembukaan PKKMB kemudian ditandai dengan pengenaan atribut kepada perwakilan mahasiswa baru. Seremonial tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pengenalan kehidupan kampus bagi 490 mahasiswa baru UPMI Bali.
Setelah itu, panggung kembali diisi oleh Prof. Suarta, Gek Is, dan Gek Mirah yang membawakan lagu-lagu populer. Persembahan kemudian dilanjutkan dengan Tari Harmoni Nusantara, serta kuis-kuis interaktif.
Puncak Malam Kreativitas Kampus itu pun hadir ketika Lolot Band naik ke panggung. Selama sekitar satu jam, penampilan itu membangkitkan suasana amphitheatre yang sejak sore telah dipenuhi mahasiswa dan penonton. Para penggemar Lolot Band yang hadir turut menikmati pertunjukan hingga akhir.
Malam itu akhirnya menjadi lebih dari sekadar pembukaan PKKMB. Bagi 490 mahasiswa baru, kegiatan tersebut menjadi perjumpaan pertama dengan lingkungan akademik sekaligus warga kampus yang akan mereka temui selama menempuh pendidikan di UPMI Bali.[T]
Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole





























