6 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Arsitektur Bali Bukan Sekadar Pilihan Desain —Mengapa Begitu?

I Gede Janitra Rad Winatha by I Gede Janitra Rad Winatha
June 6, 2026
in Esai
Arsitektur Bali Bukan Sekadar Pilihan Desain —Mengapa Begitu?

Arsitektur Bali | Sumber foto: Canva

JIKA seseorang ditanya mengapa datang ke Bali, jarang sekali jawabannya karena ingin melihat gedung tinggi, kawasan bisnis modern, atau deretan bangunan pencakar langit. Orang datang ke Bali karena sesuatu yang berbeda. Mereka datang untuk melihat kebudayaan yang masih hidup, lanskap yang khas, tradisi yang lestari, dan bangunan-bangunan yang memiliki karakter yang tidak ditemukan di banyak tempat lain di dunia.

Karena itu, Bali tidaklah mempertontonkan gedung yang tinggi atau beton yang besar, melainkan Bali senantiasa diidentikan dengan budaya yang hidup dalam diri maupun arsitekturnya. Ketika berbicara mengenai pembangunan gedung di Bali, sesungguhnya yang sedang dibicarakan dan dipertaruhkan adalah identitas Bali itu sendiri.

Banyak orang mungkin belum mengetahui bahwa Bali memiliki aturan khusus yang mengatur arsitektur bangunan gedung, yaitu Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2005 tentang Persyaratan Arsitektur Bangunan Gedung. Ketika membaca konsideran atau alasan pembentukan peraturan tersebut, terlihat jelas bahwa Pemerintah Provinsi Bali memahami bangunan bukan hanya sebagai struktur fisik.

Peraturan tersebut secara tegas menyebutkan bahwa bangunan gedung memiliki fungsi-fungsi kultural dan fungsi-fungsi arsitektural. Bahkan disebutkan pula bahwa bangunan dapat mempengaruhi pencitraan identitas kultural suatu masyarakat, termasuk masyarakat Bali yang memiliki karakter budaya khas yang dijiwai oleh Agama Hindu.

Kalimat ini sangat penting, sebab selama ini banyak orang menganggap budaya hanya hadir dalam bentuk upacara, tarian, pakaian adat, atau kesenian. Padahal wajah suatu daerah juga dibentuk oleh bangunan yang berdiri di atas tanahnya. Ketika seseorang tiba di Bali, kesan pertama yang dilihat bukan hanya masyarakatnya, tetapi juga ruang hidup yang dibangun oleh masyarakat tersebut. Karena itulah arsitektur Bali tidak pernah sekadar berbicara mengenai bentuk bangunan.

Di dalam tradisi Bali terdapat konsep Asta Kosala Kosali, sebuah pedoman arsitektur tradisional yang mengatur tata letak, orientasi ruang, ukuran bangunan, hingga hubungan antara manusia, alam, dan lingkungan sekitarnya. Dalam konsep ini, bangunan tidak dipandang sebagai benda mati yang dibangun hanya untuk memenuhi kebutuhan fungsional. Bangunan dipahami sebagai bagian dari sistem kehidupan yang harus harmonis dengan alam dan nilai-nilai spiritual masyarakat.

Asta Kosala Kosali juga tidak berdiri sendiri. Di dalamnya terdapat berbagai konsep yang dikenal masyarakat Bali seperti Tri Hita Karana, Tri Mandala, Tri Angga, hingga hubungan antara Bhuana Alit dan Bhuana Agung. Karena itu, membangun dalam perspektif Bali sejatinya bukan hanya soal membangun ruang, tetapi juga menjaga keseimbangan.

Saya melihat inilah yang kemudian diterjemahkan ke dalam Perda Nomor 5 Tahun 2005. Perda tersebut mengangkat nilai-nilai yang telah hidup dalam masyarakat Bali selama berabad-abad ke dalam bentuk hukum yang mengikat.

Dalam pengalaman saya mendampingi berbagai proses perizinan usaha dan bangunan di Bali, masih cukup banyak investor yang menganggap arsitektur Bali hanya sebagai tambahan desain atau formalitas administratif.

Namun ketika memasuki tahap verifikasi barulah mereka menyadari bahwa perizinan bangunan bukanlah hal administratif semata. Dalam proses penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) maupun Sertifikat Laik Fungsi (SLF), aspek arsitektur Bali menjadi salah satu hal yang diperhatikan oleh pemerintah daerah. Pada tahapan verifikasi yang dilakukan oleh Tim Penilai Teknis (TPT) maupun pihak-pihak yang terlibat dalam penilaian bangunan, salah satu aspek yang sejak awal diperiksa adalah apakah rancangan bangunan tersebut telah mencerminkan karakter arsitektur Bali sebagaimana yang diamanatkan dalam Perda Nomor 5 Tahun 2005 sehingga kewajiban penerapan aristektur Bali bukan hanya persoalan budaya semata melainkan bagian dari kepatuhan hukum, bahkan komitmen arsitektur ini juga menjadi concern dari Pansus TRAP (Tata Ruang, Aset, dan Perizinan) oleh DPRD Bali yang dibentuk sebagai respons atas maraknya pembangunan yang tidak sesuai ketentuan, alih fungsi lahan produktif, dan masalah pengelolaan aset.

Oleh karena itu, setiap pihak yang ingin berinvestasi di Bali perlu memahami bahwa investasi di Bali memiliki karakter yang berbeda dibandingkan banyak daerah lainnya. Bali terbuka terhadap investasi. Bali membutuhkan pembangunan. Bali membutuhkan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi. Namun investasi yang hadir di Bali juga wajib menghormati aturan dan karakter daerah tempat investasi tersebut dijalankan.

Jangan sampai logikanya dibalik. Jangan sampai Bali dipaksa menyesuaikan diri dengan investasi, padahal seharusnya investasilah yang menyesuaikan diri dengan Bali. Pembangunan boleh berjalan, teknologi boleh berkembang, dan investasi boleh masuk, tetapi identitas Bali tidak boleh ikut hilang di dalamnya.

Di tengah pesatnya pembangunan hotel, vila, kawasan komersial, dan berbagai proyek baru di Bali, komitmen terhadap arsitektur Bali justru menjadi semakin penting. Sebab ancaman terbesar terhadap identitas suatu daerah diawali oleh pergeseran penerapan melalui perubahan-perubahan kecil yang terus berlangsung hingga akhirnya dianggap biasa.

Pada akhirnya, Perda Nomor 5 Tahun 2005 ini adalah pernyataan sikap bahwa Bali memilih untuk tetap berkembang tanpa kehilangan dirinya sendiri. Karena Bali tidak pernah dikenal dunia karena gedung-gedungnya yang tingg melainkan karena kemampuannya menjaga identitas di tengah arus perubahan zaman.

Maka jika ingin berinvestasi di Bali, pahamilah Bali. Jika ingin membangun di Bali, bangunlah dengan menghormati Bali. Sebab yang sedang dijaga oleh aturan ini adalah wajah Bali untuk generasi yang akan datang. [T]

Penulis: : I Gede Janitra Rad Winatha
Editor: Adnyana Ole

Tags: arsitekturarsitektur balibali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

Next Post

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

I Gede Janitra Rad Winatha

I Gede Janitra Rad Winatha

Legal consultant yang tinggal dan bekerja di Bali. Selain aktif di bidang hukum, ia memiliki perhatian pada berbagai isu sosial, politik, pembangunan daerah, pemenuhan hak anak, dan pelestarian budaya Bali. Baginya, ruang publik perlu diisi oleh gagasan-gagasan yang segar, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga mampu mendorong lahirnya diskusi yang sehat serta bermanfaat bagi masyarakat.

Related Posts

Bali, Surga dengan Kemacetan Kronis

by Agung Sudarsa
August 6, 2026
0
Bali, Surga dengan Kemacetan Kronis

Dampak Pembangunan Brutal dan Ugal-ugalan, Ledakan Kendaraan Tanpa Jeda, atau Buruknya Transportasi Umum? "Sanur makin macet, namun kenapa fasilitas wisata...

Read moreDetails

Puisi dan Heidegger: Membebaskan Kata dari Cengkeraman Teknokrasi

by Arief Rahzen
August 6, 2026
0
Puisi dan Heidegger: Membebaskan Kata dari Cengkeraman Teknokrasi

COBA hentikan sejenak geseran jempol Anda di atas layar gawai. Di luar sana, dunia hari ini bergerak dalam ritme yang...

Read moreDetails

Menjadi Lebih “Sakti” di Luar Jembrana

by Angga Wijaya
August 6, 2026
0
Menjadi Lebih “Sakti” di Luar Jembrana

KALIMAT itu masih saya ingat dengan jelas. Mendiang Bang D.S. Putra mengucapkannya suatu sore, ketika kami berbincang santai bersama beberapa...

Read moreDetails

Pertemuan Rutin, Agenda Lama: Pilkada Lewat DPRD, Lagi

by Luthfi Hasanal Bolqiah
August 5, 2026
0
Sepiring Nasi, Sekeping Legitimasi

PERTEMUAN itu seharusnya selesai sebagai berita protokoler. Pada Senin, 3 Agustus 2026, jajaran pimpinan MPR datang ke Istana Kepresidenan. Mereka...

Read moreDetails

NOL KILOMETER ̶S̶I̶N̶G̶A̶R̶A̶J̶A̶ BULELENG : Titik Start Berbenah, Bukan Sekadar Bersolek dan Beautifikasi

by Sugi Lanus
August 4, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

ADA banyak sambutan positif dan keceriaan di tengah peresmian tugu Nol Kilometer di depan Kantor Bupati Buleleng. Titik yang dibenahi...

Read moreDetails

Presiden di Dalam Kepala Saya

by Angga Wijaya
August 3, 2026
0
Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

Read moreDetails

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

by Chusmeru
August 3, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

Read moreDetails

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails
Next Post
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bali, Surga dengan Kemacetan Kronis
Esai

Bali, Surga dengan Kemacetan Kronis

Dampak Pembangunan Brutal dan Ugal-ugalan, Ledakan Kendaraan Tanpa Jeda, atau Buruknya Transportasi Umum? "Sanur makin macet, namun kenapa fasilitas wisata...

by Agung Sudarsa
August 6, 2026
Puisi dan Heidegger: Membebaskan Kata dari Cengkeraman Teknokrasi
Esai

Puisi dan Heidegger: Membebaskan Kata dari Cengkeraman Teknokrasi

COBA hentikan sejenak geseran jempol Anda di atas layar gawai. Di luar sana, dunia hari ini bergerak dalam ritme yang...

by Arief Rahzen
August 6, 2026
Menjadi Lebih “Sakti” di Luar Jembrana
Esai

Menjadi Lebih “Sakti” di Luar Jembrana

KALIMAT itu masih saya ingat dengan jelas. Mendiang Bang D.S. Putra mengucapkannya suatu sore, ketika kami berbincang santai bersama beberapa...

by Angga Wijaya
August 6, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Kencan Pertama di Kafe Pinggir Sungai

KENCAN pertama untuk sebagian besar orang dianggap sesuatu yang mendebarkan. Begitu pun yang dirasakan Heru Pambudi dan Tuty Rosdiana. Belum...

by Chusmeru
August 6, 2026
Tabuh Pategak Saraswati: Lahir Dari Pengetahuan Audial Tabuh Pat Parianom Desa Adat Batur
Ulas Musik

Tabuh Pategak Saraswati: Lahir Dari Pengetahuan Audial Tabuh Pat Parianom Desa Adat Batur

SENIN tanggal 3 Agustus 2026 Institut Seni Indonesia (ISI) BALI melalui program Diseminasi Penelitian, Penciptaan, dan Diseminasi Seni-Desain (P2DSD) tahun...

by Wayan Diana Putra
August 5, 2026
Sepiring Nasi, Sekeping Legitimasi
Esai

Pertemuan Rutin, Agenda Lama: Pilkada Lewat DPRD, Lagi

PERTEMUAN itu seharusnya selesai sebagai berita protokoler. Pada Senin, 3 Agustus 2026, jajaran pimpinan MPR datang ke Istana Kepresidenan. Mereka...

by Luthfi Hasanal Bolqiah
August 5, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

BENEFICIAL OWNERSHIP (BO) ——Ketika Perseroan Menjadi Topeng Kepemilikan

"Di atas kertas, pemegang saham dapat berganti. Namun kendali sesungguhnya sering kali tetap berada di tangan orang yang tidak pernah...

by I Made Pria Dharsana
August 5, 2026
Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin
Khas

Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin

TAK bisa dipungkiri, "Under the Spell of the Batur Volcano" adalah sebuah buku penting tentang Batur. Dalam buku itu Batur...

by Wahyu Mahaputra
August 5, 2026
Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  
Khas

Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

SAYA bersyukur  menjadi Panyarikan Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Kuta Selatan merangkap sebagai Kepala Sekolah yang membina  remaja SMA. Posisi...

by I Nyoman Tingkat
August 4, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

NOL KILOMETER ̶S̶I̶N̶G̶A̶R̶A̶J̶A̶ BULELENG : Titik Start Berbenah, Bukan Sekadar Bersolek dan Beautifikasi

ADA banyak sambutan positif dan keceriaan di tengah peresmian tugu Nol Kilometer di depan Kantor Bupati Buleleng. Titik yang dibenahi...

by Sugi Lanus
August 4, 2026
Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita
Ulas Pentas

Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita

Di Ambang Dualitas Eksistensial Dalam ruang pertunjukan yang temaram, pendar cahaya proyektor perlahan menghidupkan bidang panggung. Karya pertunjukan bertajuk DWI...

by Dewa Made Ari Kurniawan
August 4, 2026
Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia
Khas

Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia

TIM Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, yang diketuai oleh Ashlikhatul Fuaddah, pada Sabtu, 25 Juli 2026 menyelenggarakan kegiatan...

by Ashlikhatul Fuaddah
August 4, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co