23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengenal Puisi, Mengenal Proses Penciptaannya | Workshop Yayasan Sadewa untuk Komunitas Disabilitas Tuna Netra

tatkala by tatkala
February 14, 2025
in Budaya
Mengenal Puisi, Mengenal Proses Penciptaannya | Workshop Yayasan Sadewa untuk Komunitas Disabilitas Tuna Netra

Nanoq da Kansas saat memaparkan materi workshop

PUISI adalah ungkapan perasaan manusia yang diabadikan dalam bentuk kata-kata indah yang menyentuh hati. Puisi dapat membangkitkan beragam emosi seperti rasa bahagia, sedih, marah maupun cinta. Puisi juga dapat menjadi alat untuk menyampaikan kritik sosial sehingga diharapkan dapat mendorong perubahan.

Bagi pencipta karya sastra, dalam hal ini penulis puisi, bisa mengompilasi karya-karyanya tidak hanya dalam bentuk buku antologi puisi, namun juga bisa menciptakan kemasan baru yaitu menggabungkan puisi dengan musik, hingga menjadi karya baru, yaitu musikalisasi puisi.

Hal inilah yang membuat Ryan Indra Darmawan, Ketua Yayasan Kesenian Sadewa Bali, atau bisa disebut Yayasan Sadewa saja, untuk menggagas acara kreatif dalam kemasan workshop bertajuk ‘Pengenalan Puisi dan Proses Kreatif’.

Adapun workshop yang digelar Sabtu, 8 Februari 2025 ini, menghadirkan dua narasumber yang ahli dalam penulisan puisi dan karya kreatif. Mereka adalah Nanoq da Kansas dan Dadi Reza Pujiadi yang sudah berbagi ilmu dan pengalaman pada peserta, yaitu teman-teman dari komunitas disabilitas tuna netra.

Teman-teman komunitas disabilitas tuna netra saat mengikuti workshop | Foto: Dok. Yayaysan Sadewa

Nanoq da Kansas adalah seorang Penulis, Budayawan dan Seniman, yang sudah banyak melahirkan karya sastra dalam bentuk puisi, cerpen, novel, naskah teater dan artikel budaya.

Nanoq juga aktif dalam seni teater dengan mendirikan Bali Eksperimental Teater tahun 1993 dan Komunitas Kertas Budaya tahun 1998. Hingga saat ini Nanoq tetap aktif menjadi narasumber dalam beragam kegiatan kesenian dan temu budaya.

Materi workshop yang disampaikan Nanoq, sebagai narasumber pertama, lebih menekankan pada penghayatan perasaan saat menulis kata-kata indah dalam puisi. Bagaimana puisi itu dapat tercipta, karena butuh perasaan dan penghayatan untuk menciptakannya. “Puisi bisa disimpulkan sebagai bentuk ungkapan perasaan dengan kalimat yang disusun dengan kata-kata terpilih,” demikian disampaikan Nanoq.

Ryan Indra Darmawan selaku Ketua Yayasan Sadewa bersama Nanoq da Kansas, selaku narasumber dalam workshop pengenalan puisi | Foto: Dok. Yayasan Sadewa

Nanoq sangat mengapresiasi diselenggarakannya workshop ini.

“Workshop seperti ini bagus, karena jarang sekali yang menggelar workshop bertema pengenalan puisi, dan pesertanya pun dari komunitas disabilitas tuna netra, suatu bentuk kepedulian yang baik dan pastinya berkesan buat mereka,” ungkapnya. Sebelum mengakhiri sesi materinya, Nanoq berpesan pada teman-teman disabilitas tuna netra, “Jangan takut untuk memulai menulis puisi, jangan terpaku pada teori. Puisi adalah ungkapan perasaan yang jujur, tidak berlebihan,” kata Nanoq.

Narasumber berikutnya Dadi Reza Pujiadi, adalah seorang sutradara, penulis dan penggiat seni. Saat masih tinggal di Bali, Dadi aktif dalam banyak judul pementasan teater, ia juga mendirikan Grup Teater Lah pada Tahun 2007. Pengalamannya sebagai sutradara adalah pada pementasan teater berjudul Antigone, Lysistrata, Gol dan lainnya. Pindah ke Jakarta, Dadi tetap melanjutkan kegiatan berkeseniannya dengan aktif sebagai Stage Manager di Teater Populer Jakata 2009. Hingga sekarang ia masih suka menulis puisi dan cepen. Hobinya menulis, membuatnya merambah ke dunia perfilman nasional sebagai penulis skenario.

Dalam workshop, Dadi Reza Pujiadi lebih mengedepankan proses kreativitas dalam seni, terutama untuk mengembangkan imajinasi dan ekspresi diri.

“Proses kreativitas itu tak luput dari beberapa faktor yang mendukung, seperti lingkungan dan kebiasaan sehari-hari. Perlu diperhatikan juga beberapa tantangan dalam menciptakam karya seni kreatif, misal hindari ketakutan akan dikritik, jika dikritik jadikan sebagai masukan konstruktif. Selain itu, kurangnya waktu dan sumber daya, solusinya adalah dengan lebih bijak mengatur waktu. Tantangan berikutnya adalah tekanan untuk memenuhi ekspektasi, antisipasinya adalah dengan mencari sumber daya alternatif atau berkolaborasi,” demikian yang dipaparkan Dadi pada peserta workshop.

Dadi Reza Pujiadi saat memberi pemaparan materi workshop | Foto: Dok. Yayasan Sadewa

Dadi sangat mengapresiasi Yayasan Sadewa yang sudah mengundangnya sebagai narasumber, “Menyenangkan bisa berbagi energi kreatif dengan teman-teman komunitas disabilitas tuna netra yang sangat antusias memiliki hasrat ingin tahu dan belajar, sehingga mereka pantas mendapat apresiasi yang tinggi, begitu pun dengan penggagas acara ini yaitu Yayasan Sadewa.”

Workshop kreatif ini diikuti 30 peserta komunitas disabilitas tuna netra, yang kemudian dibagi menjadi 5 kelompok, masing-masing beranggotakan 6 orang. Mereka nantinya akan membawakan karya musikalisasi puisi sebanyak 2 karya untuk masing-masing kelompok, dalam acara pementasan musikalisasi puisi yang akan berlangsung di Gedung Dharma Negara Alaya pada tanggal 11 Mei 2025 mendatang.

“Tujuan workshop ini untuk memberi materi pada teman-teman disabilitas tuna netra, tentang pengenalan karya sastra puisi, dan juga proses kreatif dalam produksi musikalisasi puisi. Agar mereka paham dan mengerti bagaimana proses kreatif dari penciptaan karya sastra puisi, proses kreatif aransemen musik, hingga menjdi sebuah karya baru yaitu muspus atau musikalisasi puisi, yang dapat dinikmati banyak orang dalam versi berbeda,” ungkap Ryan, yang juga pendiri Teater Sadewa. “Workshop ini merupakan salah satu agenda kegiatan proses produksi album musikalisasi puisi dan pentas musikalisasi puisi dari komunitas disabilitas tuna netra, yang akan diselenggarakan 11 Mei 2025,” imbuhnya.

Sebagai Ketua Yayasan Sadewa, Ryan sangat peduli dengan komunitas disabilitas tuna netra ini, yang sejatinya perlu dirangkul dalam beragam kegiatan positif, terutama kegiatan berkesenian.

Ryan Indra Darmawan selaku Ketua Yayasan Sadewa bersama Dadi Rrza Pujiadi selaku narasumber workshop pengenalan puisi dan proses kreatif | Foto: Dok. Yayasan Sadewa

“Kegiatan ini merupakan hal baru bagi kami sebagai penyelenggara, dalam memberikan ruang pada teman-teman disabilitas yang awalnya belum tahu puisi, atau paling tidak hanya bisa membaca puisi, namun dengan adanya workshop ini, bisa membuat mereka jadi bergairah dan merangsang mereka dalam proses pembuatan karya puisi dalam bentuk yang lain,” jelas Ryan.

Pada hari H pementasan musikalisasi puisi nanti, Yayasan Sadewa juga akan menggelar event regular tahunan bertajuk Bali Creative Competition ke-6. Di mana sebelumnya event serupa sudah diselenggarapan dari tahun ke tahun.

Teman-teman komunitas disabilitas tuna netra bersama narasumber dan panitia workshop | Foto: Dok. Yayasan Sadewa

Tak hanya Teater Sadewa, Yayasan Sadewa yang didirikan Ryan sejak tahun 2013 dan kemudian resmi berbadan hukum sejak tahun 2020 ini, juga menjadi payung lembaga kursus pelatihan bernama Luh Muani Academy yang disingkat LMA. Ada beragam kelas pelatihan yang ditawarkan LMA yaitu kelas MC, modeling, acting, seni suara (menyanyi), seni tari dan seni musik. [T][dp]

Reporter/Penulis: Rilis/dp
Editor: Adnyana Ole

Memperdebatkan Kembali Tentang Alat Musik Akustik dalam Musikalisasi Puisi
Tahap-tahap Alih Wahana Karya Sastra ke Musikalisasi Puisi | Dari Pekan Raya Cipta Karya Mahima
Mengenai Puisi, Chiffer, dan Lain-lain
Tags: musikalisasi puisiNanoq da KansasPuisiYayasan Sadewa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

PARWATA BERPULANG — BALI KEHILANGAN TAKSU

Next Post

Edukasi Pencegahan Sejak Dini Terhadap Penyakit Jantung | Kolaborasi RS Kasih Ibu dan AMSI Bali

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails
Next Post
Edukasi Pencegahan Sejak Dini Terhadap Penyakit Jantung | Kolaborasi RS Kasih Ibu dan AMSI Bali

Edukasi Pencegahan Sejak Dini Terhadap Penyakit Jantung | Kolaborasi RS Kasih Ibu dan AMSI Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co