6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengenal Puisi, Mengenal Proses Penciptaannya | Workshop Yayasan Sadewa untuk Komunitas Disabilitas Tuna Netra

tatkala by tatkala
February 14, 2025
in Budaya
Mengenal Puisi, Mengenal Proses Penciptaannya | Workshop Yayasan Sadewa untuk Komunitas Disabilitas Tuna Netra

Nanoq da Kansas saat memaparkan materi workshop

PUISI adalah ungkapan perasaan manusia yang diabadikan dalam bentuk kata-kata indah yang menyentuh hati. Puisi dapat membangkitkan beragam emosi seperti rasa bahagia, sedih, marah maupun cinta. Puisi juga dapat menjadi alat untuk menyampaikan kritik sosial sehingga diharapkan dapat mendorong perubahan.

Bagi pencipta karya sastra, dalam hal ini penulis puisi, bisa mengompilasi karya-karyanya tidak hanya dalam bentuk buku antologi puisi, namun juga bisa menciptakan kemasan baru yaitu menggabungkan puisi dengan musik, hingga menjadi karya baru, yaitu musikalisasi puisi.

Hal inilah yang membuat Ryan Indra Darmawan, Ketua Yayasan Kesenian Sadewa Bali, atau bisa disebut Yayasan Sadewa saja, untuk menggagas acara kreatif dalam kemasan workshop bertajuk ‘Pengenalan Puisi dan Proses Kreatif’.

Adapun workshop yang digelar Sabtu, 8 Februari 2025 ini, menghadirkan dua narasumber yang ahli dalam penulisan puisi dan karya kreatif. Mereka adalah Nanoq da Kansas dan Dadi Reza Pujiadi yang sudah berbagi ilmu dan pengalaman pada peserta, yaitu teman-teman dari komunitas disabilitas tuna netra.

Teman-teman komunitas disabilitas tuna netra saat mengikuti workshop | Foto: Dok. Yayaysan Sadewa

Nanoq da Kansas adalah seorang Penulis, Budayawan dan Seniman, yang sudah banyak melahirkan karya sastra dalam bentuk puisi, cerpen, novel, naskah teater dan artikel budaya.

Nanoq juga aktif dalam seni teater dengan mendirikan Bali Eksperimental Teater tahun 1993 dan Komunitas Kertas Budaya tahun 1998. Hingga saat ini Nanoq tetap aktif menjadi narasumber dalam beragam kegiatan kesenian dan temu budaya.

Materi workshop yang disampaikan Nanoq, sebagai narasumber pertama, lebih menekankan pada penghayatan perasaan saat menulis kata-kata indah dalam puisi. Bagaimana puisi itu dapat tercipta, karena butuh perasaan dan penghayatan untuk menciptakannya. “Puisi bisa disimpulkan sebagai bentuk ungkapan perasaan dengan kalimat yang disusun dengan kata-kata terpilih,” demikian disampaikan Nanoq.

Ryan Indra Darmawan selaku Ketua Yayasan Sadewa bersama Nanoq da Kansas, selaku narasumber dalam workshop pengenalan puisi | Foto: Dok. Yayasan Sadewa

Nanoq sangat mengapresiasi diselenggarakannya workshop ini.

“Workshop seperti ini bagus, karena jarang sekali yang menggelar workshop bertema pengenalan puisi, dan pesertanya pun dari komunitas disabilitas tuna netra, suatu bentuk kepedulian yang baik dan pastinya berkesan buat mereka,” ungkapnya. Sebelum mengakhiri sesi materinya, Nanoq berpesan pada teman-teman disabilitas tuna netra, “Jangan takut untuk memulai menulis puisi, jangan terpaku pada teori. Puisi adalah ungkapan perasaan yang jujur, tidak berlebihan,” kata Nanoq.

Narasumber berikutnya Dadi Reza Pujiadi, adalah seorang sutradara, penulis dan penggiat seni. Saat masih tinggal di Bali, Dadi aktif dalam banyak judul pementasan teater, ia juga mendirikan Grup Teater Lah pada Tahun 2007. Pengalamannya sebagai sutradara adalah pada pementasan teater berjudul Antigone, Lysistrata, Gol dan lainnya. Pindah ke Jakarta, Dadi tetap melanjutkan kegiatan berkeseniannya dengan aktif sebagai Stage Manager di Teater Populer Jakata 2009. Hingga sekarang ia masih suka menulis puisi dan cepen. Hobinya menulis, membuatnya merambah ke dunia perfilman nasional sebagai penulis skenario.

Dalam workshop, Dadi Reza Pujiadi lebih mengedepankan proses kreativitas dalam seni, terutama untuk mengembangkan imajinasi dan ekspresi diri.

“Proses kreativitas itu tak luput dari beberapa faktor yang mendukung, seperti lingkungan dan kebiasaan sehari-hari. Perlu diperhatikan juga beberapa tantangan dalam menciptakam karya seni kreatif, misal hindari ketakutan akan dikritik, jika dikritik jadikan sebagai masukan konstruktif. Selain itu, kurangnya waktu dan sumber daya, solusinya adalah dengan lebih bijak mengatur waktu. Tantangan berikutnya adalah tekanan untuk memenuhi ekspektasi, antisipasinya adalah dengan mencari sumber daya alternatif atau berkolaborasi,” demikian yang dipaparkan Dadi pada peserta workshop.

Dadi Reza Pujiadi saat memberi pemaparan materi workshop | Foto: Dok. Yayasan Sadewa

Dadi sangat mengapresiasi Yayasan Sadewa yang sudah mengundangnya sebagai narasumber, “Menyenangkan bisa berbagi energi kreatif dengan teman-teman komunitas disabilitas tuna netra yang sangat antusias memiliki hasrat ingin tahu dan belajar, sehingga mereka pantas mendapat apresiasi yang tinggi, begitu pun dengan penggagas acara ini yaitu Yayasan Sadewa.”

Workshop kreatif ini diikuti 30 peserta komunitas disabilitas tuna netra, yang kemudian dibagi menjadi 5 kelompok, masing-masing beranggotakan 6 orang. Mereka nantinya akan membawakan karya musikalisasi puisi sebanyak 2 karya untuk masing-masing kelompok, dalam acara pementasan musikalisasi puisi yang akan berlangsung di Gedung Dharma Negara Alaya pada tanggal 11 Mei 2025 mendatang.

“Tujuan workshop ini untuk memberi materi pada teman-teman disabilitas tuna netra, tentang pengenalan karya sastra puisi, dan juga proses kreatif dalam produksi musikalisasi puisi. Agar mereka paham dan mengerti bagaimana proses kreatif dari penciptaan karya sastra puisi, proses kreatif aransemen musik, hingga menjdi sebuah karya baru yaitu muspus atau musikalisasi puisi, yang dapat dinikmati banyak orang dalam versi berbeda,” ungkap Ryan, yang juga pendiri Teater Sadewa. “Workshop ini merupakan salah satu agenda kegiatan proses produksi album musikalisasi puisi dan pentas musikalisasi puisi dari komunitas disabilitas tuna netra, yang akan diselenggarakan 11 Mei 2025,” imbuhnya.

Sebagai Ketua Yayasan Sadewa, Ryan sangat peduli dengan komunitas disabilitas tuna netra ini, yang sejatinya perlu dirangkul dalam beragam kegiatan positif, terutama kegiatan berkesenian.

Ryan Indra Darmawan selaku Ketua Yayasan Sadewa bersama Dadi Rrza Pujiadi selaku narasumber workshop pengenalan puisi dan proses kreatif | Foto: Dok. Yayasan Sadewa

“Kegiatan ini merupakan hal baru bagi kami sebagai penyelenggara, dalam memberikan ruang pada teman-teman disabilitas yang awalnya belum tahu puisi, atau paling tidak hanya bisa membaca puisi, namun dengan adanya workshop ini, bisa membuat mereka jadi bergairah dan merangsang mereka dalam proses pembuatan karya puisi dalam bentuk yang lain,” jelas Ryan.

Pada hari H pementasan musikalisasi puisi nanti, Yayasan Sadewa juga akan menggelar event regular tahunan bertajuk Bali Creative Competition ke-6. Di mana sebelumnya event serupa sudah diselenggarapan dari tahun ke tahun.

Teman-teman komunitas disabilitas tuna netra bersama narasumber dan panitia workshop | Foto: Dok. Yayasan Sadewa

Tak hanya Teater Sadewa, Yayasan Sadewa yang didirikan Ryan sejak tahun 2013 dan kemudian resmi berbadan hukum sejak tahun 2020 ini, juga menjadi payung lembaga kursus pelatihan bernama Luh Muani Academy yang disingkat LMA. Ada beragam kelas pelatihan yang ditawarkan LMA yaitu kelas MC, modeling, acting, seni suara (menyanyi), seni tari dan seni musik. [T][dp]

Reporter/Penulis: Rilis/dp
Editor: Adnyana Ole

Memperdebatkan Kembali Tentang Alat Musik Akustik dalam Musikalisasi Puisi
Tahap-tahap Alih Wahana Karya Sastra ke Musikalisasi Puisi | Dari Pekan Raya Cipta Karya Mahima
Mengenai Puisi, Chiffer, dan Lain-lain
Tags: musikalisasi puisiNanoq da KansasPuisiYayasan Sadewa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

PARWATA BERPULANG — BALI KEHILANGAN TAKSU

Next Post

Edukasi Pencegahan Sejak Dini Terhadap Penyakit Jantung | Kolaborasi RS Kasih Ibu dan AMSI Bali

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
0
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

Read moreDetails

Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

GUBERNUR Bali secara resmi menutup pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu 28 Pebruari...

Read moreDetails

Selama Bulan Bahasa Bali 2026, Penyuluh Bahasa Bali Berhasil Konservasi 486 Cakep Lontar

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
179 Cakep Lontar Terawat dengan Baik di Gria Ida Pedanda Gede Made Gunung

SELAMA pelaksanaan Bulan Bahasa Bali, Februari 2026, Penata Layanan Operasional (Penyuluh Bahasa Bali) Dinas Kebudayaan Provinsi Bali berhasil melakukan konservasi dan...

Read moreDetails

‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

ANAK-anak yang terdiri dari laki-laki dan perempuan duduk melantai di Wantilan Taman Budaya Propinsi Bali. Meski dari sekolah yang berbeda,...

Read moreDetails

Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

STAND Gotra Pangusada Bali yang ada dalam pameran Bulan Bahasa Bali VIII menjadi favorit pengunjung. Sejak pameran itu dibuka bersamaan...

Read moreDetails

‘Malajah Sambil Mapalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak Ceria Belajar dan Bermain

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
‘Malajah Sambil Mapalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak Ceria Belajar dan Bermain

PERCAYA atau tidak, agenda malajah sambil maplalianan (belajar sambal bermain) di ajang Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 menjadi favorit...

Read moreDetails

Warisan Lontar di Jembrana: I Ketut Arnyana Simpan 28 Cakep dan Tika Kuno

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
Warisan Lontar di Jembrana: I Ketut Arnyana Simpan 28 Cakep dan Tika Kuno

Rumah I Ketut Arnyana di Banjar Batuagung, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, mendadak menjadi pusat konservasi dan digitalisasi lontar, Rabu (25/2/2026)....

Read moreDetails

Workshop ‘Mababaosan Basa Bali’ untuk  OPD dan Penyiar Agar  Tak Takut Rapat Hari Kamis

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
Workshop ‘Mababaosan Basa Bali’ untuk  OPD dan Penyiar Agar  Tak Takut Rapat Hari Kamis

PEMERINTAH Provinsi Bali mewajibkan penggunaan Bahasa Bali setiap hari Kamis. Kebijakan itu sempat membuat sebagian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) takut...

Read moreDetails

Penyuluh Bahasa Bali Temukan Saduran Lontar Sutasoma Tahun 1855 di Gria Suksuk Sibangkaja

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
Penyuluh Bahasa Bali Temukan Saduran Lontar Sutasoma Tahun 1855 di Gria Suksuk Sibangkaja

Konservasi, identifikasi dan digitalisasi lontar serangkaian dengan Bulan Bahasa Bali VIII kini berlanjut ke Kabupaten Badung. Kegiatan tersebut dipusatkan di...

Read moreDetails

Enam Wimbakara Serentak di Bulan Bahasa Bali 2026, Pengunjung pun Bingung Memilih

by Nyoman Budarsana
February 23, 2026
0
Enam Wimbakara Serentak di Bulan Bahasa Bali 2026, Pengunjung pun Bingung Memilih

Sebanyak enam lomba lintas generasi memikat perhatian pengunjung dalam rangkaian Bulan Bahasa Bali VIII, Sabtu (21/2/2026). Ragam wimbakara (lomba) yang...

Read moreDetails
Next Post
Edukasi Pencegahan Sejak Dini Terhadap Penyakit Jantung | Kolaborasi RS Kasih Ibu dan AMSI Bali

Edukasi Pencegahan Sejak Dini Terhadap Penyakit Jantung | Kolaborasi RS Kasih Ibu dan AMSI Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co