14 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wisata Lansia: Memanjakan “Baby Boomer”

Chusmeru by Chusmeru
May 14, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

PADA hakikatnya kegiatan berwisata merupakan hak setiap orang. Hal itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Disebutkan, setiap orang berhak memperoleh kesempatan memenuhi kebutuhan wisata.

Undang_undang tersebut menjadi landasan hukum atas kebebasan melakukan perjalanan dan memanfaatkan waktu luang dalam wujud berwisata. Dengan demikian berwisata merupakan bagian dari hak asasi manusia. Tidak boleh ada diskriminasi dalam berwisata; baik karena faktor usia, jenis kelamin, maupun suku bangsa.

Meski demikian faktor usia sering menjadi pertimbangan dalam penjualan produk wisata. Mengingat saat ini pasar wisata didominasi oleh kelompok usia muda, yaitu generasi Z dan milenial. Sedangkan kelompok lanjut usia (lansia) kurang begitu dilirik pelaku wisata.

Sesungguhnya kelompok lansia merupakan wisatawan potensial. Mereka adalah Baby Boomer yang berusia 56 – 74 tahun. Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2021, jumlah lansia di Indonesia mencapai 10,8 persen atau sekitar 29,3 juta jiwa. Angka tersebut diperkirakan terus mengalami peningkatan hingga mencapai 19,9 persen pada tahun 2045

Wisata lansia karenanya potensial untuk dikembangkan di Indonesia, mengingat setiap tahun jumlah Baby Boomer terus meningkat. Angka harapan hidup yang juga meningkat, membuat wisata lansia layak dikembangkan untuk memanjakan para Baby Boomer itu.

Nostalgia

Selama ini wisata lansia belum digarap secara serius. Anggapan bahwa lansia mengalami stagnasi dalam kehidupan atau lebih suka tinggal di rumah telah mengalami perubahan, seiring dengan perbaikan gizi dan kesehatan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Oleh sebab itu, lansia dapat menjadi pangsa pasar wisata yang potensial untuk digarap. Para lansia, termasuk di dalamnya para pensiunan, memiliki waktu luang yang banyak dan dana yang cukup untuk melakukan perjalanan wisata.

Banyak produk wisata dan pilihan daya tarik yang dapat ditawarkan untuk memanjakan para lansia. Salah satunya adalah paket wisata nostalgia atau yang dikenal dengan wisata nostalgic gateways. Kelompok lansia adalah kaum yang nostalgik, suka pada kenangan masa lalu. Kenangan itu bisa berupa tempat, peristiwa, maupun kuliner.

Yogya, Solo, Surabaya, Bandung, adalah kota-kota di pulau Jawa yang sering menjadi tempat kenangan bagi para lansia. Kota-kota tersebut merupakan tempat nostalgia ketika para lansia pernah mengunjunginya di masa muda atau pernah mengenyam kuliah. Sehingga tempat seperti jalan Malioboro di Yogya, Keraton Solo, jalan Tunjungan di Surabaya, jalan Braga dan jalan Asia Afrika di Bandung merupakan nostalgic gateways bagi lansia.

Kuliner khas suatu daerah juga merupakan bagian dari nostalgia masa lalu para lansia. Gudeg Yogya merupakan kuliner yang wajib diburu lansia ketika berwisata ke Yogya. Nasi Liwet dan Selat Solo kuliner yang penuh kenangan ketika berkunjung ke Solo. Begitu juga Ayam Betutu dan Sate Lilit Bali dapat mengundang kenangan bagi wisatawan  lansia.

Faktor Risiko

Menggarap lansia sebagai bagian dari paket wisata tentunya tidak sama dengan wisatawan kelompok muda. Para Baby Boomer itu perlu dimanjakan dalam perjalanan wisatanya. Oleh karena itu penting untuk diperhatikan beberapa faktor risiko ketika kelompok usia tua itu berwisata.

Pertama, daya tahan fisik lansia. Rencana perjalanan wisata lansia dengan usia muda tentu berbeda. Para lansia menjadikan aktivitas berwisata untuk mengisi waktu luang dan rekreasi, sehingga objek wisata yang penuh tantangan kurang diminati.

Kedua, berkaitan dengan durasi wisata maupun lama tinggal di destinasi. Para lansia biasanya menghabiskan waktu tidak terlalu lama di satu obejk wisata serta menginap tidak terlalu lama di satu destinasi. Oleh karena itu paket wisata yang menawarkan durasi waktu panjang juga kurang diminati.

Ketiga, pilihan objek wisata. Faktor kenyamanan dan keamanan objek wisata menjadi prioritas bagi lansia untuk berwisata. Mereka kurang menyukai objek wisata yang terlalu ramai atau dipadati wisatawan.

Objek-objek yang menjadi pilihan seperti taman, desa wisata, tempat bersejarah, museum, pusat kerajinan, dan tempat kuliner yang menyajikan menu khas. Selain itu wisatawan lansia juga biasanya menghabiskan waktu luangnya di satu destinasi untuk berbelanja cinderamata.

Keempat, faktor risiko berwisata. Lansia sangat mempertimbangkan faktor kesehatan dan kelelahan dalam melakukan perjalanan wisatanya. Jalanan terjal dan licin akan dihindari oleh wisatawan lansia. Akomodasi yang dipilih biasanya yang mudah terjangkau transportasi umum.

Jarak tempuh objek wisata dengan tempatnya menginap akan menjadi pertimbangan penting. Karena faktor kesehatan, para lansia biasanya jarang melakukan perjalanan wisata sendirian. Kalau tidak bersama istri atau suami, mereka akan mengajak anggota keluarga atau teman.

Pengembangan wisata lansia dengan demikian perlu mempertimbangkan faktor risiko tersebut. Kesehatan adalah faktor penting dalam berwisata, sehingga para pelaku wisata perlu mempertimbangankan asuransi bagi para wisatawan lansia.

Prinsipnya, para Baby Boomer itu bukan hanya ingin menikmati keindahan alam atau kuliner semata. Mereka adalah wisatawan yang ingin dimanjakan sebagai orang yang masih mampu melakukan perjalanan wisata di usianya. [T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Wisata Kemiskinan: Menjual Citra dan Nestapa
Wisata Edukasi untuk Generasi Alpha dan Z
“Luxury Tourism”: Wisata Mewah Wujudkan Mimpi
Tags: baby boomerilmu pariwisataPariwisatawisata lansia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

I Made Rakanetra, Pelopor Petani Durian di Desa Pedawa

Next Post

Ke Panti Asuhan Destawan di Sawan Bersama Pemuda Lintas Agama

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Bali Ketergantungan Kendaraan Pribadi

by Angga Wijaya
October 13, 2026
0
Bali Ketergantungan Kendaraan Pribadi

Pagi ini, Selasa, 13 Oktober 2026, saya ikut mengantre bensin. Bukan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), melainkan di...

Read moreDetails

Panggung Megah, Akar Goyah — Ketika Festival Seni Tidak Cukup Hanya Menjadi Tontonan, Tetapi Harus Meninggalkan Ingatan, Identitas, dan Pertanyaan Tentang Masa Depan Kebudayaan

by I Gusti Made Darma Putra
October 12, 2026
0
Arsip Visual Ada, Arsip Pemikiran Tiada

SAYA merindukan sebuah festival seni dan budaya. Bukan semata-mata karena kemeriahannya, kerinduan saya justru tertuju pada sesuatu yang mungkin semakin...

Read moreDetails

Jangan Jadikan Tinggal Kelas sebagai Hukuman —Menguji Keseriusan Negara Memperbaiki Kualitas Pendidikan

by I Ketut Suar Adnyana
October 12, 2026
0
Jangan Jadikan Tinggal Kelas sebagai Hukuman —Menguji Keseriusan Negara Memperbaiki Kualitas Pendidikan

ADA satu pertanyaan mendasar yang seharusnya diajukan sebelum pemerintah memutuskan bahwa mulai 2027 siswa tidak lagi otomatis naik kelas: ketika...

Read moreDetails

Dalang di Antara Dirinya dan Tokohnya: Sebuah Pembacaan Teatrikal Atas Dialog dengan Sanghyang Kala

by I Gusti Made Darma Putra
October 12, 2026
0
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh

ADA sebuah momentum dalam kisah Sapuh Leger yang bagi saya selalu terasa ganjil, menegangkan, sekaligus sangat teatrikal yaitu ketika sang...

Read moreDetails

Wartawan Kehabisan Bensin

by Angga Wijaya
October 12, 2026
0
Wartawan Kehabisan Bensin

ADA cerita tentang wartawan yang kehabisan bensin di tengah perjalanan meliput berita. Sepeda motornya berhenti di pinggir jalan. Ia memeriksa...

Read moreDetails

Menara Gading Yogyakarta yang (Tidak Boleh) Lupa Rumahnya Sendiri

by S. Bekti Istiyanto
October 12, 2026
0
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

YOGYAKARTA tak pernah sekadar menjadi nama di peta. Ia adalah sebuah janji. Sejak Ki Hadjar Dewantara mendirikan Perguruan Taman Siswa...

Read moreDetails

Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin

by Raka Prama Putra
October 10, 2026
0
Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin

KEPEMIMPINAN sejati bukan sekadar kemampuan memerintah, melainkan kesanggupan mengendalikan diri. Sebab, tantangan terbesar seorang pemimpin sering kali bukan datang dari...

Read moreDetails

“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara

by Angga Wijaya
October 10, 2026
0
“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara

"De Liunan Lala-Lele!" Kalimat itu sering saya dengar sebagai orang Bali, terutama ketika maksud lawan bicara dianggap kurang jelas, berputar-putar,...

Read moreDetails

China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga

by Agung Sudarsa
October 10, 2026
0
China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga

China yang Membuat Dunia Terpesona China hari ini sulit untuk tidak dikagumi. Dalam beberapa dekade, negeri itu berubah menjadi salah...

Read moreDetails

“In Money We Trust”, Kembalikan Baliku Padaku

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 9, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, akhir-akhir ini ramai dibicarakan orang, menyoal lontaran Arya Wedakarna (AWK). Di tengah polemik tentang pengalaman sejumlah...

Read moreDetails
Next Post
Ke Panti Asuhan Destawan di Sawan Bersama Pemuda Lintas Agama

Ke Panti Asuhan Destawan di Sawan Bersama Pemuda Lintas Agama

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Merayakan 10 Tahun Cak Dlahom, Sosok Sufi yang Aneh dalam Buku Rusdi Mathari
Ulas Buku

Merayakan 10 Tahun Cak Dlahom, Sosok Sufi yang Aneh dalam Buku Rusdi Mathari

BUKU Rusdi Mathari berjudul Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya, genap berusia 10 tahuan. Buku Mojok, sebagai penerbit, merayakan ulang...

by Ahmad Hirzan Anwari
October 13, 2026
Bali Ketergantungan Kendaraan Pribadi
Esai

Bali Ketergantungan Kendaraan Pribadi

Pagi ini, Selasa, 13 Oktober 2026, saya ikut mengantre bensin. Bukan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), melainkan di...

by Angga Wijaya
October 13, 2026
Arsip Visual Ada, Arsip Pemikiran Tiada
Esai

Panggung Megah, Akar Goyah — Ketika Festival Seni Tidak Cukup Hanya Menjadi Tontonan, Tetapi Harus Meninggalkan Ingatan, Identitas, dan Pertanyaan Tentang Masa Depan Kebudayaan

SAYA merindukan sebuah festival seni dan budaya. Bukan semata-mata karena kemeriahannya, kerinduan saya justru tertuju pada sesuatu yang mungkin semakin...

by I Gusti Made Darma Putra
October 12, 2026
Jangan Jadikan Tinggal Kelas sebagai Hukuman —Menguji Keseriusan Negara Memperbaiki Kualitas Pendidikan
Esai

Jangan Jadikan Tinggal Kelas sebagai Hukuman —Menguji Keseriusan Negara Memperbaiki Kualitas Pendidikan

ADA satu pertanyaan mendasar yang seharusnya diajukan sebelum pemerintah memutuskan bahwa mulai 2027 siswa tidak lagi otomatis naik kelas: ketika...

by I Ketut Suar Adnyana
October 12, 2026
“Garbha Wedana: A Story Before It Begins”, Menelusuri Ruang Penciptaan Sebelum Kelahiran
Pameran

“Garbha Wedana: A Story Before It Begins”, Menelusuri Ruang Penciptaan Sebelum Kelahiran

"GARBHA Wedana: A Story Before It Begins" menjadi pameran perdana Dyurupa, komunitas seniman rupa berbasis di Bali. Pameran yang melibatkan...

by Nyoman Budarsana
October 12, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Dalang di Antara Dirinya dan Tokohnya: Sebuah Pembacaan Teatrikal Atas Dialog dengan Sanghyang Kala

ADA sebuah momentum dalam kisah Sapuh Leger yang bagi saya selalu terasa ganjil, menegangkan, sekaligus sangat teatrikal yaitu ketika sang...

by I Gusti Made Darma Putra
October 12, 2026
Wartawan Kehabisan Bensin
Esai

Wartawan Kehabisan Bensin

ADA cerita tentang wartawan yang kehabisan bensin di tengah perjalanan meliput berita. Sepeda motornya berhenti di pinggir jalan. Ia memeriksa...

by Angga Wijaya
October 12, 2026
Tiga Kali ke Ambon, Tiga Cara Membaca Indonesia
Tualang

Tiga Kali ke Ambon, Tiga Cara Membaca Indonesia

SUDAH cukup lama saya ingin menuliskan kembali tiga kali perjalanan saya ke Ambon, Maluku. Setiap perjalanan memiliki tujuan yang berbeda....

by Ahmad Sihabudin
October 12, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Esai

Menara Gading Yogyakarta yang (Tidak Boleh) Lupa Rumahnya Sendiri

YOGYAKARTA tak pernah sekadar menjadi nama di peta. Ia adalah sebuah janji. Sejak Ki Hadjar Dewantara mendirikan Perguruan Taman Siswa...

by S. Bekti Istiyanto
October 12, 2026
Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin
Esai

Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin

KEPEMIMPINAN sejati bukan sekadar kemampuan memerintah, melainkan kesanggupan mengendalikan diri. Sebab, tantangan terbesar seorang pemimpin sering kali bukan datang dari...

by Raka Prama Putra
October 10, 2026
Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?
Ulas Rupa

Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?

KITA yang terlampau serius atau memang ongkos sebuah industri adalah kekakuan kreatifitas. Barangkali unek-unek semacam ini yang berputar-putar di kepalaku...

by Made Chandra
October 10, 2026
“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara
Esai

“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara

"De Liunan Lala-Lele!" Kalimat itu sering saya dengar sebagai orang Bali, terutama ketika maksud lawan bicara dianggap kurang jelas, berputar-putar,...

by Angga Wijaya
October 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co