23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kolaborasi Internasional di Desa Pedawa: Menanam Pohon Menjaga Air

Jaswanto by Jaswanto
March 27, 2024
in Khas
Kolaborasi Internasional di Desa Pedawa: Menanam Pohon Menjaga Air

Reboisasi di Desa Pedawa | Foto: Dok. Yuli

UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha, khususnya Prodi Bahasa Jepang, bersama Universitas Iwate, Asia Inveronmental Alliance, The Greeenery Fund, Pemerintah Desa Pedawa, Desa Adat Pedawa, dan  Kayoman Pedawa, melakukan kolaborasi menanam bibit pohon di Kayuan Sukajati, Dusun Bangkiangsidem, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, Rabu (27/3/2024) pagi.

Kerja sama internasional penanaman pohon ini merupakan salah satu implementasi dari visi-misi Undiksha yang berbasis pada Tri Hita Karana, di mana civitas akademik di Undiksha merasa ikut bertangungjawab pada alam sekitar.

Ada 500 bibit pohon yang ditanam di area sekitar sumber mata air Sukajati dan tanah desa adat  di  Paung Batu itu. Bibit itu terdiri dari beringin, ara, gintungan, majagau, bambu bali, bambu tali, dan kayu apuh. Jenis-jenis tanaman tersebut memang sangat bagus untuk menjaga sumber air. Sebab, kegiatan ini orientasi utamanya adalah sumber mata air.

Selain upaya reboisasi, secara rutin kelompok-kelompok ini juga akan melakukan pemeliharaan berkala—untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik. Kayoman Pedawa langsung membuat koordinator lapangan di setiap dusun, yang akan mengkoordinir upaya pemeliharaan tanaman. Saat pemeliharaan, kelompok ini akan memastikan bahwa tanaman tidak diganggun oleh gulma atau hama.

Menurut kordinator pelaksana—yang sekaligus perwakilan Prodi Bahasa Jepang—Wayan Sadyana, kolaborasi ini merupakan lanjutan dari kolaborasi pertama pada tahun 2022 yang diselenggarakan di Kayuan Gelunggang. Tetapi kali ini mengambil tempat di Dusun Bangkiangsidem, tepatnya di sumber air Sukajati.

“Kegiatan ini, selain melibatkan akademisi, juga mengajak komunitas lingkungan, yaitu Kayoman Pedawa sebagai komunitas lokal yang bergerak di konservasi air,” ujar Sadyana.

Selain itu, sambung Sadyana, kegiatan kolaborasi ini juga melibatkan Babinkamtibmas, Babinsa,Tumbuh Mandiri Chanel, masyarakat di sekitar area penanam, seperti warga Kamling Sukajati dan ibu-ibu PKK setempat.

“Masyarakat sangat membantu dan secara aktif mendukung kegiatan Kayoman di sekitaran sumber air Sukajati,” kata Putu Yuli Supriyandana, Ketua Kayoman Pedawa.

Dalam menjalankan pergerakan penyelamatan sumber-sumber mata air, Kayoman Pedawa selalu didukung oleh banyak pihak. Misalnya saat melakukan kajian tentang kualitas air, mereka dibantu oleh beberapa ahli air dari berbagai universitas, baik dalam mupun luar negeri, khususnya Jepang.

“Desa Pedawa pernah mendapat bantuan perbaikan prasarana dan sistem tata kelola air melalui Yes Project. Perbaikan itu digagas oleh para ahli air dari Jepang yang berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Pedawa,” ujar Yuli.

Putu Yuli menyampaikan terima kasih kepada pihak kampus Undiksha dan pihak dari Jepang karena sudah menjadi mitra dalam hal penyelamatan lingkungan. Bagaimana pun juga, kolaborasi ini sangat penting untuk pergerakan Kayoman ke depan.

“Saya berharap, ini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Sebagai komunitas penggiat lingkungan, Kayoman menyambut baik kegiatan ini sebagai momentum untuk merealisasikan visi misi kami tentang konservasi air dan lingkungan ke depannya,” kata Yuli.

Dari pihak masyarakat yang diajak dalam penanaman pohon pagi tadi, sangat mendukung dan menyambut baik kegiatan ini. I Wayan Wadra, selaku Ketua Kamling Sukajati, mengatakan bahwa gerakan menanam pohon ini merupakan kegiatan yang sangat mulia.

“Selain menjaga kelangsungan sumber air, juga menyelamatkan lingkungan dari dampak buruk bencana alam, seperti tanah longsor dan kekeringan,” ujar Wandra.

Menurut Wandra, kegiatan yang diprakarsai Undiksha dan Kayoman Pedawa ini, secara tidak langsung, membantu warga sekitar sumber air Sukajati untuk merawat dan menjaga kelestarian air di tempat itu. “Jika debit air di sini bisa bertahan atau bisa dijaga dengan baik, tentu manfaatnya bisa lebih besar mencakup area yang lebih luas,” sambungnya.

Pendekatan Kolaboratif

Pada prinsipnya, berbagai pendekatan untuk pelestarian lingkungan sangat penting dilakukan. Pendekatan lingkungan tersebut sangat holistik dan tidak berdiri secara tunggal. Oleh karena itu, pendekatan kolaboratif dan kerja sama antarlembaga dan lintas negara diyakini dapat meningkatkan kualitas pemelihataan lingkungan.

“Dalam menjalankan pergerakan penyelamatan sumber-sumber mata air, diakui atau tidak, Kayoman Pedawa sangat membutuhkan sumbangan pemikiran dari para ahli lingkungan, botani, dan tentunya ahli air,” tutur Sadyana.

Kegiatan kolaborasi ini diharapkan mampu menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa dan masyarakat tentang pentingnya menjaga ketahanan sumber air. Mengingat, kebutuhan air di zaman sekarang sudah meningkat, sedangkan sumber-sumber air di alam semakin menipis.

“Harus selalu diusahakan. Kosa kata tentang lingkungan, etika lingkungan, sudah menjadi satu panduan baru dalam hubungan antarmanusia di dunia, sehingga setiap individu harus turut mengupayakan perbaikan lingkungan,” terang Sadyana memastikan bahwa penanaman pohon ini tidak hanya berdampak positif secara lokal, tetapi juga secara global dalam mengatasi perubahan iklim.

Pendiri Pondok Literasi Sabih itu menambahkan, jika tidak segera bertindak untuk menjaga kelestarian sumber air tersebut, makan akan menjadi masalah besar di kemudian hari. Itulah mengapa kolaborasi ini sangat penting dilakukan sebagai media pengetahuan lingkungan secara masif kepada generasi milenial dan masyarakat yang merupakan konsumen dari sumber mata air itu sendiri.

Sadyana berpendapat, ada banyak langkah konkret yang dapat diambil pemerintah dan lembaga internasional untuk mendukung upaya penanaman pohon di sekitar sumber mata air ini. “Ada banyak hal. Misalnya, pembuatan regulasi, pelaksanaan regulasi, dan penguatan kolaborasi, agar bisa dilakukan secara  bersama-sama,” katanya.

Saat ditanya bagaimana mengukur dan mengevaluasi dampak jangka panjang dari penanaman pohon ini terhadap ekosistem lokal dan global, Sadyana menjawab, “Untuk sementara ini, estimasi ke depan dalam kegiatan ini adalah tanaman bisa tumbuh dengan baik, menyumbang oksigen, dan bisa menjadi tempat yang baik untuk satwa.”[T]

Reporter: Yuli
Penulis: Jaswanto
Editor: Made Adnyana

Asuh Kayuan, Usaha Merawat dan Melestarikan Sumber Mata Air di Pedawa
Reboisasi Desa Pedawa: Usaha Menguatkan Citra Pedawa Sebagai Penghasil Gula Aren  
Pemuda-pemuda yang Mengabarkan Cerita Baik dari Pedawa: Menanam Pohon, Mencintai Tradisi dan Bahasa
Tags: bulelengDesa PedawaKayoman PedawareboisasiUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Wajah Desa (Muslim) Pegayaman Saat Bulan Ramadan (1)

Next Post

“Empat Detik Sebelum Tidur”, Band Kreatif Kebanggaan Buleleng yang Diabaikan | Catatan HUT Kota Singaraja

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
“Empat Detik Sebelum Tidur”, Band Kreatif Kebanggaan Buleleng yang Diabaikan | Catatan HUT Kota Singaraja

“Empat Detik Sebelum Tidur”, Band Kreatif Kebanggaan Buleleng yang Diabaikan | Catatan HUT Kota Singaraja

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026
Lubang | Cerpen Asmaran Dani
Cerpen

Lubang | Cerpen Asmaran Dani

LUBANG menjadi neraka jahanam yang membakar kehidupanku. Di mana saja, lubang selalu ada. Lubang pipet, lubang kloset, lubang tutup odol,...

by Asmaran Dani
June 21, 2026
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi
Puisi

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

by Mahesa Putra
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co