6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bermula Pantang Putus Asa, Guru Besar Menjadi Nyata

Shinta Prastyanti by Shinta Prastyanti
November 5, 2025
in Esai
Bermula Pantang Putus Asa, Guru Besar Menjadi Nyata

Shinta Prastyanti

SUATU siang saya mendapatkan telepon dari Wakil Dekan 1 Fisip, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Beliau meminta saya untuk mengajukan Guru Besar. Gubrakkkk…. saya kaget bukan main, karena menjadi Guru Besar bukanlah suatu pencapaian yang ingin saya raih. Bermimpi pun tidak pernah. Sesuatu yang sangat jauh dari kemampuan yang saya miliki.

Bagi saya, Guru Besar atau Profesor adalah seseorang yang sudah sangat menguasai dan mengabdi pada ilmunya. Ahhh…saya punya modal apa untuk menjadi Guru Besar? Karena menjadi Guru Besar memang tidak ada di jadwal yang ada di otak saya, maka dengan spontan saya menjawab permintaan Pak Wakil Dekan dengan santainya “Saya cuma ingin menjadi ibu rumah tangga yang baik saja Pak Prof. Jadi ibu yang baik dan jadi istri yang baik”. Jawaban tersebut tidak mengada-ada, memang itulah yang saya inginkan.

Meskipun saya “tolak”, tetapi teryata beliau tetap meyakinkan saya untuk mencobanya karena menurut beliau angka kredit saya sudah mencukupi untuk mengajukan menjadi Guru Besar. Ya sudahlah…..akhirnya saya menyerah untuk mencobanya meskipun pada waktu itu saya belum mempunyai bayangan tentang persyaratan lain, selain angka kredit yang sudah tercukupi.

Keputusan saya tersebut ternyata berdampak panjang. Hidup saya menjadi tidak tenang sejak saat itu. Bagaimana tidak, saya harus mencoba mengirim artikel ke beberapa jurnal dan mengalami beberapa penolakan. Sungguh perjalanan yang tidak mudah menemukan jurnal yang bersedia menerbitkan artikel saya. Bahkan proses tersebut sempat terhenti sekitar satu tahun karena persiapan Visiting Fellowship ke Leeds, Inggris, plus rasa malas setelah pulang dari Inggris.

Selama di Inggris sempat terpikir kembali ngapain repot-repot berproses mengajukan Guru Besar, toh apa yang saya peroleh selama ini sudah lebih dari cukup. Pikiran-pikiran tersebut membuat saya ingin menarik kembali artikel-artikel yang belum ada kejelasan nasibnya. Untungnya salah satu teman baik saya melarangnya. Ternyata benar…artikel yang hendak saya tarik beberapa bulan kemudian ternyata direspons oleh reviewer dan editor meminta saya untuk merevisinya. Setelah berproses lebih dari satu tahun akhirnya artikel saya diterbitkan juga.

Perjalanan ke Inggris selain dapat memperluas pengalaman dan networking ternyata juga semakin mendekatkan saya ke proses pengajuan Guru Besar. Karena hasil penelitian di sana dapat menjadi syarat tugas tambahan untuk pengajuan Guru Besar.

***

Permasalahan jurnal teratasi, persyaratan tugas tambahan terlewati. Permasalahan berikutnya bergeser ke proses pengajuan Guru Besar itu sendiri. Bermodalkan artikel yang terbit di Scopus Q1 saya merasa cukup percaya diri untuk lolos. Ternyata kepercayaan diri saya salah.

Saya harus bisa berdamai dengan kenyataan bahwa setiap Guru Besar pasti punya cerita sendiri-sendiri seperti yang disampaikan dan dialami oleh teman-teman yang sudah berhasil dalam proses pengajuannya. Alasan penolakan yang terkadang sulit diterima ternyata harus saya hadapi juga. Emosi dan perasaan seperti dipermainkan layaknya roller coaster. Sampai jenuh rasanya.

Karena sudah terlanjur berproses maka saya putuskan untuk mengajukan lagi apa pun hasilnya. Saya sudah tidak terlalu memikirkan lagi hasilnya seperti apa, yang penting mengajukan saja, sebab hanya itu yang bisa dilakukan. Teringat juga nasihat bapak saya, bahwa jika kita mencoba bisa gagal, tapi kalau kita tidak mencoba sudah pasti tidak akan berhasil.

Ternyata nasihat bapak saya menjadi motivasi yang luar biasa. Bagaimana tidak,   dalam tahap ini diperlukan kepasrahan “tingkat dewa” karena memang seringkali hasil berbeda dengan prediksi atau pun harapan. Untung saya juga pernah bergabung dengan salah satu klub pendaki gunung yang mempunyai slogan “Pantang Putus Asa”. Di saat seperti itulah semangat pantang putus asa sangatlah diperlukan.

Saya jadi teringat puluhan tahun yang lalu di sekitaran Stadion Kridosono Yogyakarta ada seorang sahabat, saudara yang sering mendaki gunung bersama bilang ”Shinta, kamu jadi dosen saja”. Jujur, pada waktu itu saya cuekin saja  omongan dia karena tidak terpikirkan sedikit pun untuk menjadi dosen.

Waktu berlalu…ternyata omongan dia menjadi semacam starting point perjalanan hidup saya hingga menjadi Guru Besar. Mengkin benar bahwa omongan itu seperti doa, dan pada waktu itu karena dia mengucapkannya dengan tulus maka itu menjadi doa yang dikabulkan oleh Allah SWT.

Proses yang panjang dan berliku dalam pengajuan Guru Besar menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya. Saya menjadi belajar banyak tentang kesabaran dan kepasrahan. Selain itu menurut saya Guru Besar bukanlah sebuah kewajiban bagi seorang dosen. Guru Besar justru menjadi hak bagi setiap dosen. Meskipun untuk meraih hak tersebut perlu perjuangan. Bermula dari semangat pantang putus asa, akhirnya rekomendasi persetujuan jabatan akademik Guru Besar saya pun menjadi nyata pada tanggal 13 Oktober 2025. Kini tinggal menunggu saat pengukuhan.

Guru Besar juga bukanlah semata sebuah pencapaian yang sangat luar biasa. Sebaliknya, justru menjadi awal perjalanan yang jauh lebih menantang karena beban yang semakin berat di depan mata. Namun, satu hal yang paling luar biasa….dapat membahagiakan kedua orang tua. [T]

Tags: guru besarPendidikanPendidikan Tinggi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ridwan Malik dan ‘Ajengan Anjing’: Ketika Anjing Menjadi Cermin Kemanusiaan

Next Post

B-PART 2025 Telah Dimulai: Saatnya Merayakan Seni Pertunjukan Kontemporer dan Memikirkan Keberlanjutannya

Shinta Prastyanti

Shinta Prastyanti

Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah.

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
B-PART 2025 Telah Dimulai: Saatnya Merayakan Seni Pertunjukan Kontemporer dan Memikirkan Keberlanjutannya

B-PART 2025 Telah Dimulai: Saatnya Merayakan Seni Pertunjukan Kontemporer dan Memikirkan Keberlanjutannya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co