3 November 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Botol Lupa Tutupnya”, Karya Seni Oka Astawa — Hasil dari Pungut Tutup Botol Plastik di Pantai Pangkung Tibah, Tabanan

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
August 31, 2025
in Persona
“Botol Lupa Tutupnya”, Karya Seni Oka Astawa — Hasil dari Pungut Tutup Botol Plastik di Pantai Pangkung Tibah, Tabanan

Oka Astawa dan karyanya

KALAU sedang melewati Jalan Raya Desa Pangkung Tibah, tepatnya di depan Kantor Desa Panglung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan jangan kaget ketika menemukan sebuah gallery kecil, unik dan penuh dengan hiasan tutup botol air mineral. Tutup botol berbagai warna itu digantung dengan sobekan kain sampah berwarna biru dan sebagain putih, bergerak, bergelayut dan saling bersentuhan ketika ditiup angin.

Sebagian digantung indah, dan sebagainnya lagi menempel di tembok dengan sentuhan jiwa seni yang kental. Kalau dilihat dari jauh, tutup botol itu seperti garis yang saling berhubungan, indah dan sarat makna. Meski gallery ini kecil kalau dibandingkan dengan toko-toko seni yang ada di sampingnya, namun hiasan menarik itu justru memikat orang untuk berkendara pelan-pelan atau berhenti sesaat untuk melihat dan memastikannya.

Galeri kecil, unik dan penuh dengan hiasan tutup botol air mineral milik Oka Astawa | Foto: Bud

Ribuan tutup botol itu bukan hiasan biasa, tetapi sebuah karya seni bertajuk “Botol Lupa Tutupnya” karya Oka Astawa, seniman asli dari Desa Pangkung Tibah, kawasan desa yang tengah berkembang menjadi tujuan wisata. Karya seni itu membuat gallery bernama Ecoko Art Showroom menjadi perhatian. “Botol Lupa Tutupnya, merupakan sebuah art project terbaru yang memanfaatkan sampah tutup botol plastik menjadi sebagai karya seni,” kata Oka Astawa di ketika ditemui di Ecoko Art Showroom, Sabtu 30 Agustus 2025.

Setiap tutup botel yang dipasang, menawarkan kisah yang menarik. Sebab, berbagai jenis tutup botol plastic itu dipunggut dari pantai Pangkung Tibah. Ia sering menghabiskan waktu sore dengan jalan-jalan di pantai sambil menikmati sunset. Project seni itu mulai dikerjakan sekitar pertengahan tahun 2023. Sebagai penduduk asli di kawasan pantai itu, Oka memang sering mendapatkan inspirasi ketika berada di pantai berpasir hitam itu.

Boleh dibilang, ide-ide kekaryaannya sebagian besar bertemakan ecologi. Pada tahun sebelumnya dia menggarap projek lebih fokus pada tema ecologi laut. Ia, bersama beberapa pemuda desa lainnya membuat inisiatif bersih-bersih pantai yang diberi tajuk S.O.S Beach Project. Saat itu, project membuat karya instalasi yang dengan bahan dari sampah kayu, botol, kaca, dan sandal yang mereka punggut di pantai yang diberi judul “Traces Of Civilization Memories”.

Oka Astawa | Foto: Bud

Pada tahun berikutnya, Oka kembali membuat project bertemakan ecologi laut dengan memanfaatkan papan surfing rusak yang sudah tidak bisa digunakan lagi. Papan surfing rusak itu dimanfaatkan menjadi karya instalasi yang dia beri judul “Art, Surf and Marine Ecology”. “Kali ini, saya kembali mendapatkan inspirasi dari alam laut, dimana saya melihat banyak sekali sampah tutup botol plastik berserakan di bibir pantai,” ucapnya.

Melihat sampah tutup botol plastik itu, Oka kemudian merasa tergugah untuk menjadikannya karya seni. Project ini dia beri judul “Botol Lupa Tutupnya” Ironi Kaum-kaum Terlupakan. “Karya ini bermakna tentang habis manis sepah dibuang, sesuatu yang terlupakan ketika sudah tidak diperlukan lagi dan kembali dicari ketika diperlukan. Sebuah sifat manusia yang sering lupa diri, lupa darimana mereka datang, lupa akan sejarah masa lalu,” paparnya.

Melupakan atau dilupakan sebuah ironi yang sering diperankan dalam kehidupan ini, sadar atau tidak sadar semua orang pernah melakukannya. Utamanya kepada orang-orang yang dulu pernah kita ajak menjalin hubungan, baik itu keluarga, teman, sahabat, ataupun partner kerja. “Melalui art project ini, saya ingin membangun kesadaran kita bersama untuk selalu menjalin hubungan baik dengan alam dan sesama manusia agar sama-sama saling menjaga dan tidak pernah melupakan manfaat-manfaat yang sudah kita dapatkan dari alam ataupun dari orang-orang sekitar kita,” harapnya.

Galeri kecil, unik dan penuh dengan hiasan tutup botol air mineral milik Oka Astawa | Foto: Bud

Jika dilihat dari sisi proses, karya ini juga merepresentasikan upaya Oka untuk menjalin hubungan yang baik dan keharmonisan dengan alam, dimana dia memanfaatkan sampah tutup botol plastik di pantai untuk diolah menjadi karya seni yang dapat menggugah semua orang. Hal itu bisa dilihat dari proses awal yang hampir setiap hari, disore hari ia pergi ke pantai untuk memunggut tutup botol plastik sampai terkumpul sangat banyak.

Oka Astawa merupakan salah satu pelaku seniman Eco-art sangat serius menggarap karya baru dengan memanfaatkan tutup botol di wilayah Tabanan itu. Karya kolaboratif ini menjadi cara pendekatan langsung Oka kepada publik dalam menyampaikan isu-isu seputar kesadaran ekologis, lewat aksi nyata sesuai aksi nyatanya. Sedangkan dalam karya personal Oka menghadirkan isu ekologis kedalam representasi visual karya-karya seni.

Belakangan ini, Oka memang lebih banyak memilih untuk lebih fokus pada karya pribadi tanpa banyak berkolaborasi dengan komunitas seniman setempat. Karya tutup botol terbarunya ini mencerminkan pendekatan personal yang menonjolkan penggunaan material ramah lingkungan dan teknik pengolahan yang inovatif. Cara ini, sejalan dengan nilai-nilai pelestarian alam serta tradisi kreatif masyarakat Bali yang menghargai harmoni antara manusia dan lingkungan. [T]

Penulis/Reporter: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: daur ulang sampah plastiksampah plastikSeni Rupaseni rupa Balitabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dunia (Politik) Memang Panggung Sandiwara

Next Post

Hidupkan Malam Banjar Jawa, Singaraja:  STT Yowana Taruna Wirahita Luncurkan Sanggar Seni Adi Bajra Hita

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Dari Wayang Wong Tejakula, Hoga Wiratmaja Ciptakan Logo Porprov Bali 2027, dan Ia Juara

by Made Adnyana Ole
October 17, 2026
0
Dari Wayang Wong Tejakula, Hoga Wiratmaja Ciptakan Logo Porprov Bali 2027, dan Ia Juara

APA hubungan wayang wong Tejakula dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2027 yang akan digelar di Buleleng? Secara langsung,...

Read moreDetails

Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

by Wayan Jengki Sunarta
October 9, 2026
0
Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

Read moreDetails

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails
Next Post
Hidupkan Malam Banjar Jawa, Singaraja:  STT Yowana Taruna Wirahita Luncurkan Sanggar Seni Adi Bajra Hita

Hidupkan Malam Banjar Jawa, Singaraja:  STT Yowana Taruna Wirahita Luncurkan Sanggar Seni Adi Bajra Hita

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026
Esai

Yang Suci Dijaga, Yang Indah Dicipta — Tentang Pagerwesi, Spiritualitas, dan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung 2026

PADA hari ketika manusia diajak menegakkan pagar, sebuah panggung kebudayaan justru dibuka selebar-lebarnya. Rabu, 4 November 2026, menjadi sebuah momentum...

by I Gusti Made Darma Putra
November 2, 2026
Poem by Sugi Lanus | Yamuna
Poetry

Poem by Sugi Lanus | Yamuna

My Yamuna, I bow down to your love,which has kept me awake while drowning in your flow for thousands of...

by Sugi Lanus
November 2, 2026
Bentrok Tafsir: Ketika Teks Membelah Persepsi — Membicarakan Cerpen “Ketika Kentongan Dipukul di Balai Banjar” karya I Nyoman Rasta Sindhu
Kritik Sastra

Bentrok Tafsir: Ketika Teks Membelah Persepsi — Membicarakan Cerpen “Ketika Kentongan Dipukul di Balai Banjar” karya I Nyoman Rasta Sindhu

SATU cerpen mampu menghasilkan dua tafsir yang saling bertolak belakang. Fenomena ini muncul dan menarik perhatian saya ketika melakukan penilaian...

by I Kadek Adhi Dwipayana
November 2, 2026
Hal-Hal Tak Biasa dari Lontar “Kidung Bhuwana Wināśa” sebagai “Memory of the World”
Kritik Sastra

Hal-Hal Tak Biasa dari Lontar “Kidung Bhuwana Wināśa” sebagai “Memory of the World”

Sejarah Ditulis oleh Korban yang Kalah Karya sastra Kidung Bhuwana Wināśa ‘Nyanyian Kehancuran Dunia’ yang ditulis oleh Ida Pedanda Ngurah...

by Putu Eka Guna Yasa
November 2, 2026
Musik, Agama dan Politik
Esai

Musik, Agama dan Politik

ADA sebuah pertanyaan sederhana yang menggelitik di tengah polemik konser Andrea Bocelli di Indonesia: apakah musik itu punya identitas agama...

by Agung Sudarsa
November 2, 2026
Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur
Pameran

Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional
Khas

“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama
Panggung

Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama

Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

by tatkala
November 1, 2026
Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026
Bahasa

Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026

SAYA merasa bangga dan terharu melihat pemuda Bali dalam ajang Konferensi Pemuda Bali (KPB 2026). Betapa tidak, tagar #PemudaBersuaraBerdaya ini membuat...

by I Made Sudiana
November 1, 2026
Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik
Esai

Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik

ADA yang ganjil dalam kehidupan demokrasi kita ketika identitas mahasiswa dapat dipakai sebagaimana seseorang mengenakan kostum untuk memainkan sebuah peran....

by I Ketut Suar Adnyana
November 1, 2026
Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual
Esai

Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual

SETIAP kali melihat lukisan sapi, ingatan saya selalu kembali ke masa kecil di Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali....

by I Wayan Artika
November 1, 2026
Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak
Khas

Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak

SEBUAH kota tidak hanya dibangun dari beton, aspal, jembatan, dan gedung-gedung yang meninggi. Ada sesuatu yang tidak selalu terlihat dalam...

by Emi Suy
November 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co