6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wisata Sejarah: Merekonstruksi Masa Lalu

Chusmeru by Chusmeru
September 26, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

MASA lalu adalah satu keniscayaan dari setiap orang, masyarakat, bangsa, dan negara. Masing-masing memiliki kisah masa lalu yang menjadi bagian dari sejarah. Bentuknya bisa berupa peristiwa, bangunan, tempat ibadah, maupun ketokohan.

Sejarah bukan hanya berupa catatan maupun dokumentasi yang ditulis dalam buku. Sejarah juga bukan sekadar cerita dari generasi tua kepada yang muda. Orang dapat menikmati sejarah dalam bentuk perjalanan wisata.

Indonesia banyak memiliki objek wisata sejarah yang terbentang dari ujung barat hingga ke timur. Minat orang untuk mengunjungi objek wisata sejarah pun belakangan mulai meningkat. Artinya, perjalanan wisata tidak semata mengeksplorasi alam, tetapi juga merekonstruksi masa lalu.

Banyak ragam objek wisata sejarah. Paling populer dikenal dan dikunjungi wisatawan adalah candi. Borobudur merupakan candi terbesar di dunia yang dibangun pada masa Dinasti Syailendra, memiliki nilai sejarah besar bagi bangsa Indonesia. Borobudur menjadi tempat ibadah umat Budha dari berbagai negara.

Candi Prambanan merupakan objek wisata sejarah sekaligus budaya dan agama. Legenda Roro Jonggrang dan sendratari Ramayana menjadikan Prambanan menjadi incaran wisatawan. Selain bernilai sejarah, Prambanan juga merupakan tempat ritual bagi umat Hindu.

Benteng peninggalan kolonial menjadi objek wisata sejarah yang sering dikunjungi wisatawan. Indonesia banyak memiliki objek wisata sejarah berupa benteng. Sebut saja Benteng Fort Rotterdam di Makassar,  Benteng Vredeburg di Yogya, serta benteng pendem yang ada di beberapa daerah.

Kota tua banyak diminati wisatawan. Apalagi kini kota tua dikemas menjadi objek wisata sejarah yang instagramable. Kota Tua di Jakarta merupakan objek wisata sejarah yang terdiri dari berbagai spot, seperti museum, taman, dan pelabuhan. Kota Tua Semarang, Jawa Tengah memiliki bangunan kuno yang bersejarah dan ikonik.

Tempat ibadah berbagai agama di Indonesia juga menjadi tujuan wisata sejarah. Banyak masjid peninggalan Walisongo di Jawa yang ramai dikunjungi wisatawan, baik untuk kepentingan rekreasi maupun ibadah. Begitu pula dengan Pura, Kelenteng, maupun gereja yang bernilai sejarah karena dibangun ratusan tahun silam.

Motif Berwisata

Wisatawan mengunjungi objek wisata sejarah dengan berbagai alasan. Motif kognitif menjadi salah satu alasan. Wisatawan ingin mempelajari kehidupan suatu masyarakat atau bangsa di masa lalu. Ada tambahan wawasan yang diperoleh wisatawan.

Motif imajinatif juga menjadi alasan orang berwisata ke tempat-tempat bersejarah. Orang akan membayangkan heroisme tokoh yang terlibat dalam peristiwa sejarah masa lalu. Imajinasi tentang objek wisata sejarah akan membuat wisatawan seolah menjadi bagian dari pelaku sejarah.

Objek wisata sejarah mampu membangkitkan motif afektif wisatawan. Muncul perasaan bangga pada perjuangan tokoh ketika mengunjungi objek wisata. Diorama yang ada di museum maupun monumen perjuangan dapat membangkitkan rasa nasionalisme dan bangga pada sosok pahlawan.

Mengunjungi objek wisata sejarah juga dapat membangkitkan motif aktualisasi diri. Wisatawan merekonstruksi sejarah melalui tempat, peristiwa, maupun tokoh di masa lalu. Melalui heroisme tokoh yang disaksikan di satu monumen atau museum, wisatawan terinspirasi untuk menjadi seperti tokoh itu. Wisatawan kemudian ingin mengaktualisasikan diri dengan membuat sejarah baru; misalnya ingin menjadi tokoh atau pahlawan di bidang keahlian yang dimilikinya.

Do’s and Don’ts

Wisata sejarah sangat sensitif terhadap kerusakan benda-benda bersejarah serta perilaku negatif wisatawan selama berkunjung. Oleh karena itu perlu langkah-langkah pemajuan dan pelestarian wisata sejarah, baik oleh pengelola maupun wisatawan.

Pengelola objek wisata sejarah perlu menjaga keaslian benda-benda peninggalan sejarah. Jangan sampai, lantaran tergoda oleh tren wisatawan yang ingin swafoto di objek wisata, tampilan bangunan bersejarah dipugar atau ditambahi spot foto yang justru mengurangi nilai keasliannya.

Peningkatan angka kunjungan objek wisata sejarah juga perlu diupayakan pihak pengelola. Hal itu bermanfaat untuk mengenalkan warisan sejarah kepada wisatawan. Selain itu, retribusi yang diperoleh dari wisatawan dapat memberi kontribusi pada perawatan benda-benda bersejarah.

Do’s and Don’ts berupa aturan atau larangan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh wisatawan perlu dinformasikan. Wisatawan wajib menjaga kebersihan di objek wisata sejarah, agar tidak menimbulkan kesan kotor dan kumuh.

Perilaku negatif wisatawan dapat dicegah dengan adanya Do’s and Don’ts. Kadang terjadi vandalisme yang dilakukan wisatawan di objek wisata sejarah. Vandalisme bisa dalam bentuk corat-coret di objek wisata, merusak benda bersejarah, maupun mencuri.

Tata tertib berkunjung perlu dilakukan secara ketat kepada wisatawan. Objek wisata sejarah biasanya memiliki waktu operasional yang berbeda dengan objek wisata lain. Begitu pula dengan benda-benda yang boleh dan tidak boleh dibawa ke dalam objek wisata.

Objek wisata sejarah biasanya mewajibkan wisatawan untuk bersikap, berkata, dan berperilaku yang sopan. Apalagi banyak objek wisata sejarah yang disakralkan oleh masyarakat. Begitu pun wisata sejarah yang bernilai agama, perlu adab yang baik dari wisatawan. Melalui wisata sejarah wisatawan bukan hanya menyaksikan warisan sejarah yang tak ternilai harganya, tetapi juga dapat mempelajari jati diri suatu bangsa. Sejarawan Amerika David McCullough menyebutkan, sejarah adalah siapa kita, dan mengapa kita seperti ini.[T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Moratorium Hotel di Bali: Seberapa Penting?
Membedah Problematika Pariwisata Daerah
Digitalisasi Pariwisata: Tantangan dan Keniscayaan
Kasino di Bali: Perjudian dengan Aroma Pariwisata
Tags: ilmu pariwisataPariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Pancoran Desa Les, Dulu, Orang-Orang dan Kuda Biasa Mandi Bersama

Next Post

Menggurat Ratu Kompyang, Memaknai Ida Ratu Lingsir: Catatan Pertalian Spiritual Melalui Media Pelawatan Barong Desa Adat Padangtegal dengan Desa Adat Kebon

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Menggurat Ratu Kompyang, Memaknai Ida Ratu Lingsir: Catatan Pertalian Spiritual Melalui Media Pelawatan Barong Desa Adat Padangtegal dengan Desa Adat Kebon

Menggurat Ratu Kompyang, Memaknai Ida Ratu Lingsir: Catatan Pertalian Spiritual Melalui Media Pelawatan Barong Desa Adat Padangtegal dengan Desa Adat Kebon

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co